Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Penyelesaian CVRP dengan Menggunakan Savings Algorithm & VBA Excel Sanggala, Ekra
Jurnal Media Teknik dan Sistem Industri Vol 4, No 1 (2020)
Publisher : Universitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/jmtsi.v4i1.850

Abstract

Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) merupakan sebuah masalah logistik yang banyak diteliti oleh para ilmuwan. Salah satu algoritma yang populer untuk menyelesaikannya adalah Algoritma Savings. Jika perhitungan Algoritma Savings dilakukan secara manual tentu akan banyak menghabiskan waktu, oleh karena itu diperlukan sebuah aplikasi untuk membantu menyelesaikan perhitungannya. Visual Basic Application for Excel (VBA Excel) dapat digunakan untuk membuat aplikasi ini. Aplikasi yang dihasilkannya ini dapat menyelesaikan perhitungan Algoritma Savings, walaupun sampai saat ini hanya cocok untuk keperluan latihan dan sebagai media pembelajaran, aplikasi ini masih bisa dikembangkan lagi.
ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN SPAREPART PESAWAT DENGAN METODE EOQ PROBABILISTIK DI PT DIRGANTARA INDONESIA Muhammad Fadhil Fauzan; Ekra Sanggala; Amri Yanuar
Journal of Mandalika Literature Vol. 4 No. 4 (2023)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jml.v4i4.2100

Abstract

Abstack: PT Dirgantara Indonesia melakukan pembelian dan penjualan material pesawat ke beberapa maskapai dalam dan luar negeri. Dengan adanya aktivitas pembelian, penjualan maka dapat dipastikan bahwa pengelolaan persediaan untuk PT Dirgantara Indonesia menjadi salah satu yang perlu diperhatikan. Dalam aktivitas bisnis penjualan material pesawat maka pergerakan barang material pesawat terbang di PT Dirgantara tentunya membutuhkan pengelolaan yang baik demi memudahkan perpindahan barang, pencatatan aktivitas barang yang masuk dan keluar serta barang yang tersedia di dalam penyimpanan EOQ merupakan salah satu teknik pengendalian persediaan tertua dan paling terkenal. Teknik ini relatif mudah digunakan, tetapi didasarkan pada beberapa asumsi. a) tingkat permintaan diketahui dan bersifat konstan b) lead time diketahui dan bersifat konstan c) persediaan diterima dengan segera d) tidak mungkin diberikan diskon e) biaya variabel yang muncul hanya biaya pemesanan dan biaya peyimpanan persediaan sepanjang waktu. dan f) keadaan kehabisan stok (kekurangan) dapat dihindari sama sekali bila pemesanan dilakukan pada waktu yang tepat. Hasil yang dihasilkan dari analisis peramalan pengendalian persedian ini adalah biaya persedian lebih optimal.Maka didapat kan kesimpulan 1. Material Sealent diketahui memiliki jumlah pemesanan optimum sebesar 22 unit, safety stock sebesar 4 unit, reorder point (ROP) sebesar 6 unit, dan total biaya persediaan Rp 194.141.040 2. Material Splice diketahui memiliki jumlah pemesanan optimum sebesar 267 unit, safety stock sebesar 3 unit, reorder point (ROP) sebesar 6 unit, dan total biaya persediaan Rp 11.431.060. 3.Material Packing diketahui memiliki jumlah pemesanan optimum sebesar 100 unit, safety stock sebesar 1 unit, reorder point (ROP) sebesar 1 unit, dan total biaya persediaan Rp 700.500. 4.Material Clamp diketahui memiliki jumlah pemesanan optimum sebesar 159 unit, safety stock sebesar 2 unit, reorder point (ROP) sebesar 3 unit, dan total biaya persediaan Rp 833.160. 5.Material Washer diketahui memiliki jumlah pemesanan optimum sebesar 478 unit, safety stock sebesar 20 unit, reorder point (ROP) sebesar 29 unit, dan total biaya persediaan Rp 15.492.020. Kata Kunci : Pengendalian,Persediaan, Sparepart Pesawat. Abstrack: PT Dirgantara Indonesia purchases and sells aircraft materials to several domestic and foreign airlines. With the existence of purchasing activities, sales, it can be ascertained that inventory management for PT Dirgantara Indonesia is one that needs attention. In the business activities of selling aircraft materials, the movement of aircraft material goods at PT Dirgantara certainly requires good management in order to facilitate the movement of goods, recording the activities of incoming and outgoing goods and goods available in EOQ storage is one of the oldest and most well-known inventory control techniques. This technique is relatively easy to use, but it is based on some assumptions. a) demand levels are known and are constant b) lead time is known and is constant c) inventory is received immediately d) it is impossible to be discounted e) variable costs arise only order costs and inventory storage costs around the clock. and f) out-of-stock (shortage) can be avoided altogether if orders are placed in a timely manner. The result resulting from this inventory control forecasting analysis is that supply costs are more optimal.So the conclusion is obtained 1.Material Sealent is known to have an optimum order amount of 22 units, safety stock of 4 units, reorder point (ROP) of 6 units, and total inventory costs of IDR 194,141,040 2.Splice material is known to have an optimum order amount of 267 units, safety stock of 3 units, reorder point (ROP) of 6 units, and total inventory costs of IDR 11,431,060. 3.Material Packing is known to have an optimum order amount of 100 units, safety stock of 1 unit, reorder point (ROP) of 1 unit, and a total inventory cost of IDR 700,500. 4.Clamp material is known to have an optimum order amount of 159 units, safety stock of 2 units, reorder point (ROP) of 3 units, and a total inventory cost of IDR 833,160. 5.Washer material is known to have an optimum order amount of 478 units, safety stock of 20 units, reorder point (ROP) of 29 units, and a total inventory cost of IDR 15,492,020. KeyWord: Control, Inventory, Aircraft Spare Parts.
Penyelesaian Unequal Area Facility Layout Problem (UA-FLP) dengan Evolutionary Algorithm & Excel Solver (Studi Kasus: CartonPacks Instance) Sanggala, Ekra; Bisma, Muhammad Ardhya; Wirakanda, Gugum Gumilang
REMIK: Riset dan E-Jurnal Manajemen Informatika Komputer Vol. 8 No. 1 (2024): Call for Paper: Volume 8 Nomor 1 Januari 2024
Publisher : Politeknik Ganesha Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33395/remik.v8i1.13279

