Mohammad Iqbal Mabruri, Mohammad Iqbal
Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Published : 21 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Pengaruh Religiusitas Terhadap Resiliensi Pada Pasien Rehabilitasi Narkoba Yayasan Rumah Damai Semarang Suryaman, Muhammad Ari; Stanislaus, Sugiyarta; Mabruri, Moh Iqbal
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 6, No 2 (2014): Juli 2014
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v6i2.13319

Abstract

Abstrak. Kemampuan resiliensi sangat dibutuhkan oleh pasien rehabilitasi narkoba agar mampu bangkit dari keterpurukan dan terbebas dari ketergantungan narkoba secara fisik maupun psikologis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh religiusitas terhadap resiliensi pada pasien rehabilitasi narkoba Yayasan Rumah Damai Semarang. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional. Subjek pada penelitian ini berjumlah 33 yang merupakan pasien rehabilitasi narkoba Yayasan Rumah Damai Semarang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Uji pengaruh digunakan analisis regresi yang dikerjakan menggunakan bantuan program SPSS 17.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan variabel religiusitas dan resiliensi pada pasien rehabilitasi narkoba Yayasan Rumah Damai Semarang tergolong pada kategori tinggi. Hasil penelitian menunjukkan pengaruh religiusitas terhadap resiliensi pasien rehabilitasi narkoba dengan R Square sebesar 40,5%. Hal tersebut menunjukkan bahwa ada pengaruh positif yang signifikan antara religiusitas terhadap resiliensi pada pasien rehabilitasi narkoba Yayasan Rumah Damai Semarang.
EFEKTIVITAS MEMBACA AL-QUR’AN UNTUK MENURUNKAN STRES AKADEMIK PADA SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 KEBUMEN Nugraheni, Dian; Mabruri, Moh. Iqbal; Stanislaus, Sugiyarta
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 10, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v10i1.17386

Abstract

Abstrak. Stres adalah suatu keadaan atau kondisi tertekan baik secara fisik maupun psikologis padaseseorang yang disebabkan karena ketidakyakinan atau ketidakmampuan dalam mengatasiperistiwa-peristiwa yang dialaminya. Sedangkan stres yang terjadi di lingkungan sekolah ataupendidikan disebut stres akademik, yang mana ada ketidaksesuaian kondisi atau keadaannyaantara tuntutan lingkungan dengan sumber daya aktual yang dimiliki siswa sehingga merekasemakin terbebani oleh berbagai tekanan dan tuntutan. Tujuan penelitian ini adalah untukmengetahui efektivitas membaca Al-Qur‟an untuk menurunkan stres akademik. Membaca Al-Qur‟an merupakan salah satu metode untuk menurunkan stres. Penelitian ini ingin mengetahuikefektifan membaca Al-Qur‟an dalam menurunkan stres akademik. Penelitian ini merupakanpenelitian eksperimen dengan desain yang digunakan yaitu Matched Statistic Group Design.Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kebumen yang berjumlah 20 orang,yang dibagi menjadi 10 orang kelompok eksperimen dan 10 orang kelompok kontrol.Pengumpulan data dilakukan untuk mengungkap stres yang dialami pada subjek yaitu denganmenggunakan skala stres dari instrumen DASS milik Lovibond & Lovibond (1995) yang telahdiadaptasi. Hasil penelitian menunjukkan hasil uji wilcoxon signd rank pada kelompokeksperimen sebesar z = -2,701 dengan taraf signifikansi sebesar p = 0,007. Sedangkan padakelompok kontrol, nilai z = -2,264 dengan nilai signifikansi sebesar p = 0,024. Maka dapatdikatakan bahwa hipotesis diterima karena nilai signifikansi kelompok eksperiemn p = 0,007lebih kecil dari pada α = 0,05. Dan dapat disimpulkan bahwa membaca Al-Qur‟an efektif untukmenurunkan stres akademik pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Kebumen. Abstract. Stress is a state or condition depressed both physically and psychologically to a person caused by aninability or inability to overcome the events that happened. While the stress that occurs in the schoolor educational environment called academic stress, which there is a mismatch condition orcircumstance between the demands of the environment with the actual resources owned students sothey are burdened by various pressures and demands. The purpose of this research is to determine theeffectiveness of reading the Qur'an to reduce academic stress. Reading the Qur'an is one method toreduce stress. This research wanted to know the effectiveness of reading the Qur'an in reducingacademic stress. This research is an experimental research with the design used is Matched StatisticGroup Design. The subjects of this study were students of class XI SMA Negeri 1 Kebumen whichamounted to 20 students, divided into 10 experimental group and 10 control group. Data collectionwas conducted to reveal the stress experienced on the subject by using the stress scale of the Lovibond& Lovibond (1995) DASS instrument that has been adapted. The result of research shows that theresult of wilcoxon signd rank test in the experimental group is z = -2,701 with significance level of p= 0,007. While in the control group, the value of z = -2.264 with a significance value of p = 0.024.Then it can be said that the hypothesis is accepted because the significance value of the experimentalgroup p = 0.007 is smaller than α = 0.05. And it can be concluded that reading Qur'an is effective toreduce academic stress in students of class XI SMA Negeri 1 Kebumen.
Perilaku Prososial Masyarakat Arab yang Berelasi dengan Masyarakat Jawa Hilmy, Haidar Farras; Stanislaus, Sugiyarta; Mabruri, Moh. Iqbal
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 11, No 1 (2019): Maret 2019
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v11i1.20119

