Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Konsep Hotel Resort dengan Pendekatan Arsitektur Neo Vernakular di Kawasan Bromo Ahmad yusuf Fahrezzi; Eva Elviana
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 3 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i3.3934

Abstract

The Mount Bromo vacation spot is a well-known tourist destination that attracts both local and foreign visitors. Many tourists come for the breathtaking natural scenery. Needless to say, accommodation and hotels are essential to provide a comfortable stay for tourists who want to explore the tourist areas of Bromo. Resort hotels offer travelers a respite from the hustle and bustle of the city. The design process uses exploratory techniques. Exploratory research is research that involves conducting research and expanding the concept of exploitation to include broader conceptual aspects of research. The hotel design layout is meant to assist authorities' efforts to enhance tourism withinside the Mount Bromo region, which includes leveraging its herbal ability in tourism. The architectural goal of this resort hotel is to build accommodations that help to harness and capitalize on the tourism potential of the Mount Bromo region. The design of the Mount Bromo Tourism Center is based on a neo-vernacular approach, which is a construction concept that incorporates modern elements and attempts to adapt to the environment. The concept encompasses significant aspects of form, functionality, and technology and blends seamlessly with the present-day setting.
Pemanfaatan Potensi Alamiah Kawasan Gunung Beruk Ponorogo dalam Mendukung Wisata Berkelanjutan Eva Elviana; Rizka Tiara Maharani; Diyan Lesmana
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 14 No. 2 (2022): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v14i2.24

Abstract

Kawasan Gunung Beruk terletak di desa Karang Patihan Kecamatan Balong Kabupaten Ponorogo, banyak menyimpan kekayaan alamiah berupa pemandangan alam yang indah, lahan berkontur membentuk perbukitan, hawa sejuk pegunungan, serta aneka jenis pepohonan khas pegunungan, yang dapat dikembangkan menjadi sebuah kawasan wisata. Pesona keindahan alam dengan karakteristik pegunungan, dapat menjadi pemicu timbulnya atraksi wisata yang berbasis pada lingkungan alam. Diharapkan kegiatan wisata yang terbentuk nantinya dapat menjamin keberlanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk mengeksplorasi potensi kekayaan alam Gunung Beruk, dalam menghasilkan sebuah atraksi wisata yang menarik dan menyenangkan, serta berkelanjutan. Metode penelitian dilakukan dengan melakukan analisis terhadap potensi alamiah kawasan Gunung Beruk, dengan mengeksplorasinya agar menghasilkan sebuah atraksi wisata yang berkelanjutan. berbasis pada budaya kelokalan setempat, sehingga dapat menjamin keberlanjutannya. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa berbagai ragam atraksi wisata yang berbasis pada kelokalan budaya setempat serta didukung oleh karakter alam pegunungan, akan dapat mendukung terciptanya wisata yang berkelanjutan
UPAYA PENINGKATAN CITRA KAWASAN WISATA BUDAYA PADA SANGGRALOKA SEKAR WILIS PONOROGO Eva Elviana; Erwin Djuni Winarto; Azkia Avenzoar
Envirotek : Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan Vol. 13 No. 1 (2021): Envirotek: Jurnal Ilmiah Teknik Lingkungan
Publisher : Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirotek.v13i1.130

