Adventina Putranti, Adventina
Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Sastra, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta

Published : 20 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Sintesis

KESEPADANAN MAKNA DALAM TERJEMAHAN LIRIK LAGU “PURA-PURA LUPA” KE DALAM “PRETEND TO FORGET” Adventina Putranti
Sintesis Vol 15, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v15i2.3192

Abstract

ABSTRAK Menerjemahkan lirik lagu memerlukan metode khusus karena ada beberapa batasan yang harus diperhatikan oleh seorang penerjemah. Beberapa hal yang harus diperhatikan seorang penerjemah dalam proses penerjemahan lirik lagu adalah mempertahankan ritme dan jumlah suku kata maupun ketukan dalam setiap baris liriknya. Metode penerjemahan puisi yang lebih banyak menekankan faktor eksternal dapat digunakan untuk mengatasi masalah ini, akan tetapi hal tersebut dapat menimbulkan permasalahan lain, di antaranya adalah kesepadanan makna. Dengan menggunakan salah satu lagu populer Indonesia yang berjudul “Pura-pura Lupa”, yang diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia menjadi “Pretend to Forget”, tulisan ini bermaksud membahas dampak metode penerjemahan lirik lagu pada kesepadanan makna teks terjemahan lirik lagu. Metode genre translation diterapkan dalam penelitian ini. Kata Kunci: kesepadanan makna, penerjemahan lirik lagu, “Pura-Pura Lupa”, “Pretend to Forget” ABSTRACT Translating song lyrics requires a special method because there are several limitations that a translator must pay attention to. Some things that must be considered by a translator in the process of translating song lyrics are maintaining the rhythm and the number of syllables and beats in each line of the lyrics. The method of translating poetry which emphasizes more on external factors can be used to overcome this problem, however this can cause other problems, including meaning equivalence. By using one of popular Indonesian songs, entitled “Pura-pura Lupa”, which is translated into “Pretend to Forget”, this paper intends to discuss the impact of the method of translating song lyrics on the meaning of the translation of the song lyrics. Genre Tranlation is applied in doing the analysis. Keywords: meaning equivalence, translating song lyrics, “Pura-Pura Lupa”, “Pretend to Forget”
STRATEGI PENERJEMAHAN SYAIR LAGU (DENGAN PEMBAHASAN SINGKAT TERJEMAHAN SYAIR LAGU I HAVE DECIDED TO FOLLOW JESUS KE DALAM MENGIKUT YESUS KEPUTUSANKU) Adventina Putranti
Sintesis Vol 13, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Sanata Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24071/sin.v13i2.2293

Abstract

Menerjemahkan syair lagu, seperti halnya menerjemahkan puisi dari suatu bahasa sumber ke dalam bahasa lain, memerlukan strategi khusus yang mempertimbangkan bukan saja aspek makna, tetapi juga aspek-aspek yang berkaitan dengan bentuk, seperti jumlah suku kata dalam setiap baris, maupun rimanya. Tulisan ini mengulas strategi penerjemahan syair lagu dengan menggunakan syair lagu rohani I Have Decided to Follow Jesus sebagai bahan pembahasannya. Dari hasil pembahasan, dapat disimpulkan bahwa berbagai strategi penerjemahan puisi diterapkan dalam penerjemahan syair lagu tersebut, khususnya strategi metris, literal, dan interpretasi.