Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perizinan usaha sebagai kepastian hukum pelaku umkm di desa karang pelem kec. Masaran Kabupaten sragen Edi Suhardi; Mulyadi Mulyadi; Endah Nawangsasi; Endang Saryanti; Setyani Sri Haryanti
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1991

Abstract

Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini untuk menumbuhkan pengembangan berfikir terhadap pentingnya pelaku UMKM memiliki Legalitas Usaha jenis NIB (Nomor Induk Berusaha) agar usaha pelaku UMKM dapat lebih berkembang dan kendala-kendalanya dapat teratasi. Legalitas usaha merupakan suatu standar yang dimiliki oleh pelaku usaha dimana setiap usaha hendaklah memiliki suatu legalitas supaya dapat menjamin usahanya. Tuntutan itu yang menjadi masalah karena masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki Legalitas Usaha. Masih banyak Banyak ditemukan pelaku Usaha Kecil dan Menengah yang belum memiliki Ijin Usaha, dikarenakan ketidaktahuan proses untuk mendapatkan Ijin Usaha. Dan juga dianggap terlalu rumit dan berbiaya besar. Juga hal yang membuat pelaku UMKM mengurungkan niat untuk membuat Legalitas Usaha seperti kurangnya Sosialisasi atau takut jika terkena pajak sedangkan usahanya masih sektor mikro. Maka Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharma AUB Surakarta dibantu mahasiswa KKN mengadakan Sosialisasi kepada pelaku UMKM di desa Karangpelem kabupaten sragen berupa  Legalitas Usaha yang bekerjasama dengan CV Rafinda. Hasil setelah diadakan sosialisasi kepada pelaku UMKM ternyata ada perubahan pola pikir dimana awalnya dianggap susah dan berbiaya besar ternyata mudah, maka sedikit demi sedikit mereka saling menyadari pentingnya Legalitas Usaha untuk mengembangkan usahanya.
Peningkatan Kapasitas UMKM dalam Pemanfaatan Marketplace Digital melalui Pendekatan Partisipatif dan Pendampingan Langsung Saptani Rahayu; Nugroho Wisnu Murti; Indriyana Widyastuti; Edi Suhardi; Denny Mahendra
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2063

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian nasional, namun masih menghadapi keterbatasan dalam memperluas akses pasar dan meningkatkan omzet penjualan akibat rendahnya pemanfaatan teknologi digital. Salah satu solusi yang potensial adalah pemanfaatan marketplace digital, meskipun implementasinya di kalangan UMKM belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan marketplace digital secara efektif melalui pendekatan partisipatif dan pendampingan langsung. Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen, dengan melibatkan 46 pelaku UMKM. Metode pelaksanaan terdiri atas empat tahap, yaitu identifikasi kebutuhan dan wawancara awal, pelatihan teknis pemanfaatan marketplace, pendampingan implementasi, serta penyusunan laporan dan rekomendasi. Materi pelatihan mencakup pengelolaan toko digital, strategi promosi daring, penentuan harga, serta optimalisasi konten produk. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola pemasaran daring secara lebih sistematis. Temuan ini mengindikasikan bahwa kendala utama UMKM terletak pada literasi digital dan konsistensi pengelolaan toko daring, bukan pada akses platform. Kegiatan ini merekomendasikan pendampingan berkelanjutan, penguatan strategi konten digital, dan kolaborasi lintas pemangku kepentingan untuk mendukung peningkatan daya saing dan keberlanjutan UMKM.
DIGITALISASI UMKM BERBASIS MARKETPLACE HYBRID BLANJADIPOS SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN LITERASI DAN AKSES PASAR DI KECAMATAN GEMOLONG, KABUPATEN SRAGEN Nani Irma Susanti; Adi Penawan; Rina Ani Sapariyah; Edi Suhardi; Saptani Rahayu
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 8 No. 1 (2026): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v8i1.19161

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini dilaksanakan untuk mengatasi rendahnya literasi digital dan keterbatasan akses pasar pelaku UMKM di Kecamatan Gemolong, Kabupaten Sragen. Tujuannya adalah meningkatkan kapasitas digital dan memperluas jangkauan pemasaran produk melalui penerapan Marketplace Hybrid BLANJAdiPOS, sebuah model integratif yang menggabungkan sistem penjualan daring dan luring berbasis jejaring Kantor Pos. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, pelatihan, dan praktik langsung (learning by doing) yang melibatkan 30 pelaku UMKM dari sektor kuliner, kerajinan, dan pertanian. Evaluasi dilakukan menggunakan observasi, kuesioner pra dan pascakegiatan, serta refleksi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata literasi digital sebesar 97%, dengan 80% peserta berhasil mengunggah produk ke platform BLANJAdiPOS. Selain itu, kegiatan ini menumbuhkan motivasi dan kolaborasi antar pelaku usaha, Perguruan tinggi, BlanjaDi Pos dan harapannya dengan BumDes dalam memanfaatkan teknologi digital sebagai sarana pengembangan usaha. Penerapan model marketplace hybrid berbasis komunitas ini terbukti efektif dalam memperkuat kapasitas ekonomi digital masyarakat desa dan dapat direplikasi sebagai strategi pemberdayaan UMKM berkelanjutan di wilayah pedesaan Indonesia.