Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Pengaruh Edukasi Kesehatan Terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja di SMAN 1 Bambaira: The Influence of Education in Efforts to Improve Adolescent Reproductive Health at SMAN 1 Bambaira Budiman Abd. Rauf; Haris Pontoh; Eliana; Rismawaty; Suraiyah; Cici; Asrini Muslima Sari; Fadliya; Sudirman; Eka Prasetia Hati Baculu; Muh. Syukran; Wiwin Andriani; Ginanjar Rahardian
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9848

Abstract

Kesehatan reproduksi remaja merupakan isu penting dalam upaya peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, terutama di wilayah sekolah yang menjadi pusat perkembangan perilaku remaja. Kurangnya pengetahuan, sikap, dan tindakan yang tepat mengenai kesehatan reproduksi dapat meningkatkan risiko perilaku seksual berisiko, kehamilan remaja, dan infeksi menular seksual. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan kesehatan reproduksi siswa di SMAN 1 Bambaira. Penelitian Merupakan penelitian Kuantitatif dengan desain cross-sectional study dengan pemberian edukasi melalui ceramah interaktif dan media audiovisual, dilaksanakan bekerja sama dengan Puskesmas Bambaira. Sampel sebanyak 30 siswa dipilih menggunakan proportional stratified random sampling. Pengukuran pengetahuan, sikap, dan tindakan dilakukan sebelum dan sesudah edukasi menggunakan kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan, dengan rata-rata skor meningkat dari 2,03 menjadi 2,37 (p = 0,002). Namun perubahan pada aspek tindakan (2,93 menjadi 3,00; p = 0,326) dan sikap (2,83 menjadi 2,83; p = 1,000) tidak menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik. Temuan ini mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan reproduksi efektif meningkatkan ranah kognitif, tetapi belum optimal dalam mempengaruhi ranah afektif dan psikomotor. Penelitian merekomendasikan perlunya intervensi edukasi yang berkelanjutan, partisipatif, serta melibatkan dukungan lingkungan sekolah dan keluarga untuk mencapai perubahan sikap dan perilaku yang lebih komprehensif.
Adolescent Behavior in Implementing Clean and Healthy Living Practices through Local Wisdom-Based Character Education: A Cross-Sectional Study Ahmad Yani; Indra Afrianto; Muhammad Syukran; Wa Ode Nova Noviyanti Rachman; Zuriati Muhamad
Journal of Public Health and Pharmacy Vol. 5 No. 1 (2025)
Publisher : Pusat Pengembangan Teknologi Informasi dan Jurnal Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jphp.v5i1.6141

Abstract

Introduction: Adolescence is a crucial phase for the development of lifelong health behaviours. Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is essential for enhancing public health, particularly among adolescents. This study focuses on the role of character education based on local wisdom in promoting PHBS among adolescents in Balaesang District, Donggala Regency. Methods: A cross-sectional study was conducted from June to September 2024, involving 150 adolescents aged 12-15 years. Data were collected using structured questionnaires and field observations. The study evaluated the relationship between knowledge, attitudes, and actions towards PHBS and the impact of character education based on local wisdom. Data analysis was conducted using the chi-square test. Results: The findings revealed significant relationships between knowledge (p = 0.004), attitudes (p = 0.001), and actions (p = 0.002) toward the implementation of PHBS. Character education based on local wisdom was found to strengthen adolescents' knowledge, attitudes, and actions, leading to improved implementation of PHBS. Conclusion: Character education incorporating local wisdom plays a vital role in promoting clean and healthy behaviours among adolescents. Integrating cultural values with health education can effectively enhance the knowledge, attitudes, and actions of students, contributing to better public health outcomes.
Perceived Hospital Responsiveness and Patient Satisfaction at Undata General Hospital Palu: A Cross-Sectional Study Muhammad Syukran; Maudiah Nabila Putri; Munir Salham; Sudirman Sudirman; Mohamad Andri; Intan Fitrah Andini
Buletin Penelitian Kesehatan Vol. 54 No. 1 (2026)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/bpk.v54i1.4108

