Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Excellent Midwifery Journal

Kepatuhan Ibu Hamil Trimester 1 Dalam Mengkonsumsi Asam Folat Di Puskesmas Gamping II Pratiwi, Fika; Husna , Fauzul Husna; Ranti , Aprilia
Excellent Midwifery Journal Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2, Oktober Tahun 2025
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v8i2.403

Abstract

Latar Belakang: Menurut data KESGA DIY ditahun 2024 untuk angka kejadian kelahiran bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital sejumlah 96 bayi dan kelainan kongenital janin sejumlah 77 janin. Dari 5 Kabupaten di DIY angka kejadian kelahiran bayi lahir hidup dengan kelainan kongenital tertinggi terdapat di Kabupaten Sleman yaitu dengan jumlah 31 bayi, Bantul 20 bayi, Gunung Kidul 18 bayi, Kulon Progo 16 bayi, dan Kota Yogyakarta 11 bayi. Tujuan: Untuk mengetahui Gambaran pengetahuan dan kepatuhan ibu hamil trimester I dalam mengkonsumsi asam folat. Metode: Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan dua variable. Data yang digunakan adalah primer dengan Teknik total sampling. Responden sejumlah 32 ibu hamil trimester I. Pengumpulan data dengan kuisoner sejumlah 20 soal. Lokasi penelitian di Puskesmas Gamping II. Hasil: Hasil menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil trimester I paling banyak berpengetahuan baik sebanyak 26responden (81,25%), berpengetahuan cukup sebanyak 4responden (12,5%) serta berpengetahuan kurang sebanyak 2responden (6,25%). Sedangkan hasil tingkat kepatuhan ibu hamil trimester I dalam mengkonsumsi asam folat mendapatkan hasil 32 responden (100%) patuh dalam mengkonsumsi asam folat. Kesimpulan: Penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga terhadap kepatuhan konsumsi asam folat pada ibu hamil trimester I di Puskesmas Gamping II.
ASUHAN KEBIDANAN BERKELANJUTAN PADA IBU HAMIL NY.I DENGAN TERAPI RENDAM AIR HANGAT KENCUR UNTUK MENGURANGI EDEMA PADA KAKI DI KLINIK PRATAMA PURI ADHISTY Pratiwi, Fika; Adhisty, Yulia; Husna, Fauzul; Aaisyah, Aaisyah
Excellent Midwifery Journal Vol. 9 No. 1 (2026): Volume 9 No. 1, April Tahun 2026
Publisher : STIKes Mitra Husada Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55541/emj.v9i1.411

Abstract

Latar Belakang : Edema merupakan salah satu ketidaknyamanan pada ibu hamil trimester III. Namun, masih ada beberapa ibu hamil trimester III yang mengalami edema. Pemberian asuhan berkelanjutan denagan intervensi pemberian terapi rendam air hangat kencur, diduga dapat mengurangi edema pada kaki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian terapi rendam air hangat kencur terhadap penurunan derajat edema kaki pada ibu hamil trimester III. Tujuan  : Pelayanan asuhan kebidanan berkelanjutan pada Ny. I dilaksanakan mulai dari masa kehamilan trimester III, persalinan, nifas, neonatus, hingga keluarga berencana secara berkesinambungan. Proses asuhan diawali dengan pengumpulan data subjektif yang disampaikan oleh Ny. I serta data objektif berdasarkan hasil pemeriksaan. Asuhan berkelanjutan ini dilakukan di Klinik Puri Adisty Kota Yogyakarta dan rumah Ny. I, berupa intervensi pemberian terapi rendam air hangat kencur untuk mengurangi edema pada kaki pada masa kehamilan trimester III. Metode: Asuhan berkelanjutan pada Ny. I dengan pemberian terapi rendam air hangat kencur dilakukan selama 5 hari berturut-turut untuk mengurangi edema pada kaki. Hasil evaluasi menunjukkan seluruh tanda edema pada kaki ibu sudah berkurang. Derajat edema ibu pada hari pertama dilakukan asuhan yaitu pada derajat 3. Dan setelah dilakukan asuhan selama 5 hari berturut-turut, kemudian dilakukan pengukuran ulang menggunakan skala pitting, derajat edema sudah berkurang menjadi derajat 0. Hasil : Tidak ditemukan kesenjangan antara teori dan asuhan yang diberikan. Pemberian terapi rendam air hangat kencur secara berkelanjutan terbukti efeksif dalam mengurangi edema pada kaki. Disarankan pemberian terapi rendam air hangat kencur dilakukansecara rutin sebagai bagian dari asuhan berkelanjutan untuk mendukung berkurangnya edema.