Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Random Savings Algorithm for Solving Russian TSP Instances Sanggala, Ekra; Bisma, Muhammad Ardhya
Sainteks: Jurnal Sain dan Teknik Vol 6 No 1 (2024): Maret
Publisher : Universitas Insan Cendekia Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37577/sainteks.v6i1.654

Abstract

Travelling Salesman Problem (TSP) is the problem for finding the shortest route starting from start node then visiting number of node exactly once and finally go back to start node. Savings Algorithm (SA) is a heuristic for solving TSP. In the Savings Algorithm, the first step that must be taken is to calculate the Savings for each pair of nodes. Then the Savings values that have been obtained are sorted from the largest Savings to the smallest Savings. Route is made by first inserting into the route the pair of nodes who has the highest Savings value. Sometimes there are many pairs of node who have the same Savings value, so it will become problem for SA to choose one of them. Random Algorithm can be a solution for solving this problem. Using Random on SA, makes SA become Random Savings Algorithm (RSA). Performance RSA on solving TSP must be tested on TSP Instance. Two important criterias on the test are solution route and CPU Time. Russian TSP Instances contain ten TSP Instances, on which RSA can be tested. The test result shows that RSA can improve the length of existing route rapidly.
Genetic Algorithm untuk Menyelesaikan Russia-20-Nodes-TSP Instance Sanggala, Ekra
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 6 No. 4 (2023): Oktober
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v6i4.22118

Abstract

Travelling Salesman Problem (TSP) merupakan permasalahan penentuan rute terpendek yang diawali dari titik start untuk mengunjungi sekumpulan titik tepat sekali dan diakhiri dengan kembali ke titik start. Genetic Algorithm (GA) merupakan sebuah metaheuristic yang dapat diaplikasikan pada berbagai permasalahan optimasi, termasuk TSP. Untuk membuktikan kemampuan tersebut maka diperlukan sebuah TSP Instance yang akan diselesaikan oleh Genetic Algorithm. Russia-20-Nodes-TSP Instance merupakan salah satu TSP Instance yang terdapat pada Russian TSP Instances. Dengan menggunakan Genetic Algorithm, panjang rute terpendek dari Russia-20-Nodes-TSP Instance adalah 10.104 Km.
Penentuan rute terpendek antara dua titik di gudang menggunakan Dijkstra’s Algorithm dan Microsoft Excel Sanggala, Ekra; Pane, Syafrial Fachri; Habibi, Roni
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 1 (2025): January
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i1.39060

Abstract

Sebuah gudang merupakan suatu faktor penting dalam logistik dan mempunyai peran vital dalam mengontrol dan mengurangi biaya logistik. Secara umum operasional pada gudang terdiri dari lima fungsi dasar, yaitu: receiving, sorting, storing, order picking dan delivering. Kecepatan pada order picking merupakan faktor penting untuk kepuasan pelanggan. Maka mempersingkat waktu order picking merupakan hal yang penting. Order Picking yang paling sederhana adalah saat produk yang dibutuhkan pelanggan hanya terletak pada satu rak saja, sehingga picker hanya perlu bergera dari titik awal menuju ke titik rak dimana produk berada. Permasalahan penentuan rute terpendek antara dua titik dapat didefinisikan sebagai Shortest Path Problem. Dijkstra’s Algorithm merupakan algoritma yang paling populer dalam menyelesaikan Shortest Path Problem. Untuk menyelesaikan Shortest Path Problem dengan Dijkstra’s Algorithm diperlukan sebuah tool yang dapat membantu menyelesaikan perhitungannya. Microsoft Excel merupakan salah satu tool yang sangat populer dan mudah digunakan untuk menyelesaikan berbagai perhitungan. Dengan mengkombinasikan berbagai formula yang terdapat pada Microsoft Excel terbukti bahwa perhitungan Dijkstra’s Algorithm untuk menyelesaikan Shortest Path Problem dapat dilakukan dengan baik.