Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sahafa Journal of Islamic Communication

Pemberdayaan Masyarakat Pesantren dalam Mengembangkan Santripreneur melalui Program CSR Davis Roganda Parlindungan; Nadia Fitriana; Tangguh Okta Wibowo
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol. 5 No. 2 (2023): Sahafa Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v5i2.8807

Abstract

Perusahaan memiliki peranan penting sebagai penopang pertumbuhan ekonomi rakyat melalui program Corporate Social Responsibility (CSR), khususnya dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat pesantren secara mandiri melalui pengembangan konsep santripreneur, dimana para santri tidak hanya mendalami kajian agama namun juga didorong mereka memiliki potensi semangat kewirausahaan. Tujuan penelitian ini ingin mendeskripsikan implementasi pemberdayaan masyarakat pesantren dalam mengembangkan santripreneur melalui program CSR yang dilakukan oleh PT. Bogasari di Pondok Pesantren An-Nawawi Tanara, Serang Banten. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data yang diperoleh melakukan observasi dan wawancara mendalam. Analisis data dengan cara reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian mengambarkan implementasi program CSR yang dilakukan PT. Bogasari melalui beberapa tahap yaitu (1) identifikasi profil kelompok sasaran program, (2) merumuskan hasil kunjungan, (3) pemberian pelatihan, (4) peminjaman bantuan peralatan usaha dan bahan baku, (5) distribusi dan pemasaran produk yang dihasilkan, (6) pendampingan dan monitoring, (7) evaluasi program.
Flexing In Social Media: Between Confession and Conflict in an Islamic Perspective Muhammad Arga Pramudya; Tangguh Okta Wibowo; Magaretha Indriani; Mohammad Azis Fadhlul Rahman; Khairul Syafuddin
Sahafa Journal of Islamic Communication Vol. 6 No. 1 (2023): Sahafa Journal of Islamic Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/sjic.v6i1.10369

Abstract

Flexing behavior or flaunting wealth on social media has become a common phenomenon that can have a negative impact. Driven by the ease of sharing on social media, people tend to compete to flaunt their possessions in order to gain recognition and praise from others. Therefore, this study wants to find out more about how this flexing phenomenon is understood through the subjects studied. This study used a qualitative approach with a descriptive research type. The result of this study is that flexing behavior has a negative impact on the mental health of the individuals involved, due to the lack of validation and acceptance in the social environment. Even though there are views that take advantage of flexing in marketing, in Islamic economics this culture is still considered excessive and contrary to Islamic rules. Therefore, social media users need to understand the prohibition and build an identity without a flexing strategy.