Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Students' Psychological Problems Toward Classroom Presentation At University Sri Rahayu; Sesmiyanti Sesmiyanti; Riny Dwitya Sani M
Horizon Vol 3, No 1 (2023)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.343 KB) | DOI: 10.22202/horizon.v3i1.6114

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas mengenai permasalahan psikologi mahasiswa terhadap kelas presentasi di Universitas PGRI Sumatera Barat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perasaan psikologi mahasiswa saat melakukan presentasi dikelas dan untuk mengatahui bagaimana mahasiswa bisa meminimalis permasalahan tersebut. Jenis Penelitian ini yaitu penelitian deskriptif kualitatif, dimana partisipan dalam penelitian sebanyak 74 mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris Angkatan 2019 di kelas Seminar in Language Teaching. Penelitian ini menggunakan teknik total sampling dalam mengambil partisipan. Penggunaan instrument dalam pengambilan data berupa angket dan wawancara. Angket ini disebarkan ke 74 mahasiswa melalui google form serta melakukan interview ke 10 mahasiswa untuk mendapatkan informasi lebih dalam. Dari analisa  dari data, bisa menunjukan bahwa mahasiswa memiliki permasalahan psikologi saat melakukan presentasi seperti Anxiety (cemas), Nervous (gugup), Fear (takut) serta Strees (stres). Permasalahan psikologi yang banyak ditemukan yakni cemas dan gugup. Serta mahasiswa meminimalisir masalah tersebut dengan berusaha tenang, mempersiapkan materi dengan baik, menjelaskan materi dengan bahasa yang mudah dipahami dan diperbanyak, berlatih berbicara baik dengan teman atau memanfaatkan aplikasi online. Dengan demikian, permasalahan psikologi mahasiswa saat melakukan presentasi dikelas bisa diatasi serta bisa meningkatkan keefektifan mahasiswa dalam melakukan presentasi dikelas. Kata Kunci : Permasalahan psikologi, Presentasi, kelas presentasi.  
Self-Regulated Learning Behaviors of English Students Through E-Learning at University of PGRI Sumatera Barat Marisca Dwi Utami; Sesmiyanti Sesmiyanti; M. Khairi Ikhsan
Horizon Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (798.025 KB) | DOI: 10.22202/horizon.v2i1.5591

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui perilaku belajar mandiri mahasiswa Bahasa Inggris tahun ajaran 2017 melalui e-learning di Universitas PGRI Sumatera Barat. Permasalahan yang terjadi pada para mahasiswa pendidikan jarak jauh di antaranya adalah kurangnya motivasi dan penundaan, gangguan dari teknologi, pekerjaan dan keluarga, juga kecenderungan menggunakan metode reaktif daripada metode proaktif. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan desain penelitian deskriptif dengan menggunakan metode campuran. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan Online Self-Regulated Learning Scale (OSLQ) dan wawancara. Ada 44 mahasiswa yang berpartisipasi dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa harus meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka tentang bagaimana mengelola dan meningkatkan antusiasme pembelajaran online mereka.Kata kunci : Perilaku belajar mandiri, E-learning, Pendidikan jarak jauh.
An Analysis of Onomatopoeia in the Lion King Movie 2019 Laila Septia Hidayati; Sesmiyanti Sesmiyanti; Yola Merina
Horizon Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (784.091 KB) | DOI: 10.22202/horizon.v2i1.5195

Abstract

Penelian ini dilatarbelakangi oleh keterarikan peneliti untuk mengetahui onomatopoeia yang ada didalam film lion king, dalam penelitian ini peneliti memilih teori Bredin sebagai panduan penelitia panduan peneliti dlam menemukan tipe-tipe onomatopoeia adalah kata-kata yang suaranya mirip dengan suara sebenarnya, memiliki kemiripan akustik (suara atau getaran) dengan suara aslinya. Assosiative onomatopoeia adalah kata-kata onomatopoeisanya karena diasosiasikan seperti tiruan suara hewan. Examplarya adalah kemiripan antara suara dan konsep yang diacu dapat ditemukan dalam implikasi dan ide-ide terkai dan bukan dalam arti sebenarnya seperti yang ditentukan dalam kams. Desain penelian ini adalah kualitatif. Metode penelitian kualitatif merupakan salah satu cara penelitian untuk menghasilkan data descriptive berupa data kata-kata yang tertulis dan lisan dari objek yang diamati dalam penelitian iini . sedangkan peneiti berperan sebagai instrument utama. Dalam penelitian ini, peneliti mengguanakan metode simak dan tekniknya dalam menganalisis data. Data penelitian ini adalah tiruan bunyi yang ada didalam film lion king. Berdasarkan hasil penelitian ini, peneliti menemukan data sebanyak 15 data onomatopoeia, direct onomotopeia, direct onomatopoeia 7 (tujuh), assosiative onomatopoeia 7 (tujuh) dan 1 (satu) exemplary onomatopoeia.Kata kunci : Onomatopoeia, tipe-tipe onomatopoeia.  
Students’ Perception of Using Note-taking in Listening Anggun Siswahyuni; Melvina Melvina; Sesmiyanti Sesmiyanti
English Teaching and Linguistics Journal (ETLiJ) Vol 4, No 2 (2023): ETLIJ - English Teaching and Linguistics Journal
Publisher : English Teaching and Linguistics Journal (ETLiJ)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/etlij.v4i2.16460

