Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

HUBUNGAN INDEKS MASSA TUBUH DAN KADAR HEMOGLOBIN DENGAN MEMORI VERBAL JANGKA PENDEK PADA SISWA SMA Merijanti, Lie Tanu; Rahmatullah, Ilham Arief
JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI Volume 10, Nomor 2, Juli 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/pdk.v10i2.20858

Abstract

Indeks massa tubuh dan kadar hemoglobin merupakan hal yang dapat mempengaruhi kondisi fisiologis manusia, termasuk pada proses pengolahan informasi yang berkaitan dengan fisiologi otak dan kemudian akan mempengaruhi memori verbal jangka pendek. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara indeks massa tubuh dan kadar hemoglobin dengan memori verbal jangka pendek pada siswa SMA. Penelitian ini menggunakan studi analitik observasional dengan desain cross-sectional yang dilakukan pada siswa-siswi SMAS Tunas Mekar Indonesia yang berada di Kota Bandar Lampung dengan 75 responden yang dipilih melalui metode simple random sampling. Pengambilan data dilakkan dengan pengukuran berat badan dan tinggi badan, alat cek hemoglobin digital dan Digit Span Test. Analisis data menggunakan SPSS versi 23 dan uji chi-square dengan tingkat kemaknaan < 0,05. Penelitian ini mendapatkan distribusi responden terbanyak 53,3 % berjenis kelamin perempuan, kelas 10 dan 12 masing-masing 38,6 %, nilai memori sedang-tinggi sebesar 74,7 %, indeks massa tubuh klasifikasi normal sebesar 42,7 %, dan 65,3 % dengan kadar hemoglobin rendah. Hubungan antara jenis kelamin, tingkat pendidikan, indeks massa tubuh dan kadar hemoglobin dengan memori verbal jangka pendek berturut-turut p=0,321; p=0,908; p=0,995; p=0,149. Tidak terdapat hubungan yan bermakna antara indeks massa tubuh dan kadar hemoglobin dengan memori verbal jangka pendek.
Pelatihan Relaksasi Nafas Dalam untuk Mengatasi Tekanan dari Potensi Bahaya Psikososial pada Pekerja Informal: Deep Breath Relaxation Training to Cope with Stresses from Potential Psychosocial Hazards in Informal Workers Merijanti, Lie Tanu; Pusparini, Pusparini; Mediana, Dian; Prasetyadi, Indiarto Nindyo
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 9 No. 8 (2024): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v9i8.7003

Abstract

Informal workers have faced higher pressure in meeting performance demands, especially amidst financial stability that has not been constant. Sometimes there isn't even a clear line between personal life and work life. After the pandemic there has been a shift in workers from the formal sector to the informal sector, where the number of informal workers has increased by 15.6%, while the formal sector has contracted - 6%. Informal sector workers are dominated by self-employed activities with limited capital and low levels of education, wading through life in the capital. Jakarta is included in the top ten ranking as a city with a high level of stress, where one of the parameters for the assessment is based on reports of workers experiencing stress. Therefore it is necessary to provide education and training to overcome potential psychosocial hazards through deep breathing relaxation techniques. The activity was carried out in December 2022 in collaboration with the Indonesian Buddhist Clinic partners by inviting 22 informal sector workers who often interact with partners, around the location where the partners are located. The activity began with pre-testing, providing material as well as training, debriefing, and closing with filling in the post-test. From the results of the pre and post test assessments, it was found that there was an increase in knowledge and understanding of 63.6% related to the material presented.