Abstract

Sanggraloka Sekar Wilis merupakan nama sebuah kawasan wisata yang terletak di desa Kesugihan Kecamatan Pulung, Ponorogo. Dengan lokasi tapak di lereng gunung Wilis, dilatar belakangi perbukitan, memberikan panorama alam yang indah, didukung dengan berbagai macam pepohohan sebagai peneduh serta adanya sumber air bersih yang dimanfaatkan menjadi sebuah kolam renang keluarga. Adanya beberapa fasilitas bermain anak, serta bumi perkemahan, menjadikan tempat ini banyak dikunjungi oleh masyarakat sekitar. Meski terdapat bangunan Pendopo dengan style Joglo Panoragan pada kawasan ini, namun citra kawasan yang mencerminkan seni budaya Ponorogo, belum tesedia secara memadai. Atraksi budaya seperti pagelaran tari Reog Ponorogo, dilakukan pada ruang terbuka yang masih cukup luas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan upaya meningkatkan citra kawasan sebagai wisata budaya, melalui eksplorasi elemen-elemen arsitektur sehingga mampu meningkatkan citra kawasan dengan mengangkat nilai-nilai tradisi-kelokalan (vernacular). Penelitian kualitatif ini menggunakan metode analisis secara diskriptif melalui observasi lapangan dan indepth interview. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan arsitektur vernacular pada penyelesaian bangunannya, dapat peningkatan citra kawasan wisata, sehingga memperkuat identitas budaya Ponorogo.
KAJIAN PENERAPAN ARSITEKTUR IKONIK PADA BANGUNAN MALANG CREATIVE CENTER Putri Oktafira Melinda; Eva Elviana
DEARSIP : Journal of Architecture and Civil Vol 4 No 01 (2024): Desember 2023 - Mei 2024
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Islam Darul Ulum Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/dearsip.v4i01.6267

Abstract

Perkembangan dalam dunia arsitektur kini telah tumbuh dengan sangat pesat, Hal ini bisa diketahui dari sejumlah besar bangunan yang dibangun menggunakan pendekatan Arsitektur Ikonik di berbagai manca negara. Arsitektur ikonik sendiri merupakan sebuah bentuk dari realisasi arsitektur yang bisa dijadikan sebuah penanda atau sebuah simbol kawasan atau daerah di lingkungan tersebut. Bangunan ikonik yang tercipta sangat berpengaruh terhadap lingkungan yang ada di sekitarnya. Objek studi bangunan dalam penelitian ini adalah Gedung Malang Creative Center yang terletak di wilayah kota Malang. Bangunan ini merupakan bangunan Creative Center pertama di terletak di wilayah kota Malang. Creative center sendiri merupakan sebuah wadah atau tempat penunjang layanan dan fasilitas tempat berkumpulnya pelaku kreatif yang ingin belajar, menjalin koneksi, menambah relasi dan mengembangkan kreativitasnya diberbagai bidang. Tujuan dari penelitian ini adalah mengidentifikasi komponen bangunan yang membuat sebuah bangunan dapat dikatakan sebagai bangunan ikonik. Termasuk dalam kategori penelitian kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data melalui metode studi pustaka, observasi, dan analisis data secara deskriptif analitik. Data yang diperoleh diolah dan di susun dikaji sehingga diperoleh kesimpulan bahwa bangunan Malang Creative Center dapat dikatakan sebagai bangunan Ikonik karena telah menerapkan beberapa elemen- elemen yang menjadi karakteristik ikonik seperti memiliki skala yang impresif, bentuk yang menakjubkan, mendapat daya tarik tersendiri bagi yang melihatnya dan lokasi yang strategis.
Konsep Desain Konservasi Air Pada Masjid Nasyrul Ulum Sumenep Fihir Alkautsar; Eva Elviana
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.686 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i12.10808

Abstract

Air merupakan sumber daya alam yang menunjang hampir setiap aspek pendukung kehidupan. Kebutuhan akan air bersih tidak dapat dihindari, namun perlu diperhatikan agar tidak terbuang percuma. Sehingga diperlukan manajemen pengelolaan agar air yang dikeluarkan terpakai secara benar. Masjid Nasyrul Ulum merupakan masjid bersama yang digunakan oleh Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Sumenep. Sebagai masjid yang akan digunakan bersama dari berbagai elemen seperti santri, guru dan masyarakat daerah tentunya akan banyak aktivitas yang memerlukan air terutama penggunaan air untuk berwudhu. Masjid Nasyrul Ulum akan menjadi sebuah contoh yang baik dalam penerapan konservasi air dan manajemen lingkungan bangunan yang baik dalam sebuah gedung untuk berikutnya diterapkan pada gedung-gedung lainnya di Sumenep. Salah satu standar pelaksanaan arsitektur berkelanjutan bangunan yang dapat dijalankan pada gedung adalah dengan penerapan konservasi air. Di Indonesia, penerapan konservasi air untuk mencapai arsitektur berkelanjutan sendiri masih jarang ditemukan. Oleh karena itu, tujuan dari penelitian ini adalah dapat mengetahui bagaimana rancangan rencana pembangunan Masjid Nasyrul Ulum Sumenep yang menerapkan Arsitektur Berkelanjutan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian metode penelitian kualitatif dengan mengeksplorasi studi literatur tentang arsitektur berkelanjutan dan penerapan konservasi air. Hasil dari penelitian ini adalah dapat memberi rancangan arsitektur berkelanjutan untuk Masjid Nasyrul Ulum Sumenep dengan menggunakan parameter GREENSHIP yang ditentukan oleh GBCI sehingga dapat menciptakan bangunan arsitektur berkelanjutan hingga dapat memberi dampak baik pada lingkungan.
KAJIAN KARAKTERISTIK KAWASAN TUNJUNGAN SEBAGAI HERITAGE KOTA SURABAYA Romadhonita, Novia; Elviana, Eva
Jurnal Pengembangan Kota Vol 11, No 2: Desember 2023
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/jpk.11.2.181-190

