Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimalisasi Digital Marketing Berbantuan E-Commerce Shopee untuk Pemberdayaan Ekonomi Kelompok Petani Bangunharjo Sragen Dhany Efita Sari; Seli Fatmahwati; Vinna Idamatus Silmi; Kurniawan Ari Saputro
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 7, No 1 (2023): April 2023
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v7i1.3048

Abstract

In the era of disruption 4.0, so as not to be eroded by ongoing technological developments, it is necessary to apply and understand technology in promotional activities so that it can help increase turnover and business expansion, especially among economic actors. The mushroom farmer group in Dukuh Bangunharjo, Jirapan Village, Sragen is one of the economic actors that has potential and needs to be developed. The method used is to provide direct assistance in creating and managing Shopee e-commerce accounts. Assistance is carried out for five times mentoring. The results of this activity show that the Bangunharjo farmer group still lacks knowledge about digital marketing, especially the use of Shopee sellers. From the results of the assistance it is evident that the Bangunharjo farmer group already understands the use and management of Shopee e-commerce as a media for promotion and sales. In addition, the Bangunharjo farmer group felt an increase in their skills on how to use various features at Shopee. After this mentoring activity, it is hoped that follow-up activities will be needed with ongoing coaching in using digital marketing effectively and optimally so that it can support marketing activities and increase sales of the Bangunharjo farmer group business.Di era disrupsi 4.0 agar tidak tergerus oleh perkembangan teknologi yang sedang terjadi maka diperlukan penerapan dan pemahaman teknologi dalam kegiatan promosi agar mampu membantu untuk meningkatkan omset dan perluasan usaha terutama dikalangan pelaku ekonomi. Kelompok tani jamur Dukuh Bangunharjo, Desa Jirapan, Sragen adalah salah satu pelaku ekonomi yang memiiki potensi dan perlu dikembangkan. Metode yang digunakan yaitu dengan memberikan pendampingan langsung pembuatan dan pengelolaan akun e-commerce  Shopee. Pendampingan dilakukan selama lima kali pendampingan. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa kelompok tani Bangunharjo masih minim pengethuan mengenai digital marketing terutama penggunaan Shopee seller. Dari hasil pendampingan terbukti bahwa kelompok tani Bangunharjo sudah memahami penggunaan dan pengelolaan e-commerce Shopee sebagai media promosi dan penjualan. Selain itu, kelompok tani Bangunharjo merasakan adanya peningkatan keterampilan tentang cara penggunaan berbagai fitur di Shopee. Setelah kegiatan pendampingan ini diharapkan perlunya kegiatan tindak lanjut dengan pembinaan berkelanjutan di dalam menggunakan pemasaran digital secara efektif dan optimal sehingga dapat mendukung kegiatan pemasaran dan meningkatkan penjualan usaha kelompok tani Bangunharjo.
Penguatan Keterampilan Guru dalam Implementasi Projek Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja di SMK Dhany Efita Sari; Joko Suwandi; Ramlee Mustapha; Tiara Tiara; Nadia Fauzi Asila; Seli Fatmahwati; Septi Setianingrum
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 8, No 2 (2024): Oktober 2024
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v8i2.4846

Abstract

                                                       ABSTRACTThis community service activity aims to enhance the skills and competencies of vocational high school (SMK) teachers in implementing the Student Profile Strengthening Project on Pancasila Values and Work Culture (P5BK), designed to provide tangible benefits for SMK stakeholders, particularly in fostering a strong work culture among students. The service model employed includes an intensive workshop followed by continuous training and mentoring for SMK teachers. The activity was conducted at SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar with 50 teachers participating from four major study areas: Accounting and Financial Institutions (AKL), Office Management and Administration (OTKP), Digital Business and Marketing, and Culinary Arts. The workshop involved hands-on training to strengthen teachers' understanding and skills in applying this project within the school environment. Based on program evaluation, 86% of participants demonstrated a strong understanding of the P5BK concepts and goals during the presentation phase. Furthermore, the training and mentoring phase revealed that 80% of participants felt prepared and capable of implementing P5BK in their teaching activities. These results indicate that the community service activity successfully increased teachers’ readiness to support the strengthening of the student profile on Pancasila values and the development of an applicable and relevant work culture at SMK.Keywords: project for strengthening pancasila student profiles, work culture, vocational school                                                           ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan kompetensi guru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam melaksanakan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Budaya Kerja (P5BK), yang dirancang untuk memberikan manfaat nyata bagi para pemangku kepentingan SMK, khususnya dalam membangun budaya kerja yang kuat di kalangan siswa. Model pengabdian yang digunakan meliputi workshop intensif yang diikuti dengan pelatihan dan pendampingan berkelanjutan bagi guru-guru SMK. Kegiatan ini dilaksanakan di SMK Muhammadiyah 2 Karanganyar dengan partisipasi 50 guru dari empat bidang studi utama: Akuntansi dan Keuangan Lembaga (AKL), Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran (OTKP), Bisnis Daring dan Pemasaran, serta Tata Boga. Workshop ini melibatkan pelatihan praktik untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan guru dalam menerapkan projek tersebut di lingkungan sekolah. Berdasarkan evaluasi program, 86% peserta menunjukkan pemahaman yang kuat terhadap konsep dan tujuan P5BK selama tahap penyampaian materi. Selain itu, pada tahap pelatihan dan pendampingan, 80% peserta merasa siap dan mampu melaksanakan P5BK dalam kegiatan pembelajaran mereka. Hasil ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat berhasil meningkatkan kesiapan guru dalam mendukung penguatan profil pelajar Pancasila serta pengembangan budaya kerja yang relevan dan aplikatif di SMK.Kata Kunci: proyek untuk penguatan profil pelajar pancasila, budaya kerja, sekolah menengah kejuruan