Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN RECIPROCAL TEACHING DENGAN TEKNIK MIND MAPPING TERHADAP KEMAMPUAN METAKOGNISI DAN AFEKTIF PADA KONSEP SISTEM SIRKULASI KELAS XI IPA DI SMA NEGERI 15 BANDAR LAMPUNG Puspita, Laila; Yetri, Yetri; Novianti, Ratika
Biosfer: Jurnal Tadris Biologi Vol 8 No 1 (2017): Biosfer: Jurnal Tadris Biologi
Publisher : UNIVERSITAS ISLAM NEGERI RADEN INTAN LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/biosf.v8i1.1265

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran resiprocal teaching dengan teknik mind mapping terhadap kemampuan metakognisi dan afektif pada konsep sistem sirkulasi kelas XI IPA SMA Negeri 15 Bandar Lampung. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah quasi experimental design.  Desain penelitian yang digunakan pada quasi experimental ini adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3 September s/d 14 September 2016 di kelas XI IPA SMA N 15 Bandar Lampung dengan teknik pengambilan sampel adalah probability sampling type simple random sampling. Sampel ini terdiri 2 kelas yaitu kelas eksperimen (XI IPA 2) dan kelas kontrol (XI IPA 1).  Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh uji hipotesis hasil belajar kemampuan metakognisi menggunakan uji Independent t-test Microsoft Exel 2007 dengan hasil thitung (1,713) > ttabel (1.67155) dan uji hipotesis hasil belajar afektif menggunakan uji Independent t-test Microsoft Exel 2007 dengan hasil thitung (2,30905)> ttabel (1.67155). Berdasarkan hasil uji  t, maka dinyatakan  Hi diterima artinya, ada pengaruh model pembelajaran Reciprocal Teaching dengan teknik mindmapping terhadap kemampuan metakognisi dan afektif pada konsep sistem sirkulasi kelas XI IPA SMA Negeri 15 Bandar Lampung. 
Strategi Think-Talk-Write (TTW) dalam Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah IPA Siswa di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Novianti, Ratika
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 9 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, September 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i9.4467

Abstract

Science learning in elementary schools is often still dominated by conventional teacher-centered methods, which result in students being less active and their learning outcomes not being optimal. One alternative learning strategy that can increase student engagement is Think-Talk-Write (TTW), which encourages students to think, discuss, and express ideas in writing. This study aims to determine the effectiveness of the TTW strategy on students’ learning outcomes in science subjects. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method. The research design used was a Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of two classes: an experimental class applying the TTW strategy and a control class using conventional learning methods. The instrument used was a 25-item multiple-choice test that had been validated and tested for reliability. Data analysis included normality test, homogeneity test, and t-test using SPSS software. The results showed that the data were normally distributed and homogeneous, meeting the requirements for conducting a t-test. The t-test results showed a significance value of < 0.05, indicating a significant difference in learning outcomes between students using the TTW strategy and those using conventional methods. Therefore, it can be concluded that the Think-Talk-Write strategy is effective in improving science learning outcomes among elementary school students.
MODEL PEMBELAJARAN UNTUK MENUMBUHKAN KARAKTER PEDULI LINGKUNGAN MATA PELAJARAN IPA Novianti, Ratika
JPB - Jurnal Pendidikan Biologi Vol 2 No 2 (2022)
Publisher : Pendidikan Biologi Universitas PGRI Ronggolawe Tuban

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55719/jpb.v2i2.550

Abstract

The character of caring for the environment must be grown from an early age. Environmental damage which was previously considered a local problem within a country, has now penetrated and spilled over into a global issue. The emergence of environmental problems is mostly caused by human activities. This indicates that human concern for the environment in which they live is starting to fade. Therefore concern for the environment needs to be instilled from an early age. The character of caring for the environment must be taught in junior high schools, one of which is through science learning. The purpose of this study was to form the character of caring for the environment in junior high school students through the science material learning model. The method used in this research is qualitative. Data was collected through documentation and literature studies. Data were analyzed through data reduction, data display, and conclusion drawing/verification which were restated through discussion in descriptive form. The results of the literature study show that the formation of a caring character for the environment through science learning can be done by designing student-focused learning. Science learning provides opportunities for students to interact with the environment directly. Several learning models that can be used by teachers to shape the character of caring for the environment in students, such as Problem Based Learning (PBL), Project Based Learning (PjBL), Contextual Teaching and Learning (CTL), and Outdoor Learning methods. Teaching materials and learning media also play an important role in shaping the character of caring for the environment in students.
Implementasi Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru Dalam Meningkatkan Mutu Pembelajaran Di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Aditya, Riski; Hartati, Suci; Novianti, Ratika
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2314

