Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

SOURCE OF KNOWLEDGE THROUGH AXIOLOGY PERSPECTIVE Nurhayati, Nurhayati; Nasution, Ibrahim Haidar; Siregar, Rafiqah Yusna
Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Vol 4, No 2 (2023): Social Sciences, Education and Humanities
Publisher : Universitas Dharmawangsa Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/ijsseh.v4i2.3618

Abstract

ABSTRACTThe research aims to discuss the axiological values and sources of knowledge for humans. This research uses the Semut Sumut non-formal education organization as a case study. This article employs a qualitative interpretive approach by conducting library research, specifically by looking at reading materials related to the studies presented and using document analyses of earlier research findings associated with the philosophy of science. Books rading, scientific journals on Google Scholar, and digital libraries were combed through to acquire the data. Results of this study show that axiological values as a source of knowledge can be reflected in social movements by providing non-formal education platforms for children who have dropped out of school or even have no opportunity at all to go to school. The axiological value of social movements contains elements of being functional, robust, valid or strong which means the quality of something that makes it liked, appreciated and appreciated by other parties. In addition, two supporting elements in non-formal learning materials further strengthen the axiological perspective as a source of knowledge, namely ethics and aesthetics. Keywords: Axiology, Knowledge, Semut Sumut.
MELATIH KEMAMPUAN JURNALISTIK HIMPUNAN JURNALIS SISWA SMA NEGERI 5 MEDAN (HIJAU SMANLI) Siregar, Rafiqah Yusna
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 30, No 1 (2024): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v30i1.54125

Abstract

Tujuan dari kegiatan PKM ini untuk melatih kemampuan siswa dalam menulis dan membaca naskah berita serta memperkaya pengetahuan mereka tentang dunia jurnalitik. Adapun khalayak dari kegiatan PKM ini adalah siswa/i yang tergabung ke dalam Himpunan Jurnalis SMA Negeri 5 Medan yang bernama HIJAU SMANLI. PKM diselenggarakan pada tanggal 24 Oktober 2023 di SMA Negeri 5 Medan dan dihadiri sebanyak 30 peserta. Masalah prioritas yang diangkat dalam kegiatan PKM berkisar tentang kepercayaan diri siswa/i dalam menyampaikan berita di depan kamera yang masih harus dilatih serta menajamkan kepekaan mereka dalam melihat fenomena sekitar untuk dijadikan sebuah artikel bernilai berita. Pelaksanaan kegiatan dilakukan ke dalam 3 (tiga) tahap, yaitu survey dan wawanara dengan Kepala Sekolah, kegiatan inti berupa pengenalan materi, workshop serta kritik dan saran dari atas hasil kerja peserta dan kegiatan evaluasi. Hasil proyek siswa yang terbagi kedalam 3 (tiga) kelompok menghasilkan 3 (tiga) tulisan dengan topik yang beragam. Teknik vokal siswa dinilai sudah cukup dapat menyesuaikan dengan kondisi sekitar dimana mereka membacakan berita. Meskipun, masih ada siswa yang memiliki artikulasi yang kurang jelas disebabkan karena rasa gugup berhadapan dengan publik dan di depan kamera. Lalu, sikap siap dan bahasa tubuh dinilai sudah cukup profesional, dimana mereka paham bagaimana cara berdiri yang benar terlebih untuk menghilangkan kegugupannya.
TANTANGAN PRODUSEN PEMULA DALAM KOMUNIKASI PEMASARAN DI ERA “THE SECOND MEDIA AGE” Siregar, Rafiqah Yusna; Hidayati, Rahma
Bisnis-Net Vol 7, No 1: JUNI 2024
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/bn.v7i1.4386

