Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Penyuluhan Pengetahuan tentang Narkoba pada Penggiat Anti-narkoba di Kota Tasikmalaya Ira Rahmiyani; Ruswanto Ruswanto; Saeful Amin; Nur Rahayuningsih; Ilham Alifiar; Nurlaili Dwi Hidayati; Muharam Priatna; Tresna Lestari; Tita Nofianti; Anisa Pebiansyah; Anna Yuliana; Mochamad Fathurohman; Vera Nurviana; Citra Dewi Salasanti; Anindita Tri Kusuma Pratita
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 14, No 2 (2023): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v14i2.11433

Abstract

Masih maraknya penyalahgunaan narkoba di masyarakat yang akan berpengaruh terhadap perkembangan dan kemajuan bangsa Indonesia di masa depan maka perlu adanya pengetahuan dan pemahaman tentang narkoba. Karena ini, diperlukan kegiatan-kegiatan yang mendukung pada peningkatan dan pencegahan penyalahgunaan narkoba. Maka dosen dan mahasiswa Fakultas Farmasi Universitas Bakti Tunas Husada bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional dalam kegiatan pengabdian masyarakat. Peserta pengabdian masyarakat adalah para penggiat anti-narkoba di Kota Tasikmalaya. Metode yang dilakukan adalah penyuluhan dan pembagian kuesioner pengetahuan tentang narkoba. Hasil pengabdian masyarakat dapat berjalan dengan lancar dan adanya pemahaman peserta pengabdian masyarakat tentang narkoba.
Hubungan Penyampaian Informasi Obat Oleh Apoteker Dengan Tingkat Kepuasan Pasien BPJS di Instalasi Rawat Jalan RSUD Ciamis Tita Puspitasari; Tita Nofianti; Yedy Purwandi Sukmawan
Jurnal Farmasi SYIFA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Farmasi SYIFA
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/jfs.v4i2.1116

Abstract

Pelayanan kefarmasian di rumah sakit saat ini tidak hanya berorientasi pada penyerahan obat, tetapi juga mencakup penyampaian informasi obat secara lengkap dan jelas kepada pasien. Peran apoteker dalam memberikan informasi obat menjadi krusial karena dapat memengaruhi pemahaman pasien terhadap terapi serta tingkat kepuasan terhadap pelayanan yang diterima. Hal ini semakin penting pada pasien BPJS yang umumnya menghadapi keterbatasan waktu pelayanan akibat tingginya jumlah kunjungan di instalasi farmasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungann antara penyampaian informasi obat oleh apoteker dengan tingkat kepuasan pasien BPJS di Instalasi Farmasi Rawat Jalan RSUD Ciamis. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain analitik cross-sectional. Sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai kriteria yang telah ditetapkan. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terkait penyampaian informasi obat dan tingkat kepuasan pasien berdasarkan dimensi SERVQUAL. Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden telah menerima informasi dasar obat, seperti nama, indikasi, dosis, dan cara penggunaan, dengan persentase yang tinggi. Namun, informasi mengenai efek samping dan interaksi obat masih belum disampaikan secara optimal. Tingkat kepuasan pasien secara umum berada pada kategori puas. Hasil analisis menunjukkan tidak terdapat hubungann yang signifikan antara penyampaian informasi obat dengan kepuasan pasien (p > 0,05), dengan kekuatan hubungann yang sangat lemah. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kualitas komunikasi dan edukasi obat serta evaluasi terhadap faktor lain yang dapat memengaruhi kepuasan pasien guna meningkatkan mutu pelayanan kefarmasian.