Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Mengoptimalkan Pemeliharaan Infrastruktur melalui Analisis Genangan Banjir di Graha Artha Residence Menggunakan Storm Water Management Model (SWMM) Nanda, Mahdika Putra; Rochman, Fatkhur; Abdulgani, Hamdani
Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 9 No. 1: April 2024
Publisher : Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan, IPB University and The Institut of ENgineering Indonesia (PII), Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jsil.9.1.71-82

Abstract

Kecamatan Sindang yang terletak di Kabupaten Indramayu, secara berulang mengalami genangan saat hujan terjadi, terutama di sepanjang saluran drainase di Perumahan Graha Artha Residence. Faktor utama pemicunya adalah perubahan lingkungan yang awalnya pada tahun 2015 merupakan lahan rawa yang berfungsi sebagai resapan air, mengakibatkan sistem drainase yang ada saat ini tidak dapat mengatasi secara efisien aliran air hujan yang tinggi dan sering mengakibatkan genangan, berdasarkan hal itu tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menganalisi saluran yang terdampak untuk periode 5 tahun dan 10 tahun kedepan mengunakan software SWMM. Berdasarkan hasil analisis data periode 5 tahun pada saluran di perumahan Graha Artha, terlihat bahwa genangan air mengalami variasi yang signifikan di berbagai lokasi, dengan durasi dan volume genangan yang berbeda-beda. Langkah-langkah pencegahan dan perbaikan dapat diambil, seperti perbaikan pada sistem drainase dan penerapan sistem retensi air. Selain itu, data periode ulang 5 dan 10 tahun menunjukkan temuan menonjol, seperti tinggi genangan yang signifikan di Blok E3, Blok E6, dan JL. Cendrawasih, serta potensi risiko banjir lebih besar di lokasi tersebut selama periode ulang 10 tahun. Meskipun Blok B1 memiliki total runoff yang lebih rendah, lama genangan yang cukup lama menunjukkan potensi masalah drainase. Oleh karena itu, penanganan yang terfokus dan adaptasi solusi yang sesuai dengan kondisi setiap lokasi sangat penting untuk mengurangi dampak banjir di wilayah Graha Artha Residence.
PELATIHAN PENGGUNAAN ALAT THEODOLITE UNTUK PEMBELAJARAN ILMU UKUR TANAH JURUSAN DESAIN PEMODELAN DAN INFORMASI BANGUNAN Nanda, Mahdika Putra; Abdulgani, Hamdani; Komarudin, Komarudin; Ghani, Faizal Surya
Jurnal Pengabdian Ibnu Sina Vol. 3 No. 2 (2024): Juli 2024
Publisher : LPPM Universitas Ibnu Sina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36352/j-pis.v3i2.791

Abstract

Pelatihan penggunaan theodolite sangat penting karena alat ini merupakan salah satu instrumen utama dalam ilmu ukur tanah dan pemetaan yang banyak digunakan dalam berbagai proyek teknik dan konstruksi. Penguasaan teknik pengukuran yang akurat dan efisien dengan theodolite dapat meningkatkan kualitas hasil survei, meminimalkan kesalahan, dan memastikan bahwa proyek konstruksi dapat berjalan dengan tepat sesuai rencana. Pelatihan ini difokuskan pada siswa kelas X DPIB 1 dan DPIB 2 untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam ilmu ukur tanah serta penggunaan theodolite. Berdasarkan survei awal, hanya sekitar 57.14% dari 35 siswa yang memiliki pemahaman memadai tentang penggunaan theodolite, menunjukkan kebutuhan untuk memperkuat pemahaman mereka melalui program pelatihan yang terstruktur dan interaktif. Metode penelitian yang digunakan dalam pelatihan ini adalah eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa 85.71% siswa memahami pengolahan data hasil pengukuran dengan baik, mengindikasikan tingkat pemahaman yang cukup tinggi di antara siswa terhadap materi tersebut. Keberhasilan pelatihan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan di dunia profesional, memungkinkan mereka untuk berkembang dalam bidang teknik dan konstruksi.
CALCULATION OF CO2 AND O2 NEEDS AS WELL AS CO2 ABSORPTION AND O2 PRODUCING IN ZONE 5 GREEN OPEN SPACES YOGYAKARTA STATE UNIVERSITY Mega Kurniawati; Retna Hidayah; Mahdika Putra Nanda; Ni Putu Diah A. Permanasuri
BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan Vol. 12 No. 1 (2024): Journal Balanga Edisi Januari-Juni 2024
Publisher : Jurusan Pendidikan Teknologi dan Kejuruan, FKIP, Universitas Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37304/balanga.v12i1.14459

