Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENGARUH MODAL DAN UPAH TENAGA KERJA TERHADAP PENDAPATAN UMKM MANDAR SUTERA CAMPALAGIAN PERIODE 2018-2020 Irmayanti; Nurwahyuni Syahrir; Haerana; Erwin; Akbar Aziz
MANDAR: Management Development and Applied Research Journal Vol 4 No 1 (2021): Periode Desember
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/mandar.v4i1.1321

Abstract

KUALITAS FISIK ORGANOLEPTIK PERMEN TERNAK (UREA MOLASES MULTINUTRIENT BLOCK) DENGAN LAMA PENYIMPANAN YANG BERBEDA IRMAYANTI IRMAYANTI; Siti Nuraliah
AGROVITAL : Jurnal Ilmu Pertanian Vol 8, No 1 (2023): AGROVITAL VOLUME 8, NOMOR 1, MEI 2023
Publisher : Universitas Al Asyariah Mandar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35329/agrovital.v8i1.3873

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji kualitas fisik organoleptik UMMB (Urea Molases MultiNutrien Block)  berbasis bahan lokal sebagai pakan suplemen. Uji organoleptik dilakukan dengan cara memberikan penilaian pada tiap perlakuan yang dilakukan oleh panelis semi terlatih sebanyak 20 orang. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan taraf signifikansi 5%, terdiri atas empat perlakuan dan lima ulangan. Perlakuan yang digunakan dalam penelitian ini adalah P0: Penyimpanan 0 hari (Kontrol), P1: Penyimpanan 2 minggu, P2: Penyimpanan 4 minggu, dan P3: Penyimpanan 8 minggu. Variable yang diamati yaitu aroma, tekstur, warna, dan keberadaan jamur. Hasil penelitian tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan (P>0.05) terhadap nilai rata-rata warna dan aroma dan berpengaruh signifikan (P<0.05) terhadap nilai rata-rata tekstur dan keberadaan jamur. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa UMMB dengan lama penyimpanan sampai 4 minggu menunjukkan hasil yang baik ditinjau dari hasil uji organolepti meliputi tekstur warna, aroma, tekstur dan keberadaan jamur.
IMPACT OF THE COVID-19 PANDEMIC ON POULTRY FEED DISTRIBUTION IN LIMA PULUH KOTA DISTRICT, WEST SUMATRA PROVINCE Adli Putra Ermanda; Ruth Dameria Haloho; Widya Satya Nugraha; Tulus Fernando Silitonga; Bunga Putri Febrina; Irmayanti Irmayanti; Nita Adilla Pratiwi; Agni Ayudha Mahanani
Agrisocionomics: Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian Vol 7, No 2 (2023): June 2023
Publisher : Faculty of Animal and Agricultural Science, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/agrisocionomics.v7i2.16290

Abstract

Since the outbreak of the COVID-19 pandemic in Indonesia, on March 31, 2020, the government of the Republic of Indonesia has adopted a new policy known as PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) commonly known as "lockdown". Fulfillment of animal feed ingredients in West Sumatra Province which is still met from outside the province causes disruption of animal feed distribution during the PSBB. This research was conducted by interviewing 50 farmers during the PSBB policy. The data was collected from observations on maintenance. feed ingredients availability, as well as feed ingredients prices. According to the findings of this survey, there was a change in each variable. For example, in the variable transportation of chicken feed materials, 74% of respondents stated that it was smooth during PSBB and reduced by 56% during PSBB. Meanwhile, for the variable availability of chicken feed ingredients, 92% of respondents stated that when the PSBB was adopted, respondents' answers were reduced to 78%, and for the last variable, 24% of respondents stated that feed prices had climbed and treatment. In Indonesia, 76% of respondents said there was no change in prices before and after the PSBB policy was implemented in Lima Puluh Kota Regency, Province of West Sumatera.
Evaluasi Manajemen Pemberian Pakan Kambing Peranakan Etawa (PE) di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan di Wilayah Kabupaten Majene Agni Ayudha Mahanani; Andi Sukma Indah; Irmayanti Irmayanti; Ruth Dameria Haloho; Adli Putra Ermanda; Nita Adillah Pratiwi; Jisril Palayukan; Weny Dwi Ningtiyas; Khatifah Khatifah
JURNAL TRITON Vol 14 No 2 (2023): JURNAL TRITON
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Manokwari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47687/jt.v14i2.463

