Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Empowerment of Cadres and Pregnant Women Through Education on The Utilization of Herbal Drinks In Managing Hyperemesis Gravidarum Winda, Desy; Rahmana, Fatma Richa; Anggraini, Shelly Puspa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Asia Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32815/jpm.v6i2.2812

Abstract

Purpose: This program aimed to improve the knowledge and skills of cadres and pregnant women in utilizing herbal drinks made from ginger and lemongrass as a non-pharmacological alternative to reduce symptoms of hyperemesis gravidarum. Method: Activities included socialization, education, demonstrations, and hands-on practice, supported by learning media such as leaflets, pocket books, and videos. Evaluation was conducted through pre-test and post-test on 20 participants. Practical Applications: The training is expected to encourage independent application of herbal drinks at home, strengthen cadres’ role in continuous education, and open opportunities for developing herbal products with economic value. Conclusion: The program successfully increased participants’ knowledge from 52.5% to 94.5% and reduced nausea and vomiting complaints after routine consumption. This intervention has the potential to be replicated in other Posyandu to support maternal health and community empowerment.
Pemanfaatan Teknologi Kesehatan Digital untuk Meningkatkan Kapasitas Kader Posyandu dan Masyarakat Trisnadoli, Anggy; Lestari, Indah; Savitri, Ade Irda; Winda, Desy; Utari, Mona Dewi
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 3 No. 4 (2025): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35143/jiter-pm.v3i4.6782

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membuka peluang besar dalam peningkatan mutu layanan kesehatan masyarakat, termasuk di tingkat Posyandu. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas kader Posyandu dan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi kesehatan digital guna mendukung kemandirian digital di bidang kesehatan. Kegiatan dilaksanakan melalui kolaborasi antara dosen Politeknik Caltex Riau (PCR) dan STIKes Pekanbaru Medical Center (PMC) di Posyandu Menjadi Bunga Keluarga, Kecamatan Senapelan, Kota Pekanbaru. Melalui tahapan persiapan, penyuluhan, pelatihan teknis, pendampingan, serta evaluasi, kegiatan ini berhasil meningkatkan literasi digital dan keterampilan kader dalam menggunakan aplikasi BiBu (Bidan dan Ibu) untuk pencatatan, pelaporan, dan komunikasi layanan kesehatan secara lebih efisien. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri kader dalam menggunakan teknologi serta penguatan sinergi antara perguruan tinggi, tenaga kesehatan, dan masyarakat dalam mewujudkan transformasi digital di layanan kesehatan berbasis komunitas
Effectiveness of Leaflet Media on Mother's Interest in Information on Balanced Nutrition for Toddlers Desy Winda; Anggy Trisnadoli
Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery) Vol. 11 No. 2 (2023)
Publisher : Midwifery Department, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33992/jik.v11i2.2571

Abstract

Unbalanced food consumption in toddlers can lead to serious health issues like malnutrition. Leaflets can be used as a tool to increase mothers' knowledge about balanced nutrition for their toddlers. The purpose of this study was to evaluate the effectiveness of leaflets in improving mothers' knowledge and interest in balanced nutrition for their toddlers in Kampung Baru, Riau Province. This research employed a Quasi Experiment with the One Group Pre-Post Test design and involved 85 respondents of mothers with toddlers in Kampung Baru Village. The study utilized the purposive sampling technique, collected data through a questionnaire, and performed univariate and bivariate analysis using statistical tests. The findings indicate that the P-value = 0.000, demonstrating the effectiveness of leaflets in increasing mothers' interest in balanced nutrition for their toddlers. As a result, health workers are encouraged to educate and provide information about balanced nutrition for toddlers through counseling and distribute leaflets more actively in Kampung Baru, Riau Province.
Pemanfaatan Teknologi Informasi dalam Mendukung Sosialisasi Cegah Stunting pada Kegiatan Posyandu Menjadi Bunga Keluarga Desy Winda; Anggy Trisnadoli
JITER-PM (Jurnal Inovasi Terapan - Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2023): JITER-PM
Publisher : Politeknik Caltex Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (920.261 KB) | DOI: 10.35143/jiterpm.v1i1.5859

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara dengan kasus stunting yang masuk dalam kategori kronis pada 21.5% ditahun 2022. Nilai tersebut masih berada diatas batas yang diberikan oleh WHO yaitu 20%. Provinsi Riau menjadi salah satu provinsi yang cukup baik dalam mengatasi permasalahan stunting, terbukti dengan penurunan kasus dari tahun 2021 sebesar 22,3% menjadi 17% pada tahun 2022. Penurunan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras dan berbagai cara yang dilakukan oleh semua pihak. Salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan sosialisasi masal kepada masyarakat. Berdasarkan hasil survei yang telah dilakukan, pada masa perkembangan teknologi digital yang sudah semakin pesat seperti ini, masih terdapat sejumlah masyarakat yang ternyata belum mengetahui apa itu stunting serta bagaimana cara pencegahannya. Tentunya hal ini menjadi tantangan bagi para pendidik untuk dapat terjun ke medan perang untuk ikut membantu penyempaian informasi kepada masyarakat khusunya di daerah tempat tinggalnya. Sebagai cara untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat untuk mencegah terjadinya peningkatan kasus stunting, maka perlu dilakukan sosialisasi kembali secara personal. Kegiatan sosialisasi ini dilakukan dengan bekerjasama dengan mitra, yaitu kader posyandu bersama tim dengan memanfaatkan teknologi video edukasi yang menarik serta penjelasan singkat. Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi dari kegiatan ini ditunjukan bahwa pelaksanaan sosialisasi dengan menggunakan media informasi seperti video edukasi dapat menjadi sebuah cara ang dapat diterima dengan baik oleh warga di Provinsi Riau Khususnya dan di Indonesia pada umumnya.