Claim Missing Document
Check
Articles

Teknik Film Soup Fotografi Analog Mengarungi Liga 1 Di Bali United Kadek Dwi Martha Saputra; I Nengah Wirakesuma; I Wayan Mudana
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 2 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i2.3343

Abstract

Fotografi analog adalah proses representasi citra menggunakan medium perekam dengan proses kimiawi tertentu yang memanfaatkan film. Medium perekam dan penyimpan data berupa citra visual dalam fotografi analog adalah film. Film adalah sejenis lapisan plastik tipis yang peka terhadap cahaya, digunakan untuk pengambilan gambar dalam fotografi atau video. Film terdiri dari berbagai macam bentuk dari bentuk lembaran, roll (35mm,120mm,110mm). Teknik Film Soup Fotografi Analog Di Bali United menggunakan metode eksplorasi, eksperimen, dan pembentukan. Eksplorasi untuk menemukan ide terkait dengan Bali United yang merupakan sebuah tim sepak bola profesional dengan fotografi analog. Tahap selanjutnya menggunakan metode eksperimen yaitu eksperimen dalam penggunaan teknik film soup dan masih menggunakan kamera analog dan roll film dalam penciptaan karya foto ini. Metode selanjutnya yaitu visualisasi, metode visualisasi merupakan proses pengubahan dari konsep menjadi gambaran dalam bentuk nyata disajikan dalam bentuk karya seni. Dalam mendokumentasikan Bali United mengarungi Liga 1 melalui teknik film soup. Berawal dari kecintaan saya terhadap klub bola tersebut, maka saya sendiri berinisiatif untuk berkarya menggunakan kamera analog yang mungkin generasi sekarang sudah jarang mengetahui kamera tersebut. Tenkik-teknik fotografi analog yang digunakan yaitu teknik ekspose roll film, merebus dan merendam roll film dalam cairan tertentu. Penerapan teknik ini menghasilkan sebuah karya yang unik karena menghasilkan nuansa masa lampau. Teknik komposisi rule of third, sudut pengambilan atau angle, garis, dan bentuk adalah unsur-unsur penting dalam penciptaan karya Teknik Film Soup Fotografi Analog Mengarungi Liga 1 di Bali United.
Couple On Holiday Dresser Julian Hendri Titihalawa; Cokorda Istri Puspawati Nindhia; I Nengah Wirakesuma
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3522

Abstract

Couple on Holiday adalah dokumentasi momen pasangan yang sedang menghabisakan waktu liburannya di Bali. Biasanya selain berlibur mereka juga sedang menikmati bulan madu berdua di Bali. Momen ini yang penulis akan tampikan dalam bentuk karya fotografi. Penulis akan menampilkan foto pasangan-pasangan yang sedang berlibur di Bali di hotel tempat mereka menginap. Penulis melakukan pemotretan hanya di dalam hotel yang mereka singgahi. Foto pasangan yang penulis ciptakan adalah foto pasangan yang akan menampilkan momen kebersamaan pasangan selama berada di hotel dan momen keromantisan pasangan itu sendiri. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui teknik dan kendala di lapangan saat menghadapi tamu hotel.
Foto Prewedding Bali Dengan Gaya Hitam Putih Putu Raka Narendra Dinata; I Nengah Wirakesuma; Ida Bagus Candrayana
Retina Jurnal Fotografi Vol 5 No 1 (2025): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v5i1.5237

