Claim Missing Document
Check
Articles

Efek Komunikasi Massa Terhadap Masyarakat di Era Society 5.0 Roudhotulloh Nazakhan; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i112022p510-515

Abstract

The rapid advancement of technology and communication brings significant changes to the industrial landscape and society as a whole. The concept 5.0, derived from the Fourth Industrial revolution, focuses on the use of technology and communication to solve social issues and create a better sustainability. Communication is considered cruialin society 5.0, particulary in the context of technologial development and digital transformation. In this era, society 5.0 is changing its methods of communication, and the impact of these changes is evident. This literatur review employs a method of collecting data from various written and electronic sources. The result indicate that mass communication has both negative and positif effects, and it is essential for individuals to learn about media literature to filter incoming information and understand and identify the quality of the message. With the continued development of technology and digital transformation, it is hoped that society can create a more inclusive, sustainable, and innovative future. Kemajuan teknologi dan komunikasi yang terus berkembang membawa perubahan besar dalam tatanan industri dan kehidupan masyarakat. Konsep society 5.0 yang dihasilkan dari revolusi industri 4.0 berfokus pada penggunaan teknologi dan komunikasi untuk mneyelesaikan permasalahan sosial dan menciptakan keberlanjutan yang lebih baik. Komunikasi dalam society 5.0 dianggap penting, terutama dalam konteks pengembangan teknologi dan trasnformasi digital. Masyarakat dalam era society 5.0 mulai mengubah metode komunikasi mereka, dan perubahan komunikasi dalam masyarakat dapat dilihat dengan jelas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kepustakaan, dengan mencari serta mengumpulkan data dari berbagai dokumen tertulis maupun elektronik. Hasil penelitian menunjukan bahwa komuniikasi massa memiliki efek positif dan negatif, dan tentunya masyarakat harus mempelajari literatur media sehingga dapat memfilter informasi yang diterima agar dapat memahami dan mengindentifikasi kualitas isi pesan yang diterima dan dengan pengembangan teknologi dan transformasi digital diharapkan masyarakat dapat menciptakan masyarakat yang inklusif, berkelanjutan dan inovatif.
Evolusi Pertanian Di Era Society 5.0 Satria Yuda Setiawan; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 11 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i112022p516-521

Abstract

This research discusses the readiness of Indonesian agriculture to face the Society 5.0 era. Agriculture is an important sector that provides food for humans worldwide, including Indonesia. However, agriculture in Indonesia is facing challenges in facing the super-smart society. This study used qualitative descriptive analysis methods by collecting and evaluating quality and relevant references with certain criteria. The results showed that Indonesian agriculture needs to prepare for several aspects such as the use of new technology, improving the quality of human resources, implementing environmentally friendly farming practices, and increasing target markets to face existing challenges. If Indonesian agriculture is ready to face the Society 5.0 era properly, the agricultural sector will become more productive and sustainable in the future to support the sustainability of human life. Penelitian ini membahas mengenai kesiapan pertanian Indonesia dalam menghadapi era Society 5.0. Pertanian merupakan sektor penting yang menyediakan makanan bagi manusia di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Namun, pertanian di Indonesia dihadapkan pada tantangan untuk menghadapi masyarakat super pintar. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan mengumpulkan dan mengevaluasi referensi berkualitas dan relevan dengan kriteria tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian Indonesia perlu mempersiapkan beberapa aspek seperti penggunaan teknologi baru, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, mengimplementasikan praktik pertanian yang ramah lingkungan, dan meningkatkan target pasar untuk menghadapi tantangan yang ada. Jika pertanian Indonesia siap menghadapi era Society 5.0 dengan matang, maka sektor pertanian akan menjadi lebih produktif dan berkelanjutan di masa depan untuk mendukung keberlangsungan hidup umat manusia.
Review: Algoritma Klasifikasi pada Pengenalan Pola Citra Prayoga Bagas Ariya Wibawa; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i122022p557-565