Abstract

Note taking is an vital academic skill. Van de Meer, (2012) points out that “Note - taking in lectures is often taken to be the distinguishing characteristic of learning at university”. Note-taking brings high effectiveness on comprehension. Kiewra, (1991) indicates that taking notes during lessons helps students understand what is taught easier and then they can reach the objectives of the course more comfortable.        The majority of  students have difficulties to follow listening activity. They felt under pressure to understand every word. It means that the students have difficulty in catching the information from the speaker S. Sumihatul,(2012) states many factors that the student feels difficult when studying listening in English, for example: material too fast to be heard to forget what they have heard listen, don't know the meaning of the spoken English word or heard because of the limited English vocabulary they have, not concentrating on the material being heard, not understanding orders explain verbally, lazy in learning or no motivation to learn, and many more factors. As a result, the students have hearing problem and most of them have low motivation to learn listening             Moreover, note-taking is also very helpful for students as a strategic way to catch the points of what they listen. The note becomes a material which they use to recall what teachers and professors have explain to them. Milligan (2014) explains note-taking as an effective way in the learning process because through note-taking students can incorporate a lot of sense. For example, students need sharp thinking and listening skills to determine important information to note.        It is known that students need something to help improve their listening skills. Therefore, this study tries to find out the students' perceptions of the use of note taking on their listening skills. It is hoped that by knowing the results of this study, it can be referred to and the information investigated in depth in the future to find some possible strategies that can be recommended to students to improve their listening.
PENERAPAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN MEMBACA (READING) MENGGUNAKAN MULTIMODALITY DI SMA DEK PADANG Sesmiyanti Sesmiyanti; Suharni Suharni; M. Khairi Ikhsan
Pengabdian Masyarakat Ilmu Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2022): JURNAL PEMIMPIN - PENGABDIAN MASYARAKAT ILMU PENDIDIKAN - Edisi Agustus 2022
Publisher : FKIP Universitas Citra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37792/pemimpin.v2i2.647