Abstract

Carbon dioxide (CO2) produced by smoke can produce humans if there are no trees or green open spaces that can absorb CO2 and emissions resulting from human activities. Therefore, efforts to reduce air pollution such as CO2 gas in the campus environment, especially Zone 5 of Yogyakarta State University are ways to build green open spaces. This study suggests to calculate the amount of CO2 emitted and the amount of O2 needed in Zone 5 of Yogyakarta State University that emits emissions from vehicles that are channeled and breathed by humans equipped with functions that absorb CO2 and produce O2. The estimation results show that total CO2 emissions in Zone 5 of Yogyakarta State University in 2019 were 7,479,066 tons / year while the demand for O2 in Zone 5 of Yogyakarta State University in 2019 was 6,763,027 tons / year. So the ability of green open space to absorb CO2 is 3.070,1308 tons/ year and the ability to produce O2 is 131,807 tons / year
TINJAUAN PEMELIHARAAN IRIGASI BERDASARKAN PERSENTASE KERUSAKAN Studi Kasus Daerah Irigasi Pacal, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur Nanda, Mahdika Putra; Riswanto, Sigit; Suryono, Antonius
STABILITA || Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 12, No 1 (2024):
Publisher : Fakultas Teknik Jurusan Sipil Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55679/jts.v12i1.46744

Abstract

Penelitian mengenai sistem irigasi Pacal mengungkapkan kebutuhan penting untuk melakukan pemeliharaan guna menjaga agar fungsionalitasnya tetap optimal, dengan adanya 18,11% kerusakan kecil yang terdeteksi di sepanjang saluran dan bangunan, perawatan menjadi aspek yang kritis dalam memastikan efektivitas irigasi yang berkelanjutan. Ini melibatkan kegiatan seperti membersihkan tanaman liar, memperbaiki dinding saluran, dan menangani masalah pintu air. Secara khusus, penelitian menyoroti pentingnya pemeliharaan berkala di jaringan irigasi Pacal yang tepat untuk meningkatkan efisiensi keseluruhan. Strategi pemeliharaan, seperti perbaikan lapisan saluran, menggunakan pelumas dan cat anti-karat pada pintu air, serta mengganti baut yang hilang, direkomendasikan untuk pemeliharaan yang efektif. temuan ini dapat berfungsi sebagai panduan bagi para pemangku kepentingan khususnya pada DI Pacal untuk memberikan prioritas pada langkah-langkah pemeliharaan, menjaga fungsionalitas jangka panjang saluran dan bangunan di Wilayah Irigasi Pacal
Pengaruh Kebijakan K3 Terhadap Kinerja Karyawan Pada Proyek Pembangunan Irigasi Kecamatan Cantigi Puspita, Rossa; Abdulgani, Hamdani; Nanda, Mahdika Putra
Jurnal Rekayasa Infrastruktur Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal Rekayasa Infrastruktur
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jri.v10i2.276

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel-variabel independen (Komitmen Top Manajemen, Peraturan dan Prosedur K3, Komunikasi Pekerja, Kompetensi Pekerja, Lingkungan Kerja, Keterlibatan Pekerja) terhadap variabel dependen (Kinerja Karyawan) di sebuah proyek konstruksi irigasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner dari 63 responden dan dianalisis menggunakan uji validitas dan reliabilitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa semua variabel independen secara signifikan berkontribusi terhadap kinerja karyawan. Variabel Komunikasi Pekerja menunjukkan korelasi tertinggi dengan kinerja karyawan, diikuti oleh Komitmen Top Manajemen dan Peraturan dan Prosedur K3. Selain itu, instrumen pengukuran untuk semua variabel menunjukkan validitas dan reliabilitas yang baik berdasarkan hasil uji validitas dan reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha.
Optimasi Rencana Pemasangan Bronjong Dan Geoteksil Non-Woven Pada Saluran Sekunder Sangkal Putung, Daerah Irigasi Sempor Kebumen Azqiyah, Lailatul; Nanda, Mahdika Putra
CRANE: Civil Engineering Research Journal Vol 5 No 2 (2024): CRANE
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34010/crane.v5i2.12431

