Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

engaruh Kualitas Produk, Kualitas Pelayanan, Emosional, Harga, Dan Biaya Terdahadap Kepuasan Konsumen Sayuran Organik Ceritanik Fazriah, Shofa; Wulandari, Yeni Sari; Mariyani, Siti
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 2.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan 
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Consumer satisfaction is a feeling of pleasure or disappointment from a person as a result of a comparison between the perceived and expected performance of the product. This study aims to determine the simultaneous and partial effects of product quality, service quality, emotional, price, and cost on customer satisfaction. The population in this study were consumers who had bought Ceritanik organic vegetables at least 2 times with a sample of 67 respondents. The method used in this research is descriptive quantitative and multiple linear regression analysis. The results of this study simultaneously show that all variables have an effect on Ceritanik's customer satisfaction as indicated by a significance value of 0.000.Partially it is known that product quality affects customer satisfaction with a Sig. value of 0.015. Service quality affects customer satisfaction with a Sig. value of 0.245. Emotional customers affect customer satisfaction with a Sig. value of 0.027. Product price affects customer satisfaction with a Sig. value of 0.000, and cost affects customer satisfaction with a Sig. value of 0.797.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN PEKARANGAN PANGAN LESTARI (P2L) DALAM UPAYA MENDUKUNG KEMANDIRAN PANGAN MASYARAKAT DESA SINDANGKARYA KABUPATEN KARAWANG Mariyani, Siti
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 8 No. 3 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v8i3.530

Abstract

Pekarangan Pangan Lestari (P2L) adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh kelompok masyarakat yang secara bersama-sama mengusahakan lahan pekarangan sebagai sumber pangan secara berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan. Tanaman yang ditanam di pekarangan dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga sehari-hari dan selebihnya dapat dijual. Desa Sindangkarya merupakan salah satu desa di Kecamatan Kutawaluya, Kabupaten Karawang yang mayoritas penduduknya bekerja pada sektor pertanian. Masyarakat memiliki potensi sumberdaya alam yang baik berupa lahan pekarangan tetapi belum dimanfaatkan secara optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, perlu dilakukan Sosialisasi dan Penyuluhan pemanfaatan pekarangan pangan lestari untuk mendukung kemandirian pangan yang dikemas dalam kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Sindangkarya. Bahan yang digunakan dalam kegiatan PkM adalah materi sosialisasi, booklet, benih sayuran sawi dan kangkung, media tanam, polibag dan alat yang digunakan proyektor, sound system, cangkul dan gembor air. Metode pengabdian menggunakan Participatory Action Research. Hasil pengabdian masyarakat berupa kegiatan yang dilaksanakan dalam dua tahap yaitu persiapan dan pelaksanaan sosialisasi dan penyuluhan. Kegiatan sosialisasi dan penyuluhan berlangsung antusias melalui penyampaian materi dan praktik penanaman di lahan demplot P2L. Selain itu hasil pengabdian ini juga terbentuk Kelompok Wannita Tani (KWT) Kemuning Desa Sindangkarya. Kata kunci: Kelompok Wanita Tani, Kemandirian Pangan, Ketahanan Pangan, Pekarangan Pangan.
Livelihood Resilience of Small Fishers Households in Rural Areas, Indonesia Nissa', Zulfa Nur Auliatun; Nurmastiti, Ardela; Setyowati, Ratih; Mariyani, Siti
HABITAT Vol. 34 No. 3 (2023): December
Publisher : Department of Social Economy, Faculty of Agriculture , University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.habitat.2023.034.3.23