Abstract

Facility Layout Design (FLD) bertujuan menentukan susunan departemen-departemen pada sebuah layout agar tujuan yang diharapkan dapat tercapai. Sebuah pendistribusian antar departemen yang baik dapat meningkatkan effisiensi dan menurunkan biaya sebanyak 20% hingga 50%. Berdasarkan hal tersebut maka FLD merupakan masalah yang sangat penting untuk dipertimbangkan agar dapat mengurangi biaya dan mengurangi penggunaan sumber daya. Dalam FLD terdapat berbagai jenis Facility Layout Problem (FLP). FLP merupakan salah satu bagian dari Operations Research yang fokus pada optimalisasi susunan departemen-departemen pada sebuah fasilitas. FLP termasuk NP-Hard Problem dimana jika diselesaikan dengan menggunakan exact method akan memerlukan waktu yang sangat lama. Salah satu FLP yang paling menarik, karena dapat langsung diaplikasikan pada kasus nyata adalah Unequal Area Facility Layout Problem (UA-FLP). Evolutionary Algorithm (EA) merupakan sebuah metaheuristic yang dapat diaplikasikan pada berbagai permasalahan optimasi, termasuk UA-FLP. Solver merupakan Excel Add-In untuk menyelesaikan permasalahan optimasi. Solver menggunakan tiga algoritma, yaitu LP Simplex, GRG Nonlinear dan EA. Dengan adanya kemampuan EA untuk menyelesaikan UA-FLP dan Solver yang mampu menjalankan EA, maka dapat disimpulkan bahwa penyelesaian UA-FLP dapat dilakukan dengan memanfaatkan Solver. CartonPacks Instance merupakan sebuah UA-FLP Instance yang dibuat berdasarkan kasus nyata pendirian pabrik daur ulang karton. Dengan menggunakan EA & Solver, Total Cost terkecil dari CartonPacks Instance adalah 99,902878069166 Peso.
Peramalan Kebutuhan Footwear di PT XYZ Osl Idn Menggunakan Metode Double Exponential Smoothing Holt dengan Genetic Algorithm (One Point Crossover & One Point Mutation) Sebagai Parameter Nilai Alpha dan Beta Raihan, Shaquille; Sanggala, Ekra; Bisma, M. Ardhya
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 3 (2023): Desember 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v7i3.11233

