Darsono Darsono
Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Kolaborasi Industri dalam Ekosistem Ekonomi Kreatif: Studi Literatur Darsono Darsono; Emi Sukmawati; Zandra Dwanita Widodo; Funco Tanipu; Eko Meiningsih Susilowati; Jemi Pabisangan Tahirs
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ekonomi kreatif telah berkembang pesat dalam beberapa dekade terakhir, menjadi kekuatan utama dalam perekonomian global. Salah satu aspek yang memainkan peran kunci dalam kesuksesan ekonomi kreatif adalah kolaborasi antara industri yang berbeda di dalam ekosistem tersebut. Melalui studi literatur, artikel ini bertujuan untuk menyelidiki dinamika kolaborasi industri dalam ekosistem ekonomi kreatif. Analisis ini akan memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya kolaborasi industri dan bagaimana kolaborasi tersebut memengaruhi perkembangan ekonomi kreatif.
Penerapan Teknologi HRIS (Human Resource Information System) dalam Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas Manajemen SDM Hijrasil Hijrasil; Septin Maisharah; Zandra Dwanita Widodo; Darsono Darsono; Hendri Manuhutu
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas tentang penerapan HRIS (Human Resource Information System) dalam manajemen SDM untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas. HRIS adalah sistem informasi yang membantu mengelola data karyawan, proses administrasi, pengembangan karyawan, dan komunikasi dalam organisasi. Dengan menggunakan HRIS, organisasi dapat mengotomatisasi tugas-tugas rutin, meningkatkan akses informasi, dan membuat keputusan berdasarkan data yang akurat. Penerapan HRIS juga dihadapkan pada tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan perubahan budaya organisasi, namun dengan strategi yang tepat, manfaatnya dapat dioptimalkan dalam manajemen SDM.
Pemberdayaan Perempuan Berbasis Kelompok Wanita Tani Mandiri Asri Gilingan Surakarta dalam Penguatan Ekonomi Sirkular dan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan Zandra Dwanita Widodo; Sri Wijiastuti; Darsono Darsono; Dhea Sashinta Ashari; FA. Luky Primantari; Istinganah Eni Maryanti; Fandi Achmad Ghani; Maulana Wati; Denny Zaki Alfalaq; Fajar Budi Setiawan
Jumat Ekonomi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas KH. A. Wahab Hasbullah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32764/abdimasekon.v7i1.7281

Abstract

This community service activity was motivated by the suboptimal human resource capacity of the Asri Gilingan Surakarta Mandiri Women Farmers Group in utilizing appropriate technology to support a circular economy and household waste processing. The main problems of partners include limited knowledge in utilizing yards, low skills in processing organic waste into compost or ready-to-sell planting media, and the lack of a sustainable group activity management system. The purpose of this activity is to increase the knowledge, skills, and independence of KWT Mandiri Asri members in applying appropriate technology based on local potential to support a circular economy and reduce household waste. The implementation method is carried out through a participatory-educational approach that includes identifying partner needs, appropriate technology training, direct practice of processing ready-to-sell organic waste, utilizing yards for food crops, group discussions, and mentoring in implementing training results. The results of the activity through pre-tests and post-tests showed an increase in understanding of appropriate technology to process waste into ready-to-sell products from 36% to 54%, the ability to sort waste from 32% to 64%, and the ability to record simple things from 24% to 56%. Furthermore, this activity encourages increased member participation in environmental management and strengthens group institutions. In conclusion, strengthening human resource capacity through appropriate technology can positively contribute to improving the skills of KWT Mandiri Asri members, managing household waste, and strengthening the community-based circular economy. Sustainability of this activity requires continued mentoring so that the practices learned can be consistently implemented and developed into a model for empowering productive, independent, and environmentally friendly urban women.