Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Potensi Bahaya dan Risiko Kecelakaan Kerja dengan Metode JSA dan Hira pada Akbar Metatama Erwin Noer Wahyu Murti; Ayudyah Eka Apsari
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 9: Agustus 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i9.2022

Abstract

CV AKBAR METATAMA merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang pengecoran logam. Industri pengecoran indonesia cukup besar sehingga banyak berdiri industri sejenis, dengan banyaknya pertumbuhan tersebut memiliki dampak negatif seperti banyak perusahaan yang belum mengoptimalkan aspek keselamatan kerja. Diharapakan penelitian ini dapat membantu menurunkan potensi bahaya yang terjadi pada perusahaan. Penelitian ini menggunakan dua metode untuk mengoptimalkan hasil akhir. Metode Hazard Identification and Risk Assessment(HIRA). Penggunaannya dilakukan karena metode ini lebih teliti dalam mengidentifikasi dan menganalisis risiko dengan melakukan penilaian berdasarkan tingkat keparahan dan kemungkinan bahaya yang dapat terjadi selama proses pengecoran. Dibantu metode Job Safety Analysis(JSA) untuk memberikan rekomendasi atau tindakan yang dilakukan untuk mengurangi risiko yang telah diidentifikasi. Penggunakan metode HIRA diperoleh nilai risiko kecelakaan dengan kategori high risk sebesar 52,17%, moderate risk sebesar 39,13%, dan low risk sebesar 8,69%. Untuk metode Job Safety Analysis diperoleh hasil pengujian terjadinya kecelakaan kerja karena kurangnya tingkat keselamatan dan pemakaian APD oleh kerja dari para pekerja yang berada di bagian pengecoran. Pengendalian potensi bahaya dapat dilakukan dengan melakukan pengadaan APD yang sesuai dengan pekerjaan yang dilakukan, serta melakukan pelatihan kerja serta edukasi keselamatan kerja pada pekerja yang bertujuan untuk membuat pekerja memahami dari bahaya apa saja yang dapat terjadi saat melakukan pekerjaan
Analisis Beban Kerja Fisik dan Mental dengan Menggunakan Metode Work Sampling dan NASA-TLX sebagai Upaya Peningkatan Produktivitas Kerja di PT. Putra Sulung Makmur Metal Castindo Muhammad Abi Nadhim; Ayudyah Eka Apsari
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 2 No. 9: Agustus 2023
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v2i9.2085

Abstract

PT Putra Sulung Metal Castindo adalah perusahaan yang bergerak dalam pengecoran logam. Analisis beban kerja pada perusahaan yang bergerak pada bidang pengecoran logam dengan rata-rata 8 jam kerja sehari. Dari keseluruhan produk dalam proses produksi tentunya akan terdapat beban kerja bagi karyawannya. Beban kerja yang dialami oleh karyawan dapat mempengaruhi kondisi fisik dan psikis seseorang. Semakin cepat tugas harus diselesaikan, semakin tinggi tingkat beban kerja yang dirasakan. Tujuan dari penelitian ini adalah Menganalisis tingkatan beban kerja fisik untuk meningkatkan produktivitas kerja dan  Menganalisis tingkatan beban kerja mental sebagai upaya peningkatan produktivitas kerja pada PT. Putra Sulung Makmur Metal Castindo. Work sampling merupakan metode yang diterapkan dalam pengamatan terhadap aktivitas pekerja, yang prosesnya dilalui dengan perhitungan ratio delay, performance level, waktu normal, dan waktu baku atau standar. NASA-TLX termasuk kedalam salah satu metode pendekatan guna mengukur beban kerja mental sifatnya subyektif, yang mana karyawan diminta untuk memberikan pendapat atas pekerjaannya. Besaran beban kerja fisik yang dilakukan menggunakan metode work sampling pada operator produksi bagian produksi body pompa termasuk tinggi 74% mendekati  batas maksimum yaitu 100%. Dari Hasil pengolahan data NASA-TLX ditunjukan bahwa faktor dari beban mental yang mempengaruhi secara dominan adalah effort dengan skornya 2454.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK DALAM UPAYA MENGURANGI JUMLAH KERUSAKAN PRODUK DENGAN MENGGUNAKAN METODE SIX SIGMA DAN KAIZEN (Studi Kasus Pabrik Roti Bakar Azhari) Naufal Fakhri Gustyanto; Ayudyah Eka Apsari
JURNAL ILMIAH SAINS TEKNOLOGI DAN INFORMASI Vol. 2 No. 3 (2024): Juli : Jurnal Ilmiah Sains Teknologi dan Informasi
Publisher : CV. ALIM'SPUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59024/jiti.v2i3.801