Abstract

Abstrak. Penelitian ini dilatarbelakangi adanya fenomena Perkampungan Arab di wilayah Pemalang, Jawa Tengah. Seperti wilayah Jawa pada umumnya, penduduk pribumi Pemalang adalah etnis Jawa. Akan tetapi karena banyaknya etnis Arab yang bermukim di wilayah tersebut sehingga wilayah tersebut dinamakan “Kampung Arab”. Warga etnis Arab, dalam kesehariannya menunjukkan perilaku yang gemar menolong dengan siapapun, tidak terbatas hanya dengan sesame warga etnis Arab. Maka dari itu peneliti ingin meneliti bagaimana Perilaku Prososial Etnis Arab yang tinggal berdampingan dengan mayoritas Etnis Jawa di Pemalang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Perilaku Prososial Masyarakat Arab di Pemalang yang berinteraksi dengan Masyarakat Jawa di Pemalang serta faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku prososial tersebut. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada 4 Subjek Masyarakat Keturunan Arab yang tinggal di desa X Pemalang. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara yang selanjutnya di transkrip. Berdasarkan hasil penelitian secara umum bahwa Masyarakat Keturunan Arab yang berelasi ditengah Masyarakat Jawa di Pemalang memiliki Perilaku Prososial yang baik. Dari cara Subjek membaur, membantu dan berinteraksi dengan masyarakat sekitarnya juga tidak ada masalah.Kata Kunci : Perilaku Prososial, Etnis Arab Abstract. This research was motivated by the existence of the Arab Village phenomenon in the Pemalang area, Central Java. Like Java in general, the Pemalang indigenous population is Javanese. However, because of the large number of ethnic Arabs who settled in the area, the area was called "Kampung Arab". Ethnic Arabs, in their daily lives, show behavior that likes to help anyone, not only with fellow ethnic Arabs. Therefore the researcher wants to examine how the Ethnic Prosocial Behavior of Arabs who live side by side with the majority of Javanese ethnicity in Pemalang. This study aims to determine the Prosocial Behavior of Arab Communities in Pemalang who interact with the Javanese Society in Pemalang and the factors that influence the prosocial behavior. This type of research is qualitative research. This research was conducted on 4 subjects of Arab descent who lived in village X Pemalang. Data collection uses interview techniques which are then transcribed. Based on the results of research in general that the Arab descent community that is related in the middle of the Javanese Society in Pemalang has good Prosocial Behavior. From the way the subject blends, helps and interacts with the surrounding community there is also no problem.Keywords: Prosocial Behavior, Arabic
PENGARUH DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA TERHADAP CRAVING PADA MANTAN PENGGUNA NARKOBA Maksum, Muhammad Fuad; Mabruri, Mohammad Iqbal
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 8, No 3 (2016): November 2016
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v8i3.8666