Abstract

The classification algorithm is a technique in the field of machine learning and data mining that is used to group test data based on previously mapped training data. Pattern recognition can also be classified, but not all classification algorithms can perform pattern recognition. An algorithm or classification method that can perform image recognition is that in the Artificial Neural Network method there is a Learning Vector Quantization algorithm which has the advantage of being able to summarize the data set into small and the disadvantage is that it requires calculating all attributes and Fuzzy Neural Network which has, in Lazy Learner is K-Nearest Neighbor which has the advantage of being tough against noise and the disadvantage of needing to determine the value of k and the Template Matching method which is the simplest method, has high accuracy but has the disadvantage of large computational costs if the templates used are quite diverse. With the advantages and disadvantages of the methods previously mentioned, the researcher chose to compare the algorithms or methods of Learning Vector Quantization and Template Matching to be able to see how much accuracy and computational level to recognize an object of research. Algoritma klasifikasi adalah salah satu teknik pada bidang machine learning dan data mining yang digunakan untuk mengelompokkan data uji berdasarkan data latih yang sebelumnya sudah dipetakan. Pengenalan pola juga bisa di klasifikasikan tetapi tidak semua algoritma klasifikasi dapat melakukan pengenalan pola. Algoritma atau metode klasifikasi yang dapat melakukan pengenalan citra adalah pada metode Jaringan Syaraf Tiruan terdapat algoritma Learning Vector Quantization yang memiliki kelebihan mampu meringkas data set menjadi kecil dan kekurangan diperlukan perhitungan seluruh atribut dan Fuzzy Neural Network dimana mempunyai, pada Lazy Learner adalah K-Nearest Neighbor yang mempunyai kelebihan tangguh terhadap noise dan kekurangan perlu menentukan nilai k dan metode Template Matching yang merupakan metode paling simpel, memiliki akurasi yang tinggi tetapi memiliki kekurangan biaya komputasi yang besar jika template yang digunakan cukup beragam. Dengan kelebihan dan kekurangan dari metode – metode yang telah disebutkan sebelumnya, peneliti memilih membandingkan algoritma atau metode dari Learning Vector Quantization dan Template Matching untuk dapat melihat berapa besar akurasi dan tingkat komputasi untuk mengenali sebuah objek penelitian.
Cerdas Berteknologi sebelum datangnya Society 5.0 Bagas Rajendra Rakha Pradityo; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i122022p566-569

Abstract

The purpose of this research was to raise awareness to the public that it is very important to be wise or good at using technology for future generations. This research will be carried out using observational research methods on several social media. random or whatever because the main goal is to find users who use digital technology wisely. The purpose of this research itself is to see how far Indonesians understand and understand the functions of the technology they use. Dibuatnya penelitian ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa bijak atau pandai menggunakan teknologi untuk generasi kedepan tergolong sangat penting, Penelitian ini akan dilakukakn dengan metode penelitian observasi di beberapa media sosial, untuk sampel data sendiri akan diambil secara acak, untuk tema yang peneliti ambil bisa random atau apa saja karna tujuan utamanya mencari pengguna yang menggunakan teknologi digital dengan bijak. tujuan dari penelitian ini sendiri adalah untuk melihat sejauh mana orang indonesia mengertidan faham fungsi dari teknologi yang mereka pakai ini.
Indonesia Berpetualang ke Dunia Digital: Society 5.0 Mikel Ega Wijaya; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i122022p570-575