Abstract

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Sulawesi Barat mengadakan pengusulan pembetukan Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pembibitan Ternak dan Pakan pada tahun 2016 untuk dapat mengolah dan mengembangkan industri peternakan di wilayah Sulawesi Barat khususnya Kabupaten Majene yang sedang mengembangkan bibit Kambing Peranakan Etawa (PE). Kambing PE merupakan kambing hasil persilangan Kambing Etawa (kambing jenis unggul dari India) dengan Kambing Kacang (lokal) yang relatif lebih baik mampu beradaptasi dengan kondisi iklim Indonesia. Penelitian lapangan ini yang bertujuan untuk memberi informasi dan gambaran mengenai tata laksana manajemen pemberian pakan pada ternak kambing di UPTD X. Metode pengumpulan data yang dilakukan untuk mengetahui tata laksana manajemen pemberian pakan pada ternak kambing di UPTD X yaitu dengan cara mengikuti praktik secara langsung, melakukan pengumpulan data melalui wawancara, dan observasi langsung terkait data keadaan umum, sumber pakan, prosedur pemberian pakan, dan manajemen pemberian pakan kambing PE di UPTD X. UPTD X memiliki 24 ekor kambing PE yang dipelihara dengan sistem intensif. Pakan ternak yang diberikan di UPTD X terdiri dari hijauan segar, konsentrat dan mineral block. Namun, prosedur dan manajemen pakan belum sesuai dengan kebutuhan ternak, berdasarkan fase pertumbuhan dan produktifitas ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses pemeliharaan di UPTD X terutama pada manajemen pemberian pakan kambing PE yang dilakukan belum cukup baik dan belum memenuhi kriteria pemberian pakan yang mengutamakan kuantitas dan kualitas yang dapat meningkatkan produksi, pertumbuhan juga mensejahterakan ternak.
Kualitas Fisik Snack Bar Pakan Ternak Ruminansia Berbasis Limbah Tanaman Jagung dengan Lama Penyimpanan yang Berbeda Irmayanti, Irmayanti; Gading, Besse Mahbuba We Tenri; Mahanani, Agni Ayudha
Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Sains dan Teknologi Peternakan
Publisher : Universitas Sulawesi Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31605/jstp.v5i1.3007

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kualitas fisik snack bar pakan ternak dengan lama penyimpanan yang berbeda. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) terdiri lima perlakuan dan empat ulangan. Adapun perlakuan yaitu lama penyimpanan snack bar 0, 2, 4, 6 dan 8 minggu. Variabel yang diamati yaitu kerapatan partikel, daya serap air, dan organoleptik snack bar yang meliputi aroma, tekstur, warna, dan keberadaan jamur. Hasil penelitian menunjukkan pakan snack bar dengan lama penyimpanan yang berbeda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap variabel daya serap air, warna, dan aroma snack bar dan tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap variabel kerapatan partikel, tekstur, dan keberadaan jamur snack bar. Lama penyimpanan sampai 4 minggu memiliki kerapatan partikel yang lebih tinggi, warna coklat, tekstur yang padat dan tidak menunjukkan adanya keberadaan jamur dan lama penyimpanan 2 minggu memiliki daya serap air yang terendah dan aroma khas harum limbah tanam jagung. Berdasarkan hasil penelitian pakan Snack bar dengan lama penyimpanan hingga 4 minggu menunjukkan kualitas fisik yang terbaik meliputi kerapatan partikel, daya serap air, tekstur, warna, aroma, dan keberadaan jamur.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Peternak Ikut Serta dalam Program SPR di Kecamatan Tonra Kabupaten Bone Nita Adillah Pratiwi; Khatifah; Besse Mahbuba We Tenri Gading; Weny Dwi Ningtyas; Andi Sukma Indah; Irmayanti; Ruth Dameria Haloho; Jisril Palayukan; Adli Putra Ermanda; Agni Ayudha Mahanani
Journal Agro-Livestock Vol. 1 No. 01 (2023): JAL - Oktober
Publisher : Yayasan Perguruan Kampus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65474/gqh2w305

