Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Membangun Profesionalisme Pengurus Koperasi Melalui Digitalisasi Untuk Meningkatkan Pelayanan Kepada Anggota di Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu (Primkopti) Sleman Farida Farida; Intan Mawarni; Gantari Alzena Zalin; Hanifah Adila Azzahra; Amrizal Karunia Sahala Putra; Ferry Dwi Gustriana
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 5 No 2 (2024): E-Coops-Day: Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Praktik Lapang di Primer Koperasi Produsen Tempe Tahu (Primkopti) Sleman bertujuan untuk memperdalam pemahaman mahasiswa terhadap konsep jatidiri koperasi dan implementasinya dalam pengelolaan organisasi koperasi serta kegiatan usahanya. Dari hasil praktik lapang tersebut, ada empat masalah yang berhasil diidentifikasi, yaitu pencatatan laporan keuangan manual yang tidak efektif dan akurat, dokumentasi rapat yang belum sistematis, struktur organisasi yang tidak sesuai ketentuan undang-undang dan ketidaktahuan pengurus akan tingkat kepuasan anggota terhadap pelayanan koperasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus di Primkopti Sleman. Data dikumpulkan melalui observasi langsung, wawancara dengan pengurus dan anggota koperasi, serta analisis dokumen. Hasilnya adalah 1) kegiatan pengembangan sistem komputerisasi akuntansi berbasis Excel, 2) pencatatan rapat pengurus koperasi secara digital untuk efisiensi pengambilan keputusan. 3) pembuatan banner struktur organisasi, dan 4) pengembangan kuesioner kepuasan pelanggan untuk meningkatkan kualitas layanan dan kepuasan anggota.
Penguatan Tata Kelola dan Literasi Perkoperasian Melalui Program Praktik Lapang Pada Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisempur, Kabupaten Sumedang Farida Farida
E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas Vol 7 No 2 (2026): E-Coops-Day : Jurnal Ilmiah Abdimas
Publisher : LPPM Universitas Koperasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32670/ecd.v7i2.308

Abstract

Praktik Lapang yang dilaksanakan di Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisempur, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat bertujuan untuk memperoleh pemahaman mengenai implementasi program Koperasi Desa Merah Putih serta mendukung penguatan tata kelola koperasi sebagai penggerak ekonomi desa. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya pengembangan usaha koperasi, rendahnya literasi masyarakat terhadap program koperasi, serta keterbatasan sumber daya yang dimiliki koperasi. Metode yang digunakan meliputi pembekalan, observasi, praktik langsung, penyuluhan, pendampingan, analisis dokumen, dan evaluasi. Hasil Praktik Lapang menunjukkan bahwa KDMP Cisempur telah memiliki legalitas, struktur organisasi, dan unit usaha simpan pinjam sebagai dasar operasional koperasi. Namun, koperasi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modal, sarana pendukung, koordinasi antarbidang, serta rendahnya literasi masyarakat terhadap program koperasi. Selain itu, kondisi keuangan koperasi masih berada pada tahap awal pengembangan sehingga belum menghasilkan Sisa Hasil Usaha (SHU) yang positif. Secara keseluruhan, kegiatan Praktik Lapang memberikan pemahaman mengenai kondisi riil pengelolaan koperasi serta menghasilkan rekomendasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, memperkuat tata kelola organisasi, dan mendukung pengembangan usaha koperasi secara berkelanjutan. Kata Kunci: Koperasi Desa Merah Putih, praktik lapang, tata kelola, literasi The Field Practice conducted at Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Cisempur, Jatinangor District, Sumedang Regency, West Java, aimed to understand the implementation of the Koperasi Desa Merah Putih program and to support the strengthening of cooperative governance as a driver of the village economy. This activity was motivated by the limited development of cooperative business activities, the low level of public literacy of cooperative programs, and the limited resources available to the cooperative. The methods employed included preparatory training, observation, direct practice, extension activities, mentoring, document analysis, and evaluation. The results of the Field Practice indicate that KDMP Cisempur has established legal status, an organizational structure, and a savings and loan unit as the operational foundation of the cooperative. However, the cooperative continues to face several challenges, including limited capital, inadequate supporting facilities, weak interdepartmental coordination, and low public understanding of cooperative programs. In addition, the cooperative’s financial condition remains at an early stage of development and has not yet generated a positive surplus of operating results (Sisa Hasil Usaha/SHU). Overall, the Field Practice provided an understanding of the actual conditions of cooperative management and produced recommendations to increase community participation, strengthen organizational governance, and support the sustainable development of cooperative business activities. Keywords: Koperasi Desa Merah Putih, field practice, governance, literacy