Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

POTRET PEREMPUAN BALI DI PASAR KUMBASARI Dharma, I Made Aryswara; Wirakesuma, I Nengah; Nindhia, Cokorda Istri Puspawati
Retina Jurnal Fotografi Vol 3 No 1 (2023): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v3i1.2045

Abstract

Masyarakat tidak hanya menjadikan pasar tradisonal sebagai tempat jual beli melainkan sebagai sumber nafkah sehari – hari, sebagaian besar aktivitas pasar lebih banyak dilakukan oleh para perempuan dari segi penjual maupun pembeli. Perempuan dalam kebudayaan khususnya Bali lebih banyak terlibat dalam aktivitas pasar tradisional , peran perempuan secara aktif tidak hanya tampil sebagai wajah konsumen, namun juga terlibat sebagai penjual barang dan penyedia jasa. Potret perempuan Bali didedikasikan agar dapat merubah pola pikir masyarakat tanpa membedakan laki – laki atau perempuan, tujuan dari pembuatan ide yang menarik dan unik ini di tuangkan dalam judul Potret Perempuan Bali di Pasar Kumbasari dengan menerapkan teknik – teknik fotografi dan diharapkan karya seni ini bermanfaat untuk semua kalangan dan dapat di terima dari berbagai generasi yang akan mendatang. Dalam memvisualisasikan karya ini pencipta melakukan observasi pengamatan langsung ke lokasi, kemudian dilakukan pengumpulan data dan mengamati beberapa aktivitas yang ada di pasar Kumbasari, hal ini dilakukan untuk mempermudah proses pembuatan karya seni, berdasarkan dengan pengetahuan dan gagasan yang sudah diketahui. Metode studi Pustaka pun juga dilakukan membaca berbagai referensi serta hasil penelitian sebelumnya yang sejenis yang berguna untuk mendapatkan landasan teori yang berguna dalam proses penelitian dan penciptaan Penciptaan dengan ide potret perempuan Bali dapat ditarik kesimpulannya , bahwa memvisualisasikan sebuah objek dengan situasi suasana pasaryang sangat amat ramai dan padat aktivitas, dalam proses ini ada beberapa hal yang dikuasi selain menguasai teknik – teknik fotografi pencipta juga harus mempelajari suasana yang ada di pasar, hal ini dilakukan untuk mempermudah proses pemotretan.
Teknik Film Soup Fotografi Analog Mengarungi Liga 1 Di Bali United Saputra, Kadek Dwi Martha; Wirakesuma, I Nengah; Mudana, I Wayan
Retina Jurnal Fotografi Vol 4 No 2 (2024): Retina Jurnal Fotografi
Publisher : Lp2mpp Isi Denpasar - Ps. Fotografi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/rjf.v4i2.3343

Abstract

Fotografi analog adalah proses representasi citra menggunakan medium perekam dengan proses kimiawi tertentu yang memanfaatkan film. Medium perekam dan penyimpan data berupa citra visual dalam fotografi analog adalah film. Film adalah sejenis lapisan plastik tipis yang peka terhadap cahaya, digunakan untuk pengambilan gambar dalam fotografi atau video. Film terdiri dari berbagai macam bentuk dari bentuk lembaran, roll (35mm,120mm,110mm). Teknik Film Soup Fotografi Analog Di Bali United menggunakan metode eksplorasi, eksperimen, dan pembentukan. Eksplorasi untuk menemukan ide terkait dengan Bali United yang merupakan sebuah tim sepak bola profesional dengan fotografi analog. Tahap selanjutnya menggunakan metode eksperimen yaitu eksperimen dalam penggunaan teknik film soup dan masih menggunakan kamera analog dan roll film dalam penciptaan karya foto ini. Metode selanjutnya yaitu visualisasi, metode visualisasi merupakan proses pengubahan dari konsep menjadi gambaran dalam bentuk nyata disajikan dalam bentuk karya seni. Dalam mendokumentasikan Bali United mengarungi Liga 1 melalui teknik film soup. Berawal dari kecintaan saya terhadap klub bola tersebut, maka saya sendiri berinisiatif untuk berkarya menggunakan kamera analog yang mungkin generasi sekarang sudah jarang mengetahui kamera tersebut. Tenkik-teknik fotografi analog yang digunakan yaitu teknik ekspose roll film, merebus dan merendam roll film dalam cairan tertentu. Penerapan teknik ini menghasilkan sebuah karya yang unik karena menghasilkan nuansa masa lampau. Teknik komposisi rule of third, sudut pengambilan atau angle, garis, dan bentuk adalah unsur-unsur penting dalam penciptaan karya Teknik Film Soup Fotografi Analog Mengarungi Liga 1 di Bali United.
Eksperimen Medium Getah Jantung Pisang Wirakesuma, I Nengah; Mudana, I Wayan; Kondra, I Wayan
Jurnal Sosial Teknologi Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Sosial dan Teknologi
Publisher : CV. Green Publisher Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59188/jurnalsostech.v6i2.32681