Abstract

The concept of livelihood resilience provides a unique framework for examining the utilization of livelihood capital and resilience values of farming households in ensuring sustainable communities. This study was conducted in Muarareja Village, Tegal Barat Subdistrict, Tegal City, in January-March 2019 by assessing the utilization of five livelihood capitals and livelihood resilience actions of fisher households facing social, economic, and ecological pressures. Data were collected through surveys, observations, and structured interviews, supported by a literature review. Purposive stratified-accidental sampling was used to interview fishermen from every socioeconomic class. The sample was 40 small-scale fisher households divided into 35 lower-layer fisher households and five upper-layer fisher households. Data analysis was conducted descriptively with simple tabulation to describe the condition of the study area. The results showed that social capital is the main capital utilized by lower-layer fishermen. Meanwhile, physical and financial capital are mostly utilized by upper-layer fisher households. Genealogical relationships and territorial ties in the study location make social capital dominant. Self-organization is the highest resilience action by lower-layer fisher households by prioritizing the value of trust. Meanwhile, upper-layer fishermen households have a high resilience value in the capacity of learning action on the value of experimentation. Ownership of larger production capital makes it easier for upper-layer fishermen households to make many alternatives to continue fishing. Meanwhile, due to limited ownership and access to production capital, lower-layer fishing households prioritize the value of trust between neighbors and relatives as their social safety net.
Analisis Pengendalian Persediaan Bahan Baku Tepung Tapioka dengan Metode Economic Lot Size pada PT Haji Muhammad Ilyas Bogor / Analysis of Tapioca Flour Raw Material Inventory Control with the Economic Lot Size Method at PT Haji Muhammad Ilyas Bogor: Analysis of Tapioca Flour Raw Material Inventory Control with the Economic Lot Size Method at PT Haji Muhammad Ilyas Bogor Nur Shafa, Rima; Abadi, Slamet; Mariyani, Siti
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2025): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v21i1.5486

Abstract

Pengendalian persediaan membantu perusahaan mengatur kuantitas dan biaya secara tepat serta ekonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pengendalian persediaan yang dikeluarkan oleh perusahaan, menganalisis biaya persediaan tepung tapioka kasar dengan metode ELS, serta menganalisis efisiensi biaya persediaan jika pengendalian menggunakan metode ELS. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dan kualitatif yang mencakup data primer dari observasi dan wawancara di PT Haji Muhammad Ilyas Bogor serta data sekunder dari laporan internal tahun 2022-2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian persediaan tepung tapioka kasar di PT Haji Muhammad Ilyas Bogor belum mencapai biaya minimum. Biaya tepung tapioka kasar tahun 2022 dan 2023 masing-masing sebesar Rp37.840.000,00 dan Rp37.960.000,00 per tahun. Metode ELS menunjukkan pembelian optimal masing-masing 318,69 ton dan 326,59 ton. Metode ELS lebih efisien dibandingkan dengan metode perusahaan, karena dapat menghemat biaya sebesar Rp17.027.691,00 dan Rp12.470.248,00 untuk tahun 2022 dan 2023 (Inventory control helps companies manage quantity and costs appropriately and economically. This study aims to identify the inventory control issued by the company, analyze the cost of rough tapioca flour inventory using the ELS method, and analyze the efficiency of inventory costs if the control uses the ELS method. This research uses quantitative and qualitative approaches which include primary data from observations and interviews at PT Haji Muhammad Ilyas Bogor and secondary data from internal reports for 2022-2023. The results showed that the rough tapioca flour inventory control at PT Haji Muhammad Ilyas Bogor has not yet reached the minimum cost. The cost of rough tapioca flour in 2022 and 2023 amounted to IDR37,840,000.00/year and IDR37,960,000.00/year. The ELS method shows optimal purchases of 318.69 tons and 326.59 tons, respectively. The ELS method is more efficient than the company method, as it can save costs of IDR17,027,691.00 and IDR12,470,248.00 for the years 2022 and 2023)
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Keputusan Pembelian Olahan Ikan Bandeng Pada UMKM Bandeng Rorod Kota Bekasi : Analysis Of Factors Affecting Purchasing Decisions For Processed Milkfish At Bandeng Rorod Msmes In Bekasi City Silmi Fajriah; Abadi, Slamet; Mariyani, Siti
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2025): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v21i1.5677

