Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EFEK SUPLEMENTASI DADIH TERHADAP PENAMBAHAN BERAT BADAN DAN HEMATOLOGI KAMBING KACANG DAN PERANAKAN ETAWA (PE): The Effects of Curd Supplementation on Body Weight Gain and Hematological Parameters in Goats Kartono Kartono; Joharsah Joharsah
Wahana Peternakan Vol. 10 No. 2 (2026): Wahana Peternakan
Publisher : Faculty of Animal Science, University of Tulang Bawang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37090/jwputb.v10i2.3181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek suplementasi dadih terhadap pertambahan bobot badan dan parameter hematologi pada kambing. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan dua faktor, yaitu faktor pertama jenis kambing yang terdiri atas kambing Kacang dan kambing Peranakan Etawa (PE), serta faktor kedua berupa dosis pemberian dadih (0 ml, 5 ml, dan 6 ml) dengan empat ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian dadih dosis 5 ml berpengaruh nyata terhadap pertambahan bobot badan kambing PE, sedangkan pada kambing Kacang tidak memberikan pengaruh nyata. Pemberian dosis 5 ml pada kambing PE memberikan hasil terbaik karena kandungan mikroba probiotik dalam dadih mampu menyeimbangkan mikroflora rumen, sehingga meningkatkan proses fermentasi pakan dan ketersediaan nutrisi. Hal ini berdampak pada peningkatan efisiensi pencernaan dan pertambahan bobot badan. Sebaliknya, pada dosis 0 ml, pertambahan bobot badan relatif rendah akibat tidak adanya probiotik yang mendukung kinerja pencernaan. Sementara itu, pada dosis 6 ml, pertambahan bobot badan cenderung menurun, yang diduga disebabkan oleh kelebihan mikroba dalam rumen sehingga menghambat proses pencernaan secara optimal. Parameter hematologi yang meliputi hemoglobin (Hb), jumlah eritrosit (RBC), leukosit (WBC), dan hematokrit (HCT) menunjukkan hasil yang stabil dan berada dalam kisaran normal. Hal ini menunjukkan bahwa pemberian dadih juga berperan dalam menjaga homeostasis hematologis pada kambing Kacang dan kambing Peranakan Etawa, yang merupakan faktor penting dalam mendukung produktivitas serta ketahanan tubuh ternak terhadap stres.   Kata kunci: dadih, hematologi, kambing Kacang, kambing Peranakan Etawa, probiotik
PERSEPSI PETERNAK SAPI TRADISIONAL TERHADAP PENERAPAN TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN DI ACEH TENGGARA Muttaqinullah RS; Joharsah Joharsah; Hadirin Hadirin; Kartono Kartono; Sudarma JA; Aiva Viforit; Unchu Maiwanda; Prastika Prastika
Kandang : Jurnal Peternakan Vol. 18 No. 2 (2026): Edisi Juli - Desember Tahun 2026 IN PROGRESS
Publisher : Prodi Ilmu Peternakan Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/jkd.v18i2.8730

Abstract

Produksi Karkas daging sapi di Provinsi Aceh terus mengalami peningkatan sebagaimana data yang dilaporkan oleh BPS Aceh dari Tahun 2023-2025 dari 13.776.162,51 Kg naik menjadi 20.737.882,64 kg  (50,53%) demikian juga dengan kabupaten Aceh Tenggara yaitu 611.698 kg naik menjadi 1.223.774 kg (100,06%)  hal ini menandakan bahwa permintaan daging sangat tinggi di provinsi Aceh dan khususnya di Aceh Tenggara naik 100% dan menandakan jumlah populasi ternak juga naik signifikan. Tujuan penelitian dilakukan untuk mengetahui tingkat pengetahuan peternak sapi terhadap penerimaan teknologi inseminasi buatan (IB) di Aceh Tenggara. Minat peternak sapi terhadap penerimaan teknologi IB  di Aceh Tenggara. Penilaian peternak sapi terhadap teknologi inseminasi buatan di Aceh Tenggara dan Persepsi peternak terhadap petugas peternakan yang melaksanakan tehnologi IB di Aceh Tenggara. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survei terhadap 60 peternak sapi potong yang telah mengadopsi teknologi IB. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi peternak secara umum berada dalam kategori baik, dengan total skor persepsi sebesar 6.255. Penilaian peternak terhadap IB memberikan berbagai manfaat terhadap peningkatan kualitas dan kuantitas ternak, efisiensi biaya, serta penghematan waktu dan tenaga. Adapun beberapa kendala yang dihadapi peternak seperti kesulitan dalam mendeteksi birahi dan tingkat keberhasilan kebuntingan yang masih rendah. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kapasitas melalui pelatihan dan penyuluhan, serta peningkatan akses terhadap inseminator terlatih untuk mendukung keberhasilan adopsi teknologi IB. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan dalam pengembangan sektor peternakan sapi secara berkelanjutan.
Aksi Peduli Kemanusiaan dan Penyaluran Bantuan Kepada Korban Banjir Bandang di Kabupaten Aceh Tenggara: Penelitian Rila Maufira; Ardi Hirmansah; Dicky Zulkarnaen; Indra Utama; Fakhrur Rizal; Bahrul Ilmi; Khairul Anwa; Drh. Kartono; Habibul Akram; Umaidi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4018

