Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sari Pediatri

Prevalensi Anemia pada Bayi Baru Lahir Berdasarkan Berat Lahir dan Usia Kehamilan di RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung Tahun 2018 Ikhlashil Asfarina; Merry Wijaya; Fiva Aprilia Kadi
Sari Pediatri Vol 22, No 4 (2020)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp22.4.2020.213-7

Abstract

Latar belakang. Pada bayi baru lahir, anemia dapat mengganggu tumbuh kembang bayi dan memengaruhi sistem kardiorespiratori sehingga dapat menyebabkan kematian. Di Indonesia, penelitian prevalensi anemia bayi baru lahir berdasarkan berat lahir dan usia kehamilan masih sangat jarang.Tujuan. Mengetahui prevalensi anemia pada bayi baru lahir berdasarkan berat lahir dan usia kehamilan.Metode. Penelitian deskriptif dengan metode potong lintang menggunakan data sekunder dari Sistem Registrasi Divisi Neonatalogi Departemen Ilmu Kesehatan Anak RSUP DR. Hasan Sadikin Bandung. Kriteria inklusi adalah bayi yang lahir hidup di periode 1 Januari 2018 hingga 31 Desember 2018. Kriteria eksklusi adalah data rekam medis yang tidak lengkap, hilang atau tidak dapat diakses. Usia kehamilan, berat lahir bayi, dan status anemia dinilai dengan melihat kadar hemoglobin yang tercantum dalam rekam medis.Hasil. Sebanyak 1494 bayi baru lahir sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 14,5% bayi baru lahir mengalami anemia. Hasil analisis status anemia berdasarkan berat lahir dan usia kehamilan menunjukkan bahwa 79,2% pasien lahir dengan berat lahir rendah dan 75,9% pasien lahir kurang bulan.Kesimpulan. Prevalensi anemia pada bayi berat lahir rendah dan kurang bulan lebih tinggi dibandingkan dengan bayi berat lahir normal dan cukup bulan. 
Hubungan Status Imunisasi dengan Kejadian Difteri Berat pada Pasien Anak yang Dirawat di Rumah Sakit Umum Pusat Dr. Hasan Sadikin Bandung Periode Januari 2015 – Juli 2019 Elsa Aliyya Harsanti; Djatnika Setiabudi; Merry Wijaya
Sari Pediatri Vol 21, No 5 (2020)
Publisher : Badan Penerbit Ikatan Dokter Anak Indonesia (BP-IDAI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14238/sp21.5.2020.317-21

Abstract

Latar belakang. Jawa Barat menjadi provinsi kedua dengan insiden difteri terbanyak di Indonesia pada tahun 2016 dan 2018. Infeksi difteri berat ditandai oleh bull neck dan komplikasi seperti miokarditis, neuritis, dan obstruksi saluran napas atas (OSNA). Status imunisasi merupakan faktor yang memengaruhi infeksi difteri. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status imunisasi dengan kejadian difteri berat.Metode. Penelitian ini menggunakan rancangan potong lintang. Populasi penelitian adalah data rekam medis pasien difteri anak rawat inap RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung periode Januari 2015 – Juli 2019 dengan metode total sampling. Kriteria inklusi adalah rekam medis yang terdapat data mengenai jenis kelamin, usia, status imunisasi, manifestasi klinis, durasi, serta keluaran. Hubungan status imunisasi dengan kejadian difteri berat dianalisis menggunakan uji eksak Fisher.Hasil. 42 pasien terdiri dari 29 (69 %) laki-laki dan 13 (31 %) perempuan, usia terbanyak 5-9 tahun. Terdapat 20 (47,6%) pasien dengan bull neck, 13 (31,0%) pasien OSNA, 1 (2,4%) pasien neuritis. Satu orang meninggal, yaitu pasien difteri berat dengan OSNA dan sepsis. Hasil analisis uji eksak Fisher diperoleh hubungan antara status imunisasi dengan kejadian difteri berat dengan nilai p=0,036. Kesimpulan. Terdapat hubungan antara status imunisasi dengan kejadian difteri berat.
Co-Authors -, Sutriyanto Akhmad Yogi Pramatirta Alviani, Euis Sisca Aprilliani, Irna Kurnia Aqilah, Alma Salsabila Ardini Septianingsih Raksanagara Ardini Septianingsih Raksanagara, Ardini Septianingsih Ari indra Susanti Ariyati Mandiri Astuti Dyah Bestari Astuti Dyah Bestari Balkis Fitriani Faozi Balkis Fitriani Faozi Chika Apriana Widyaningsih Cynthia Ramadhan Asriati Dany Hilmanto Deni Kurniadi Sanjaya Dessy Winny Tala Bewi Dewi Marhaeini Diah Herawati Dian Nurlaela Didah Didah Dilla, Vera Fauziah Djatnika Setiabudi Dwi Cipto Budinuryanto Eka Marliana Putri Eka Noyan Nur Annisa Elba, Fardila Elsa Aliyya Harsanti Euis Sisca Alviani Fardila Elba Fardila Elba Farida Adiningrum Farida Adiningrum, Farida Fedri R Rinawan Firda Thursyana Fiva Aprilia Kadi Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Hadyana Sukandar Ikhlashil Asfarina Irna Kurnia Aprillani Irna Kurnia Aprillani Irna Kurnia Aprilliani Istiqomah M. Putri Kristyawan Sutriyanto Lani Gumilang Lina Rahmiati Lina Rahmiati Lina Rahmiati M. Putri, Istiqomah Nabila Ramadhania Neneng Martini Neneng Martini Nur Annisa, Eka Noyan Nur Annisa Nur Femmy Marfit Panji Hadisoemarto Purwanto, Timur Dali Puspa Sari Puspa Sari Puspa Sari Puspa Sari Puspa Sari, Puspa Putri Meylin Redia Raden Tina Dewi Judistiani Raden Tina Judistiani Ridha Mustika Zaif Ridha Mustika Zaif, Ridha Mustika Rikma Pramanik Rizki Nadiya Putri Rosita Rosita Sefita Aryuti Nirmala Sharon Gondodiputro Sharon Gondodiputro Sri Astuti Sri Astuti Sri Hastuti, Tuti Thursyana, Firda Triastika Ayu Nurjannah Vera Fauziah Dilla Wenny Friska Winie Sintya Putri Yani Handayani