Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Membaca dengan Metode Demonstrasi pada Siswa Kelas III SD Negeri Duren Bandungan Suryaningsih, Yulianti; Karim, Abdul; Puspitasari, Nimas
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 11, No 1 (2023): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/waspada.v11i1.411

Abstract

This study aims to improve reading skills using the demonstration method for third grade students at Duren Elementary School, Bandungan District, Semarang Regency. The type of research used is classroom action research (PTK). The research subjects were class III students at SD Negeri Duren Bandungan with a total of 25 students in the even semester of the 2022-2023 academic year. Data collection techniques with the performance of students' reading abilities, observing student activities and observing teacher skills during the learning process take place. The results showed that the reading ability of class III students from cycle I increased by 32% to 88% in cycle II. The results of observations of student activity in the conversion of scale 4, namely in the first cycle of 2.11, qualified enough to increase in the second cycle of 3.33 with good qualifications. The results of observations of teacher skills on a scale of 4, the first cycle of 2.11 qualified enough to increase in the second cycle of 2.45 with good qualifications. Based on the results of this study indicate that the use of the demonstration method can improve the reading ability of class III students at SD Negeri Duren Bandungan.Keywords: reading, reading ability, Demonstration Method
SERABI NGAMPIN: REKONSTRUKSI SAINS ILMIAH PADA KULINER TRADISIONAL JAWA SEBAGAI KONTEKS PEMBELAJARAN IPA Winarti, Puji; Sumarni, Woro; Handayani, Langlang; Puspitasari, Nimas
Proceeding Seminar Nasional IPA 2025
Publisher : LPPM UNNES

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia terdiri atas beragam suku dan budaya yang memiliki kearifan lokal masing- masing. Serabi Ngampin merupakan salah satu bentuk kearifan lokal berupa makanan tradisional yang menyerupai cake dan hingga kini masih dilestarikan oleh masyarakat Kelurahan Ngampin, Ambarawa, Jawa Tengah. Penelitian ini bertujuan untuk merekonstruksi pengetahuan asli masyarakat menjadi pengetahuan ilmiah dalam proses pembuatan serabi Ngampin, serta menganalisis potensinya sebagai konteks dalam pembelajaran IPA. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif melalui observasi proses pembuatan serabi dan wawancara mendalam dengan pembuat serabi serta tokoh masyarakat. Fokus penelitian ini terletak pada eksplorasi unsur-unsur sains dalam alat, bahan, dan proses pembuatan serabi yang dilakukan secara tradisional, serta upaya rekonstruksi pengetahuan ilmiah dari unsur-unsur tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat empat belas pengetahuan lokal yang dapat direkonstruksi menjadi konsep sains ilmiah, mencakup alat, bahan, proses pembuatan, hingga cara penyajian serabi Ngampin. Selain itu, ditemukan enam topik IPA yang relevan dan berpotensi digunakan dalam pembelajaran. Rekonstruksi ini diharapkan dapat menjadi alternatif sumber dan media pembelajaran IPA yang kontekstual dan bermakna.
ANALISIS PENERAPAN BLENDED LEARNING DI ERA NEW NORMAL PADA PEMBELAJARAN TEMATIK SISWA KELAS III SDN GROWONG KIDUL 02 JUWANA Nisa, Zuhrotun; Cahyadi, Fajar; Rahmawati, Intan; Puspitasari, Nimas
Malih Peddas (Majalah Ilmiah Pendidikan Dasar) Vol 12, No 1 (2022): Malih Peddas, Volume 12, Nomor 1
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/malihpeddas.v12i1.11824