Abstract

Surabaya merupakan salah satu kota tertua di Indonesia. Perkembangan arsitektur turut serta bertumbuh selaju dengan pertumbuhan ekonomi, sosial, dan bisnis di Kota Surabaya. Upaya revitalisasi maupun pemanfaatan kembali bangunan pada kawasan Tunjungan digencarkan beberapa tahun terakhir. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik, langgam arsitektur, kesesuaian antara karakteristik heritage kota pada kawasan Tunjungan, serta elemen perancangan kota yang diterapkan saat ini untuk mendukung citra kota sebagai kawasan heritage dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif berdasarkan temuan sejarah. Diawali dengan menganalisa sejarah di Surabaya dari artikel, jurnal, buku, dan arsip gambar, dilanjutkan dengan melakukan observasi lapangan yakni dengan mengunjungi bangunan–bangunan heritage yang berdiri di sepanjang Jalan Tunjungan untuk mengidentifikasi langgam arsitektur yang digunakan pada bangunan heritage. Ditemukan karakteristik kawasan heritage yakni terkait fungsi, ciri, serta latar belakang sejarah bangunan. Disamping itu, karakteristik langgam arsitektur pada bangunan yang berdiri di sepanjang kawasan Tunjungan terdiri dari berbagai macam gaya dengan periodesasi yang berbeda. Penelitian ini berguna sebagai acuan perencanaan menghidupkan semangat heritage sebagai tujuan wisata Kota Surabaya pada kawasan Tunjungan dan dapat membantu perencana maupun konsultan yang melaksanakan kegiatan revitalisasi maupun konservasi bangunan.
Penerapan Arsitektur Kontemporer terhadap Mon Decor Gallery Alvian Rifky, Alvian Rifky; Elviana, Eva
Journal of Education Research Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i1.957

Abstract

Galeri merupakan suatu wadah atau bangunan yang digunakan sebagai komunikasi visual antara seniman dan masyarakat. Setiap galeri memiliki ciri khas yang berbeda, sehingga peran arsitektur kontemporer sebagai pendekatan terhadap fasilitas galeri sangat tepat dengan karakter yang tidak terikat. Penelitian ini bertujuan untuk memahami prinsip dan karakteristik arsitektur kontemporer pada bangunan galeri. Penelitian ini ditujukan untuk merangkum elemen pembentuk arsitektur kontemporer yang akan diterapkan pada perancangan galeri. Metode penelitian ini menggunakan  deskriptif kualitatif. Penelitian ini menggunakan teknik analisis kualitatif dengan metode induktif, yaitu dengan mengumpulkan, menguraikan dan menjelaskan tentang prinsip dan karakteristik pendekatan arsitektur kontemporer yang mengacu pada teori Schimbeck. Hasil dari penelitian ini adalah  Mon Décor Gallery memenuhi tujuh prinsip atau karakteristik arsitektur kontemporer teori Schimbeck, antara lain kenyamanan yang hakiki, konsep fasad bangunan transparan, konsep ruang terkesan terbuka, harmonisasi ruang dalam dan ruang luar, gubahan bangunan yang ekspresif, eksplorasi elemen lansekap, dan bangunan yang kokoh.
Penerapan Arsitektur Biophilic pada Ulaman Resort Putra, Bayu Aditya Pratama; Elviana, Eva
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.992