Abstract

Penelitian ini berusaha untuk mengetahui dan menganalisis tantangan produsen pemula dalam komunikasi pemasaran di era “the second media age.” Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Adapun yang menjadi informan utama di dalam penelitian ini adalah pemilik usaha toko online Olshop Gurls dan konsumen yang menjadi triangulasi sumber sebagai keabsahan data. Teknik pengumpulan data menggunakan tiga metode yaitu wawancara mendalam, observasi non-partisipan dan studi dokumentasi. Sedangkan, teknik analisis data yang diimplementasikan di dalam penelitian ini menggunakan model Miles and Huberman yang terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tantangan yang dihadapi oleh produsen pemula di dalam komunikasi pemasaran di era “the second media age” terdiri dari beberapa tipe; 1) tantangan produsen dalam kerangka berpikir, dimana produsen belum memahami sepenuhnya tentang konsep konten seperti penggunaan hashtag dan caption yang menarik; dan 2) tantangan waktu, terjadi pada proses bauran promosi pemasaran dimana pemilik usaha mengaku sudah memahami konten meskipun masih dalam level sederhana dan tidak memiliki banyak waktu untuk membuat konten selayaknya konten bisnis online yang ada di berbagai media sosial. Oleh sebab itu, konten yang dihasilkan masih dalam kategori sederhana yang terlihat dari penulisan caption, penggunaan hashtag, teknik pengambilan foto dan video yang minim penggunaan aplikasi editing yang berimbas pada engagement akun media sosial Olshop Gurls. 
Optimalisasi Pemasaran Produk UMKM Desa Dalu 10 B Melalui E-Commerce Untuk Peningkatan Pendapatan Masyarakat Asnawi, Muhammad; Siregar, Rafiqah Yusna; Wahyuni, Sri; Nurhayati, Nurhayati
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 7, No 4 (2024): Oktober 2024
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v7i4.3475

Abstract

This community service aims to realize the MSME’s products of Dalu 10 B Tanjung Morawa Village residents as partners to be marketed online through an application-based e-commerce platform called Dalu 10 Store. Some of the problems faced in marketing MSME’s products, such as promotions only implementing in offline and online systems that utilize simple social media such as Instagram, Facebook, and WhatsApp without knowing the working system in depth. The implementation method of this activity includes counseling in the form of introducing the Dalu 10 Store application to village officials and residents; and training on the use of the Dalu 10 Store application to MSME owners. The result of this activity is the application of science and technology in the form of implementing the Dalu 10 Store application which is equipped with features that are easy to use by residents new to e-commerce applications to promote their MSME products. In addition, MSME owners have also used the application to promote their processed products. The system has several users, namely buyers who play a role in viewing, ordering products, and providing assessments. Meanwhile, MSME owners can view stock and income, upload product content, and process orders.Keywords: e-commerce; product marketing; MSME; dalu 10 b village; dalu 10 store. Abstrak: PKM ini bertujuan untuk membantu mewujudkan produk UMKM warga Desa Dalu 10 B Tanjung Morawa sebagai mitra untuk dipasarkan secara online melalui platform e-commerce berbasis aplikasi yang bernama Dalu 10 Store. Beberapa permasalahan yang dihadapi dalam memasarkan produk UMKM, seperti promosi hanya menerapkan sistem offline dan online yang memanfaatkan media sosial sederhana seperti Instagram, Facebook dan WhatsApp tanpa mengetahui sistem kerjanya secara mendalam. Metode pelaksanaan kegiatan ini diantaranya penyuluhan berupa pengenalan aplikasi Dalu 10 Store kepada perangkat desa dan warga; dan pelatihan penggunaan aplikasi Dalu 10 Store kepada para pemilik UMKM. Hasil dari kegiatan ini adalah penerapan iptek berupa implementasi aplikasi Dalu 10 Store yang dilengkapi dengan fitur yang mudah digunakan oleh warga yang baru mengenal aplikasi e-commerce untuk mempromosikan produk UMKM nya. Selain itu, pemilik UMKM juga sudah menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan promosi produk olahannya. Sistem memiliki beberapa pengguna yaitu pembeli berperan untuk melihat, memesan produk serta memberikan penilaian. Sedangkan, pemilik UMKM dapat melihat stok dan pendapatan, mengunggah konten produk dan memproses pemesanan.Kata kunci: e-commerce; pemasaran produk; UMKM; desa dalu 10 b; dalu 10 store.
Representasi Nilai Keagamaan Dalam Iklan Berdasarkan Perspektif Analisis Semiotika Roland Barthes Siregar, Rafiqah Yusna; Sitepu, Yovita Sabarina
ENCOMMUNICATION: Journal of Communication Studies Vol. 1 No. 2 (2023): ENCOMMUNICATION: Journal of Communication Studies
Publisher : Enlightenment Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71036/ejcs.v1i2.162