Abstract

Pemasangan bronjong dan geotekstil non-woven di saluran irigasi Sangkal Putung Daerah Irigasi Sempor adalah langkah yang signifikan dalam meningkatkan kinerja serta keandalan sistem irigasi yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rencana pemasangan bronjong dan geotekstil non-woven yang efisien serta meningkatkan efektivitas sistem irigasi di Daerah Irigasi Sempor. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif melibatkan perhitungan kebutuhan material berdasarkan desain teknis proyek dan analisis faktor keamanan (safety factor) dengan mempertimbangkan beban-beban yang bekerja pada struktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total volume lapis bronjong yang dibutuhkan adalah 947,942 m3, sementara luas geotekstil non-woven untuk perlindungan dan stabilitas saluran adalah 731,568 m². Faktor keamanan yang diperoleh sebesar 24,95, jauh di atas nilai minimal 1 yang dipersyaratkan. Nilai ini mengindikasikan bahwa struktur bronjong memiliki margin keamanan yang sangat tinggi terhadap penggulingan. Hasil ini mencerminkan praktik manajemen konstruksi yang unggul dalam proyek pemasangan bronjong dan geotekstil non-woven pada saluran Sekunder Sangkal Putung Daerah Irigasi Sempor.
PERBANDINGAN ANALISA WAKTU DAN BIAYA PEMBUATAN RUMAH SUBSIDI DAN RISHA DENGAN METODE TIME COST TRADE OFF Herlambang, Alief Bayu; Suharwanto, Suharwanto; Komarudin, Komarudin; Nanda, Mahdika Putra
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2023): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v8i1.6895

Abstract

Peningkatan pertumbuhan penduduk pada Kota Indramayu berpengaruh terhadap kebutuhan rumah, yang mana berdasarkan data Badan Pusat Statistik Kabupaten Indramayu pada tahun 2018 terjadi peningkatan sebesar 0.54%, tahun 2019 sebesar 0,54%,. Berdasarkan hal tersebut perumahan subsidi Graha Alana Tahap 3 menjadi solusi di Kab.Indramayu. Perumahan subsidi ini menggunakan sistem konvensional sedangkan Kementrian PUPR melalui PUSLITBANG merilis teknologi konstruksi inovatif ini dikenal dengan sebutan rumah instan sederhana sehat (Risha) yang bisa menjadi pilihan lain untuk pembangunan rumah, untuk itu aka perlu di perhitungkan waktu pengerjaan dan biaya pembangunan antara rumah sistem konvensional dengan rumah sistem RISHA dengan metode Time Cost Trade OFF (TCTO) yaitu suatu metode yang dapat digunakan untuk mempercepat waktu pelaksanaan proyek dan menganalisis pengaruh waktu yang dapat dipersingkat dengan penambahan biaya terhadap kegiatan, sehingga dapat diketahui percepatan yang paling maksimum dan biaya yang paling minimum dan di hasilkan waktu pengerjaan rumah sistem RISHA lebih cepat 2 minggu dibanding waktu pengerjaan rumah sistem konvensional serta biaya pengerjaan RISHA lebih murah dibanding rumah sistem konvensional dengan selisih Rp 5.141.512
EFEKTIVITAS TUNNEL BORRING MACHINE (TBM) TIPE EARTH PRESSURE BALANCE (EPB) DALAM PELAKSANAAN PROYEK MRT JAKARTA FASE 2A CP 201 MONAS-HARMNONI Nanda, Mahdika Putra; Priyono, Hendro; Irfani, Fira
Jurnal Kajian Teknik Sipil Vol 8, No 1 (2023): JURNAL KAJIAN TEKNIK SIPIL
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52447/jkts.v8i1.6882

