Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

WAKAF TUNAI DAN PENGENTASAN KEMISKINAN Bachrul Ulum
Al Fuadiy Jurnal Hukum Keluarga Islam Vol. 4 No. 1 (2022): Al Fuadiy : Jurnal Hukum Keluarga Islam
Publisher : Nurul Qarnain College of Sharia Studies, Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.564 KB) | DOI: 10.55606/af.v4i1.8

Abstract

Cash waqf has become one of the important instruments in Islamic economics. Cash waqf has two functions. First, it functions as a medium for taqarrub (getting closer to Allah SWT) and secondly as a means to achieve prosperity and welfare of society. Management of cash waqf can be used as an instrument for poverty alleviation programs through sustainable investment. In this program, cash waqf will participate in government programs that are oriented towards community empowerment through cash for work. cash for work is an activity to empower rural communities, especially the poor and marginalized, which is productive by prioritizing the use of local resources, labor, and technology to provide additional wages / income, increase purchasing power, reduce poverty and so on. So that cash waqf has a strategic role in community financial empowerment.  Keyword: Cash Waqf, Labor Intensive, Investment, Money
A UNDERSTANDING OF HADITH BASED ON SOCIOLOGICAL APPROACH: (Reinterpretation of Mahram for Women's Travel Accompaniment) Ulum, Bachrul; Fatmawati, Fatmawati
International Conference on Islamic Studies Vol. 4 No. 1 (2023): June
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Darul Ulum Banyuanyar Pamekasan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58223/icois.v4i1.225

Abstract

Grasping hadith in any methodology, including the humanistic angle, will empower new translations that adjust to the circumstances and circumstances of the times. This becomes critical when strict issues can't be settled absolutely literarily. Taking care of issues in a specific period expects that there be an adjustment of understanding of hadith texts in light of existing real factors. So the unbending nature of importance won't happen, and on second thought the normal adaptability, without setting to the side the current standards. With the goal that the significance of mahram in examining this hadith requires an adjustment of the importance contained in that. The job of ladies at the hour of the Prophet was not equivalent to that of ladies in the current period. The contribution of ladies in friendly, social and financial perspectives expects ladies to have a major offer in propelling world progress. Not just around the kitchen region, beddings and wells. So the significance of mahram isn't simply private yet coordinated to the security framework that is felt by ladies in their wellbeing
Peningkatan Literasi Budaya Anak Melalui Pendampingan Pengenalan Wayang di Sekolah Dasar Bachrul Ulum; Leny Suryaning Astutik; Dwi Agustina Rahayu; A.A. Putu Eka Putra; Aziza Sugesti Roqima
Community : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Maret : Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi - Studi Ekonomi Modern

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51903/ypkf0c91

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini didasarkan pada observasi mengenai rendahnya pemahaman dan apresiasi terhadap budaya tradisional, terutama wayang, di kalangan generasi muda. Penggunaan kegiatan praktis untuk memperkenalkan budaya Indonesia diharapkan mampu meningkatkan pemahaman literasi budaya di kalangan siswa sekolah dasar. Program pengabdian ini bertujuan untuk memperkenalkan siswa kelas V SD Negeri 1 Beji pada budaya wayang melalui proses pembuatan wayang secara langsung dan berpartisipasi dalam bermain peran sebagai dalang dalam cerita yang mengangkat tema toleransi. Pelaksanaan metode terdiri dari tiga tahap yang jelas, yaitu perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam fase perencanaan, tema dan tujuan kegiatan ditentukan, serta materi dan alat yang diperlukan disiapkan dengan cermat. Kegiatan dilaksanakan dalam dua sesi, yang mencakup pembuatan wayang dan bermain peran. Evaluasi dilaksanakan untuk menganalisis efektivitas kegiatan dalam meningkatkan literasi budaya dan rasa percaya diri siswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa siswa terlibat secara aktif dalam proses pembuatan wayang dan bermain peran. Namun, terdapat beberapa tantangan yang berkaitan dengan keterampilan teknis dalam pembuatan wayang. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan dalam rasa percaya diri dan keterampilan komunikasi siswa. Secara keseluruhan, kegiatan ini telah berhasil dalam mencapai tujuannya, yaitu meningkatkan literasi budaya siswa serta mengembangkan keterampilan sosial mereka. Kegiatan ini memberikan kontribusi sebagai model untuk mengenalkan budaya Indonesia melalui metode praktis, yang dapat diterapkan dalam kegiatan pendidikan lainnya guna meningkatkan pemahaman budaya di kalangan siswa sekolah dasar.
Pendampingan UMKM dalam Mengembangkan Strategi Pemasaran Produk pada Media Sosial dan Platform E-Commerce Bachrul Ulum; Mohammad Hasib; Andreas Andrie Djatmiko; Dwi Agustina Rahayu; Pangki Suseno
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 1 No. 4 (2023): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Juni)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v1i4.205