Abstract

Azhari Bakar Bread Factory is an MSME domiciled in Rejowinangun, Kotagede, Yogyakarta. In the production process, this factory can produce 7807 pieces of bread in a month, of the total production that month 57 pieces of bread are defective. To reduce defects, quality control is needed. Quality control aims to produce products in the form of goods or services that comply with the desired and planned standards, as well as improve the quality of products that do not comply with predetermined standards and possibly maintain appropriate quality. This research uses the Six Sigma and Kaizen methods by showing factual data and comparing it with existing theories to find things that need to be added, improved, or maintained. This research found that the sigma process capability calculated for 1 month was 2.97 with a possible damage of 3661.21 for one million production. From these results, it can be said that the company has not implemented quality control completely properly and correctly because it is still far from the target level of 6 sigma, therefore the company needs to carry out quality control on defective products. The factor that causes production defects is the human factor. machines, methods, materials, and environment.
ANALISIS EVALUASI BUDAYA 5S TERHADAP PRODUKTIVITAS PEKERJA GUDANG PABRIK GULA PT. XYZ Moura Yolanda Putri; Ayudyah Eka Apsari
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 3 (2026): JUNI
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i3.2358

Abstract

Abstract. The implementation of the 5S method in the warehouse of the PT. XYZ sugar factory has not yet been sufficiently optimized and could have a negative impact on employee productivity. The objective of this study is to evaluate progress in implementing the 5S method (Sort, Set in Order, Shine, Standardize, Sustain) and to analyze the factors that influence warehouse workers’ productivity. This study employed a quantitative approach, and data were collected via a questionnaire. Since a comprehensive survey method was used, all respondents were included in the sample. The sample consisted of 40 warehouse workers. The collected data were analyzed using an F-test, a t-test, and multiple linear regression analysis employing the coefficient of determination. The results showed that the 5S culture had a significant influence on employee productivity, as clearly demonstrated by the significance level of 0.000 < 0.05 in the F-test. However, no significant effect of the various elements of the 5S method on operational productivity was observed. Based on an adjusted R² of 0.679, it is estimated that 67.9% of labor productivity is influenced by the 5S culture, while the remainder is attributable to other factors beyond the scope of this study. Keywords: 5S culture; work productivity; warehouse; multiple linear regression; worker performance. Abstrak. Penerapan budaya kerja 5S di bagian Gudang Pabrik Gula PT. XYZ belum sepenuhnya berjalan secara optimal, yang dapat berdampak pada produktivitas pekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi penerapan budaya 5S, yang meliputi (Seiri, Seiton, Seiso, Seiketsu, dan Shitsuke) serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi terhadap produktivitas pekerja gudang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif yang mengumpulkan data melalui peneybaran kuesioner. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah sampling jenuh, di mana seluruh populasi dijadikan sampel dengan jumlah responden sebanyak 40 pekerja gudang. Data yang diperoleh Kemudian dianalisis menggunakan regresi linear berganda yang terdiri dari uji F, uji t, dan koefisien determinasi. Hasil menunjukkan bahwa secara simultan budaya 5S memiliki dampak signifikan terhadap produktivitas pekerja dengan nilai signifikansi uji F sebesar 0,000 < 0,05. Namun, secara parsial setiap elemen 5S belum menunjukkan dampak signifikan terhadap produktivitas pekerja. Nilai adjusted R square sebesar 0,679 menunjukkan bahwa 67,9% produktivitas pekerja dipengaruhi oleh budaya 5S, sementara sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Kata kunci: budaya 5S; produktivitas kerja; gudang, regresi linear berganda; kinerja pekerja.
Analisis Resiko Kecacatan Produk Menggunakaan Metode FMEA Dan FTA Di Pabrik Mie Lethek Bendo Cap Garuda Ahmad Nur Fatoni; Ayudyah Eka Apsari
Nusantara Journal of Multidisciplinary Science Vol. 3 No. 12 (2026): NJMS - Juli 2026
Publisher : PT. Inovasi Teknologi Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tingkat kecacatan produk pada Pabrik Mie Lethek Asli Bendo Cap Garuda masih berada pada kisaran 6–7%, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 5%, sehingga diperlukan analisis untuk mengidentifikasi penyebab dan menentukan prioritas perbaikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis risiko kecacatan produk menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Metode FMEA digunakan untuk menentukan prioritas risiko berdasarkan nilai Risk Priority Number (RPN), sedangkan FTA digunakan untuk mengidentifikasi akar penyebab kegagalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cacat retak atau hancur merupakan jenis kecacatan dominan dengan persentase 53,25%. Nilai RPN tertinggi sebesar 245 ditemukan pada proses pengangkatan akibat penanganan yang kurang hati-hati. Analisis FTA menunjukkan bahwa faktor manusia dan metode kerja, terutama belum adanya standar operasional prosedur (SOP) yang jelas, menjadi penyebab utama kecacatan. Usulan perbaikan meliputi penyusunan dan penerapan SOP, pelatihan operator, peningkatan pengendalian kualitas bahan baku, serta perbaikan kondisi lingkungan produksi. Implementasi usulan tersebut diharapkan dapat menurunkan tingkat kecacatan dan meningkatkan kualitas produk.
ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK TEMPE MENGGUNAKAN STATISTICAL QUALITY CONTROL (SQC) DAN FAILURE MODE AND EFFECT ANALYSIS (FMEA) PADA UMKM TEMPE IBU IDA ALISA I Kadek Ardiana; Ayudyah Eka Apsari
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 3 No. 4 (2026): Juli
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v3i4.11718

