Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pentingnya Pendidikan Seksual Anak Usia Dini Ode Yahyu Herliany Yusuf; Muhammad Syukran; Melianti; Wa Ode Rahmadani; Hisna; Ainna Putri; Wa Ode Amira Fahrani; Satriwati
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 06 (2022): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Community service activities are activities that include efforts to improve the quality of human resources, knowledge and broaden horizons. Sex education is an effort to teach, raise awareness and provide information about sexual problems. The information provided includes knowledge about the function of the reproductive organs by instilling morals, ethics, commitment, religion so that "abuse" of the reproductive organs does not occur. Sex education is very important given from an early age. Knowledge about sex in children can prevent sexual deviations in children. Sex education for children can also prevent children from becoming victims of sexual harassment, by being equipped with knowledge about sex, they will understand which behaviors are classified as sexual harassment. Knowledge of sex can also prevent children from experimenting with things they should not be allowed to do because of their ignorance.
Perubahan Pengetahuan Masyarakat Tentang Bahaya Merokok Melalui Pendekatan Edukasi Kesehatan di Desa Binangga Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah: Changes in Community Knowledge About the Dangers of Smoking Through a Health Education Approach in Binangga Village, Parigi Tengah District, Parigi Moutong Regency, Central Sulawesi Province Putri indah mayang sari; Melia; Nurlayla Aminuddin; Marsela; Juniardi; Zhanaz Tasya; Muhammad Syukran
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 7 No. 5: MEI 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v7i5.5255

Abstract

Merokok, sebagai kegiatan umum di kalangan masyarakat global, menjadi fenomena sosial dan industri yang berkembang pesat sejak diperkenalkan di Indonesia pada abad ke-17. Meskipun industri rokok memberikan keuntungan ekonomi, peningkatan prevalensi merokok, terutama pada kelompok usia muda, mengakibatkan beban kesehatan dan sosial yang signifikan. Keterlibatan industri rokok dan dampak merokok pasif di dalam rumah memunculkan keprihatinan terhadap dampak kesehatan yang lebih luas. Studi ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi tentang bahaya merokok di dalam rumah terhadap pengetahuan masyarakat di desa binangga. Studi ini menggunakan pre-test dan post-test pada Sebanyak 25 responden. Terdapat perbedaan yang signifikan pada pengetahuan dengan mean nilai pre-test 5.04 dan nilai mean posttest 7.20 mengalami peningkatan sebesar 2.16 pengetahuan masyarakat desa binangga terhadap bahaya merokok di dalam rumah. Diharapkan setelah dilakukan penyuluhan dan edukasi terkait bahaya merokok di dalam rumah masyarakat mampu menerapkan ilmu yang sudah didapatkan pada kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Penyuluhan Kesehatan Terhadap Perilaku Pencegahan ISPA di Desa Maponu Kecamatan Sarjo: The Influence of Health Education on the Prevention of ISPA Behavior in Maponu Village, Sarjo District Muh Syauqi Marzukie; Andiansyah Yusuf Tunasly; Annisa Juliarsih; Nurul Amirah Ramadhani; Ni Nyoman Sutiari; Suharni; Rolinsa; Ifdah Mawazin; Nur Rismawati; Mohammad Andri; Intan Fitrah Andini; Muhammad Syukran
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026 -In Progress
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9845

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas, terutama di negara berkembang. Rendahnya pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat terkait pencegahan ISPA berkontribusi terhadap tingginya angka kejadian ISPA. Penyuluhan kesehatan sebagai bentuk pendidikan masyarakat terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan perilaku pencegahan ISPA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan, sikap dan tindakan masyrakat di Desa Maponu, sebelum dan sesudah diberikan intervensi. Penelitian menggunakan desain one group pretest–posttest dengan pendekatan kuantitatif. Sampel penelitian berjumlah 35 responden yang dipilih menggunakan total sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan analisis statistik menggunakan uji paired sample t-test dengan tingkat signifikansi 0,05. Terdapat peningkatan pada seluruh variabel setelah penyuluhan. Pengetahuan meningkat dari kategori tinggi 77,1% menjadi 85,7%, dengan selisih rerata 0,57 dan nilai p = 0,000. Sikap meningkat dari kategori sangat baik 85,7% menjadi 97,1%, selisih rerata 1,29 dan tindakan meningkat dari kategori sangat baik 60% menjadi 74,3%, dengan selisih rerata 0,54 dan nilai p = 0,000. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan memberikan pengaruh signifikan terhadap pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat terkait pencegahan ISPA. Intervensi edukasi berbasis komunitas perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat perilaku kesehatan masyarakat.