Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PELATIHAN PEMBELAJARAN GEOGRAFI BERBASIS GEOSPASIAL BAGI GURU SMA DI KOTA KENDARI Sitti Kasmiati; La Ode Hadini; Andrias Andrias; Fitriyani Saudi; Ema Hermawati Garusu
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15251

Abstract

Secara umum guru-guru geografi masih memiliki keterbatasan pemahaman terhadap beberapa konsep-konsep geografi yang berkaitan dengan pembelajaran berbasis spasial. Informasi hasil diskusi bersama guru, sebagian besar guru SMA di Kota Kendari tidak melaksanakan pembelajaran geografi berbasis geospasial yang memanfaatkan aplikasi sistem informasi geografi. PKM ini bertujuan untuk: 1) Mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami guru dalam pembelajaran geografi berbasis spasial; dan 2) Memberikan Pelatihan Pembelajaran Geografi Berbasis Geospasial Bagi Guru SMA di Kota Kendari yang memanfaatkan aplikasi QGIS. Tim pengajar dari Jurusan Pendidikan Geografi FKIP UHO membagi pengetahuan dan pengalaman kepada para guru geografi yang ada di Kota Kendari dengan melaksanakan pengabdian kepada masyarakat, berupa Pelatihan Pembelajaran Geografi Berbasis Geospasial Bagi Guru SMA di Kota Kendari menggunakan metode Focus Discussion Group dan pendampingan klinis. Melalui PKM dan kegiatan pelatihan hambatan-hambatan dalam proses pembelajaran geografi berbasis geospasial yang memanfaatkan aplikasi QGIS dapat teratasi, sehingga kinerja para guru dan kualitas pembelajaran meningkat.
Strategi Pengurangan Dampak Pandemi Covid-19 Dikalangan Lansia La Ode Amaluddin; Amniar Ati; Andrias; Fitriyani Saudi; Nur Hasanah
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Mei 2022
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v3i2.8

Abstract

Pandemi Covid-19 merupakan kedaruratan kesehatan masyarakat. Negara yang mengalami penuaan penduduk cenderung memiliki resiko penyebaran virus yang relatif cepat dan angka kematian yang semakin tinggi. Kemaraya merupakan salah satu kelurahan di Kota Kendari yang memiliki banyak masyarakat lansia. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah ikut menyumbangkan pemikiran terkait penanganan Covid-19 melalui kegiatan sosialisasi strategi pengurangan dampak pandemi Covid-19 dikalangan lansia. Metode kegiatan ini terdiri atas tahap pra kegiatan, tahap pelaksanaan kegiatan dan tahap penutup. Kegiatan sosialisasi ini memiliki capaian akhir yaitu mengetahui cara yang dapat dilakukan lansia untuk mengurangi resiko dampak pandemi Covid-19 diantaranya; 1) Tetap aktif yaitu: a) berolahraga (senam ringan), b) berjemur dipagi hari, c) Aktif kegiatan seperti berkebun atau membuat kerajinan. 2) Makan-makanan sehat yaitu; a) menjaga pola makan dan nutrisi yang seimbang, b) mengkonsumsi vitamin C. 3) Istirahat yang cukup yaitu; a) menjaga pola tidur, b) serta mengurangi minum banyak air di malam hari.
Pendidikan Dan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Guru IPS Pada Materi Geografi Guru-Guru SMP Surdin; La Ode Amaluddin; Fitriyani Saudi; Amniar Ati; Rahma Musyawarah
Amal Ilmiah: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2022): Edisi Mei 2022
Publisher : FKIP Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/amalilmiah.v3i2.10