Abstract

Eksperimen menggunakan medium getah jantung pisang dalam penciptaan seni lukis di atas kain kanvas. Getah jantung pisang memiliki karakter unik, klasik dan spesifik dibandingkan dengan warna sintetis lainya. Getah jantung pisang cenderung menampilkan warna khas putih susu, abu-abu, coklat muda, hijau-kekuningan, merah dan coklat tua. Melukis menggunakan getah jantung pisang dimulai dari memetik buah jantung pisang di kebun. Eksplorasi tenik memotong-motong tangkai jantung pisang sampai mengeluarkan getah dan menetes di atas kain kanvas. Sejak itu saya melukis secara spontanitas menggunakan getah jantung pisang, dengan melibatkan gerakan jari-jari tangan, menekan jantung pisang secara lembut, sedang dan keras. Efek dari tekanan-tekanan getah jantung pisang menghasilkan warna alami, sesuai dengan intensitas gerakan jari-jari tangan di atas kanvas. Metode yang digunakan dilakukan secara spontanitas, mengikuti tahapan-tahapan proses penciptaan seni (E4): Eksistensi, Eksplorasi, Eksperimen dan Evaluasi. Realisasi (E4) mencerminkan eksistensi proses kreativitas saya. Pemanfaatan elemen-elemen seni rupa seperti cahaya, titik, garis, ruang, bidang, warna, tekstur, dan komposisi. Karya seni lukis yang dihasilkan antara lain berjudul: Eksperiment Garis 1,  Eksperimen Garis 2, Eksperimen Garis 3, Eksperimen Kalaya 1 dan Eksperimen Kalaya 2. Penggunaan getah jantung pisang didorong oleh kebutuhan kreatiftas dan ekspresi jiwa agar menghasilkan karya seni yang bermutu, berkualitas serta memiliki nilai-nilai estetika yang tinggi.
Mengeksplorasi Relief dan Rerajahan dalam Penciptaan Seni Rupa Sedana, I Gusti Ngurah Agung Putra Wahyu; Wirakesuma, I Nengah; Mudana, I Wayan
CITA KARA : JURNAL PENCIPTAAN DAN PENGKAJIAN SENI MURNI Vol 6 No 1 (2026): "Majukan Seni Lewat Ekspresi dan Literasi"
Publisher : Program Studi Seni Murni ISI Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59997/ctkr.v6i1.6007

Abstract

The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) program is a policy of the Ministry of Education and Culture aimed at encouraging students to master various fields of knowledge as preparation for entering the professional world. At ISI Denpasar, the MBKM program this year is implemented in collaboration with industry partners in the fields of art, design, creative industries, and culture. This research originates from the idea of creating visual artworks inspired by reliefs and rerajahan. Reliefs, as two- and three-dimensional carvings found in Balinese temples, hold strong historical, religious, and artistic values, although some have been diminished due to renovations that neglect the original ornamentation. Meanwhile, rerajahan represents magical and spiritual symbols in Balinese Hindu traditions, enriched with sacred modre characters believed to possess divine energy. The creative process was carried out through literature review, observation of temple reliefs, and visual exploration of modern scripts in rerajahan. The outcomes consist of two-dimensional artworks (paintings) and three-dimensional ornamentations that integrate the form of reliefs with the symbolic strength of rerajahan, using expressionist and impressionist approaches to reinterpret traditional forms. The implication of this work shows that combining reliefs and rerajahan can create contemporary artistic expressions rooted in tradition while also contributing to the preservation of Balinese cultural, historical, spiritual, and aesthetic values.