Agni Ayudha mahanani
Program Studi Peternakan, Fakultas Peternakan Dan Perikanan, Universitas Sulawesi Barat, Jl. Prof. Dr. Baharuddin Lopa, S.H., Baurung, Banggae Timur, Baurung, Banggae Timur, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat 91412

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Evaluasi Manajemen Pemberian Pakan Kambing Peranakan Etawa (PE) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan di Wilayah Kabupaten Majene Agni Ayudha Mahanani; Andi Sukma Indah; Irmayanti Irmayanti; Ruth Dameria Haloho; Adli Putra Ermanda; Nita Adillah Pratiwi; Jisril Palayukan; Weny Dwi Ningtiyas; Khatifah Khatifah
JURNAL TRITON Vol 14 No 2 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i2.463

Abstract

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Sulawesi Barat mengadakan pengusulan pembetukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan pada tahun 2016 untuk dapat mengolah dan mengembangkan industri peternakan di wilayah Sulawesi Barat khususnya Kabupaten Majene yang sedang mengembangkan bibit Kambing Peranakan Etawa (PE). Kambing PE merupakan kambing hasil persilangan Kambing Etawa (kambing jenis unggul dari India) dengan Kambing Kacang (lokal) yang relatif lebih baik mampu beradaptasi dengan kondisi iklim Indonesia. Penelitian lapangan ini yang bertujuan untuk memberi informasi dan gambaran mengenai tata laksana manajemen pemberian pakan pada ternak kambing di UPTD X. Metode pengumpulan data yang dilakukan untuk mengetahui tata laksana manajemen pemberian pakan pada ternak kambing di UPTD X yaitu dengan cara mengikuti praktik secara langsung, melakukan pengumpulan data melalui wawancara, dan observasi langsung terkait data keadaan umum, sumber pakan, prosedur pemberian pakan, dan manajemen pemberian pakan kambing PE di UPTD X. UPTD X memiliki 24 ekor kambing PE yang dipelihara dengan sistem intensif. Pakan ternak yang diberikan di UPTD X terdiri dari hijauan segar, konsentrat dan mineral block. Namun, prosedur dan manajemen pakan belum sesuai dengan kebutuhan ternak, berdasarkan fase pertumbuhan dan produktifitas ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemeliharaan di UPTD X terutama pada manajemen pemberian pakan kambing PE yang dilakukan belum cukup baik dan belum memenuhi kriteria pemberian pakan yang mengutamakan kuantitas dan kualitas yang dapat meningkatkan produksi, pertumbuhan juga mensejahterakan ternak.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Peternak Ikut Serta dalam Program SPR di Kecamatan Tonra Kabupaten Bone Nita Adillah Pratiwi; Khatifah; Besse Mahbuba We Tenri Gading; Weny Dwi Ningtyas; Andi Sukma Indah; Irmayanti; Ruth Dameria Haloho; Jisril Palayukan; Adli Putra Ermanda; Agni Ayudha Mahanani
Journal Agro-Livestock Vol. 1 No. 01 (2023): JAL - Oktober
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/gqh2w305

Abstract

The need for food rich in protein sources from livestock continues to increase from time to time, therefore it is very important for the government to pay attention to the availability of livestock through various programs, one of the programs chosen is the People's Livestock Center (SPR) program. The aim of this research is to determine the various factors that influence breeders who participate in the SPR program. The research method used is descriptive quantitative. The research population came from 3 villages in Tonra District, Bone Regency with a total population of 338 people. From the research results, data was obtained that there were at least 12 reasons for breeders participating in the SPR program with the most dominant factor being the desire to increase knowledge about animal feed processing at 28.2%.  
Corn Substitution with Sorghum to Increase Production Efficiency of Local Egg-Laying Duck Farmers in Polewali Regency Agni Ayudha Mahanani; Sari Fatimah Mus
Jurnal Agripet Volume 26, No. 1, April 2026
Publisher : Animal Husbandry Department, The Faculty of Agriculture, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17969/agripet.v26i1.863

Abstract

This study aimed to evaluate the proximate composition and production performance of feed using sorghum as a substitute for corn. This study was conducted in two stages. The first stage, conducted at the Integrated Animal Husbandry Laboratory of the University of West Sulawesi, included feed preparation and a proximate analysis. The second stage included a feeding trial on laying ducks raised in an experimental pen in Polewali Regency, West Sulawesi, Indonesia. The treatments were formulated as follows: P0 = 100% corn and 0% sorghum; P1 = 25% corn and 75% sorghum; P2 = 50% corn and 50% sorghum; P3 = 75% corn and 25% sorghum; and P4 = 0% corn and 100% sorghum. This experiment used a completely randomized design (CRD) with five treatments and five replicates. The results of the first stage showed that sorghum increased crude protein and reduced crude fiber while maintaining comparable metabolizable energy levels. In the second stage, the best overall performance was achieved in P4, which showed the lowest feed consumption (125.52 gram/bird/day), best feed conversion ratio (3.54), highest production index (20.78%) and highest revenue above feed costs (Rp 11,050 cost/bird). These findings indicate that a diet containing 100% sorghum provides the best efficiency and production performance, indicating that sorghum can effectively replace corn as an energy source in laying duck diets.