Nugroho Wisnu Murti
Universitas Dharma AUB Surakarta

Published : 8 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

OVER-REACTION ATAUKAH FALSE-SIGNAL PADA INDIKATOR STOCHASTIC? Nugroho Wisnu Murti; Titik Setyaningsih; Indriyana Widyastuti
EKUITAS (Jurnal Ekonomi dan Keuangan) Vol 7 No 2 (2023): June
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STIESIA) Surabaya(STIESIA) Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24034/j25485024.y2023.v7.i2.4746

Abstract

Artikel ini menguji efektivitas penggunaan indikator stochastic dalam technical analysis dalam trading saham (swing trade). Indikator tersebut penting untuk diuji dengan mempertimbangkan bahwa keputusan beli saham untuk tujuan investasi (value investing) juga memerlukan teknikal analisis untuk mengetahui kewajaran harga saham. Observasi dilakukan terhadap dua tahun fluktuasi harga saham pada seluruh emiten di Indonesia yang relatif paling stabil dan pada nilai tertinggi selama 10 tahun terakhir. Dengan demikian, efek volatilitas harga yang terlalu tinggi telah dikendalikan. Data diperoleh secara manually data collecting dengan mentabulasi sinyal yang dihasilkan dari indikator teknikal analisis stochastic berupa sinyal yang menunjukkan harga diprediksi akan naik atau sebaliknya untuk mengestimasi return saham dengan menggunakan analisis balance panel regression. Penelitian ini menemukan bahwa terdapat potensi sinyal yang salah dari indikator stochastic untuk mengestimasi return saham. Kesimpulan ini robust dengan estimasi pada abnormal return bahkan pada analisis terhadap tiga sub sampel penelitian (90 hari observasi terhadap estimasi abnormal return mulai dari 2 januari tahun t yang dibagi menjadi tiga masa observasi). Sesungguhnya penelitian ini mencurigai potensi salah sinyal tersebut karena fenomena over-reaction. Akan tetapi, fenomena over-reaction tersebut tidak ditemukan pada observasi. Sehingga, hal tersebut menjadi robustness test kedua pada penelitian ini untuk memperkuat kesimpulan.
Limbah Minyak Goreng Sebagai Bahan Dasar Pebuatan Lilin Aromaterapi Indriyana Widyastuti; Saptani Rahayu; Nugroho Wisnu Murti; Nunuk Herawati; Endang Brotojoyo
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1973

Abstract

Limbah minyak goreng (jelantah) merupakan salah satu limbah rumah tangga yang sering kali dibuang sembarangan, sehingga berpotensi mencemari lingkungan, khususnya tanah dan air. Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk membuka wawasan ibu-ibu PKK di Dukuh Mangurejo, Desa Ngresep, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali. tentang bagaimana memanfaatkan minyak bekas (jelantah) yang sangat membahayakan kesehatan bila digunakan berkali-kali, yang juga akan merusak lingkungan bila dibuang sembarangan  . Metode yang digunakan adalah sosialisasi pemanfaatan limbah minyak goreng dan manfaat lilin aroma terapi serta praktek pembuatan lilin aroma terapi dari minyak goreng bekas . Hasil dari kegiatan ini ibu-ibu sangat tertarik dan menginginkan kembali pelatihan yang serupa dengan jenis lilin dan aroma berbeda.
Penguatan Kapasitas Guru sebagai Agen Literasi Keuangan dan Perlindungan Generasi Muda dari Pinjaman Online Ilegal melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Nugroho Wisnu Murti; Setyani Sri Haryanti; Indriyana Widyastuti; Saptani Rahayu; Nunuk Herawati
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2185

Abstract

Perkembangan yang yang cukup massif tentang pinjaman online ilegal menjadi ancaman serius bagi generasi muda Indonesia yang disarkan pada dengan data OJK yang menunjukkan bahwa hampir 74% korban pinjol ilegal berasal dari kelompok usia muda dan lebih dari 72 ribu anak di bawah usia 19 tahun. Guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah, namun belum semua guru memiliki pemahaman yang memadai tentang literasi keuangan dan bahaya pinjol ilegal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk lebih dapat mendorong guru secara optimal dapat memberikan pengendalian sejak dini kepada peserta didik terkait dengan potensi terjebaknya terhadap pinjol illegal. Tahap PKM ini dilakukan dalam tiga tahapan: identifikasi kebutuhan (pretest dan koordinasi dengan OJK), pelatihan dengan narasumber dari OJK dan tim PKM perguruan tinggi, serta evaluasi melalui posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru yang signifikan, dengan rata-rata nilai pretest 8,37 meningkat menjadi 8,82 pada posttest, dan jumlah peserta dengan nilai sempurna (10) meningkat dari 46,3% menjadi 60,5%. Meskipun demikian, masih terdapat sebagian kecil peserta yang memerlukan pendampingan intensif lanjutan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan literasi keuangan bagi guru efektif dalam meningkatkan kapasitas mereka sebagai pelopor literasi keuangan dan pelindung generasi dari pinjol ilegal, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.
Peningkatan Kapasitas UMKM dalam Pemanfaatan Marketplace Digital melalui Pendekatan Partisipatif dan Pendampingan Langsung Saptani Rahayu; Nugroho Wisnu Murti; Indriyana Widyastuti; Edi Suhardi; Denny Mahendra
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2063