Abstract

Penelitian ini berusaha menganalisis makna denotatif, konotatif dan mitos terkait nilai keagamaan yang terkandung dalam iklan Wonderful Indonesia edisi “The Light of Aceh.”Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan subjek penelitian berupa penggalan-penggalan gambar yang terbagi menjadi 6 (enam) foto dan 3 (tiga) situasi atau scene iklan, yaitu scene kehidupan sehari-hari, wisata dan pertunjukan daerah. Teknik pengumpulan data yang digunakan berupa studi dokumentasi dan studi literatur, sedangkan teknik analisis data diaplikasikan dengan analisis Semiotika Roland Barthes yang dikaji lebih dalam menggunakan lima kode bacaan; hermeneutic, proarietic, symbolic, cultural, dan semic. Hasil penelitian menunjukkan bahwa denotatif di dalam iklan menampilkan masjid, alam, dan busana Muslim yang menjadi sebuah kearifan lokal yang mengandung unsur nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Aceh.Busana Muslim digunakan tidak hanya digunakan dalam aktivitas sehari-hari masyarakat, tetapi juga diterapkan di dalam sebuah pertunjukan adat daerah.Makna konotatif yang terkandung di dalam denotatif berupa salah satu kearifan lokal provinsi Aceh adalah adanya nilai keagamaan yang terkandung di dalam peraturan Syariat Islam dan salah satunya adalah peraturan hijab bagi kaum Perempuan, baik penduduk lokal maupun pendatang.Nilai-nilai keagamaan ini telah lama tumbuh dan berkembang di tengah kehidupan masyarakat dan menjadi identitas budaya setempat.Mitos yang terkandung di dalam iklan adalah masyarakat merasa tenang dan damai dalam harmonisasi agama.Keseluruhan elemen yang ditampilkan dalam iklan merupakan hasil konstruksi terhadap realitas yang ada. Sebab, berdasarkan hasil penelitian terdahulu yang menguatkan hasil analisis penelitian ini adalah banyak masyarakat Aceh yang sembunyi-sembunyi tidak menggunakan hijab di ruang publik dan menggunakannya hanya untuk menghindari razia busana muslim.
REBRANDING UNTUK MENJANGKAU RETAIL MODERN SEBAGAI SALAH SATU STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN Siregar, Rafiqah Yusna; Suriani, Cicik
Bisnis-Net Vol 7, No 2: DESEMBER 2024
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/bn.v7i2.5382

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana rebranding yang dilakukan UMKM KRIKEN untuk menjangkau retail modern sebagai strategi komunikasi pemasaran. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Informan di dalam penelitian ini adalah pemilik UMKM KRIKEN. Teknik pengempulan data dilakukan melalui tiga tahap, yaitu observasi non-partisipan, wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Sedangkan, teknik analisis data dilakukan dengan menerapkan model Miles and Huberman, yaitu reduksi dan penyajian data serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebranding sebagai strategi komunikasi pemasaran perlu diperhatikan dan diterapkan oleh pemilik UMKM untuk menembus pasar retail modern. Produk yang memiliki informasi yang lengkap seperti tanggal kadaluarsa, komposisi, berat produk dan kandungan nilai gizi, menjadi salah satu diantara poin penting yang diperhatikan pihak retail modern. Selain itu, rebranding pada logo yang memanfaatkan ilustrasi animasi dianggap menjadi daya tarik dan keunikan tersendiri bagi produk. Begitu pula dengan kemasan, penting untuk menggunakan packaging yang lebih mencolok seperti standing pouch dengan pemilihan warna yang terang dan cerah, agar produk terlihat lebih memanjakan mata dan bisa diletakkan di rak-rak retail modern, dimana produk serupa yang telah lebih dahulu terkenal di pasaran.
APPLE VS SAMSUNG: SEBUAH ANALISIS SEMIOTIKA CHARLES SANDERS PEIRCE DALAM DRAMA KOREA “THE GLORY” Siregar, Rafiqah Yusna
Jurnal Network Media Vol 8, No 1 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i1.5412