Abstract

Bandeng Rorod Mpok Omah merupakan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak dibidang pengolahan hasil perikanan utamanya pada ikan bandeng yang berdiri tahun 2011. Produk unggulan yang ditawarkan yaitu Bandeng rorod. Penjualan mengalami penurunan dimulai ketika pandemi Covid-19. Untuk mengatasi penurunan penjualan dapat dilihat dari produk, harga, lokasi, promosi, proses, kebudayaan, sosial, pribadi, dan psikologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh simultan dan parsial dari variabel produk, harga, lokasi, promosi, proses, kebudayaan, sosial, pribadi, dan psikologis terhadap keputusan pembelian konsumen. Sampel penelitian ditentukan dengan menggunakan teknik accidental sampling yaitu menentukan sampel secara kebetulan bertemu dengan peneliti dan sesuai dengan kriteria responden. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu kuesioner dengan teknik pengambilan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Pengujian instrumen menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas, serta Metode Suksesif Interval. Teknik analisis dan pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi linear berganda dengan sebelumnya telah menghitung asumsi klasik. Hasil perhitungan menunjukan bahwa secara simultan variabel produk, harga, lokasi, promosi, proses, kebudayaan, sosial, pribadi, dan psikologis berpengaruh terhadap keputusan pembelian. Secara parsial variabel produk, lokasi, promosi, kebudayaan, pribadi, dan psikologis berpengaruh terhadap keputusan pembelian, sedangkan variabel harga, proses, dan sosial tidak berpengaruh terhadap keputusan pembelian Bandeng Rorod Mpok Omah.
Analisis Pendapatan Dan Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Pendapatan Usahatani Petani Mitra PT Sang Hyang Seri Sukamandi Kabupaten Subang: Analysis Of Income And Factors Affecting Farm Income Of Partner Farmers Pt Sang Hyang Seri Sukamandi Subang District Erika Adreli Oktaviani; Bakar, Abu; Mariyani, Siti
Biofarm : Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 21 No. 1 (2025): BIOFARM JURNAL ILMIAH PERTANIAN
Publisher : Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/biofarm.v21i1.5681

Abstract

PT Sang Hyang Seri adalah perusahaan Badan Milik Negara yang bergerak dalam bidang pertanian khususnya dalam penyediaan benih. . Pt Sang Hyang Seri yang berada di Jawa Barat ada pada daerah sukamandi kecamatan ciasem kabupaten subang yang memiliki luas lahan sekitar 3.140 Hektar (Ha), yang mana dalam pengelolaan lahannya dibagi menjadi dua sistem yaitu, sistem kerjasama dengan para investor dan bermitra para petani untuk mengelola lahannya. Permasalahan yang dihadapi oleh petani mitra di PT Sang Hyang Seri ini adalah pendapatan. Upaya untuk dapat meningkatkan pendapatan ini perlu untuk dilakukan agar semakin besar pendapatan yang diperoleh petani maka petani bisa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis sistem kemitraan petani di PT Sang Hyang Seri Sukamandi,menganalisis besarnya penerimaan dan pendapatan bersih petani di PT Sang Hyang Seri Sukamandi, dan menganalisis pengaruh umur, pendidikan, luas lahan, pengalaman, modal, produksi, harga, dan lokasi . Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kuantitatif deskriptif.Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara melakukan wawancara dengan kusioner kepada para petani mitra sebanyak 50 orang yang telah ditentukan melaui proportionate random sampling. Analisis data yang digunakan adalah menggunakan analisis regresi linear berganda. Sistem kemitraan di PT Sang Hyang Seri ini adalah sistem timbal jasa natura yang dimana petani menggarap lahan milik perusahaan tetapi adanya kewajiban untuk membayar sewa kepada perusahaan dalam bentuk gabah yaitu sebesar 2,1 ton / ha untuk wilayah bagian depan serta 2,0 ton/ ha untuk bagian belakang serta petani wajib menjual hasil panennya kepada perusahaan.Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa rata- rata penerimaan petani yaitu Rp 29.936.838/ ha .Pendapatan rata- rata petani yaitu 4.128.183/ ha dalam satu musim tanam. Variabel luas lahan,modal,jumlah produksi, dan harga secara simultan berpengaruh signifikan terhadap variabel pendapatan. Secara parsial dengan taraf signifikansi 5 % variabel umur, pendidikan,luas lahan, pengalaman usahatani,modal, jumlah produksi, harga dan dummy posisi berpengaruh signifikan terhadap pendapatan. Kata kunci: Petani, PT Sang Hyang Seri, Kemitraan, Pendapatan