Minyak jelantah merupakan limbah rumah tangga yang volumenya terus bertambah seiring tingginya aktivitas menggoreng di tingkat keluarga maupun usaha kuliner skala kecil. Pendekatan ekonomi sirkular menempatkan minyak jelantah bukan semata limbah, melainkan sumber daya yang dapat diolah kembali menjadi produk bernilai tambah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan menjadi langkah nyata penerapan ekonomi sirkular pada level RW dengan pendekatan yang sederhana dan mudah direplikasi. Kegiatan ini dilakukan di kelompok Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 05, Pisangan, Ciputat Timur. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan partisipatif yang memadukan penyuluhan, demonstrasi, praktik langsung, dan pendampingan. Peserta memperoleh pemahaman mengenai risiko lingkungan dari minyak jelantah serta mampu mengikuti tahapan pembuatan lilin aromaterapi. Pelatihan ini juga membuka peluang penguatan ekonomi rumah tangga karena produk lilin aromaterapi berpotensi dikembangkan sebagai usaha skala kecil. Keberlanjutan program dapat ditingkatkan melalui pembentukan mekanisme pengumpulan minyak jelantah di tingkat RW.
Copyrights © 2025