Abstract

Foto prewedding dengan gaya hitam putih di Bali mencerminkan perpaduan antara kreativitas fotografer dan keindahan budaya lokal Bali. Dalam hal ini, foto prewedding tidak hanya berfungsi sebagai dokumentasi, tetapi juga sebagai ekspresi identitas dan simbolisme yang kaya akan makna. Laporan ini mengeksplorasi bagaimana elemen-elemen estetika, seperti pose mempelai pasangan, ragam bangunan Bali dan keindahan alam bali, menemukan nuansa baru dalam pengambilan gambar untuk menciptakan karya yang unik. Gaya hitam putih dalam foto prewedding memberikan nuansa klasik dan dramatis, memungkinkan penekanan pada interaksi antara pasangan. Penggunaan teknik pencahayaan yang tepat serta komposisi yang matang menjadi kunci dalam menghasilkan gambar yang tidak hanya menarik secara visual tetapi juga menyampaikan cerita yang mendalam. Dengan demikian, foto prewedding bali dalam gaya hitam putih menjadi medium penting untuk mengekspresikan keindahan dan kreativitas foto prewedding, sekaligus memperkuat identitas lokal dalam era modern yang terus berkembang.
Bayangan Sebagai Inspirasi pada Penciptaan Karya Seni Grafis Cetak Tinggi Aryani, Ni Nyoman Ayu Suti; Wirakesuma, I Nengah; Setem, I Wayan
CITA KARA : JURNAL PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI MURNI Vol 5 No 1 (2025): Cita Kara: Jurnal Penciptaan dan Pengkajian Seni Murni
Publisher : Program Studi Seni Murni ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/ctkr.v5i1.4459

Abstract

Shadows can be used as an interesting element in the creation of high-print graphic art. In the concept carried out in this final report, shadows are not only a visual representation but also a source of inspiration for the author. In the process of creating this artwork, the high print technique is used as the main technique, and a combination of several other media. Humans usually copy the surrounding nature as their aesthetic, which they usually find as experiences and memories. This form of experience is referred to as aesthetic experience or can also be referred to as inspiration. According to Munro, aesthetic experience is the way a stimulus responds to something that exists from outside the self, not just through sensory perception, but also related to psychological processes such as imagination and emotion Based on this description, shadows can be an object of aesthetic experience for the subject as a spectator and creator in the creation of a work. The shape of the shadow, which changes every time, gives room for exploration and understanding of the shapes produced by shadows, especially shadows from plants. Shadows from plants become the main object because they can be found every day. They become a form of experience that is familiar, aesthetic, and interesting to be used as a source of inspiration for creating high-print graphic art.
VISUALISASI PORSCHE 550 SPYDER DALAM FOTOGRAFI EKSPRESI Nugroho, Adipura Satrio; Raharjo, Anis; Wirakesuma, I Nengah
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 2 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v3i2.2061

Abstract

Dalam penciptaan karya, penulis merancang konsep visualisasi Porsche 550 Spyder dalam fotografi ekspresi, salah satu mobil classic dan juga bersejarah yang di buat di Tuksedo Studio ini. Mobil balap bersejarah dan memiliki cerita kelam di saat masa jayanya akan di visualisasi dengan menggunakan media fotografi dan mengunakan teknik fotografi double/multiple exposure dan disajikan dengan menggunakan unsur seni rupa yang kuat seperti dari segi estetika dan juga filosofisnya. Menginformasikan dan juga memberikan gambaran baru dari sebuah perspektif visual fotografi. Dalam penciptaan karya ini, penulis menggunakan beberapa metode, beberapa contohnya seperti metode tahapan eksistensi, elaborasi, eksperimen, eksplorasi, dan evaluasi. Penulis memanfaatkan eksplorasi dari sumber- sumber literatur yang tersedia baik jurnal, artikel, buku, dan internet sebagai referensi guna memperdalam pengetahuan penulis mengenai sumber dan gagasan yang nantinya akan dijadikan penunjang pada proses konsep penciptaan. Dan semua itu akan saling berkaitan menciptakan sebuah karya visual yang tidak hanya menonjolkan teknik fotonya saja namun memberikan sebuah karya seni yang memiliki isi dan juga tujuan yang dapat menginspirasi.
KAPAS STYLE DARI SUKKHA CITTA DALAM KARYA FOTOGRAFI FASHION Pramono, Muhammad Faqih Soya; Raharjo, Anis; Wirakesuma, I Nengah
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 2 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v3i2.2691