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, namun masih menghadapi keterbatasan dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan omzet penjualan akibat rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Salah satu solusi yang potensial adalah pemanfaatan marketplace digital, meskipun implementasinya di kalangan UMKM belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan marketplace digital secara efektif melalui pendekatan partisipatif dan pendampingan langsung. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, dengan melibatkan 46 pelaku UMKM. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap, yaitu identifikasi kebutuhan dan wawancara awal, pelatihan teknis pemanfaatan marketplace, pendampingan implementasi, serta penyusunan laporan dan rekomendasi. Materi pelatihan mencakup pengelolaan toko digital, strategi promosi daring, penentuan harga, serta optimalisasi konten produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola pemasaran daring secara lebih sistematis. Temuan ini mengindikasikan bahwa kendala utama UMKM terletak pada literasi digital dan konsistensi pengelolaan toko daring, bukan pada akses platform. Kegiatan ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan, penguatan strategi konten digital, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM.
Mekanisme Perilaku Individu dalam Respons Kebijakan Fiskal: Mental Accounting, Pertumbuhan Ekonomi dan Kenaikan Tarif Pajak Pertambahan Nilai Hilda Putri Aprilia; Nugroho Wisnu Murti
Excellent Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/exc.v12i2.2092

Abstract

This study examines the role of mental accounting in the relationship between a Value-Added Tax (VAT) rate increase and consumer purchasing power (a key driver of economic growth). Surveying an academic community, this study find mental accounting does not moderate this relationship in the full sample. Contrary to classical theory, the VAT increase is associated with higher purchasing power, a finding more consistent with scarcity theory. Nevertheless, split-sample analysis reveals a nuanced dynamic. Mental accounting emerged as a significant moderating variable, but its effects operated in opposite directions depending on gender. These results demonstrate the complex behavioral responses to fiscal policy and highlight the need for policy design that accounts for individual heterogeneity to ensure targeted effectiveness.
Nilai Perusahaan dan Perencanaan Pajak: Systematic Literature Review dengan Obyek Penelitian pada Perusahaan Terbuka Sektor Konsumsi di Indonesia Stefanie Febrianti Andreas; Nugroho Wisnu Murti; Saptani Rahayu
Excellent Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/exc.v13i1.2209

Abstract

This article synthesizes 15 empirical studies to identify research gaps on the relationship between tax planning and firm value in the Indonesian consumer staples sector. The synthesis reveals that only two articles explicitly examine the direct effect of tax planning on firm value. Yielding contradictory results (negative significant vs positive significant moderated by transparency), thus no consistent pattern is found. Most articles position tax planning merely as a control variable, while profitability emerges as the most dominant and consistently positive determinant. Consequently, this study identifies several contextual variables that should be considered in future research, including leverage, capital structure, liquidity, solvability, firm size, investment decisions, and managerial ownership. The dominant theoretical foundations are Signaling Theory and Agency Theory, opening opportunities for further studies to develop more integrated models that incorporate these contextual variables through model development, sector expansion, or theoretical integration
Apakah Efek Media Sosial dalam Aktivitas Perdagangan Saham di Indonesia Berlaku pada Jenis Saham? Systematic Literature Review Risti Herliana; Nugroho Wisnu Murti; Indriyana Widyastuti
Excellent Vol 13, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/exc.v13i1.2210

Abstract

This study synthesizes empirical evidence on the relationship between social media and stock trading activity in Indonesia, examining whether the effect applies uniformly across all stocks or varies by stock characteristics. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted using Publish or Perish on Google Scholar with the keywords "Media Sosial" and "Saham," yielding 9 articles after screening. The synthesis reveals three key findings. First, empirical results are inconsistent across studies. Second, no research has specifically examined how stock characteristics, such as market capitalization, liquidity, or industry sector—moderate the relationship; all studies treat stocks homogeneously. Third, the dominant theoretical frameworks are the Theory of Planned Behavior and the Theory of Reasoned Action, yet none incorporate firm characteristics. These findings suggest that social media effects may vary by stock characteristics, though further research is needed to confirm this gap.
Penguatan Kapasitas Guru sebagai Agen Literasi Keuangan dan Perlindungan Generasi Muda dari Pinjaman Online Ilegal melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Nugroho Wisnu Murti; Setyani Sri Haryanti; Indriyana Widyastuti; Saptani Rahayu; Nunuk Herawati
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2185

Abstract

Perkembangan yang yang cukup massif tentang pinjaman online ilegal menjadi ancaman serius bagi generasi muda Indonesia yang disarkan pada dengan data OJK yang menunjukkan bahwa hampir 74% korban pinjol ilegal berasal dari kelompok usia muda dan lebih dari 72 ribu anak di bawah usia 19 tahun. Guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah, namun belum semua guru memiliki pemahaman yang memadai tentang literasi keuangan dan bahaya pinjol ilegal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk lebih dapat mendorong guru secara optimal dapat memberikan pengendalian sejak dini kepada peserta didik terkait dengan potensi terjebaknya terhadap pinjol illegal. Tahap PKM ini dilakukan dalam tiga tahapan: identifikasi kebutuhan (pretest dan koordinasi dengan OJK), pelatihan dengan narasumber dari OJK dan tim PKM perguruan tinggi, serta evaluasi melalui posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru yang signifikan, dengan rata-rata nilai pretest 8,37 meningkat menjadi 8,82 pada posttest, dan jumlah peserta dengan nilai sempurna (10) meningkat dari 46,3% menjadi 60,5%. Meskipun demikian, masih terdapat sebagian kecil peserta yang memerlukan pendampingan intensif lanjutan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan literasi keuangan bagi guru efektif dalam meningkatkan kapasitas mereka sebagai pelopor literasi keuangan dan pelindung generasi dari pinjol ilegal, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.