Abstract

Abstrak. Tujuan dari Pengabdian ini adalah untuk menerapkan pendidikan karakter pada pembelajaran reading dengan menggunakan multimodality di sekolah. Metode yang digunakan adalah berupa pelatihan dan sesi tanya jawab. Sedangkan hasil pada pelatihan ini menunjukan bahwa pemahaman guru tentang materi pembelajaran yang akan digunakan dalam pembelajaran reading menggunakan multimodality dan berbasis pendidikan karakter berjalan dengan baik. Kegiatan pengabdian ini merupakan kegiatan positif yang diharapkan dapat meningkatkan mutu pendidikan di sekolah pelatihan ini. Abstract. The purpose of this activity is to apply character education inreading by using multimodality in schools. The method used is in the form of training and question and answer sessions. While the results of this activity show that the teacher's understanding of the learning materials that will be used in reading using multimodality and based on character education is going well. This activity is a positive activity that is expected to improve the quality of education in this training school.
Mengembangkan Bahan Bacaan Dalam Blended Learning Untuk Siswa Kelas XI SMA Monica Shalbilla Wahyuni; Yulmiati; Sesmiyanti
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 2 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan bahan bacaan yang valid dalam model blended learning untuk siswa kelas II SMA. Sehingga bahan bacaan dapat dijadikan sebagai sumber belajar bahasa Inggris, khususnya materi teks eksposisi analitis dan teks naratif. Jenis penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (R&D) dengan model pengembangan yang dikemukakan oleh Plomp (2013). Tahapan yang digunakan dalam model pengembangan ini hanya tahap 2 yaitu tahap prototyping yang sekaligus menguji validitas. Instrumen penelitian yang digunakan adalah angket validitas. Berdasarkan penilaian validator diperoleh validitas membaca materi blended learning sebesar 0,871 dengan kategori valid. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan bahan bacaan dalam blended learning pada materi teks eksposisi analitis dan teks naratif untuk siswa kelas II SMA dinyatakan valid dan dapat digunakan oleh guru dan siswa.
Persepsi Siswa Terhadap Penggunaan LKS Sebagai Alat Bantu Pada Pembelajaran Bahasa Inggris Di Kelas VIII SMP Ayu Tania Putri; Sesmiyanti; Herfyna Asty
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 2 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi siswa tentang penggunaan LKS sebagai alat bantu dalam pembelajaran bahasa Inggris LKS. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan metode campuran (kualitatif dan kuantitatif). Subyek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 24 Padang. Prosedur pengumpulan data adalah kuesioner dan wawancara, kemudian peneliti menganalisis data dengan mengadopsi pola Matthew B. Miles dan A. Michael Huberman. Ada tiga langkah yang dilakukan yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Setelah itu, peneliti melakukan tabulasi terhadap kuesioner yang diperoleh dalam bentuk analisis deskriptif. sample yang digunakan dalam penelitian adalah cluster random sampling . Hasil penelitian ini menunjukkan beberapa kesulitan bagi siswa dalam menangkap makna dari proses pembelajaran bahasa Inggris. Hasil data angket dengan 44 responden dan wawancara dengan 4 siswa menunjukkan bahwa siswa setuju bahwa LKS adalah alat dalam pembelajaran bahasa Inggris yang dapat membantu siswa berhasil dalam proses pembelajaran dengan mengasah kemampuannya. Hasil survei angket dan wawancara tentang penggunaan lembar kerja siswa untuk belajar bahasa Inggris di SMP Negeri 24 Padang menunjukkan kategori positif.
Persepsi Guru Dan Siswa Terhadap Pembelajaran Campuran Di SMA Riska Yovita; Sesmiyanti; Elmiati
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 2 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa terhadap blended learning. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. proses analisis persepsi guru dan siswa menggunakan kuesioner dan wawancara. Ada 7 pernyataan untuk guru dalam kuesioner dan 7 pertanyaan untuk wawancara. Kemudian ada 7 pernyataan dalam kuesioner untuk siswa dan 6 pertanyaan dalam wawancara. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner dan wawancara yang digunakan untuk mengetahui persepsi guru dan siswa. Pernyataan pada kuesioner dapat dipilih dengan 5 pilihan, yaitu sangat setuju, setuju, netral, tidak setuju dan sangat tidak setuju. hasil persepsi guru dan siswa terhadap blended learning terdapat beberapa jawaban dalam kuesioner dan wawancara. Dengan demikian, temuan peneliti guru dan siswa menemukan bahwa 2 guru sebenarnya setuju dengan sebagian besar pernyataan dalam kuesioner, guru setuju jika blended learning meningkatkan motivasi siswa dalam belajar bahasa Inggris, guru juga setuju dengan pernyataan tentang blended learning meningkatkan keterampilan bahasa tetapi guru tidak setuju jika blended learning dapat meningkatkan pemahaman tata bahasa siswa. Setelah itu, berdasarkan kuisioner yang peneliti dapatkan kepada guru, guru juga memiliki beberapa masalah ketika melakukan pembelajaran blended ini, yaitu tentang internet yang buruk dan penyampaian materi yang dapat membuat siswa tertarik dengan hal tersebut, guru juga merasakan jika blended learning dibuat. siswanya bingung karena jika ada masalah, siswa tidak bisa bertanya langsung dengan gurunya.
Analisis Minat Siswa Dalam Membaca Di Sekolah Menengah Pertama Dani Farma Yolla; Sesmiyanti; Elmiati
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 2 (2023): Maret-Juni 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Minat dalam penelitian ini merupakan motivasi siswa dalam membaca. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui minat baca siswa di sekolah menengah pertama. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan menggambarkan minat baca siswa. Teknik dalam pengumpulan data berupa angket dan yang diambil pada satu kelas yang dijadikan sampel. Teori yang digunakan adalah teori dari Bawawa et al (2019) dengan tiga indikator minat baca yaitu: 1. Inner Argue, 2. Social Motive, 3. Emotional Factor. Hasil penelitian ini berupa persentasi pada setiap indikator minat baca siswa. Pada indikator inner argue didapatkan minat siswa 60%, indikator social motive didapatkan 58%, indikator emotional factor didapatkan 53%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa minat siswa dalam membaca kelas di SMP N 4 Ampek Nagari sangat kurang. Faktor yang menyebabkan kurangny minat baca siswa adalah factor dari dalam diri sendiri.
Persepsi Siswa Tentang Karakteristik Guru Bahasa Inggris Yang Efektif Di Sekolah Menengah Atas Desma Fauzia; Sesmiyanti Sesmiyanti; Siska Siska
EduCurio: Education Curiosity Vol 1 No 3 (2023): Juli-Oktober 2023
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mendeskripsikan persepsi siswa terhadap karakteristik guru bahasa Inggris yang efektif di sekolah menengah atas. Peneliti menggunakan metode kualitatif. Teknik pengumpulan datanya adalah kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi siswa terhadap karakteristik guru bahasa Inggris yang efektif di SMA Negeri 5 Solok Selatan telah terolah dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa dari tujuh ciri guru bahasa Inggris yang efektif, banyak siswa yang memilih jawaban sabar karena guru dalam mengajar selalu memberikan motivasi dalam belajar sehingga ketika siswa mendapat arahan atau motivasi dari guru dapat memotivasi. siswa untuk belajar dengan giat agar menghasilkan nilai yang baik dan sempurna.