Abstract

Indonesia memiliki banyak kekayaan budaya dalam bentuk kain tradisional, salah satunya kain tenun. Tenun ikat merupakan kerajinan yang dibuat dengan alat tenun bukan mesin (ATBM) yang dikelola oleh masyarakat. Seni kerajinan tenun ikat warna warni dan kaya akan motif hias, dikerjakan oleh para pengrajin hampir seluruh daerah di Indonesia yang berciri khas sesuai dengan budaya setempat. Dahulu menenun menggunakan alat tradisional, namun seiring perkembangan zaman menenun sekarang menggunakan teknologi mesin yang mempermudah pekerjaan manusia dan proses pembuatannya menjadi jauh lebih cepat. Proses pembuatan kain tenun saat ini masih bertahan, namun bersaing ketat dengan mode fashion yang kekinian di era modern. Dari pengamatan peneliti, realita sekarang menunjukan mode fashion yang berkembang serta proses menenun yang menggunakan alat teknologi modern seperti mesin untuk menenun. Fotografi merupakan suatu metode yang tepat untuk memvisualkan dan memberikan cerita realitas kebudayaan di Indonesia. Tujuan yang ingin dicapai adalah memperkenalkan kepada khalayak mengenai keberadaan kesenian dalam proses cerita dan memaparkan proses pembuatan foto tersebut. tenun yang dihasilkan oleh alat tenun mesin lebih murah atau lebih terjangkau. Ini lah salah satu alasan mengapa anak zaman sekarang tidak mengenal baik Dengan mesin seperti ini tentu saja pengerjaan yang biasanya di kerjakan berminggu minggu bahkan berbulan bulan dapat selesai hanya dalam hitungan hari saja juga kapasitas kainnya jauh lebih banyak di bandingkan dengan pengerjaan yang dikerjakan dengan tradisional.
Couple On Holiday Titihalawa, Dresser Julian Hendri; Nindhia, Cokorda Istri Puspawati; Wirakesuma, I Nengah
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 1 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i1.3522

Abstract

Couple on Holiday adalah dokumentasi momen pasangan yang sedang menghabisakan waktu liburannya di Bali. Biasanya selain berlibur mereka juga sedang menikmati bulan madu berdua di Bali. Momen ini yang penulis akan tampikan dalam bentuk karya fotografi. Penulis akan menampilkan foto pasangan-pasangan yang sedang berlibur di Bali di hotel tempat mereka menginap. Penulis melakukan pemotretan hanya di dalam hotel yang mereka singgahi. Foto pasangan yang penulis ciptakan adalah foto pasangan yang akan menampilkan momen kebersamaan pasangan selama berada di hotel dan momen keromantisan pasangan itu sendiri. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui teknik dan kendala di lapangan saat menghadapi tamu hotel.
Natural Color Mangosteen Skin on Canvas Fabric Wirakesuma, I Nengah; Mudana, I Wayan
Journal of Social Science Vol. 5 No. 4 (2024): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v5i4.893

