Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

OPTIMALISASI KELOMPOK WANITA TANI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA MELALUI USAHA PENGOLAHAN IKAN LELE Sari, Ayu Intan; Purnomo, Sutrisno Hadi; Rahayu, Endang Tri; Emawati, Shanti; Dewanti, Ratih
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i3.14293

Abstract

Peran dan partisipasi perempuan dalam pembangunan sangatlah penting. Tidak dapat dipungkiri peran perempuan dalam menjaga kestabilan perekonomian dan kesejahteraan keluarga sangatlah besar. Eksistensi perempuan dapat ditunjukkan dengan keterlibatannya dalam sebuah kelompok, diantaranya kelompok wanita tani (KWT). Di Kota Surakarta terdapat 65 KWT yang masih eksis dan aktiv, diantaranya adalah KWT Ngudi Makmur yang berlokasi di Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari. KWT Ngudi Makmur sudah menjalankan kegiatan di sektor pertanian sejak tahun 2018, dan terus berkembang, pada pertengahan tahun 2023 melakukan budidaya ikan lele sebanyak 2000 ekor. Budidaya ikan lele KWT Ngudi Makmur ini sudah disertifikasi oleh Dinas Perikanan Jawa Tengah untuk Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), namun demikian lele yang dihasilkan ketika dijual harganya belum bisa lebih tinggi dari harga lele di pasaran. Kondisi ini memotivasi KWT untuk mengembangkan usaha olahan ikan lele, diantaranya menjadi nugget dan bakso ikan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan KWT Ngudi Makmur dalam mengembangkan usaha pengolahan ikan lele. Hasil yang telah dicapai telah terlaksana kegiatan pelatihan pengolahan ikan lele menjadi nugget dan bakso, pendampingan pengembangan usaha dengan pemberian hibah alat, pendampingan produksi dan pemasaran sehingga meningkatkan nilai jual ikan lele serta mengoptimalkan peran KWT dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dalam penyediaan pangan bergizi dan pendapatan. Kata kunci : peran, KWT, olahan ikan lele Abstract Women's participation in development is very important. It cannot be denied the role of women in maintaining economic stability and family welfare. The existence of women can be demonstrated by their involvement in a group, including the women's farmer group (KWT). In the city of Surakarta there are 65 KWTs that still exist and are active, including the Ngudi Makmur which is located in Joglo Village, Banjarsari District. KWT Ngudi Makmur has been carrying out activities in the agricultural sector since 2018, and continues to grow, in 2023 cultivating 2000 catfish. KWT Ngudi Makmur's catfish cultivation has been certified by the Central Java Fisheries Service for Good Fish Cultivation Methods (CBIB), however the price of catfish produced when sold cannot be higher than the price of catfish on the market. This condition motivated KWT to develop a catfish processing business, including fish nuggets and meatballs. This community empowerment was carried out with the aim of increasing the knowledge and skills of KWT Ngudi Makmur in developing a catfish processing business. The results that have been achieved include training activities on processing catfish into nuggets and meatballs, business development assistance by providing equipment grants, production and marketing assistance. thereby increasing the selling value of catfish and optimizing the role of KWT in improving family welfare in providing nutritious food and income. Keywords : role, KWT, catfish processing business
OPTIMALISASI KELOMPOK WANITA TANI DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA MELALUI USAHA PENGOLAHAN IKAN LELE Sari, Ayu Intan; Purnomo, Sutrisno Hadi; Rahayu, Endang Tri; Emawati, Shanti; Dewanti, Ratih
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peran dan partisipasi perempuan dalam pembangunan sangatlah penting. Tidak dapat dipungkiri peran perempuan dalam menjaga kestabilan perekonomian dan kesejahteraan keluarga sangatlah besar. Eksistensi perempuan dapat ditunjukkan dengan keterlibatannya dalam sebuah kelompok, diantaranya kelompok wanita tani (KWT). Di Kota Surakarta terdapat 65 KWT yang masih eksis dan aktiv, diantaranya adalah KWT Ngudi Makmur yang berlokasi di Kelurahan Joglo, Kecamatan Banjarsari. KWT Ngudi Makmur sudah menjalankan kegiatan di sektor pertanian sejak tahun 2018, dan terus berkembang, pada pertengahan tahun 2023 melakukan budidaya ikan lele sebanyak 2000 ekor. Budidaya ikan lele KWT Ngudi Makmur ini sudah disertifikasi oleh Dinas Perikanan Jawa Tengah untuk Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB), namun demikian lele yang dihasilkan ketika dijual harganya belum bisa lebih tinggi dari harga lele di pasaran. Kondisi ini memotivasi KWT untuk mengembangkan usaha olahan ikan lele, diantaranya menjadi nugget dan bakso ikan. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan KWT Ngudi Makmur dalam mengembangkan usaha pengolahan ikan lele. Hasil yang telah dicapai telah terlaksana kegiatan pelatihan pengolahan ikan lele menjadi nugget dan bakso, pendampingan pengembangan usaha dengan pemberian hibah alat, pendampingan produksi dan pemasaran sehingga meningkatkan nilai jual ikan lele serta mengoptimalkan peran KWT dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dalam penyediaan pangan bergizi dan pendapatan. Kata kunci : peran, KWT, olahan ikan lele Abstract Women's participation in development is very important. It cannot be denied the role of women in maintaining economic stability and family welfare. The existence of women can be demonstrated by their involvement in a group, including the women's farmer group (KWT). In the city of Surakarta there are 65 KWTs that still exist and are active, including the Ngudi Makmur which is located in Joglo Village, Banjarsari District. KWT Ngudi Makmur has been carrying out activities in the agricultural sector since 2018, and continues to grow, in 2023 cultivating 2000 catfish. KWT Ngudi Makmur's catfish cultivation has been certified by the Central Java Fisheries Service for Good Fish Cultivation Methods (CBIB), however the price of catfish produced when sold cannot be higher than the price of catfish on the market. This condition motivated KWT to develop a catfish processing business, including fish nuggets and meatballs. This community empowerment was carried out with the aim of increasing the knowledge and skills of KWT Ngudi Makmur in developing a catfish processing business. The results that have been achieved include training activities on processing catfish into nuggets and meatballs, business development assistance by providing equipment grants, production and marketing assistance. thereby increasing the selling value of catfish and optimizing the role of KWT in improving family welfare in providing nutritious food and income. Keywords : role, KWT, catfish processing business
Evaluasi Rumah Potong Ayam dan Praktik Penyembelihannya di Sekitar Kota Surakarta: Evaluation of Poultry Slaughterhouses and Their Practices Surrounding Surakarta City Daffa; Pratiwi, Laksita Haniifah; Pramono, Ahmad; Rahayu, Endang Tri; Anam, Choiroel; Yulviatun, Anastriyani; Cahyadi, Muhammad
Journal of Livestock and Animal Health Vol. 8 No. 1 (2025): February
Publisher : Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32530/jlah.v8i2.56