Abstract

PT XYZ Osl Idn terlibat pada Supply Chain Management dengan menawarkan jasa pergudangan kepada perusahaan yang memerlukan tempat, sistem serta sumber daya manusia untuk menyimpan serta mengelola distribusi produk dari perusahaan. Pada perjalanan nya PT XYZ Osl Idn mendapati permasalahan pada stock barang yang terdapat di gudang, permasalahan yang terjadi adalah terjadinya penumpukan barang serta kekurangan stok barang. Hal ini dapat menyebabkan kerugian bagi perusahaan karena merusak barang dan mendapatkan penalti dari customer. Efek dari kerusakan barang yang terjadi yaitu perusahaan harus melakukan penggantian biaya karena tidak bisa menjaga barang customer. Penelitian ini menggunakan metode double exponential smoothing holt dengan menggunakan genetic algorithm sebagai parameter nilai alpha dan beta yang bertujuan untuk melakukan peramalan untuk kebutuhan footwear di gudang untuk meminimalisir penumpukan barang serta kekurangan stok barang untuk meminimalisir kerugian yang dialami. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah observasi, wawancara, dokumentasi. Dari hasil pengolahan data didapatkan hasil peramalan kebutuhan footwear untuk periode 1 tahun kedepan.
PENYELESAIAN TRAVELLING SALESMAN PROBLEM (TSP) DENGAN EVOLUTIONARY ALGORITHM & EXCEL SOLVER (STUDI KASUS: AK-47-TSP INSTANCE) Sanggala, Ekra
Jurnal Inovasi Teknik Industri Vol 2, No 2 (2023): JURNAL INOVASI TEKNIK INDUSTRI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Universitas Muhammadiyah Gombong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26753/jitin.v2i2.1270

Abstract

Travelling Salesman Problem (TSP) merupakan permasalahan penentuan rute terpendek yang diawali dari titik start untuk mengunjungi sekumpulan titik tepat sekali dan diakhiri dengan kembali ke titik start. Evolutionary Algorithm (EA) merupakan sebuah metaheuristic yang dapat diaplikasikan pada berbagai permasalahan optimasi, termasuk TSP. Solver merupakan Excel Add-In untuk menyelesaikan permasalahan optimasi. Solver menggunakan tiga algoritma, yaitu LP Simplex, GRG Nonlinear, dan EA. Dengan adanya kemampuan EA untuk menyelesaikan TSP dan Solver yang mampu menjalankan EA, maka dapat disimpulkan bahwa penyelesaian TSP dapat dilakukan dengan memanfaatkan Solver. Untuk membuktikan kemampuan tersebut maka diperlukan sebuah TSP Instance yang akan diselesaikan oleh EA dan Solver. AK-47-TSP Instance merupakan salah satu TSP Instance yang terdapat pada Russian TSP Instances. Dengan menggunakan EA & Solver, panjang rute terpendek dari AK-47-TSP Instance adalah 20.998 Km.
PENGUKURAN BEBAN KERJA DAN PENENTUAN TENAGA KERJA EFEKTIF DENGAN METODE FULL TIME EQUIVALENT DAN WORKLOAD ANALYSIS PADA AKTIVITAS INBOUND, CYCLE COUNT, DAN OUTBOUND DI GUDANG ABC PT. XYZ Thohir, Fakhruddin Fathulloh; Sumarna, Dani Leonidas; Sanggala, Ekra
Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain (BLOGCHAIN) Vol 4 No 2 (2024): Jurnal Bisnis, Logistik dan Supply Chain
Publisher : Program Studi Administrasi Bisnis, Institut Bisnis dan Informatika (IBI) Kosgoro 1957

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55122/blogchain.v4i2.1415

Abstract

Gudang ABC menghadapi tantangan dalam pengelolaan tenaga kerja akibat penurunan pendapatan dan aktivitas dengan kerugian mencapai 30%, serta penggunaan dua sumber tenaga kerja yaitu karyawan internal dan outsourcing. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi beban kerja menggunakan metode Full Time Equivalent (FTE) dan Workload Analysis (WLA), dengan FTE menilai jumlah tenaga kerja yang diperlukan dalam aktivitas Inbound, Cycle Count, dan Outbound. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tenaga kerja untuk Inbound dan Cycle Count dapat dikurangi menjadi satu orang masing-masing dengan nilai FTE sebesar 1,28 dan 0,95 yang masih mencukupi, sementara untuk Outbound direkomendasikan penambahan tenaga kerja menjadi empat orang dengan nilai FTE rata-rata sebesar 1,06 untuk menangani beban kerja yang lebih tinggi. WLA mengungkapkan bahwa Outbound merupakan aktivitas yang paling menuntut sumber daya, sedangkan Cycle Count menunjukkan beban kerja yang relatif ringan, menyoroti pentingnya strategi efisiensi tenaga kerja guna mengurangi biaya dan meningkatkan kinerja operasional gudang, terutama dalam alokasi tenaga kerja dan pengelolaan biaya.
Penyelesaian Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) dengan Nearest Neighbour (Studi Kasus: Russian CVRP Instances) Sanggala, Ekra; Bisma, Muhammad Ardhya
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 3 (2025): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i3.46463