Abstract

The process of creating art on canvas using natural colors from mangosteen peel represents a distinctive artistic endeavor. Mangosteen peel colors possess unique characteristics compared to synthetic ones. Across various dimensions, mangosteen peel colors tend to exhibit natural nuances such as light brown, brownish, reddish-purple, and blue. Painting with mangosteen peel entails a creative process that begins with harvesting the fruit from the garden. Spontaneously, upon splitting the mangosteen fruit into two equal parts, I decided to use the peel to make marks on the canvas. This technique involves spontaneous finger movements, gently, moderately, and sometimes forcefully pressing the canvas. The resulting color effects emerge naturally, correlating with the intensity of finger movements scraping the mangosteen peel on the canvas. The method of creating paintings using mangosteen peel is carried out spontaneously, following stages of art creation: existence, exploration, experimentation, realization, and evaluation. The realization of paintings using mangosteen peel reflects the dynamics of art creation, encompassing elements of visual arts such as light, point, line, space, plane, color, texture, and composition. The artworks produced are titled as expressions of color and line: Expression of Color and Line 1, Expression of Color and Line 2, Expression of Color and Line 3, and so forth. The use of mangosteen peel colors as an alternative medium in the process of creating paintings is driven by the necessity for creativity to achieve artworks of quality, significance, and harmonious value.
Banana Heart Sap Experiment Wirakesuma, I Nengah; Mudana, I Wayan; Kondra, I Wayan; Mustika, I Ketut; Sujana, I Wayan
Journal of Social Science Vol. 5 No. 5 (2024): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46799/jss.v5i5.930

Abstract

A unique and interesting creative process using banana blossom sap as a medium. Banana flower sap has specific characteristics compared to other synthetic colors. Banana flower sap tends to display typical milky white, gray, light brown, yellowish-green, red and dark brown colors. Painting using banana blossoms starts from picking the banana blossom. Exploration of the technique of cutting the stem of the banana flower until the sap oozes out and drips onto the canvas. Since then I have been practicing spontaneously using banana sap, involving movements of my fingers, pressing the banana flower gently, medium and hard. The effect of the pressure of the banana flower sap produces natural colors, according to the intensity of the movement of the fingers on the canvas. The method used is carried out spontaneously, following the stages of the art creation process (E4): Existence, Exploration, Experimentation and Evaluation. Realization (E4) represents the existence of my creative process. Utilization of fine art elements such as light, point, line, space, plane, color, texture and composition. The resulting works of art include the following titles: Banana Sap Color 1, Banana Sap Color 2, Banana Sap Color 3, and so on. The use of banana blossom sap is driven by the need to express the soul in order to produce new works of art of high quality and have high aesthetic values
Nature Trofis and Young Artist's Light Painting at Penestanan Ubud Bali Mudana, I Wayan; Wirakesuma, I Nengah; Adi Sucipta, I Wayan; Mustika, I Ketut; Kondra, I Wayan
Journal of Social Science Vol. 5 No. 6 (2024): Journal of Social Science
Publisher : Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose and purpose of this research is to find out that tropical nature rich in light effects can be explored as an idea to create paintings. When he lived in Penestanan Ubud Bali in the 1957s, he taught light painting techniques that drove the birth of Young Artist-style painting. The people of Penestanan initially did not respect the painting activities offered by Arie Smit, but driven by the concern of seeing firsthand the condition of the residents of Penestanan village, who were very poor and underdeveloped, then he felt called to liberate the younger generation of the Penestanan community from poverty economically but very culturally rich. To analyze the nature of trophies and paintings of young artists in Penestanan carefully and accurately, a qualitative method is used, imperially using a participatory approach, namely analyzing the works of painters educated by Arie Smit, such as: Soki, Cakra, and Dewa Kaka using a motivational, behavioral, and interaction approach. To depict identity, aesthetic experience, creative process, until it is realized into a painting of young artists is analyzed participatory. The results and discussions in an impermatic manner describe about; (1) Tropical and Campuhan nature as inspiration for light painting, (2) Light Painters, and (3) painting forms produced by the Penestanan people of Ubud. Conclusion; The realm of trophism and light can be explored into paintings by young artists. The young artist's painting style reflects the play of colors, light, lines, and decorative. Meanwhile, perspective is used to obtain gradations and display the impression of far and near. Findings; Light painting in the West and in the East (Bali) has a very distinctive difference. The identity of Western light painting emphasizes the impression, the painter must face a direct object that gives birth to an impressionist style of painting. Meanwhile, in Young Artist's paintings, light capture displays color, decoration, and bold lines. It is arranged with a gradation game so that from perspective to get a far and close impression