Abstract

Abstrak. Masalah narkoba dan penyalahgunaannya telah menjadi suatu ancaman bagi masyarakat Indonesia. Kecanduan narkoba menyebabkan pecandu mengalami ketergantungan, sehingga pada saat pecandu berhenti menggunakan narkoba akan muncul keinginan untuk menggunakan narkoba lagi (craving). Dukungan sosial menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan mantan penguna narkoba, karena sejatinya manusia tidak mungkin lepas dari manusia lainnya dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhan hidupnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ada pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap craving pada mantan pengguna narkoba. Populasi penelitian ini adalah mantan pengguna narkoba yang menjadi pasien di Panti Rehabilitasi Rumah Damai, Gunung Pati, Semarang.Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh atau teknik total sampling.Karakteristik subjek penelitian adalah mantan pengguna narkoba.Populasi n = 42 dan taraf signifikansi 5%.Analisis data menggunakan analisis regresi sederhana. Hasil analisis didapatkan nilai rxy = - 0,265> rtabel = - 1,737dengan p = 0,001 atau p < 0,05 sehingga Ha diterima. Berarti ada pengaruh negatif antara dukungan sosial keluarga terhadap craving pada mantan pengguna narkoba.Semakin tinggi dukungan sosial keluarga semakin rendah craving dan sebaliknya.Besarnya pengaruh dukungan sosial keluarga terhadap craving pada mantan pengguna narkoba dilihat dari koefisien determinasi (R square) yaitu sebesar 0,070. Hal ini menunjukkan bahwa dukungan sosial keluarga memberikan sumbangan efektif terhadap ketidakmunculan craving sebesar 7%, sedangkan sisanya sebesar 93% merupakan pengaruh dari faktor-faktor lain yang tidak diungkap dalam penelitian ini.Abstract. The drug problem and its misuse has become a threat to the people of Indonesia. Drug addiction caused the addict addicted, so that when addicts stop using drugs would appear the desire to use drugs again (craving). Social support becomes very important in the life of a former drug user, because a true human being can not be separated from other human in meeting the needs of his life.The purpose of this study was to determine whether there is influence of family social support to the craving to former drug users.The study population was a former drug user who was a patient at the Rehabilitation Rumah Damai, Gunung Pati, Semarang. The sampling technique using sampling techniques saturated or total sampling technique. Characteristics of the study subjects were former drug users. Population n = 42 and a significance level of 5%.Analysis of data using simple regression analysis with SPSS version 16.0 for Windows. The analysis results obtained value of r xy = - 0.265> rtabel = - 1.737, p = 0.001 or p <0.05 so that Ha is accepted. Means no negative influence between family social support to craving in former drug users. The higher the lower the family social support craving and vice versa. The magnitude of the influence of family social support to former drug users craving the views of the coefficient of determination (R square) is equal to 0.070. This suggests that social support families contribute effectively to the disappearance craving by 7%, while the remaining 93% is the influence of other factors that are not revealed in this study.
HUBUNGAN ANTARA KEPRIBADIAN TANGGUH DAN RELIGIUSITAS DENGAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS PADA KORBAN BENCANA ALAM DI YOGYAKARTA Mabruri, Mohammad Iqbal
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 1, No 2 (2009): Juli 2009
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v1i2.8901

