Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Tesa Arsitektur

PERUBAHAN POLA TATANAN RUANG TANEAN LANJANG DI KAMPUNG BATIK TANJUNG BUMI (The Changes of the Spatial Pattern of Tanean Lanjang in Kampung Batik Tanjung Bumi) Muchlisiniyati Safeyah; Eva Elviana; Nurjanti Takarini; Aris Sutejo
Tesa Arsitektur Vol 16, No 2: 2018
Publisher : Unika Soegijapranata Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tesa.v16i2.1123

Abstract

Kampung batik of Tanjung Bumi has the uniqueness from the craft of batik gentongan and traditional settlement of tanean lanjang. Batik activities that originally as a filler of spare time, is currently done to earn income.The changes of paradigm is expected to have an impact on changing the pattern of arragement of tanean lanjang. The research was descriptive with qualitative method which was done on 6 (six) groups of tanean lanjang. The changes in the paradigm of society do not show much change in the pattern of arragement of tanean lanjang in the kampung batik of Tanjung Bumi. The tanean lanjang (the long of yard); fence; location, orientation, hierarchy, and shape of the Langgar; and the porch of houses are the elements that are preserved. The function of the Langgar becomes less. The spaces in the houses are private whereas the porch of the houses has changed on its character from semi-privat become semi-public. The changes happened on its pattern, total, and the function of the residential space which more complex. It is also much more influenced by development of life of social than the development of batik activities.The pattern of tanean lanjang can be a place of the develpment of batik activities. The traditional settlement of tanean lanjang is still suitable with the meaning the way of life today.
KAJIAN ADAPTIVE REUSE PADA BANGUNAN PIZZA HUT KOTABARU YOGYAKARTA SEBAGAI BANGUNAN KOMERSIAL (Adaptive Reuse Study On Pizza Hut Kotabaru Yogyakarta As A Commercial Building) Jasmin, Kamila Jastisia; Elviana, Eva
Tesa Arsitektur Vol 23, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Katolik Soegijapranata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24167/tesa.v23i1.13714

Abstract

Bangunan pada Kawasan Cagar Budaya (KCB) di Yogyakarta diatur agar sesuai dengan gaya arsitektur setiap kawasan. Pada KCB Kotabaru, gaya arsitektur yang digunakan adalah Indis atau Kolonial. Adaptive reuse merupakan salah satu strategi yang diterapkan pada bangunan agar memiliki fungsi relevan di era modern tanpa mengubah ciri khas arsitekturnya. Objek penelitian ini berfokus pada bangunan Pizza Hut bergaya Arsitektur Indis di Jl. Jenderal Sudirman No. 65, Yogyakarta, yang termasuk cagar budaya tingkat provinsi (kelas C), dimana adaptive reuse yang dilakukan harus mengacu pada kebijakan dan regulasi pemerintah. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana pendekatan adaptive reuse diterapkan pada bangunan Pizza Hut dengan pertimbangan regulasi kawasan dan peraturan penggunaan bangunan cagar budaya tingkat provinsi (kelas C). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pengambilan data melalui observasi lapangan dan analisis dokumen regulasi serta kebijakan pemerintah, menggunakan variabel penelitian berdasarkan teori Shearing Layers of Change. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan adaptive reuse pada bangunan Pizza Hut sebagai bangunan komersial di KCB Kotabaru dilakukan secara selektif tanpa mengubah karakter utama bangunan. Elemen site, structure, dan sebagian skin dipertahankan, sedangkan penyesuaian dilakukan pada services, space plan, dan stuff untuk mendukung operasional restoran modern.