Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendampingan Teknik Pemeraman Buah Pisang dan Pembuatan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard) pada Usaha Mikro Kedai Pisang Sutanti , Sutanti; Ramadhan, Zulfikar; Rahmadona, Lola; Septiandri, Winny Dwi; Muhlizar, Muhlizar
Wahana Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Ilmu Bersama Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56211/wahana.v4i1.776

Abstract

Program pengabdian masyarakat ini dilaksanakan bekerjasama dengan usaha mikro kedai pisang milik Hj. Nasuh yang berlamat di Jl. Alam Segar No.1 Desa Bambu Apus Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Jenis usaha yang dijalankan adalah usaha perdagangan buah-buahan dengan buah pisang sebagai produk utamanya. Lokasi mitra PKM sekitar 7,6 KM dari Universitas Muhammadiyah Jakarta yang dapat ditempuh kurang lebih 23 menit dengan menggunakan kendaraan roda empat atau sekitar 19 menit dengan menggunakan kendaraan roda dua. Permasalahan yang dihadapi mitra adalah masalah teknik pemeraman pisang yang masih tidak memiliki standar prosedur yang tepat karena dilakukan secara random dan tidak ada pencatatan hasil dari setiap aktivitas yang dilakukan sehingga tidak dapat diperhitungkan secara tepat kapan pisang akan matang sempurna dan siap untuk dijual. Selain itu masalah manajemen pemasaran yang masih terbatas pada penjualan secara langsung menggunakan uang tunai sehingga volume penjualan cenderung stag atau sulit mengalami peningkatan. Oleh karena itu tim PKM ingin melakukan binaan terhadap mitra Usaha Mikro Kedai Pisang Hj. Nasuh dengan memberikan pendampingan teknik pemeraman buah pisang dengan standar operasional prosedur yang tepat agar waktu matang pisang dapat diprediksi secara tepat dan pembuatan QRIS agar volume penjualan dapat meningkat terutama pada masyarakat di era digital yang pada umumnya jarang membawa uang tunai.
Dayasaing Komoditas Bawang Merah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat Rahmadona, Lola; Fariyanti, Anna; ,, Burhanuddin
Jurnal Hortikultura Indonesia (JHI) Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Hortikultura Indonesia
Publisher : Indonesian Society for Horticulture / Department of Agronomy and Horticulture

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (147.06 KB) | DOI: 10.29244/jhi.8.2.128-135

Abstract

ABSTRACTShallot is included in the category of high value commodities, so that many farmers cultivate it. Indonesia still remains as net importer of shallot. The objectives of this study were to analyze the competitiveness of shallot farming in the district of Majalengka. Respondents were 37 farmers selected by using purposive sampling technique. The data were analyzed by the method of the Policy Analysis Matrix (PAM) to determine the level of profit and competitiveness. The result showed that shallot farming in the district of Majalengka was financially profitable, but economically unprofitable. The analysis of the competitiveness in the district of Majalengka showed the shallot farming have no competitiveness.Keywords: competitiveness, Policy Analysis Matrix, shallot farming ABSTRAKBawang merah termasuk dalam kategori komoditas bernilai tinggi, sehingga banyak petani yang mengusahakannya. Namun demikian Indonesia masih tetap sebagai net importir bawang merah. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis dayasaing komoditas bawang merah di Kabupaten Majalengka. Responden 37 petani yang dipilih dengan menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis dengan menggunakan metode Policy Analysis Matrix (PAM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa komoditas bawang merah di Kabupaten Majalengka menguntungkan secara finansial tetapi secara ekonomi tidak menguntungkan. Analisis dayasaing di Kabupaten Majalengka menunjukkan komoditas bawang merah tidak memiliki dayasaing.Kata kunci: dayasaing, Policy Analysis Matrix, usahatani bawang merah
Pelatihan Pengolahan Minyak Jelantah Menjadi Lilin Aromatherapi di Kelompok PKK RW 05, Pisangan, Ciputat Timur, Tangerang Selatan, Banten Dahlia Nauly; Dessy Iriani Putri; Lorenta In Haryanto; Meisanti Meisanti; Lola Rahmadona; Rosdiana Rosdiana; Helfi Gustia; Sukrianto Sukrianto; Dian Diani Tanjung; Rizki Adi Puspita Sari; Lilis Imamah Ichdayati; Junaedi Junaedi; Dewi Rochmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 3 No. 10 (2025): Desember
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v3i10.3724

Abstract

Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang volumenya terus bertambah seiring tingginya aktivitas menggoreng di tingkat keluarga maupun usaha kuliner skala kecil. Pendekatan ekonomi sirkular menempatkan minyak jelantah bukan semata limbah, melainkan sumber daya yang dapat diolah kembali menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan menjadi langkah nyata penerapan ekonomi sirkular pada level RW dengan pendekatan yang sederhana dan mudah direplikasi. Kegiatan ini dilakukan di kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 05, Pisangan, Ciputat Timur. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan partisipatif yang memadukan penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Peserta memperoleh pemahaman mengenai risiko lingkungan dari minyak jelantah serta mampu mengikuti tahapan pembuatan lilin aromaterapi. Pelatihan ini juga membuka peluang penguatan ekonomi rumah tangga karena produk lilin aromaterapi berpotensi dikembangkan sebagai usaha skala kecil. Keberlanjutan program dapat ditingkatkan melalui pembentukan mekanisme pengumpulan minyak jelantah di tingkat RW.
Analysis of Competitiveness and Forecasting of Indonesian Tea Exports to Main Destination Countries Fadhlan Zuhdi; Khoiru Rizqy Rambe; Lola Rahmadona
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 37, No 2 (2022): July 2022
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24856/mem.v37i2.2888

Abstract

Indonesia as a tea exporter in the world has not maximized tea export opportunities as indicated by the decline in the value of tea exports from 2016 to 2020. This study aims to further analyze the competitiveness of Indonesian tea exports to major importing countries and predict the value of exports that will occur until 2025. This study used time series data from 2001-2020 which was analyzed with Revealed Comparative Advantage (RCA) and Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA). The results of the analysis show that the competitiveness of Indonesian tea exports to the main destination countries, namely Russia, Malaysia, China, Taiwan, and the United States, does not have a comparative advantage (RCA<1). However, based on forecasting results, the value of tea exports to Russia, Malaysia, and China is expected to increase until 2025. This increase in tea export value also has an impact in the form of strengthening the competitiveness of Indonesian tea exports in these countries even though the RCA index value is smaller than one. Thus, although the competitiveness of Indonesian tea exports is still weak in destination countries, Indonesia can optimize tea exports to countries that have increased competitiveness, such as Russia, Malaysia, and China.