Abstract

Ayam wajib disembelih sesuai dengan syariat Islam untuk menghasilkan daging halal dan aman dikonsumsi oleh penduduk Indonesia yang mayoritas muslim. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi pada Rumah Potong Ayam (RPA) dan proses penyembelihan ayam di sekitar kota Surakarta. Evaluasi proses pemotongan ayam dilakukan 18 RPA yang berada di sekitar kota Surakarta. Data diperoleh dari wawancara dengan pemilik RPA, juru sembelih halal, serta pengamatan proses penyembelihan secara langsung. Informasi yang diperoleh dicatat pada kuisioner dan pengambilan gambar bagian leher ayam dilakukan setelah ayam disembelih. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak semua RPA di sekitar Kota Surakarta memenuhi aspek legalitas seperti izin usaha, nomor kontrol veteriner (NKV), maupun sertifikat halal. Penelitian ini menemukan empat dari 18 juru sembelih halal tidak memotong kedua pembuluh darah pada leher sehingga tidak sesuai dengan syariat Islam. Semua RPA juga tidak melakukan pemeriksaan ante-mortem dan post-mortem. Kesimpulan dari penelitian ini adalah semua RPA tidak memenuhi standar keamanan pangan dan halal dalam praktik pemotongan ayam di sekitar Kota Surakarta.
Sustainable entrepreneurial intention among livestock farmers: The role of green entrepreneurial mindset, green entrepreneurial self-efficacy, and environmental awareness Sari, Ayu Intan; Saputro, Ida Nugroho; Purnomo, Sutrisno Hadi; Rahayu, Endang Tri; Emawati, Shanti
Buletin Peternakan Vol 49, No 4 (2025): BULETIN PETERNAKAN VOL. 49 (4) November 2025
Publisher : Faculty of Animal Science, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21059/buletinpeternak.v49i4.109453

Abstract

Sustainable entrepreneurship plays an important role in driving economic growth while addressing environmental and social challenges as part of efforts to realize sustainable development. Sustainable entrepreneurs are motivated by their intention to solve sustainability issues through an entrepreneurial approach. In this context, this study aims to explore the role of green entrepreneurial mindset, green entrepreneurial self-efficacy, and environmental awareness on the cultivation of sustainable entrepreneurial intention among livestock farmers. This study uses a quantitative approach with a survey method of 280 young entrepreneurial respondents in the livestock sector who are interested in sustainable entrepreneurship. Data were collected using a closed questionnaire with a 5-point Likert scale and analyzed using Structural Equation Modeling (SEM) with the help of SmartPLS software. The study findings reveal that a green entrepreneurial mindset has a positive and significant direct and indirect effect on sustainable entrepreneurial intention through green entrepreneurial self-efficacy and environmental awareness. In addition, green entrepreneurial self-efficacy and environmental awareness have a positive and significant effect on sustainable entrepreneurial intention. This study makes an important contribution to understanding how green entrepreneurial mindset, green entrepreneurial self-efficacy, and environmental awareness can drive sustainable entrepreneurial intention in the livestock sector. In addition, the results of this study emphasize the need for an environmentally conscious entrepreneurial approach in managing livestock businesses.