Abstract

The advent of the Industrial Revolution 5.0 has had a profound impact on the global landscape, including Indonesia. Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) play a significant role in the national economy, but a considerable number of them have yet to leverage e-marketplaces and social media as marketing tools. This has resulted in a digital chasm between MSMEs and larger corporations. Thus, it is imperative to provide adequate assistance and training to MSMEs to enable them to harness digital technology and enhance their competitiveness in the e-commerce market. The Participatory Action Research (PAR) method is employed, which involves training, account creation practice, and mentoring for MSMEs. The training is conducted in three phases, namely preparation, implementation, and evaluation. As a result of community service activities, MSMEs need to innovate their products and employ digital marketing strategies through platforms such as marketplaces and social media. Diligent preparation is essential to enable MSMEs to adapt to these changes and bridge the digital divide. Community service initiatives in Kedondong Village strive to encourage MSMEs to embrace marketing strategies through social media and e-commerce platforms as a means to increase revenue and expand businesses in the fiercely competitive digital era.
Reputasi Perusahaan Melalui Islamicity Performance Index (IPI) Pada Lembaga Keuangan Syariah Ulum, Bachrul
LAN TABUR : Jurnal Ekonomi Syariah Vol. 5 No. 2 (2024): Maret
Publisher : Lembaga Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam (IAI) Al-Qodiri Jember, Jawa Timur Indonesia bekerjasama dengan Kopertais Wilayah 4 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lantabur.2024.5.2.241-253

Abstract

The development of sharia financial institutions will be largely determined by the trust of their customers. This is because all financial institutions are required to respond to the reality that fund providers (shareholders and depositors) and other stakeholders have desires. If institutions do not meet their expectations, they will not be willing to provide funds or cooperate well. So Islamic financial institutions must work harder to build trust in their customers. This type of research is a normative approach through library research. The results of this research show that, first, Islamic financial institutions must build a good reputation in order to gain the trust of the wider community based on the identity and image of the institution. The two Islamicity performance index (IPI) can build a good reputation for sharia financial institutions with several indexes used, namely profit sharing ratio (PSR), Zakat Performance Ratio (ZPR), Equitable Distribution Ratio (EDR), Directors-Employee Welfare Ratio (DEWR ), Islamic Income Ratio (IIcR) and Islamic Investment Ratio (IIvR). Keywords: Islamic financial institutions, company reputation, Islamicity performance index
PENDAMPINGAN PRODUKSI KUE HULU DAN PELABELANNYA SEBAGAI SOLUSI PENINGKATAN EKONOMI MASYARAKAT DI THAILAND Ulum, Bachrul
Al Busyro : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 Agustus 2024
Publisher : STAI Nurul Huda Kapongan Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52491/busyro.v2i2.200