Abstract

Capacitated Vehicle Routing Problem (CVRP) is one of the most popular VRP variants. Nearest Neighbour (NN) is a very simple and very easy heuristic. The basic concept of Nearest Neighbour is to choose the closest point that has never been visited. Russian CVRP Instances created by the author based on Russian history and places in Russia. The total route length for each CVRP Instance is AK-47-CVRP (60857 km), Gagarin-108-CVRP (75920 km), Mendeleev-101-CVRP (116248 km), Petersburg-182-CVRP (2713 km), Popov-250-CVRP (164974 km), Russia-10-Nodes-CVRP (15911 km), Russia-20-Nodes-CVRP (21480 km), Siege-of-Leningrad-872-CVRP (11012 km), World-Cup-Stadium-12-CVRP (10793 km) and Yashin-270-CVRP (105616 km).
Uji Normalitas Kolmogorov-Smirnov Menggunakan Microsoft Excel Bisma, Muhammad Ardhya; Sanggala, Ekra
Jurnal Teknik Industri Terintegrasi (JUTIN) Vol. 8 No. 3 (2025): July
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jutin.v8i3.47332

Abstract

One important thing in conducting statistical analysis is the normality test. The purpose of the normality test is to determine whether the data to be used in the research follows a normal distribution or does not follow a normal distribution. One of the normality tests is the Kolmogorov-Smirnov Normality Test. Microsoft Excel is equipped with Statistical Function. Thus the Kolmogorov-Smirnov Normality Test can be done with the help of Microsoft Excel. An example of a case in the form of bull mass data with a sample size of 90 has passed the normality test using the Kolmogorov-Smirnov method, the results of which are that the data is normally distributed.
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Tingginya Biaya Logistik di PT. XYZ Dengan Menggunakan Metode Fault Tree Analysis (FTA) Aqilah Nur Assyifa; Ekra Sanggala; Aditia Sovia Pramudita
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 4 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i4.1946

Abstract

Efisiensi logistik merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing perusahaan karena biaya logistik yang tinggi dapat berdampak langsung pada profitabilitas dan keberlanjutan bisnis. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi komponen biaya logistik pada proses impor mesin dan bahan baku di PT. XYZ, (2) menganalisis faktor internal dan eksternal penyebab inefisiensi biaya logistik, serta (3) merumuskan strategi perbaikan yang efektif untuk menekan biaya logistik secara keseluruhan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode Fault Tree Analysis (FTA). Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tujuh informan kunci, sedangkan data sekunder dikumpulkan dari dokumen internal perusahaan, laporan biaya logistik, invoice impor, dan literatur relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan informasi kedatangan barang menjadi penyebab utama tingginya biaya logistik, yang berdampak pada keterlambatan penyusunan dokumen, ketidaksiapan armada dan tenaga kerja, serta gangguan proses bongkar muat. Penelitian ini merekomendasikan optimalisasi alur informasi internal, penerapan sistem pelaporan real-time, dan peninjauan ulang komunikasi operasional antar divisi.
PENYELESAIAN CAPACITATED VEHICLE ROUTING PROBLEM (CVRP) DENGAN EVOLUTIONARY ALGORITHM & EXCEL SOLVER (STUDI KASUS: RUSSIA-20-NODES-CVRP INSTANCE) Sanggala, Ekra
PROFISIENSI : Jurnal Program Studi Teknik Industri Vol 11, No 2 (2023): PROFISIENSI DESEMBER 2023
Publisher : University of Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/profis.v11i2.5896

Abstract

CVRP merupakan masalah paling sederhana dari VRP. Evolutionary Algorithm (EA) merupakan sebuah metaheuristic yang dapat diaplikasikan pada berbagai permasalahan optimasi, termasuk CVRP. Solver merupakan Excel Add-In untuk menyelesaikan permasalahan optimasi. Solver menggunakan tiga algoritma, yaitu LP Simplex, GRG Nonlinear dan EA. Dengan adanya kemampuan EA untuk menyelesaikan CVRP dan Solver yang mampu menjalankan EA, maka dapat disimpulkan bahwa penyelesaian CVRP dapat dilakukan dengan memanfaatkan Solver. Russia-20-Nodes-CVRP Instance merupakan salah satu CVRP Instance yang terdapat pada Russian CVRP Instances. Dengan menggunakan EA & Solver, panjang rute terpendek dari Russia-20-Nodes-CVRP Instance adalah 15.884 Km.