Abstract

Metode Tunnel Boring Machine (TBM) tipe Earth Pressure Balance (EPB) adalah metode yang efisien dan efektif dalam penggalian terowongan. Metode ini menawarkan kecepatan, efisiensi, presisi, dan akurasi yang tinggi dalam proyek-proyek terowongan. Dalam metode TBM EPB, pemasangan ring segmen dilakukan dengan rata-rata 5 ring per hari, memungkinkan pengembangan terowongan secara cepat dan efisien. Diameter mesin TBM yang besar dan desain segmen yang kuat memungkinkan penggalian terowongan yang lebih lebar dan lebih cepat daripada metode konvensional. Fitur Earth Pressure Balance (EPB) pada TBM memungkinkan pengendalian tekanan tanah dengan efektif, mencegah kegagalan struktur tanah di sekitarnya. Metode TBM EPB juga menekankan pada presisi dan akurasi. Pengendalian tekanan tanah yang efektif dan desain segmen yang tepat menjaga stabilitas dan keakuratan dimensi terowongan. Dalam hal pengurangan dampak lingkungan, metode ini mengelola limbah dengan baik, mengendalikan debu, dan mengoptimalkan penggunaan air. Keselamatan pekerja juga menjadi prioritas dengan perlindungan yang sesuai dan pemeliharaan rutin pada mesin TBM. Dalam penanganan tanah dan air, metode EPB memastikan aliran tanah yang digali dikelola dengan hati-hati untuk menghindari kebocoran air dan keruntuhan. Kolaborasi antara ahli geologi, insinyur, dan tim konstruksi menjadi kunci keberhasilan proyek dengan metode TBM EPB
Analisis Pengendalian Mutu Beton Ready Mix Pada Pekerjaan Pile Cap Menggunakan Statistical Quality Methods Control Setiawan, Eky Yudha; Nanda, Mahdika Putra; Abdulgani, Hamdani
Journal of Applied Civil Engineering and Infrastructure Technology Vol 6 No 1 (2025): Agustus 2025
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jaceit.v6i1.942

Abstract

Penelitian ini menganalisis penerapan Statistical Quality Methods Control (SQMC) dalam pengendalian mutu beton ready mix pada pekerjaan pile cap. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kesesuaian mutu beton dari komponen struktur yang digunakan dengan yang direncanakan serta menganalisis faktor-faktor yang mungkin menyebabkan mutu beton sesuai atau tidak dengan rencana. Metode penelitian yaitu dengan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimental. Studi ini akan dilakukan pada proyek Pembangunan Gedung Tower 3 Asrama Haji Indramayu yang menggunakan beton ready mix untuk pekerjaan pile cap. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata slump beton adalah 11,10 cm, yang masih dalam batas spesifikasi 7,5-15 cm untuk pekerjaan plat, kolom, dan balok. Analisis kuat tekan beton pada umur 14 hari menunjukkan semua sampel memenuhi kriteria Oke dengan persentase kekuatan berkisar antara 91,894% hingga 98,276% dari kuat tekan rencana. Peta kendali X dan R untuk hasil uji kuat tekan 14 hari menunjukkan bahwa semua data berada dalam batas kendali, mengindikasikan proses pengecoran yang terkendali dengan baik. Pemilihan pengujian pada umur 14 hari memberikan gambaran yang lebih akurat tentang kekuatan akhir beton, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih baik. Nilai standar deviasi dari hasil kuat lentur yang dikonversi menjadi kuat tekan adalah 0,906, mengindikasikan mutu pelaksanaan yang sangat baik untuk volume pekerjaan >3000 m3. Koefisien variasi sebesar 2,56% menunjukkan kategori pelaksanaan Terbaik. Metode SQMC efektif digunakan untuk pengendalian mutu beton siap pakai yang digunakan pada pekerjaan pile cap, dibuktikan dengan hasil pengujian yang konsisten berada dalam batas kendali.
Evaluation Needs of Planting Water Using Cropwat Software at Darung Secondary Channel in Prawiro Kepolo Irrigation Area, Indramayu District Simanjuntak, Mangambit Juliandar; Nanda, Mahdika Putra
Reka Buana : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil dan Teknik Kimia Vol 10, No 1 (2025): EDISI MARET 2025
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/rekabuana.v10i1.6473

Abstract

This study evaluates the availability and water needs in the Darung Secondary Channel (MG1-MG7) in the Prawiro Kepolo Irrigation Area, Indramayu District, during the second planting season. The water availability at the Darung Secondary Channel (DR) intake was calculated using the F.J. Mock method. In contrast, the water requirement in seven plots of mangosteen channel (MG1-MG7) was calculated by Cropwat simulation. Semi-monthly discharge data for 12 years is analyzed to determine the flagship discharge. The F.J. Mock method calculation results are 0.28 m³/second, and the field network data is 1.55 m³/second. So, the total availability of DR intake is 1.83 m³/second. The results of the Cropwat simulation show that the maximum water requirement in MG1-MG7 is 2.01 m³/second, resulting in a deficit of 0.18 m³/second. These findings confirm the need to optimize water in the deficit mangosteen channel. Recommendations include modernizing irrigation infrastructure and applying precision irrigation technology based on plants' needs. These measures are expected to improve water use efficiency and support agricultural productivity sustainability in the study area.