Abstract

Desa Santiwit di Songkhla, Thailand Selatan, memiliki potensi ekonomi yang besar melalui produk tradisional bernama kue hulu, yang merupakan warisan nenek moyang. Namun, masyarakat desa menghadapi berbagai tantangan dalam meningkatkan daya saing produk ini di pasar yang lebih luas, terutama dalam hal pengemasan dan pelabelan yang tidak memenuhi standar modern. Metode produksi tradisional sering kali menghasilkan produk yang kurang menarik di mata konsumen modern, sehingga minat terhadap kue hulu semakin menurun. penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dimana data berupa deskripsi mengenai fenomena yang ada di sekitar. Untuk jenis penelitiannya peneliti menggunakan penelitian lapangan, dan observasi. program ini berhasil melestarikan budaya lokal, mengoptimalkan potensi ekonomi masyarakat, dan membuka peluang bagi kue hulu untuk bersaing di pasar lokal maupun internasional. Hasil pendampingan menunjukkan bahwa kue hulu yang hampir punah dapat kembali populer berkat peningkatan branding dan pengemasan. Program ini memberikan dampak positif terhadap kemandirian ekonomi masyarakat Santiwit serta mengukuhkan kue hulu sebagai produk unggulan dengan potensi mendunia
PENERAPAN PRINSIP SYARIAH DALAM LAYANAN PERBANKAN DIGITAL DAN TEKNOLOGI FINANSIAL (FINTECH) DI BANK SYARIAH INDONESIA CABANG JEMBER Ulum, Bachrul
JSE: Jurnal Sharia Economica Vol. 4 No. 4 (2025): Oktober
Publisher : LPPM STAI Muhammadiyah Probolinggo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46773/jse.v4i4.2476

Abstract

Digital transformation in the banking sector has become a strategic necessity to address changing customer behavior, which increasingly prioritizes convenience, speed, and transaction security. Bank Syariah Indonesia (BSI), as the largest Islamic bank in Indonesia, responded to this trend by migrating its mobile banking services from BSI Mobile to a new platform called Beyond by BSI. This study aims to analyze the role of this migration in improving customer service quality, identify supporting and inhibiting factors for implementation, and evaluate its impact on customer satisfaction and loyalty. The research method used was a qualitative approach with in-depth interviews with customers and management, supported by secondary data from BSI's internal reports and publications from the Financial Services Authority (OJK). The results show that Beyond by BSI provides a better service experience through more comprehensive features, an intuitive interface design, and increased transaction security. However, challenges that emerged included user adaptation to system changes and the need to increase digital literacy among some customer segments. In conclusion, the Beyond by BSI migration contributed positively to improving customer service and satisfaction, while strengthening BSI's position in the competitive national digital banking industry.
Portrait of Islamic Religious Education in Public Universities in the 5.0 Era Bachrul Ulum; Mohammad Hasib; Moh. Zaini
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 20 No. 1 (2023)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of UIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v20i1.8687