Abstract

The purpose of this study is to know the correlation between hardiness and religious with psychological well-being of the survivor of natural disaster at DIY. There are hypothesis of this study : 1- there are positive correlation between hardiness and religious with psychological well being of the survivor of natural disaster at DIY. 2- the are positive correlation between hardiness and psychological well-being of survivor of natural disaster at DIY. 3- there are positive ceorrelation between religious with psychological well-being of survivor of natural disaster at DIY. The subject of the research were 108 persons whom are being in Segoroyoso village, Pleret of Bantul. The survivor of natural disaster in Bantul include male an female, whom are about 25-65 years old and were Moslem. Every subject was given three scales ; the hardiness scale, religious scale, and psychological well being scale. This study use quantitative methode and regression analysis was used as a statistical data. The result show that : 1-there is a correlation and highly significant between harviness anv religious with psychological well-being of the survivor of natural disaster at Diy (r= 0,308 and p<0,001) and hardiness and religious contributes 9,5%. 2-there is a positive correlation and higly signifant between hardiness with psychological well-being (r=3,307 and p<0,01). 3-there is no correlation between religious with psychological well-being of survivor of natural disaster at DIY (r=0,09 and p<0,01). It turns out that the quantitative data analyzing enriched of this research. Trough the various description, it could be valuable contribution for the study of psychological well being of the survivor of natural disaster at DIY. 
Sistem Kepercayaan (Belief) Masyarakat Pesisir Jepara pada Tradisi Sedekah Laut Fitriyani, Sofia Nurul; Stanislaus, Sugiyarta; Mabruri, Mohammad Iqbal
Intuisi : Jurnal Psikologi Ilmiah Vol 11, No 3 (2019): November 2019
Publisher : Jurusan Psikologi, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/intuisi.v11i3.20673

Abstract

Masyarakat pesisir Jepara percaya jika tidak melakukan tradisi sedekah laut atau melakukan tradisi sedekah laut tetapi ada sesaji yang tidak komplit maka akan terjadi musibah dan hasil tangkapan laut tidak melimpah. Keyakinan masyarakat pesisir Jepara tersebut menjadi salah satu faktor terpenting bagi bertahannya tradisi sedekah laut. Tradisi sedekah laut membuat perasaan masyarakat Jepara nyaman dan merasa aman pada saat melaut. Hal ini membuat peneliti tertarik ingin mengetahui bagaimana sistem kepercayaan (belief) masyarakat pesisir yang berprofesi sebagai nelayan mengenai tradisi yang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dinamika masyarakat pesisir di daerah Jepara terhadap tradisi sedekah laut dan untuk mengetahui gambaran sistem kepercayaan (belief) masyarakat pesisir di daerah Jepara. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif. Penelitian ini dilakukan pada 5 subjek masyarakat pesisir yang berprosesi sebagai nelayan yang tinggal di desa Jobokuto, kecamatan Jepara, Kabupaten Jepara. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara yang selanjutnya di transkrip. Hasil penelitian menunjukkan terdapat beberapa tema besar berkaitan dengan pelaksanaan tradisi sedekah laut yaitu alasan, dampak, tujuan, keyakinan, prosesi, hukum, pelaksanaan, pihak yang terlibat, dan emosi masyarakat pesisir Jepara.The Jepara coastal community believes that if they do not carry out the tradition of sea alms or carry out the culture of sea alms, but there are incomplete offerings, disaster will occur, and the sea catch will not be abundant. The belief of the Jepara coastal community is one of the most critical factors for the survival of the sea alms tradition. The tradition of sea alms makes the Jepara people feel comfortable and feel safe when going to sea. This makes the researcher interested to know how the belief system (belief) of coastal communities who work as fishermen about the traditions carried out. This study aims to determine the dynamics of the seaside village in the Jepara area ofthe sea alms tradition and to find a picture of the belief system (belief) of coastal communities in the Jepara area. This type of research is qualitative research. This research was conducted on five subjects of coastal communities who process as fishermen living in the village of Jobokuto, Jepara sub-district, Jepara Regency. Data collection uses interview techniques, which are then transcribed. The results showed that there were several significant themes related to the implementation of the sea alms tradition, namely reason, impact, goals, beliefs, procession, law, execution, parties involved, and emotions of the Jepara coastal community.
Komunitas Kawan Dengar: Acquiring Online Counseling Microskills Mahanani, Fatma Kusuma; Rizki, Binta Mu’tiya; Pratiwi, Pradipta Christy; Mabruri, Moh Iqbal; Galuh Amawidyati, Sukma Adi
Edukasi Vol 14, No 2 (2020): November 2020
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/edukasi.v14i2.27202