Abstract

Society 5.0 offers a platform where technology and innovation can enhance societal well-being by utilizing data and artificial intelligence to solve social issues. In the era of Society 5.0, Indonesia is faced with technology that enables virtual access as if it were physical access. AI based on big data and robots are utilized to support human labor in Society 5.0 technology. In this "new" world, digitalization, virtuality, and continuous internet access have become common for most of the world's population. In the face of the digital era and rapid technological advancements, Indonesia needs to act. As a country with the world's largest population, it is crucial for Indonesia to utilize technology and innovation to improve the quality of life and societal well-being. Despite these challenges, Indonesia also has enormous potential to utilize technology and innovation in various sectors such as education, healthcare, and agriculture. Therefore, a joint effort between the government, industry, and society is needed to overcome these challenges and accelerate digital transformation in Indonesia to achieve maximum benefit from the potential of Society 5.0 in Indonesia. Society 5.0 menawarkan di mana teknologi dan inovasi dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan menggunakan data dan kecerdasan buatan untuk memecahkan masalah sosial. Dalam era Society 5.0, Indonesia berhadapan dengan teknologi yang memungkinan akses ke tempat virtual seakan-akan seperti akses ke tempat fisik. AI berbasis big data dan robot digunakan untuk memberikan dukungan pada pekerjaan manusia. dalam teknologi Society 5.0. Di dunia "baru" ini, digitalisasi, virtualitas, dan akses internet yang terus-menerus telah menjadi hal yang umum bagi sebagian besar populasi dunia. Di hadapan era digital dan perkembangan teknologi yang pesat, Indonesia perlu mengambil tindakan. Sebagai sebuah negara yang memiliki populasi jumlah penduduk terbesar di dunia, dalam memanfaatkan teknologi dan inovasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakatnya.Namun dibalik tantangan tersebut, Indonesia juga memiliki potensi besar pada pemanfaatan teknologi dan inovasi dalam berbagai sektor seperti pendidikan, kesehatan dan pertanian. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya bersama antara pemerintah, industri, dan masyarakat untuk mengatasi tantangan tersebut dan mempercepat transformasi digital di Indonesia agar dapat meraih manfaat maksimal dari Potensi Society 5.0 di Indonesia.
Kolaborasi Artificial Intelligence dalam Peningkatan Kebutuhan Bisnis di Era Society 5.0 Muhammad Ghazi Mubarokah; Aji Wibawa
Jurnal Inovasi Teknologi dan Edukasi Teknik Vol. 2 No. 12 (2022)
Publisher : Universitas Ngeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um068v2i122022p576-580

Abstract

Society 5.0 is people who can solve problems and challenges by using various technology-oriented innovations born in the 4.0 era, in this era where a large amount of information is accumulated from sensors in physical space in virtual space. An example is artificial intelligence. In this study, library research methods or also called library research were used. Literary study is a series of activities related to methods of collecting literature, reading, and processing research materials. The keyword search results found several academic journals and books related to the research question. There are a total of 10 resources in the source library, including: 4 scientific articles, 2 books, 2 essays, 2 online articles, all available online. This research resulted in several conclusions that AI collaboration with Society 5.0 has many advantages and disadvantages because Society 5.0 itself is an era where users do not compete with AI, but instead support technology and human resources that are mutually sustainable. Society 5.0 adalah orang yang mampu memecahkan masalah dan tantangan dengan berbagai inovasi berbasis teknologi yang lahir di era 4.0 dimana sensor di ruang fisik mengumpulkan informasi dalam jumlah besar di ruang virtual. Contohnya adalah kecerdasan buatan. Penelitian ini menggunakan metode riset kepustakaan atau library research. Penelitian kepustakaan merupakan kegiatan yang berkaitan dengan metode pengumpulan literatur. Di bawah istilah pencarian ini Anda akan menemukan beberapa jurnal ilmiah dan buku tentang pertanyaan penelitian. Pustaka sumber daya memiliki total 10 sumber daya termasuk: 4 artikel ilmiah, 2 buku, 2 esai, 2 artikel online, semuanya tersedia online. Kajian ini menghasilkan beberapa kesimpulan bahwa kerjasama AI dengan Society 5.0 memiliki banyak keuntungan dan kerugian, karena Society 5.0 sendiri merupakan era dimana pengguna tidak bersaing dengan AI tetapi dengan dukungan teknologi berkelanjutan dan sumber daya manusia saling bersaing.