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam implementasi manajemen pengembangan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan, dengan landasan argumen bahwa mutu pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kompetensi individual guru, tetapi sangat dipengaruhi oleh sistem manajerial yang mengatur proses pengembangan kompetensi tersebut.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk menganalisis secara mendalam implementasi manajemen pengembangan kompetensi guru dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan. Informan penelitian ditentukan secara purposive, meliputi kepala madrasah dan guru yang terlibat langsung dalam pengelolaan dan pelaksanaan pengembangan kompetensi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran dan supervisi akademik, serta studi dokumentasi. Analisis data dilakukan secara interaktif melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan, dengan keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi manajemen pengembangan kompetensi guru di Madrasah Aliyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan berlangsung secara kontekstual dan berorientasi langsung pada peningkatan mutu pembelajaran. Perencanaan pengembangan kompetensi guru didasarkan pada kebutuhan nyata pembelajaran yang diidentifikasi melalui observasi kelas, supervisi akademik, dan diskusi reflektif, bukan pada pendekatan administratif formal. Kepala madrasah berperan strategis sebagai penggerak utama melalui kepemimpinan pembelajaran yang partisipatif, dialogis, dan berorientasi pada pendampingan profesional guru. Evaluasi pengembangan kompetensi dilakukan secara reflektif melalui observasi dan umpan balik informal yang mendorong keterbukaan guru terhadap perbaikan berkelanjutan. Meskipun berkontribusi positif terhadap mutu pembelajaran, praktik ini masih memerlukan penguatan sistem dokumentasi dan instrumen evaluasi agar lebih sistematis dan berkelanjutan. Kata Kunci ; Manajemen Pengembangan Kompetensi Guru, Mutu Pembelajaran, Kepemimpinan Pembelajaran
Pengaruh Model Problem Based Learning Terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa Mata Pelajaran IPA Terintegrasi Kelas VII Madrasah Tsanawiyah Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan Hamadah, Rofiqoh; Satria, Alpahmi Aji; Novianti, Ratika
PEMA Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (PERMAPENDIS) Prov. Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/pema.v5i3.2349

Abstract

Penelitian ini bertujuan Mengungkap pengaruh penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) terhadap hasil belajar kognitif IPA Terintegrasi siswa kelas VII MTs Hidayatul Mubtadiin Sidoharjo Jati Agung Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain regresi linier sederhana untuk mengkaji pengaruh penerapan model Problem Based Learning terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA terintegrasi di MTs Hidayatul Mubtadiin. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas VII, dengan data dikumpulkan melalui tes hasil belajar kognitif berbasis indikator pemahaman konseptual dan kemampuan analisis. Penerapan Problem Based Learning dilakukan melalui tahapan penyajian masalah, kerja kelompok, investigasi mandiri dan kolaboratif, serta refleksi. Analisis data meliputi uji asumsi klasik, regresi linier sederhana, uji t, dan uji F untuk menilai pengaruh parsial maupun simultan. Penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model Problem Based Learning (PBL) berpengaruh positif dan signifikan terhadap hasil belajar kognitif siswa kelas VII pada mata pelajaran IPA terintegrasi di MTs Hidayatul Mubtadiin. Hasil uji normalitas menegaskan data residual terdistribusi normal, sehingga analisis regresi linier sederhana dapat dipertanggungjawabkan. Analisis regresi menunjukkan koefisien positif (B = 0,556) dan beta terstandarisasi tinggi (? = 0,889), menandakan peningkatan kualitas PBL diikuti peningkatan hasil belajar kognitif. Uji F menegaskan kelayakan model secara simultan, menunjukkan PBL memberikan kontribusi signifikan terhadap variasi hasil belajar. Temuan ini mendukung teori konstruktivisme, menegaskan bahwa PBL efektif dalam membangun pemahaman konseptual dan kemampuan berpikir kritis siswa secara berkelanjutan di lingkungan madrasah.