Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

GROWING THE SPIRIT OF PATRIOTISM THROUGH CULTURAL ACTIVITIES Nuning Nurma Dewi; Niswatin Niswatin
Ecopreneur.12 Vol 6, No 1 (2023): April 2023
Publisher : Universitas Maarif Hasyim Latif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51804/econ12.v6i1.11209

Abstract

One of the efforts to defend the Unitary State of the Republic of Indonesia is to instill patriotism in the younger generation. This effort can be done through educational institutions so that it can be measured. The unstoppable influence of foreign culture can be anticipated by introducing local culture. This study aims to reveal regional culture as a medium to foster a spirit of patriotism in the younger generation. The urgency and contribution of this research is to promote the spirit of patriotism through cultural activities. This qualitative research uses data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The data analysis technique uses interactive data analysis by Miles and Huberman. The results showed that through cultural activities in the form of Kupang dance and a folk song entitled re kayo rek, they were able to foster an attitude of patriotism, namely being proud as a citizen of Sidoarjo, knowing the meaning and meaning of the Kupang dance, knowing the importance of the song re kayo rek. 
Penguatan Pemahaman Siswa terhadap Tiga Dosa Besar Dunia Pendidikan dengan Pendekatan Emotional Demonstration di Community Learning Centre HANIM Katon Galih Setyawan; Kusnul Khotimah; Ali Imron; Agung Stiawan; Niswatin Niswatin
ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2025): ABDI UNISAP: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : UPT Publikasi dan Penerbitan Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59632/abdiunisap.v3i1.398

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman siswa dan guru di Community Learning Centre (CLC) Hanim, Kota Kinabalu, Malaysia, mengenai tiga dosa besar dalam dunia pendidikan, yaitu perundungan (bullying), intoleransi, dan kekerasan seksual. Sasaran kegiatan adalah siswa jenjang SMP dan guru yang bertugas di CLC tersebut. Metode pelaksanaan PKM dilakukan secara partisipatif dan edukatif melalui pendekatan emotional-demonstratif (emodemo), yang dikemas dalam rangkaian kegiatan berupa pretest, pemberian materi tematik, praktik emodemo, dan posttest. Materi yang disampaikan mencakup pengenalan konsep tiga dosa besar pendidikan, pelatihan mengidentifikasi kasus yang relevan, dan ajakan untuk menghapus praktik-praktik kekerasan dalam konteks pendidikan, termasuk isu pekerja anak. Hasil pretest menunjukkan tingkat pemahaman awal siswa masih relatif rendah dengan rata-rata skor 32,6. Setelah mengikuti kegiatan, hasil posttest menunjukkan peningkatan signifikan dengan rata-rata skor 73,6. Peningkatan ini menunjukkan bahwa pendekatan yang digunakan berhasil dalam menyampaikan materi dan membangun kesadaran siswa. Kegiatan PKM ini menyimpulkan bahwa penyampaian nilai-nilai pendidikan antikekerasan melalui metode emodemo mampu membentuk pemahaman dan sikap positif siswa terhadap isu-isu krusial dalam dunia pendidikan. Selain itu, keterlibatan guru dalam kegiatan ini berpotensi mendorong keberlanjutan program melalui integrasi materi ke dalam proses pembelajaran reguler. PKM ini memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan budaya sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan.