Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Meningkatkan Kohesi Sosial untuk Pencegahan Tawuran Melalui Konseling Realitas Tri Velyna; Rismar Julia; Sarilah Sarilah; Jepri Utomo; Afiah Mukhtar; Inayatul Mutmainnah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tawuran pelajar di tingkat sekolah semakin meningkat khususnya dikalangan siswa Sekolah Menengah Kejuruan. Layanan bimbingan kelompok dalam pelaksanaan bimbingan konseling di sekolah jarang dimanfaatkan untuk pencegahan tawuran pelajar. sebagian besar kegiatan bimbingan kelompok hanya dilaksanakan untuk menyelesaikan permasalahan belajar, pribadi, sosial dan karir. Penelitian ini bertujuan (1)menggambarkan kohesi sosial siswa dalam pencegahan tawuran pelajar, (2) mendeskripsikan keterlaksanaan layanan bimbingan kelompok pendekatan konseling realitas dalam meningkatkan kohesi sosial untuk pencegahan tawuran pelajar. Penelitian ini merupakan penelitian quasi eksperiment. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan instrument kohesi sosial dalam pencegahan tawuran, daftar wawancara, dan instrumen uji kelayakan materi. Data hasil penelitian dianalisis dengan analisis deskriptif, analisis kualitatif dan analisis nonparametrik dengan uji statistik Koefisien Kendall’s (W) dan uji Wilcoxon Rank Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) tingkat kohesi sosial dalam pencegahan tawuran pelajar cenderung rendah, (2) pelaksanaan bimbingan kelompok masih mengalami keterbatasan untuk mengatasi permasalahan tawuran pelajar, Guru BK belum terampil menyusun panduan layanan bimbingan kelompok untuk meningkatkan kohesi sosial dalam pencegahan tawuran pelajar. Adanya peningkatan yang signifikan terhadap kohesi sosial dalam pencegahan tawuran pelajar setelah pelaksanaan layanan bimbingan kelompok menggunakan pendekatan konseling realitas dalam meningkatkan kohesi sosial untuk pencegahan tawuran pelajar.
PENDAMPINGAN UPGRADING PERPUSTAKAAN KUMALA DESA MAKMUR JAYA KECAMATAN KOMBENG Amelia Putri; Tri Velyna; Widia Ningsih; Ajis Supangat; Febi Febrianti; Andini Idi; Ana Siti Parida Dwi Yuliantika; Erwin Saputra; Anna Tiara Rachma
El-Madaniyah : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 01 (2026): Februari
Publisher : P3M STAI Sangatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/elmadaniyah.v3i01.901

Abstract

Village libraries, as one of the government's efforts to strengthen and develop outlying areas, are seen as being able to stimulate reading interest among rural communities. The construction of village libraries must be accompanied by the procurement or addition of existing book collections. This way, the goal of building village libraries can be achieved. One village that already has a village library is Makmur Jaya Village, Kombeng District. The Makmur Jaya Village Library is named the Kumala Library. It is hoped that with the provision of this library, the community's literacy skills will further develop. However, in reality, the management of the Kumala Library is still lacking. One of the work programs of group 8 KKL STAI Sangatta is upgrading the Kumala Library. The method used in this community service is the PAR (Participatory Action Research) method. The results of this community service show that there is mentoring that has a positive impact on the reading interest of the Makmur Jaya Village community.
TINJAUAN TEORITIS PENDEKATAN PEER COUNSELING UNTUK MENURUNKAN ANGKA PERUNDUNGAN DI SEKOLAH DASAR Tri Velyna
At-Taksis: Jurnal Pendidikan Dasar PGMI STAI Sangatta Vol. 3 No. 2 (2026): Maret
Publisher : Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55799/attaksis.v3i2.951

Abstract

Perundungan ditingkat Sekolah Dasar merupakan fenomena serius yang berdampak negatifterhadap perkembangan psikologis, sosialdan akademik siswa. Fenomena ini memerlukan intervensi preventif dan kuratif yang tidak hanya mengandalkan peran guru, tetapi juga memanfaatkan dinamika kelompok sebaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara teoritis efektivitas pendekatan peer counseling(konseling sebaya) sebagai strategi untuk menurunkan angka perundungan di lingkungan Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka (library research) dengan menganalisis berbagai literatur relevan mengenai konseling sebaya, perilaku agrasif anak, dan manajemen konflik di sekolah. Hasil kajian menunjukkan bahwa peer counselingmemiliki potensi signifikan dalam menangani perundungan di sekolah karena siswa cenderung lebih terbuka, merasa nyaman, dan memiliki kesamaan bahasa pada saat berinteraksi pada teman sebaya dibandingkan dengan orang dewasa atau Guru. Secara teoritis pendekatan ini bekerja melalui mekanisme internalisasi nilai empati, pengembangan keterampilan sosial, dan peran teman sebaya sebagai agen perubahan yang mampu memutus rantai perundungan sejak dini. Penelitian ini merekomendasikan bahwa implementasi peer counselingdi sekolah dasar perlu didukung dengan pelatihan keterampilan dasar konseling bagi siswa yang terpilih serta pendampingan intensif dari guru Bimbingan dan Konseling atau Wali Kelas.