Abstract

Tujuan dari pendidikan dan pelatihan ini yaitu untuk mengidentifikasi hambatan-hambatan yang dialami guru selama pembelajaran IPS dan untuk mengetahui apakah kegiatan pendidikan dan pelatihan dapat meningkatkan kompetensi guru IPS tentang materi Geografi. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini yaitu menggunakan pendekatan Contextual Teaching and Learning (CTL), metode ceramah, tanya jawab, diskusi dengan contoh-contoh aktual, dan modul pelatihan sebagai bahan untuk belajar mandiri. Evaluasi pelatihan dilakukan dengan menggunakan parameter pretest dan posttest menggunakan skala likert. Hasil yang diperoleh yaitu guru IPS memiliki hambatan pada saat menyampaikan materi, tidak menguasai media pembelajaran geografi dengan baik, tidak mampu mengusai metode dalam pembelajaran IPS khususnya materi geografi, dan mengalami hambatan dalam pemilihan jenis evaluasi yang digunakan. Selain itu, pendidikan dan pelatihan ini terbukti dapat meningkatan kompetensi guru IPS pada materi geografi.
Implementasi Program Maju Bersama untuk Mewujudkan Sekolah Ramah Lingkungan di SMA Negeri 12 Kendari Andrias; Andi Sulia Sudirman; La Ode Amaluddin; Amniar Ati; Fitriyani Saudi
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 1 No. 6 (2025): NOVEMBER-DESEMBER
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/f3swyq13

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, yang dilaksanakan melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik, bertujuan untuk memperkuat peran sekolah dalam menumbuhkan budaya peduli lingkungan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan SMA Negeri 12 Kendari. Program ini menggunakan pendekatan edukatif dan partisipatif yang menekankan keterlibatan aktif guru, siswa, serta peserta KKN dalam setiap tahapan kegiatan. Tahapan pelaksanaan meliputi observasi lapangan, sosialisasi, pelatihan pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), pembuatan dan pemasangan tempat sampah terpilah, pembentukan serta pendampingan bank sampah sekolah, kegiatan penghijauan, dan kampanye literasi lingkungan melalui media kreatif. Evaluasi program dilakukan secara partisipatif melalui observasi langsung, wawancara reflektif dengan para pemangku kepentingan sekolah, serta dokumentasi hasil kegiatan untuk menilai efektivitas dan keberlanjutan program. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan warga sekolah, perubahan perilaku terhadap praktik pemilahan sampah, terbentuknya sistem bank sampah sekolah yang dikelola secara mandiri, serta terciptanya lingkungan belajar yang lebih hijau, bersih, dan berkelanjutan. Program ini membuktikan bahwa sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah dapat menghasilkan dampak nyata melalui pembelajaran berbasis aksi yang mendorong replikasi di lembaga pendidikan lainnya
Pesta Panen Sebagai Ungkapan Rasa Syukur dan Tradisi Turun Temurun Masyarakat Amniar Ati; Septianto Aldiansyah; Fitriyani Saudi; Nur Nasanah; Sitti Kasmiati
Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora (Maret)
Publisher : CV Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jishum.v4i3.803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelaksanaan serta makna simbolik tradisi pesta panen pada masyarakat Desa Togomangura, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk memperoleh pemahaman mendalam mengenai praktik dan nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut. Informan dipilih secara purposive, meliputi aparat desa, tokoh masyarakat, dan petani. Data dikumpulkan melalui observasi langsung selama pelaksanaan pesta panen, wawancara mendalam, serta dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif yang mencakup reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pesta panen terdiri atas tiga tahap, yaitu persiapan, pelaksanaan inti, dan penutup. Tahap persiapan diawali dengan musyawarah antara pemerintah desa, tokoh adat, dan masyarakat untuk menentukan waktu, pembagian tugas, serta bentuk kegiatan. Tahap ini mencerminkan nilai demokrasi lokal, kebersamaan, dan kesepakatan kolektif. Pada tahap pelaksanaan, masyarakat secara kolektif menyiapkan makanan tradisional yang dibawa ke masjid untuk doa bersama. Kegiatan ini mengandung makna kesakralan, ungkapan syukur kepada Tuhan, serta simbol solidaritas sosial. Sementara itu, tahap penutup ditandai dengan kegiatan membersihkan kampung yang melambangkan pemulihan keseimbangan dan keharmonisan lingkungan. Dengan demikian, tradisi pesta panen tidak hanya berfungsi sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen, tetapi juga sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial serta menjaga hubungan harmonis antara manusia, masyarakat, dan lingkungan.