Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Sentra Cendekia

Mengembangkan Kemampuan Literasi Berbicara Melalui Media Boneka Tangan di KB IT AL-Mawaddah Nisak, Hanifatun; Maidhotul, Elly; Santoso, Didik Ardi
Sentra Cendekia Vol 4 No 1 (2023): Februari
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v4i1.2535

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kemampuan berbicara melalui boneka tangan di KB IT Al-Mawadah. Populasi dalam penelitian ini adalah anak kelompok usia 4-5 tahun yang berjumlah 15 orang terdiri dari 8 anak perempuan dan 7 anak laki-laki di KB IT Al-Mawaddah. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif analitik. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Analisis data yang digunakan yaitu menggunakan analisis Miles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan adanya pengaruh positif dari penerapan boneka tangan melalui metode bercerita terhadap kemampuan berbicara anak usia 4-5 tahun di KB IT Al-Mawaddah. Anak lebih aktif dan lebih jelas dan lebih percaya diri pada saat berbicara dengan orang lain.
Pengaruh Status Sosial Ekonomi Orangtua terhadap Interaksi Sosial Anak Usia Dini di TK Pertiwi 42 Gayamsari Semarang Linawati, Ririn; Anisha, Rhisma Nur; Santoso, Didik Ardi
Sentra Cendekia Vol 5 No 1 (2024): Februari
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v5i1.3124

Abstract

Dalam masa pertumbuhan dan perkembangannya, anak mempunyai kebutuhan dasar yang harus dipenuhi seperti kebutuhan akan stimulasi atau pendidikan. Pendidikan bagi anak sangatlah penting untuk menunjang mereka dalam memenuhi perannya dimasa depan. Keluarga merupakan lembaga pendidikan pertama dan terpenting bagi seorang anak, sehingga memenuhi kebutuhan pendidikana anak merupakan tugas utama keluarga. Namun, tidak semua keluarga dapat mengambil tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anaknya. Masih belum lancarnya kondisi sosial ekonomi dan kebutuhan pemenuhan kebutuhan sehari-hari nampaknya turut mempengaruhi sulitnya pemenuhan kembutuhan anak. Dampak dari kondisi tersebut membuat anak menjadi pendiam atau pemalu yang berakibat pada interaksi sosial anak dilingkungan sekolah. Maka dari itu penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh ekonomi keluarga terhadap interaksi sosial anak usia 5-6 tahun dilingkungan sekolah. Penelitian ini dilaksanakan di TK Pertiwi 42 Gayamsari dengan 2 subjek kakak beradik yang berada dikelompok A dan kelompok B. Waktu penelitian dilakukan pada akhir bulan november sampai awal bulan desember tahun 2023. Penelitian yang akan dilakukan peneliti menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan bahwa ekonomi keluarga memengaruhi interaksi sosial anak ketika berada dilingkungan sekolah yang menjadikan anak lebih pendiam dan sedikit berinteraksi dengan anak lainnya.
Bermain: Perspektif Tentang Pengalaman Bermain Guru PAUD dan Praktik Bermain Pada Pembelajaran di PAUD Hardiyanti, Dwi; Santoso, Didik Ardi; Ratno, Ratno
Sentra Cendekia Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v2i2.1762

Abstract

Studi deskriptif ini dibingkai dalam iklim akademik saat ini di mana bermain telah berkurang di ruang kelas anak usia dini (Falk, 2012; Hirsh-Pasek, Golinkoff, Berk & Singer, 2009; Miller & Almon, 2009). Bermain di pembelajaran juga harus dipahami bukan sebagai ancaman, tetapi alat untuk konten akademik dan persiapan untuk pembelajaran di masa depan. Pernyataan tersebut jika benar diterapkan maka guru, sekolah dan orangtua tidak akan merasa benar saat proses bermain itu sendiri didorong keluar dari kurikulum prasekolah karena berbagai alasan, termasuk kebutuhan untuk mempersiapkan anak-anak untuk penilaian standar (Chervenak, 2011; Drew, Christie, Johnson, Meckley & Nell, 2008). Hal lain yang perlu diingat adalah, jika guru merupakan bagian kunci dalam apa yang dianggap sebagai pengalaman bermain berkualitas untuk anak-anak (Hadley, 2002; Hirsh-Pasek, Golinkoff, Berk & Singer, 2009; Jones & Reynolds, 2011; Kontos, 1999; Korat, Bahar & Snapir, 2003), maka persepsi dan pengalaman guru dengan bermain menjadi bagian penting dari apa yang dianggap sebagai "pedagogi bermain"(Ryan & Northey-Berg, 2013, hal. 4). Pengalaman dan perspektif guru terhadap bermain yang akan memainkan peranan penting dalam menentukan keberhasilan proses pembelajaran pada AUD.
Keluarga: Pendekatan Teoritis Terhadap Keterlibatan Orangtua Dalam Pendidikan Anak Usia Dini Hardiyanti, Dwi; Santoso, Didik Ardi; Ratno, Ratno
Sentra Cendekia Vol 2 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v2i1.1618

Abstract

Pendidikan harus dianggap sebagai program komprehensif yang mencakup siswa, orang tua, guru, personel pendukung, dan anggota masyarakat. Keterlibatan orang tua dalam pendidikan merupakan komponen penting untuk keberhasilan semua anak. Keterlibatan orang tua selama prasekolah telah dikaitkan dengan keterampilan literasi yang lebih kuat, keterampilan matematika, keterampilan sosial yang berkembang dengan baik, dan sikap positif terhadap sekolah (Arnold, Zeljo, Doctoroff, & Ortiff, 2008; Powell, Son, File, & San Juan, 2010). Dimensi keterlibatan orangtua dapat dibedakan menjadi enam dimensi yaitu mengasuh anak, berkomunikasi, menjadi sukarelawan atau mendukung sekolah, belajar dukungan orang tua di rumah, pengambilan keputusan, dan bekerja sama komunitas. Hal lain yang perlu ditekankan adalah keterlibatan orangtua dalam pendidikan anak usia dini (PAUD) tidak akan optimal tanpa adanya dukungan dari guru atau sekolah