Abstract

The need for food rich in protein sources from livestock continues to increase from time to time, therefore it is very important for the government to pay attention to the availability of livestock through various programs, one of the programs chosen is the People's Livestock Center (SPR) program. The aim of this research is to determine the various factors that influence breeders who participate in the SPR program. The research method used is descriptive quantitative. The research population came from 3 villages in Tonra District, Bone Regency with a total population of 338 people. From the research results, data was obtained that there were at least 12 reasons for breeders participating in the SPR program with the most dominant factor being the desire to increase knowledge about animal feed processing at 28.2%.  
Pemberdayaan peternak melalui pembuatan pupuk organik integrasi kakao-kambing Desa Tinambung Kecamatan Pamboang Kabupaten Majene Irmayanti Irmayanti; Suyono Suyono; Ruth Dameria Haloho; Ilham Ilham; Jisril Palayukan; Suriansyah Suriansyah
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29970

Abstract

Abstrak Pelaksanaan pemberdayaan masyarakat melalui transfer teknologi embuatan pupuk organik merupakan upaya untuk memanfaatkan potensi bahan lokal sekitar yaitu kotoran ternak kambing. Pupuk adalah salah satu unsur strategis yang berperan dalam meningkatkan produktivitas tanaman dan menjadi bagian penting yang tidak dapat dipisahkan dari sistem usaha tani. Desa Tinambung memiliki potensi perkebunan seperti tanaman kakao dan peternakan kambing yang tinggi. Ketersediaan pupuk yang terbatas sehingga dilakukan upaya untuk beralih  kepenggunaan pupuk organik. Tujuan kegiatan ini untuk memanfaatkan potensi desa Tinambung dan memberikan dampak positif untuk masyarakat Desa Tinambung, utamanya dalam memanfaatkan limbah kotoran Kambing menjadi pupuk organik untuk menunjang ketersediaan pupuk bagi tanaman kakao sehingga dapat meningkatkan produksi tanaman kakao. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini yaitu metode society parcipatory peningkatan wawasan dan keterampilan terhadap inovasi teknologi pengolahan limbah ternak dan  pembuatan pupuk organik berbasis kotoran hewan kambing, dan metode persuasive approach yaitu  penyuluhan  pemanfaatan  limbah kotoran kambing menjadi  produk  baru  yang  bermanfaat  seperti  pupuk organik kompos. Metode  kegiatan  dilakukan dengan  empat tahap,  yaitu  tahap survey, tahap penyuluhan,  pelatihan pembuatan  pupuk  organik, dan monitoring dan evaluasi kegiatan. Hasil dari kegiatan pelatihan pembuatan pupuk organik telah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak sebesar 87,29% berdasarkan hasil pre test dan post test. Hal ini menunjukkan bahwa pelatihan ini telah membantu mitra menjadi lebih mandiri utamanya dalam menghadapi masalah pemanfaatan kotoran hewan kambing melalui pembuatan pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas ternak. Program ini berhasil membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah dan pertanian organik, yang tercermin dari tingginya tingkat partisipasi dan kepuasan peserta. Kata kunci: pupuk organik; integrasi; kotoran kambing. AbstractThe implementation of community empowerment through the transfer of technology for producing organic fertilizer aims to utilize local resources, such as goat manure. Fertilizer is a strategic element that plays a significant role in enhancing plant productivity and is an integral part of farming systems. Tinambung Village has substantial potential in cocoa farming and goat husbandry. Due to the limited availability of fertilizer, efforts were made to transition to the use of organic fertilizers. This initiative aims to harness the potential of Tinambung Village and provide positive impacts for the community, especially by converting goat manure into organic fertilizer to support the availability of nutrients for cocoa plants and thereby increase cocoa production. The methods utilized in this activity include Society participatory method: enhancing awareness and skills in applying technological innovations for processing livestock waste and producing organic fertilizer from goat manure. Persuasive approach method: Educating the community on turning goat manure waste into valuable products, such as compost-based organic fertilizer. The activities were conducted in four stages: Survey stage, Education stage, Training on organic fertilizer production, Monitoring and evaluation stage. The results of the organic fertilizer production training showed an 87.29% increase in knowledge and skills among farmers, based on pre-test and post-test results. This indicates that the training successfully helped partners become more independent, especially in addressing the challenge of utilizing goat manure through the production of organic fertilizer to boost agricultural productivity. This program effectively raised community awareness about the importance of waste management and organic farming, as reflected in the high levels of participation and satisfaction among the participants. Keywords: organic fertiliser; integration; goat manure.