Abstract

Keluhan psikis semakin meningkat selama pandemic covid-19. Berbagai pihak semakin genjar memberikan layanan konseling secara daring. Hanya saja, tidak semua pihak memiliki keterampilan dasar konseling terutama secara daring yang mumpuni, salah satu pemberi layanan konseling gratis adalah komunitas kawan dengar. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah melakukan pemberdayaan komunitas kawan dengar untuk mendapatkan keterampilan dasar konseling secara daring. Metode yang digunakan adalah eksperimen, menggunakan desain One Group Pretest-Posttest Design. Analisis data menggunakan uji beda paired sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa ada peningkatan yang signifikan pada hasil pretes dibandingkan postes setelah perlakuan. Hasil tersebut menyajikan informasi baru di tengah minimnya hasil riset tentang keterampilan mikro dalam konseling secara daring sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat yang mendapatkan layanan konseling daring melalui komunitas kawan dengar.Psychological complaints increased during the covid-19 pandemic. Various parties are increasingly active in providing online counseling services. It's just that, not all parties have basic counseling skills, especially those who are qualified, one of the free counseling service providers is a community of listeners. The purpose of this service activity is to empower the community of listeners to gain basic counseling skills in a bold manner. The method used was experimental, using the One Group Pretest-Posttest Design design. Data analysis using different test Paired Sample T-Test. The results showed that there was a significant increase in pretest compared to posttest results after treatment. These results provide new information in the midst of the lack of research results on micro skills in counseling as well as providing benefits to people who get counseling services through the peer-to-peer community.
Upaya Mereduksi Miskonsepsi Literasi Melalui Pendampingan Produksi Konten Booktube Bagi Peserta Didik SMP Negeri 3 Batang Santi Pratiwi Tri Utami; Usrek Tani Utina; Moh. Iqbal Mabruri; Restu Aditia
Bahasa Indonesia Vol 19 No 01 (2022): Sarwahita : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat (Edisi Khusus)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/sarwahita.191.5

Abstract

Abstract The implementation of the School Literacy Movement (GLS) at SMP Negeri 3 Batang challenges is interpreted as reading activities. This shows the existence of literacy misconceptions. The main obstacle encountered was the absence of a follow-up program from the GLS. Team's study formulated a solution, namely a post-reading follow-up mentoring program in the form of Booktube (Book Reviews on Youtube). The formulation of the problem in this service activity is 1) what efforts are being made to reduce misconceptions at SMP Negeri 3 Batang?, and 2) how is the implementation of Booktube production assistance at SMP Negeri 3 Batang? This activity was held on August 4, September 2, and September 21, 2021 with 76 students. The results of the activity, namely 1) Efforts made to reduce literacy misconceptions are knowing the post-reading mentoring program in the form of Booktube, 2) Implementation of Booktube production assistance through training in writing interesting book reviews, production of Booktube content, and ends with the practice of producing and uploading book review content on Youtube. The results of this service activity are optimal in an effort to reduce misconceptions with the follow-up of the GLS in the form of a production of 57 Booktubes. Abstrak Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) di SMP Negeri 3 Batang sekadar dimaknai sebagai kegiatan membaca selama 15 menit sebelum pembelajaran. Hal tersebut menunjukkan adanya miskonsepsi literasi. Kendala utama yang ditemui ialah belum adanya program tindak lanjut dari GLS. Hasil telaah tim merumuskan solusi berdasarkan kondisi mitra, yaitu pendampingan program tindak lanjut pascabaca berupa produksi konten Booktube (Book Review on Youtube). Perumusan masalah dalam kegiatan pengabdian ini ialah 1) apa upaya yang dilakukan untuk mereduksi miskonsepsi program literasi sekolah di SMP Negeri 3 Batang?, dan 2) bagaimanakah implementasi pendampingan produksi Booktube di SMP Negeri 3 Batang? Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Agustus, 2 September, dan 21 September 2021 bersama 76 peserta didik. Rincian hasil kegiatan, yakni 1) Upaya yang dilakukan untuk mereduksi miskonsepsi literasi di SMP Negeri 3 Batang ialah dengan pendampingan program tindak lanjut pascabaca berupa produksi konten Booktube, 2) Implementasi pendampingan produksi Booktube di SMP Negeri 3 Batang melalui pelatihan menulis review buku yang menarik, pelatihan produksi konten Booktube, dan diakhiri dengan praktik memproduksi dan mengunggah konten review buku di Youtube. Hasil kegiatan pengabdian ini optimal dalam upaya mereduksi miskonsepsi program literasi sekolah di SMP Negeri 3 Batang dengan adanya tindak lanjut GLS berupa produksi sejumlah 57 Booktube.
Pemertahanan Eksistensi Majalah Sekolah Melalui Pendampingan Produksi Majalah Sekolah Daring Santi Pratiwi Tri Utami; Septina Sulistyaningrum; Abdul Rahman; Moh. Iqbal Mabruri; Ninuk Sholikhah Akhiroh
Jurnal SOLMA Vol. 11 No. 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v11i1.8070