Abstract

In the 5.0 era, Islamic religious instruction in higher education is crucial as in forming students' morality and character. With a correct and deep understanding of religion, students can internalize these values in their daily lives and make good and responsible decisions. The article's aim is to give an outline of the Islamic religious teaching and learning processes in public colleges as of 5.0. A qualitative research methodology was adopted, and instructors and students were interviewed as well as observed to obtain data involved in the learning and teaching process of Islam in public universities. Then, content analysis is used to assess the acquired data utilizing qualitative data analysis techniques. The findings indicated that there is still room for improvement in the standard of Islamic religious instruction in public universities, especially in terms of subpar teaching and learning. Lack of emphasis on character education, poor teaching, and minimal use of technological in the process of learning and instruction are some of the reasons that contribute to the poor quality of Islamic religious education in public universities. Thus, character education, raising the bar of instruction, and implementing better technology in the learning and teaching process of Islam in the 5.0 era are necessary to improve the quality of Islamic religious instruction in public universities. (Di era 5.0, pengajaran agama Islam di perguruan tinggi menjadi sangat penting dalam membentuk moralitas dan karakter mahasiswa. Dengan pemahaman agama yang benar dan mendalam, mahasiswa dapat menginternalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari dan mengambil keputusan yang baik dan bertanggung jawab. Artikel ini bertujuan untuk memberikan gambaran umum tentang proses pengajaran dan pembelajaran agama Islam di perguruan tinggi umum di era 5.0. Metodologi penelitian kualitatif diadopsi, dan para pengajar serta mahasiswa diwawancarai serta diobservasi untuk mendapatkan data yang terlibat dalam proses belajar dan mengajar agama Islam di perguruan tinggi umum. Kemudian, analisis isi digunakan untuk menilai data yang diperoleh dengan menggunakan teknik analisis data kualitatif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa masih ada ruang untuk perbaikan dalam standar pengajaran agama Islam di perguruan tinggi umum, terutama dalam hal pengajaran dan pembelajaran yang masih di bawah standar. Kurangnya penekanan pada pendidikan karakter, pengajaran yang buruk, dan minimnya penggunaan teknologi dalam proses belajar mengajar merupakan beberapa alasan yang berkontribusi terhadap rendahnya kualitas pendidikan agama Islam di universitas umum. Oleh karena itu, pendidikan karakter, peningkatan standar pengajaran, dan penerapan teknologi yang lebih baik dalam proses pembelajaran dan pengajaran agama Islam di era 5.0 sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pengajaran agama Islam di perguruan tinggi umum.)
PEMAHAMAN HADITS BERBASIS PENDEKATAN SOSIOLOGI (Pemaknaan Ulang Mahram Terhadap Pendampingan Wanita dalam Perjalanan) Bachrul Ulum
Al Yazidiy Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2022): Al Yazidiy : Jurnal Sosial Humaniora dan Pendidikan
Publisher : Islamic Sharia Coll

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.015 KB) | DOI: 10.55606/ay.v4i1.24

Abstract

Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial di tengah kehidupan masyarakat. Sosiologi secara rumpun ilmu masuk pada ilmu sosial yang objek kajiannnya adalah masyarakat. Sosiologi merupakan ilmu pengetahuan yang berdiri sendiri karena memenuhi segenap unsur-unsur ilmu pengetahuan, dengan ciri-ciri utamanya. Tujuan penelitian ini yaitu penggunaan analisis dalam penelitian hadis melalui pendekatan ilmu Sosiologi. Metode penelitian yang digunakan adalah Library research yaitu studi pustaka dengan menerapkan analisis isi. Hasil dan pembahasan penelitian ini meliputi hadis sebagai subjek penelitian, pengembangan metode syarah hadis, dan penelitian hadis dengan analisis dari pendekatan ilmu Sosiologi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan analisis dari pendekatan ilmu Sosiologi sangat terbuka lebar penerapannya dalam penelitian hadis agar kontekstual. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya perumusan model analisis dari pendekatan ilmu Sosiologi dalam penelitian hadis agar lebih kontekstual, karena pemahaman hadist dengan berbagai pendekatan utamanya aspek sosiologis, akan memungkinkan tafsiran-tafsiran baru yang menyesuaikan dengan kondisi dan situasi zamannya.
Peningkatan Keterampilan Penulisan Karya Ilmiah melalui Penggunaan Sitasi Mendeley Bachrul Ulum; Aditya Pringga Satria; Leny Suryaning Astutik; Dwi Agustina Rahayu; Piping Rahadianto
Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi Vol. 2 No. 3 (2024): Jurnal Ilmiah Pengabdian dan Inovasi (Maret)
Publisher : Insan Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57248/jilpi.v2i3.374

Abstract

This community service aims to enhance the academic writing skills of students, particularly those in the early semesters of college, through the utilization of article citations from national and international journals with the assistance of Mendeley. The community service method involves intensive training sessions on Mendeley for early semester students at Bhinneka PGRI University Tulungagung. This training consists of preparation, implementation, and evaluation stages. The results of the community service indicate that Mendeley training is effective in improving efficiency and accuracy in article citations as well as overall reference management skills. With this training, it is expected that students can produce quality academic papers with accurate and structured citation approaches.