Abstract

“The Glory” merupakan salah satu drama Korea yang memiliki banyak peminat pada tahun 2023. “The Glory” diangkat dari kisah nyata tentang perundungan tragis seorang remaja SMA di sekolahnya. Terdapat banyak adegan menegangkan dan menarik di dalam drama Korea ini, salah satunya adalah penampilan produk teknologi unggulan Negara Korea Selatan yaitu Samsung dan saingannya yaitu Apple. Oleh karena itu, peneliti merumuskan masalah penelitian ini ke dalam beberapa item: Apa makna drama Korea “The Glory” berdasarkan makna ikon, indeks dan simbol dengan topik utama pembahasan mengenai persaingan Samsung dan Apple. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, peneliti menggunakan metode penelitian kualtitatif. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui semiotika yang terkandung di dalam drama Korea “The Glory.” Teknik pengumpulan data diterapkan dengan dua cara, yaitu observasi non-partisipan dan studi dokumentasi. Sedangkan, teknik analisis data dengan memilih metode Charles Sanders Peirce yang memuat tiga hal diantaranya ikon, indeks dan simbol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari beberapa adegan yang menampilkan dua produk teknologi unggulan yaitu Samsung dan Apple, ternyata memiliki makna persaingan sengit diantara kedua merk tersebut yang menjadi representasi di dalam penelitian ini. menampilkan persaingan diantara kedua merk gadget. Persaingan terlihat dari konteks cerita yang mengunggulkan produk Samsung dan menaruh Apple di posisi yang negatif. Hal tersebut sejalan dengan Sejarah persidangan diantara kedua merk pada tahun 2018 silam, dimana Apple menggugat Samsung atas tuduhan penjiplakan dan Samsung dinyatakan bersalah serta harus membayar denda dengan jumlah yang sangat banyak.
Gen Z and Interpersonal Conflict Management: (A Phenomenological Study of Communication Science Students at Dharmawangsa University) Siregar, Rafiqah Yusna; Lumbantoruan, Rachel Mia Lorenza; Hamzah, A. Hadian Pratama
CONTENT: Journal of Communication Studies Vol. 3 No. 01 (2025): The Dynamics of Communication in the Digital Era: Identity, Strategy, and Resp
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/cjcs.v3i01.20250

Abstract

The study aims to describe how Gen Z students at Dharmawangsa University especially those in the communications science program, manage interpersonal conflicts based on their personal experiences. This study uses a phenomenological paradigm through their experiences in managing project assignments in 3 months and divided into several groups. During 3 months of working on the project, several groups of students found various problems that then required them to carry out conflict management according to the personal characteristics of each member in each group. This research uses a qualitative method with a descriptive research design with the Miles and Huberman analysist techniques, including data reduction, data display and conclusions. Meanwhile, data collection techniques are carried out in 3 stages, observation, interview, and documentation. The result shows that Gen Z is exemplified by two interpersonal conflict management strategies: avoiding conflict and compromising, both of which involve a variety of techniques. Making concessions involves being transparent with all parties involved, having in-depth conversations, negotiating, determining the root cause of the disagreement, and refraining from blaming the other party. For Gen Z, this is considered a positive self-concept. Meanwhile, giving in, doing what others ask, and acting as if you are unaware of the problem are ways to avoid interpersonal conflict. This demonstrates a loose and uncaring mindset, which are two negative self-concept characteristics. Thus, the results of this study will increase understanding, knowledge, or concepts regarding the characteristics of Gen Z in interpersonal conflict management.
STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN ONLINE DALAM MEMPROMOSIKAN ANEKA MAKANAN RINGAN PADA USAHA OLSHOPGURLS Hidayati, Rahma; Batoebara, Maria Ulfa; Siregar, Rafiqah Yusna
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.6513

