Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Role of School Culture in Enhancing Students’ Learning Character at MA Madrasatul Qur’aniyah Azhari, Anderian; Rahmadi, Didin Septa; Ningsih, Dewi Puspita; Hilmi, Muhammad Zoher
Primary Journal of Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 6 (2025): PRIMARY: Journal of Multidisciplinary Research, December 2025
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70716/pjmr.v1i6.300

Abstract

This study aims to examine the role of school culture in enhancing students’ learning character at MA Madrasatul Qur’aniyah. Employing a qualitative approach with a case study method, the research involved in-depth interviews with the principal, teachers, and students as key informants. The findings indicate that a consistent and religiously oriented school culture—such as Qur’an recitation, greeting teachers respectfully, and congregational prayers—significantly shapes students’ learning character. Furthermore, teachers’ role modeling emerges as a critical factor, as students tend to emulate positive behaviors demonstrated by teachers, including discipline, honesty, responsibility, and politeness. Supporting factors include the principal’s encouragement and the systematic habituation of positive practices. Meanwhile, challenges encountered comprise students’ lack of self-awareness, negative peer influence, entrenched bad habits, and external factors such as excessive gadget use and limited family support. Overall, the study underscores that the synergy between a strong school culture, teacher role models, and student motivation is key to fostering positive learning character. The findings have implications for developing character-based educational strategies in religious secondary schools and can serve as a reference for educators seeking to create a conducive learning environment
INTEGRASI BUDAYA SASAK DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA MELALUI PERMAINAN TRADISIONAL TERHADAP ECOLITERACY SISWA SD DI NTB Azmussya'ni, Azmussya'ni; Hilmi, Muhammad Zoher; Muzakkir, Akhmad; Selviani, Ayu
Jurnal Education and Development Vol 14 No 1 (2026): Vol 14 No 1 Januari 2026
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/ed.v14i1.7614

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana karakteristik pembelajaran Bahasa Indonesia terintegrasi budaya lokal Sasak yang digunakan siswa SD di NTB dan menganalisis bagaimana integrasi budaya lokal Sasak dalam pembelajaran bahasa Indonesia melalui permainan tradisional berkontribusi terhadap penguatan ecoliteracy siswa SD di NTB. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus jamak (Multiple Case Study). Sumber data dalam penelitian ini adalah 5 sekolah dasar di NTB dengan kriteria, representasi geografis dan budaya, memiliki pengalaman atau minat dalam pembelajaran berbasis budaya lokal, bersedia berpartisipasi dalam penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, Pertama, Karakteristik pembelajaran bahasa Indonesia terintegrasi budaya lokal Sasak yang digunakan Siswa SD di NTB ditemukan dalam bentuk Tema dan Materi Pembelajaran, Metode pembelajaran dan Penggunaan Permainan Tradisional. Kedua, Penggunaan Permainan tradisional dalam proses pembelajaran akan menjadikan, pembelajaran yang menyenangkan, karena unsur-unsur yang terkait dengan alam, seperti permainan yang meniru gerakan hewan, permainan yang menggunakan bahan-bahan alami, atau permainan yang melatih keterampilan navigasi di alam terbuka yang membuat pembelajaran tentang lingkungan lebih menyenangkan dan menarik bagi siswa. Kemudian, kerja sama dan gotong royong, yaitu permainan tradisional Sasak menuntut kerja sama dan gotong royong antar pemain. Ini mengajarkan siswa tentang pentingnya bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama, yang merupakan keterampilan penting dalam mengatasi masalah lingkungan. Terakhir, koneksi dengan Alam, dimana bermain di luar ruangan dan berinteraksi dengan alam melalui permainan tradisional membantu siswa mengembangkan rasa cinta dan kepedulian terhadap lingkungan.