Abstract

Resort merupakan sebuah tempat untuk beristirahat dan bersantai yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang. Kekayaan alam yang melimpah bisa digunakan sebagai elemen pendukung untuk desain sebuah resort, sehingga dapat menghubungkan manusia dengan alam melalui arsitektur Biophilic. Arsitektur Biophilic merupakan desain yang berlandaskan pada aspek biophilia untuk menghasilkan suatu ruang yang dapat menghubungan antara manusia dan alam. Tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan penerapan desain Biophilic pada resort yang menghubungkan antara manusia dengan alam. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan study literatur. Data dianalisis mengunakan metode komparasi.. Hasil dari penelitian ini adalah Ulaman Resort yang memenuhi sepuluh prinsip dan karakteristik antara lain Visual connection with nature, Non-visual connection with nature, Thermal dan airflow variabillty, Presence of water, Dynamic dan diffuce light, Connection with natural systems, Biomorphic forms dan patterns, Material connection with nature, Prospect and Refuge, Mobility And Wayfinding.
Penerapan Konsep Neo Vernakular Bali pada Bangunan Mixed-Use Beachwalk Bali Pratama, Ivan Pratama Adi Putra; Elviana, Eva
Journal of Education Research Vol. 5 No. 2 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i2.1013

Abstract

Bali merupakan destinasi wisata yang masih melestarikan budayanya. Salah satu bangunan tersebut  adalah mixed-use Beachwalk Bali yang dijadikan sebagai bahan studi pada penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penerapan konsep Neo-Vernakular Bali pada bangunan Beachwalk Bali. Metode yang digunakan yaitu metode deskriptif eksploratif. Pengumpulan data melalui studi literatur dan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bangunan mixed-use ini menerapkan konsep Neo-Vernakular tidak secara menyeluruh. Hal tersebut dibuktikan dengan adanya data bahwa bentuk massa bangunan dibuat seperti kontur laut dan terasiring sawah Bali, atap bangunan dibuat seperti atap rumah Bali dicampur dengan material modern, penggunaan ornamen khas Bali pada interior yang dominan berkesan modern, peletakkan halaman yang besar ditengah massa bangunan, tekstur dan warna bangunan sesuai dengan kaidah-kaidah modern juga arsitektur Bali. Hasil dari penelitian ini diharapkan memberikan sudut pandang keilmuan baru di dibidang arsitektur, khususnya bangunan mixed-use.
EKSISTENSI RUANG TERBUKA PADA LINGKUNGAN PERMUKIMAN Eva Elviana; Diyan Lesmana
Jurnal Koridor Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Koridor
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (475.213 KB) | DOI: 10.32734/koridor.v10i1.1386

Abstract

The housing environment that appears in many urban areas today, is available in the form of real estate and in the form of simple housing. The existence of these houses is equipped with supporting infrastructure. One of them is the availability of open space as a public facility, which can be utilized by all residents of housing. If you look at the historical aspects of past traditional settlements, such as the Tanean Lanjang Madura settlement, the Samin Bojonegoro Community Village, the Sumatra Karo Batak Village, and so on, it is found that there is open space as a public space. Where the function and role of open space are used for joint activities, gathering places and socializing, as well as the center of orientation of several groups of houses, so that the location tends to be in the center. The purpose of this study is to see the existence of open space of traditional settlements (past) and present. As well as analyzing the activities carried out by the pas community and its current development. By using the method of field observation (observation) and qualitative descriptive analysis, the results show that the existence of open space in the present, such as in residential or residential groups, still exists. If in the past traditional settlements, the existence of open spaces was used as a means to gather and socialize, then in its current development, open space could be used as a means of playing and exercising for children, recreational activities (gathering on holidays), supported economic activities (traders who sell), as well as a means of worship (Eid al-Fitr / Eid al-Adha). This shows the development and diversity of functions and activities in the open space, so that its utilization can increase economic values, religious values and other social values.