Abstract

Pelaksanaan pembelajaran di era new normal menjadi latar belakang dalam penelitian ini. Setelah pembelajar andilakukan secara daring, memasuki era new normal ini pemerintah setempat memperbolehkan melakukan pembelajaran secara tatap muka terbatas. Kebijakan tersebut membuat SDN Growong Kidul 02 Juwana memberlakukan pembelajaran blended di era new normal ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan blended learning pada pembelajaran tematik siswa kelas III SDN Growong Kidul 02 Juwana. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Subjek penelitian ini adalah guru, siswa, dan orang tua. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah hasil wawancara, hasil observasil, hasil angket, dan hasil dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan penerapan blended learning di kelas III SDN Growong Kidul 02 Juwana sudah menerapkan tahapan blended learning yaitu, tahapan seeking of information, tahapan acquisition of information, dan tahapan syntheisizing of knowledge. Dimana guru dan siswa sudah melaksanakan pembelajaran secara maksimal mulai dari kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup dalam pembelajaran tatap muka dan pembelajaran daring. Kata Kunci: Analisis, New Normal, Blended Learning.
PENGARUH MEDIA DIORAMA TERHADAP HASIL BELAJAR IPAS PADA MATERI KERAGAMAN BUDAYA Muna, Sabilatul; Puspitasari, Nimas; Wijayanti, Atrianing Yessi
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa (JPPK) Vol 14, No 8 (2025): Agustus 2025
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jppk.v14i8.97249

Abstract

This study looks into how visual media affects how well fourth graders do in IPAS classes, particularly about the matter of cultural diversity at MI Karangduren. The study was started because students weren't doing well, which is thought to be because they didn't have enough hands-on and interactive learning tools. with a quantitative approach that uses a quasiexperimental design with a control group that is different from the experimental group. The study comprised 52 people. They were divided into two factions: the experimental group learned with diorama media, and the control group learned with regular teaching materials. A multiple-choice test with 30 validated questions was used to get the data. The research showed a clear difference in the results of the posttest, with the experimental group doing better. The t-test showed that the calculated t-value (3.0679) was higher than the crucial value (2.021), which means that diorama media had a big effect on how well students learned. These results show that using dioramas as a teaching technique in IPAS education could be useful. Future research should look into how well it works for different subjects and levels of schooling.
UPAYA PENINGKATKAN HASIL BELAJAR MAHASISWA PGSD UNDARIS MELALUI PENERAPAN PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING PADA MATA KULIAH KONSEP DASAR IPS Puspitasari, Nimas
WASPADA (Jurnal Wawasan Pengembangan Pendidikan) Vol 7, No 1 (2020): WASPADA
Publisher : Faculty of Teacher Training and Education of Undaris

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61689/waspada.v7i1.142

Abstract

Penelitian Ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar konsep dasar IPS PGSD UNDARIS dengan  menerapkan pembelajaran Problem Base Learning. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan model spiral Kemmis dan Mc Taggart dengan alur perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi dilaksanakan dengan siklus I dan siklus II . Teknik pengumpulan data dalam penelitian melalui, observasi, dan tes. Hasil belajar kognitif mahasiswa dengan penerapan kegiatan pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I mencapai nilai tuntas secara klasikal dengan presentase 75%, dengan jumlah nilai tuntas sebanyak 9 mahasiswa, nilai tidak tuntas sebanyak 3 mahasiswa dengan nilai rata- rata 78,4. Pada siklus II nilai tuntas mahasiswa secara klasikal dengan presentase 92% dengan nilai tuntas sebanyak 11 mahasiswa, tidak tuntas sebanyak 1 mahasiswa, dengan nilai rata- rata 78,4% dengan KKM (Kriteria Ketuntasan Minimum) Klasikal yang sudah di tetapkan sebesar 75%. Dari siklus I ke siklus II terjadi peningkatan sebesar 17%. Penerapan pembelajaran Problem Based Learning pada siklus I    mencapai nilai 23 atau 82%, sedangkan pada siklus II mencapai nilai 26 atau 93% dengan peningkatan sebesar 11%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan penerapkan pembelajaran Problem Base Learning dapat digunakan untuk meningkatkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Konsep Dasar IPS.