Abstract

Background: Majalah sekolah Champion terbitan SMK Muhammadiyah Sampang berhenti terbit sejak awal 2019. Berdasarkan observasi situasi, pengelola mengalami dua kendala utama, yaitu kurangnya pendanaan untuk mencetak, dan kurangnya pengetahuan dan kompetensi jurnalistik guru pembimbing dan pengelola majalah sekolah sehingga terbitan majalah sekolah menjadi monoton dan kaku. Metode: Metode pendampingan dan pelatihan, 1) pendampingan persiapan pengubahan bentuk majalah sekolah cetak ke format daring dengan mempersiapkan domain www.majalahchampion.com, 2) pelatihan pengaturan rubrikasi konten diawali dengan penyampaian materi melalui video tutorial, 3) pasca akses materi, dilakukan praktik unggah konten majalah sekolah dalam platform daring. Hasil: 1) upaya yang dilakukan untuk pemertahanan eksistensi majalah dengan pengubahan format majalah dari format cetak ke format daring, 2) implementasi pendampingan produksi majalah sekolah daring dengan membuat, merancang, dan mempersiapkan domain www.majalahchampion.com, 3) implementasi pelatihan pengaturan rubrikasi konten majalah sekolah pada platform daring dengan pemberian materi berbentuk video tutorial pengaturan rubrikasi konten, dan 4) eksistensi majalah sekolah pasca kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat dipertahankan dengan baik melalui format daring yang bisa diakses secara luas oleh masyarakat. Kesimpulan: Upaya pemertahanan eksistensi majalah sekolah di SMK Muhammadiyah Sampang dapat dilakukan dengan optimal, terbukti dengan terbitnya majalah sekolah daring yang dapat diakses di www.majalahchampion.com.
Psikoedukasi: Optimalisasi Pertumbuhan Anak Stunting Bagi Orang Tua Muda di Puskesmas Sekaran Prihastuty, Rahmawati; Purwanto, Edi; Mabruri, Moh. Iqbal; Firdaus, Aina Aulia; Kusumamahanani, Fatma; Shelma , Ismy Alifia; Pramesty, Dewi Indah; Maryam
Jendela Akademika Vol. 1 No. 02 (2023): Jendela Akademika
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/JendelaAkademika.102.04

Abstract

Stunting is a problem that being intensively addressed by the government and priority program at Puskesmas Sekaran which is the background for this Community Service activity. The existence of stunting cases in Gunungpati is caused by various factors, such as unprepared pregnancies, low birth weight babies, and low levels of exclusive breastfeeding. The aim of this activity is to increase young parents' knowledge about stunting, parenting, healthy homes and child nutrition so that it can help reduce stunting cases. This is due to several causal factors based on insufficient knowledge. Therefore, the method used is psychoeducation. The result of this service is an increase in the knowledge of young parents in the Gunungpati area as seen from the significant difference in results on the pre-test and post-test. The advice that can be given is that it would be better if this service program was carried out long term and sustainably. Apart from that, the target of activities should be expanded so that they can provide education not only to young parents, but also to the surrounding community so that they can participate in reducing stunting rates.