Abstract

Penelitian ini mengkaji tentang strategi komunikasi pemasaran online dalam mempromosikan aneka makanan ringan pada usaha olshopgurls. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Informan dalam penelitian ini adalah owner olshopgurls dan 3 (tiga) orang pelanggan olshopgurls sebagai triangulasi sumber. Teknik pengumpulan data meliputi observasi non partisipan, wawancara dan studi dokumentasi. Teknik analisis datanya menggunakan model Miles & Huberman dengan langkah-langkah; reduksi data, penyajian data dan menghasilkan kesimpulan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran online yang dilakukan oleh olshopgurls dengan memanfaatkan beberapa media sosial seperti Instagram dan Facebook serta Instant Messenger seperti Whatsapp yaitu strategi komunikasi pemasaran online semakin meningkat. Oleh karena itu, hal ini terlihat oleh peneliti sendiri pada usaha olshopgurls yang dimana informasi yang disampaikan dalam wujud konten digital yang berupa aneka produk yang dijual seperti ricebowl, salad buah, burger, mochi buah, dessert buko, cake brownis, corndog dan aneka makanan lainnya. Hal tersebut diperjual belikan dengan melakukan promosi melalui sosial media. Selain itu, menurut konsumen selaku triangulasi sumber bahwa pelayananan yang diberikan oleh olshopgurls sangat memuaskan dan tidak hanya itu produk yang diperjual-belikan selalu mempunyai harga yang terjangkau sehingga produknya bisa dibeli dan di nikmati oleh semua kalangan.
PENERAPAN KOMUNIKASI ANTAR BUDAYA KERJA JEPANG DALAM PENERIMAAN TENAGA KERJA KONTRUKSI BANGUNAN INDONESIA DI SENDING ORGANIZATION LEMBAGA PELATIHAN KERJA ERU PUTRA INDONESIA (SO LPK EPI) KABUPATEN BATU BARA Afriani, Erin; Purba, Budiman; Siregar, Rafiqah Yusna
Jurnal Network Media Vol 8, No 2 (2025): NETWORK MEDIA
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/jnm.v8i2.6514

Abstract

Penelitian ini berjudul Penerapan Komunikasi Antar Budaya Kerja Jepang Dalam Penerimaan Tenaga Kerja Kontruksi Bangunan Indonesia Di Sending Organization Lembaga Pelatihan Kerja Eru Putra Indonesia (So Lpk Epi) Kabupaten Batu Bara. Adapun yang menjadi rumusan masalah dalam penelitian ini adalah bagaimana penerapan komunikasi antar budaya kerja Jepang dalam penerimaan tenaga kerja kontruksi bangunan Indonesia SO LPK EPI dan bagaimana hambatan yang terjadi dalam penerapan komunikasi antar budaya kerja Jepang dalam penerimaan tenaga kerja kontruksi bangunan indonesia di SO LPK EPI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan komunikasi antar budaya kerja jepang dalam penerimaan tenaga kerja kontruksi bangunan di SO Lembaga Pelatihan Kerja Eru Putra Indonesia dan untuk mengetahui hambatan yang terjaidi dalam penerapan komunikasi antar budaya kerja kerja jepang dalam penerimaan tenaga kerja Kontruksi Bangunan di SO Lembaga Pelatiha Kerja Eru Putra Indonesia. Penelitian ini dilakukan di SO LEMBAGA PELATIHAN KERJA ERU PUTRA INDONESIA yang beralamat di Jalan Putri Malu, No.8 Dusun III Desa Sumber Makmur, Kecamatan Lima Puluh,Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara. Informan penelitian ini adalah 1. Konsultan 2. Pembina 3. Ketua 4. Admin. Penelitian ini menggunakan menggunakan metode deskriptif kualitatif yang dimana penelitian ini menggunakan tenik analisis data yaitu reduksi data, penyajian data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Adapun kesimpulan dari penelitian ini diantaranya; 1. Penerapan Komunikasi Antar Budaya Kerja Jepang Dalam Penerimaan Tenaga Kerja Kontruksi Bangunan Indonesia Di SO LPK EPI meliputi 5 prinsip komunikasi antar budaya diantaranya tujuan, proses komunikasi, sistem transaksional, karakteristik komunikan. 2. Hambatan yang terjadi dalam penerapan komunikasi antar budaya kerja Jepang dalam penerimaan tenaga kerja kontruksi bangunan indonesia di SO LPK EPI meliputi hambatan manusiawi, hambatan semantik, dan hambatan teknis.