Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Upskill Digital Entrepreneurship Sebagai Strategi Bertahan Usaha Mikro Wilayah Nusukan Banjarsari Paska Pandemik Covid-19” Endah Nawangsasi; Denny Mahendra; Setyani Sri Haryanti
WASANA NYATA Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i2.1307

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini berkaitan dengan permasalahan makro terkait pandemik yang berimbas kepada usaha mikro di wilayah Nusukan Banjarsari Surakarta. Peserta dari kegiatan ini adalah pelaku usaha mikro yang sebagian besar adalah ibu-ibu PKK di Kelurahan Nusukan , Pengurus Bank Sampah Kelurahan Nusukan Sub Ekonomi Kreatif dan Karang Taruna RW di Nusukan. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanalan oleh tim pengabdian masyarakat STIE AUB  pada pertengahan bulan pada 23 Mei 2021 di salah satu Rumah Pengurus RW di Nusukan. Permasalahan pengembangan keahlian di bidang bisnis digital di Kelurahan Nusukan membutuhkan tindak lanjut dalam pengembangannya. Walaupun masyarakat sudah memiliki gadget pendukung seperti HP dalam usahanya namun perlu sekali peningkatan literasi digital untuk mengelaborasi kemampuan bisnisnya. Hal tersebut dimaksudkan agar nilai tambah dalam memberikan pelayanan usaha dapat meningkat. Melalui Tim Pengabdian masyarakat STIE AUB Surakarta pemberdayaaan masyarakat dilakukan dengan metode workshop pelatihan tentang Peningkatan Kompetensi Digital untuk mendukung kewirausahaan digital (e-entrepreneurship) yang diawali dengan memperbanyak literasi digital.  Pemberdayaan ini disamping dapat meningkatkan kompetensi digital diharapkan juga dapat mendukung kegiatan usaha mikro sehingga di era pandemik ini pendapatan masyarakat juga turut meningkat. Mengikuti perkembangan jaman saat ini yang menerapkan sistem online, pelatihan ini juga melatih masyarakat untuk selalu melek tekhnologi. Setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan pada warga masyarakat di Kelurahan Nusukan harapannya dapat meningkatkan kompetensi digital dan menambah kreasi dalam melakukan kegiatan usaha yang dipasarkan secara online melalui media sosial
Upskill Digital Entrepreneurship Sebagai Strategi Bertahan Usaha Mikro Wilayah Nusukan Banjarsari Paska Pandemik Covid-19” Endah Nawangsasi; Denny Mahendra; Setyani Sri Haryanti
WASANA NYATA Vol 6, No 2 (2022)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v6i2.1307

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini berkaitan dengan permasalahan makro terkait pandemik yang berimbas kepada usaha mikro di wilayah Nusukan Banjarsari Surakarta. Peserta dari kegiatan ini adalah pelaku usaha mikro yang sebagian besar adalah ibu-ibu PKK di Kelurahan Nusukan , Pengurus Bank Sampah Kelurahan Nusukan Sub Ekonomi Kreatif dan Karang Taruna RW di Nusukan. Pengabdian Masyarakat ini dilaksanalan oleh tim pengabdian masyarakat STIE AUB  pada pertengahan bulan pada 23 Mei 2021 di salah satu Rumah Pengurus RW di Nusukan. Permasalahan pengembangan keahlian di bidang bisnis digital di Kelurahan Nusukan membutuhkan tindak lanjut dalam pengembangannya. Walaupun masyarakat sudah memiliki gadget pendukung seperti HP dalam usahanya namun perlu sekali peningkatan literasi digital untuk mengelaborasi kemampuan bisnisnya. Hal tersebut dimaksudkan agar nilai tambah dalam memberikan pelayanan usaha dapat meningkat. Melalui Tim Pengabdian masyarakat STIE AUB Surakarta pemberdayaaan masyarakat dilakukan dengan metode workshop pelatihan tentang Peningkatan Kompetensi Digital untuk mendukung kewirausahaan digital (e-entrepreneurship) yang diawali dengan memperbanyak literasi digital.  Pemberdayaan ini disamping dapat meningkatkan kompetensi digital diharapkan juga dapat mendukung kegiatan usaha mikro sehingga di era pandemik ini pendapatan masyarakat juga turut meningkat. Mengikuti perkembangan jaman saat ini yang menerapkan sistem online, pelatihan ini juga melatih masyarakat untuk selalu melek tekhnologi. Setelah dilaksanakan kegiatan pelatihan pada warga masyarakat di Kelurahan Nusukan harapannya dapat meningkatkan kompetensi digital dan menambah kreasi dalam melakukan kegiatan usaha yang dipasarkan secara online melalui media sosial
Dari Konvensional ke Digital: Edukasi dan Pendampingan Pemasaran UMKM Melalui Aplikasi PosPay di Kecamatan Masaran, Sragen Yenni Khristiana; Setyani Sri Haryanti; Endah Nawangsasi; Galih Wisnu Wardana; Anggoro Panji Nugroho
WASANA NYATA Vol 9, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i2.2074