Abstract

Banjir bandang yang melanda Kabupaten Aceh Tenggara menimbulkan kerusakan fisik dan tekanan psikologis yang signifikan bagi masyarakat, sehingga membutuhkan penanganan cepat dan terorganisasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan oleh Universitas Gunung Leuser sebagai bentuk aksi peduli kemanusiaan melalui pendistribusian bantuan darurat, pendampingan psikososial, serta edukasi kesiapsiagaan bencana di Desa Gammawar Lawe Sagu Hulu dan wilayah terdampak lainnya. Metode kegiatan meliputi asesmen cepat, koordinasi lintas pihak, distribusi bantuan, serta pelaksanaan sesi trauma healing dan sosialisasi mitigasi bencana. Hasil kegiatan menunjukkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat meningkat signifikan, dukungan psikososial memberikan dampak positif bagi anak-anak, serta pemahaman masyarakat mengenai kesiapsiagaan dan tindakan darurat mengalami peningkatan. Evaluasi kuantitatif dan kualitatif memperlihatkan bahwa kehadiran tim kemanusiaan memberikan rasa aman, meningkatkan solidaritas sosial, serta memperkuat ketangguhan komunitas dalam menghadapi bencana. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi berbasis masyarakat dalam upaya pemulihan pascabencana. Kegiatan ini diharapkan menjadi model intervensi yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan di wilayah rawan bencana lainnya.
Dampak Bencana Banjir Bandang Terhadap Peternak di Kecamatan Ketambe Kabupaten Aceh Tenggara Muttaqinullah; Joharsah; Hadirin; Kartono; Sudarma JA; Carli; Seroja Sahpitri; Andika
Sagita Academia Journal Vol. 4 No. 1 (2026): Sagita Academia Journal
Publisher : Yayasan Sagita Akademia Maju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61579/sagita.v4i1.803

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak bencana banjir terhadap kondisi ekonomi dan kesehatan ternak sapi di Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik survei dan wawancara mendalam kepada 20 peternak terdampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banjir mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan akibat kerusakan kandang, hilangnya pakan cadangan 40%, dan penurunan berat badan ternak 35%. Dari sisi kesehatan, ditemukan peningkatan kasus penyakit kulit 25% dan gangguan pencernaan (16%) pada sapi pasca-banjir. Upaya mitigasi mandiri yang dilakukan peternak masih sangat terbatas, sehingga diperlukan dukungan kebijakan pemerintah daerah dalam hal asuransi ternak dan penyediaan lahan pakan yang aman dari banjir.
EDUCATING CATTLE FARMERS TO SUSTAINABLY INCREASE THEIR INCOME IN SOUTHEAST ACEH Muttaqinullah; Joharsah; Hadirin; Kartono; Sudarma JA; Zaini Hasan; Desti PZ; Carli; Seroja S; Abdi R; Harapin HH; Subaedah S
Jurnal Pengabdian Bangsa Vol 5 No 2 (2026): MARCH - AUGUST 2026
Publisher : CV. Naskah Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61992/jpb.v5i2.371

Abstract

Cattle farming is one area with great potential to boost the local economy in Southeast Aceh, especially in Ketambe District. However, many farmers still face various problems, including a lack of knowledge in animal care management, feeding their cattle improperly, poor disease control, and limited skills in managing their business and marketing their livestock products. This situation results in low productivity and income for the farmers, so ongoing education programs are needed. This community service activity aims to improve the knowledge, skills, and capacity of 60 beef cattle farmers in Ketambe District, Southeast Aceh, so they can apply good farming practices and develop their livestock businesses sustainably. The methods used in this activity include counseling, training, and mentoring. Counseling is done by providing information about beef cattle maintenance management, feed formulation, animal health, reproduction, and business management. Training focuses on skills in making alternative feed, implementing biosecurity, and recording farm business activities, while mentoring aims to ensure the application of technology and business management among farmers. The results of the activities are evaluated through observation and comparing the participants' understanding before and after the activities. The results of the activity showed an increase in farmers' knowledge and skills regarding the management of beef cattle, the use of local feed resources, disease prevention efforts, and business record-keeping. In addition, farmers started to adopt more efficient farming practices, which could boost livestock productivity, reduce production costs, and strengthen the sustainability of their farms. The level of enthusiasm and active participation from all participants during this activity was a clear sign of the program's success.