Abstract

Background: Patient satisfaction is an important indicator of hospital service quality, but hospitals often need evidence on which service-quality dimensions are most closely associated with patient evaluations. This study examined the association between perceived hospital responsiveness, measured using SERVQUAL-derived responsiveness items, and patient satisfaction at Undata General Hospital Palu. Methods: This quantitative cross-sectional study analyzed 96 valid patient survey responses collected at Undata General Hospital Palu, Central Sulawesi, Indonesia, from December 2025 to January 2026. Respondents were outpatient JKN (National Health Insurance) users selected using accidental sampling. Eligible respondents were patients who had a minimum of three visits to the hospital. Responsiveness was measured using four Likert-scale items, and patient satisfaction was measured using ten Likert-scale items. Composite scores were categorized using a 75% threshold. Descriptive statistics, cross-tabulation, Fisher’s exact test, crude odds ratio estimation, and correlation analysis were performed. Although formal ethical approval was not obtained, the study was conducted with consideration of ethical principles, including voluntary participation, informed consent, and confidentiality Results: Overall, 59.4% of respondents perceived hospital responsiveness as good, whereas only 26.0% were categorized as satisfied. Satisfaction was reported by 40.4% of respondents in the good-responsiveness group and 5.1% in the poor-responsiveness group. Good perceived responsiveness was associated with higher odds of satisfaction (crude OR = 12.51; 95% CI: 2.74–57.11; p < 0.001), although the wide confidence interval indicates limited precision. Score-based analysis also showed positive correlations between responsiveness and satisfaction using Pearson correlation (r = 0.681; p < 0.001) and Spearman correlation (ρ = 0.600; p < 0.001) Conclusion: Perceived hospital responsiveness was significantly associated with patient satisfaction in this cross-sectional study. However, the low overall satisfaction rate despite relatively favorable responsiveness ratings suggests that responsiveness alone does not fully explain patient satisfaction. Broader assessment of other service-quality dimensions is needed to guide patient-centred hospital quality improvement.
Pengaruh Penggunaan Media Leaflet dan Benner terhadap Tingkat Pengetahuan Lansia Di Desa Labuan Lelea Kabupaten Donggala Herlis; Syamsudin DJ. Batalipu; Suharia Hafid; Ratu Bulqis; Nurhasanah; Masita; Nanchy; Fidel Rachmat; Rahmatia M Tupi; Siti Nur Ain; Elsa Hamzah; Budiman; Zhanaz Tasya; Herlina Yusuf; Muh. Syukran; Zul Adhayani
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 2: FEBRUARI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i2.4979

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan untuk mengevaluasi pengaruh penyuluhan kesehatan menggunakan media leaflet dan pendekatan Benner terhadap tingkat pengetahuan tentang penyakit TB paru dan hipertensi pada lansia di wilayah kerja Posyandu Anggrek Desa Labuan Lelea, Kabupaten Donggala. Penyuluhan kesehatan dilaksanakan pada tanggal 6 Januari 2023 dengan Metode penelitian yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain pre-test dan post-test dimana pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner sebelum dan setelah intervensi. Sampel penelitian ini adalah lansia yang terdaftar di Posyandu Anggrek Desa Labuan Lelea, Kabupaten Donggala sebanyak 40 peserta. Dari hasil penelitian Tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pemberikan edukasi Kesehatan terhadap pengetahuan lansia tentang penyakit Tbc di posyandu Anggrek desa Labuan Lelea dengan nilai Sig = 0,538. Karena nilai sig lebih besar dari ? (0,05) maka dapat di simpulkan tidak ada pengaruh pemberian edukasi Kesehatan terhadap lansia namun, terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan lansia setelah di berikan edukasi Kesehatan beruba penyuluhan mengenai penyakit Tbc. Tidak terdapat pengaruh yang signifikan terhadap pemberikan edukasi Kesehatan terhadap pengetahuan lansia tentang penyakit Hipertensi di posyandu Anggrek desa Labuan Lelea dengan nilai Sig = 0,103. Karena nilai sig lebih besar dari ? (0,05) maka dapat di simpulkan tidak ada pengaruh pemberian edukasi Kesehatan terhadap lansia namun, terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan lansia setelah di berikan edukasi Kesehatan beruba penyuluhan mengenai penyakit Hipertensi. Penelitian ini memberikan kontribusi positif terhadap upaya pencegahan dan pengendalian penyakit TB paru dan hipertensi pada lansia. Disarankan agar pendekatan ini dapat diterapkan secara luas dalam program penyuluhan kesehatan di tingkat masyarakat untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan lansia.
Perubahan Pengetahuan Masyarakat Tentang Bahaya Merokok Melalui Pendekatan Edukasi Kesehatan di Desa Binangga Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah: Changes in Community Knowledge About the Dangers of Smoking Through a Health Education Approach in Binangga Village, Parigi Tengah District, Parigi Moutong Regency, Central Sulawesi Province Putri indah mayang sari; Melia; Nurlayla Aminuddin; Marsela; Juniardi; Zhanaz Tasya; Muhammad Syukran
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 5: MEI 2024 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i5.5255

Abstract

Merokok, sebagai kegiatan umum di kalangan masyarakat global, menjadi fenomena sosial dan industri yang berkembang pesat sejak diperkenalkan di Indonesia pada abad ke-17. Meskipun industri rokok memberikan keuntungan ekonomi, peningkatan prevalensi merokok, terutama pada kelompok usia muda, mengakibatkan beban kesehatan dan sosial yang signifikan. Keterlibatan industri rokok dan dampak merokok pasif di dalam rumah memunculkan keprihatinan terhadap dampak kesehatan yang lebih luas. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang bahaya merokok di dalam rumah terhadap pengetahuan masyarakat di desa binangga. Studi ini menggunakan pre-test dan post-test pada Sebanyak 25 responden. Terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan dengan mean nilai pre-test 5.04 dan nilai mean posttest 7.20 mengalami peningkatan sebesar 2.16 pengetahuan masyarakat desa binangga terhadap bahaya merokok di dalam rumah. Diharapkan setelah dilakukan penyuluhan dan edukasi terkait bahaya merokok di dalam rumah masyarakat mampu menerapkan ilmu yang sudah didapatkan pada kehidupan sehari-hari.