Abstract

Perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi pelaku UMKM untuk memperluas jangkauan pasar. Namun, masih banyak UMKM yang belum memanfaatkan platform digital secara optimal dalam memasarkan produknya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan pelaku UMKM di Kecamatan Masaran, Kabupaten Sragen melalui pelatihan digitalisasi pemasaran menggunakan aplikasi PosPay yang dikembangkan oleh PT Pos Indonesia. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis instalasi dan registrasi aplikasi, serta pendampingan pengunggahan produk ke platform. Kegiatan dilaksanakan pada 1 September 2025 di Kantor Kecamatan Masaran dengan melibatkan 30 pelaku UMKM, 3 dosen Universitas Dharma Aub Surakarta, dan 2 pendamping dari PT Pos Indonesia. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman pelaku UMKM tentang pemasaran digital sebesar 85%, dengan 27 dari 30 peserta berhasil mengunggah minimal satu produk ke aplikasi PosPay. Kegiatan ini memberikan dampak positif terhadap kemampuan pemasaran digital UMKM dan membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk lokal Sragen.
Perizinan usaha sebagai kepastian hukum pelaku umkm di desa karang pelem kec. Masaran Kabupaten sragen Edi Suhardi; Mulyadi Mulyadi; Endah Nawangsasi; Endang Saryanti; Setyani Sri Haryanti
WASANA NYATA Vol 9, No 1 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v9i1.1991

Abstract

Tujuan dilakukan pengabdian masyarakat ini untuk menumbuhkan pengembangan berfikir terhadap pentingnya pelaku UMKM memiliki Legalitas Usaha jenis NIB (Nomor Induk Berusaha) agar usaha pelaku UMKM dapat lebih berkembang dan kendala-kendalanya dapat teratasi. Legalitas usaha merupakan suatu standar yang dimiliki oleh pelaku usaha dimana setiap usaha hendaklah memiliki suatu legalitas supaya dapat menjamin usahanya. Tuntutan itu yang menjadi masalah karena masih banyak pelaku UMKM yang belum memiliki Legalitas Usaha. Masih banyak Banyak ditemukan pelaku Usaha Kecil dan Menengah yang belum memiliki Ijin Usaha, dikarenakan ketidaktahuan proses untuk mendapatkan Ijin Usaha. Dan juga dianggap terlalu rumit dan berbiaya besar. Juga hal yang membuat pelaku UMKM mengurungkan niat untuk membuat Legalitas Usaha seperti kurangnya Sosialisasi atau takut jika terkena pajak sedangkan usahanya masih sektor mikro. Maka Tim Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Dharma AUB Surakarta dibantu mahasiswa KKN mengadakan Sosialisasi kepada pelaku UMKM di desa Karangpelem kabupaten sragen berupa  Legalitas Usaha yang bekerjasama dengan CV Rafinda. Hasil setelah diadakan sosialisasi kepada pelaku UMKM ternyata ada perubahan pola pikir dimana awalnya dianggap susah dan berbiaya besar ternyata mudah, maka sedikit demi sedikit mereka saling menyadari pentingnya Legalitas Usaha untuk mengembangkan usahanya.
Penguatan Kapasitas Guru sebagai Agen Literasi Keuangan dan Perlindungan Generasi Muda dari Pinjaman Online Ilegal melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Nugroho Wisnu Murti; Setyani Sri Haryanti; Indriyana Widyastuti; Saptani Rahayu; Nunuk Herawati
WASANA NYATA Vol 10, No 1 (2026)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36587/wasananyata.v10i1.2185

Abstract

Perkembangan yang yang cukup massif tentang pinjaman online ilegal menjadi ancaman serius bagi generasi muda Indonesia yang disarkan pada dengan data OJK yang menunjukkan bahwa hampir 74% korban pinjol ilegal berasal dari kelompok usia muda dan lebih dari 72 ribu anak di bawah usia 19 tahun. Guru memiliki peran strategis sebagai agen perubahan di lingkungan sekolah, namun belum semua guru memiliki pemahaman yang memadai tentang literasi keuangan dan bahaya pinjol ilegal. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk lebih dapat mendorong guru secara optimal dapat memberikan pengendalian sejak dini kepada peserta didik terkait dengan potensi terjebaknya terhadap pinjol illegal. Tahap PKM ini dilakukan dalam tiga tahapan: identifikasi kebutuhan (pretest dan koordinasi dengan OJK), pelatihan dengan narasumber dari OJK dan tim PKM perguruan tinggi, serta evaluasi melalui posttest. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru yang signifikan, dengan rata-rata nilai pretest 8,37 meningkat menjadi 8,82 pada posttest, dan jumlah peserta dengan nilai sempurna (10) meningkat dari 46,3% menjadi 60,5%. Meskipun demikian, masih terdapat sebagian kecil peserta yang memerlukan pendampingan intensif lanjutan. Kegiatan ini menyimpulkan bahwa pelatihan literasi keuangan bagi guru efektif dalam meningkatkan kapasitas mereka sebagai pelopor literasi keuangan dan pelindung generasi dari pinjol ilegal, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat sekitar.
Pengaruh Perputaran Kas, Perputaran Piutang Dan Perputaran Utang Usaha Terhadap Profitabilitas Pada Perusahaan Tekstil/Garment Yang Terdaftar Di BEI 2021-2024 Nadia Febriyanti; Setyani Sri Haryanti
KELOLA Vol 12, No 2 (2025)
Publisher : STIE AUB Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh perputaran kas, perputaran piutang usaha dan utang usaha terhadap profitabilitas (ROA) pada perusahaan tekstil/garmen yang terdaftar di BEI tahun 2021-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan sampel 17 perusahaan, dipilih melalui teknik purposive sampling. Data sekunder diperoleh dari laporan keuangan tahunan yang dipublikasikan di BEI. Analisis data menggunakan regresi linier berganda.Hasil penelitian menunjukkan bahawa secara parsial perputaran piutang memilik pengaruh signifikan terhadap profitabilitas sedangkan perputaran piutang dan utang usaha memiliki pengaruh tidak signifikan terhadap profitabilitas. secara simultan perputaran perputaran kas, perputaran piutang usaha dan perputaran utang usaha berpengaruh tidak signifikan terhadap profitabilitas Hal ini didukung oleh nilai R Square yang kecil (0,083), menunjukkan bahwa hanya 8,3% variabel profitabilitas dijelaskan oleh model tersebut.