Abstract

Abstrak. UMKM Tempe Ibu Ida Alisa masih menghadapi masalah terkait kualitas yang tercermin dari banyaknya produk yang tidak sesuai dengan standar. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan jenis kerusakan yang paling sering terjadi, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab, serta merancang rekomendasi perbaikan dengan memanfaatkan metode Statistical Quality Control dan Failure Mode and Effect Analysi. Temuan dari penelitian ini menunjukkan bahwa dari total 41. 955 unit yang diproduksi, terdapat 3. 368 unit (8,03%) yang mengalami cacat, yang terdiri dari tempe keras/kering sebanyak 1. 862 unit (55,29%) dan tempe yang tidak padat sebanyak 1. 506 unit (44,71%). Hasil p-chart mengindikasikan bahwa proses produksi belum dikelola dengan baik secara statistik, sementara analisis fishbone mengungkapkan penyebab cacat yang berhubungan dengan faktor manusia, metode, bahan, mesin, lingkungan, dan pengukuran. Analisis FMEA menunjukkan nilai Risk Priority Number (RPN) tertinggi sebesar 200 terkait dengan dosis ragi, standar fermentasi, suhu fermentasi, dan waktu fermentasi. Rekomendasi perbaikan diarahkan pada standarisasi proses fermentasi, pengaturan suhu dan durasi fermentasi, serta pelatihan bagi karyawan. Kata Kunci: Pengendalian Kualitas, SQC, FMEA, Tempe.
HUBUNGAN ANTARA TINGKAT IDENTIFIKASI BAHAYA DENGAN METODE HAZARD AND OPERABILITY STUDY (HAZOP) PADA PERSEPSI KEAMANAN UNTUK KERJA K3 KARYAWANDI AREA KETINGGIAN GEDUNG PROYEK FIB UGM ( STUDI KASUS : PT.CENDANA JAYA MANDIRI ) Kristin Naibaho; Ayudyah Eka Apsari
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 4 (2026): Agustus
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i4.2728

Abstract

Penelitian ini mengevaluasi penerapan manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pembangunan gedung bertingkat FIB C Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Proyek konstruksi vertikal secara alamiah memiliki kompleksitas tinggi dan risiko kecelakaan kerja yang signifikan. Mengacu pada Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 05/PRT/M/2014 tentang Sistem Manajemen K3 (SMK3) Konstruksi Bidang Pekerjaan Umum,pengendalian risiko pada proyek ini dilakukan secara ketat melalui metode pengamatan langsung dan analisis lapangan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi berbagai faktor pemicu kecelakaan kerja, menilai potensi bahaya menggunakan pendekatan Hazard and Operability Study (HAZOP), serta merumuskan langkah-langkah preventif yang efektif. Berdasarkan hasil analisis tingkat risiko, persentase keparahan bahaya didominasi oleh kategori Fatal sebesar 34,1% dan Berat sebesar 27,3%. Sementara itu, kategori Sedang mencakup 20,5%, disusul oleh kategori Ringan sebesar 13,6% dan Sangat Ringan sebesar 4,5%. Meskipun akumulasi potensi dampak kecelakaan berisiko fatal dan berat mencapai angka dominan yaitu 61,4%, hasil penelitian menunjukkan bahwa proyek pembangunan Gedung FIB C UGM berhasil mencapai target Zero Accident (nol kecelakaan kerja) selama masa konstruksi. Keberhasilan yang signifikan ini didorong oleh pengawasan melekat yang dilakukan oleh tim safety secara langsung di area kerja. Selain itu, faktor kunci lainnya adalah kewajiban penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) yang disiplin melalui penyuluhan berkala, serta penerapan Tool Box Meeting (TBM) secara konsisten sebagai pengarahan keselamatan sebelum memulai aktivitas pekerjaan harian. Kata Kunci: Hazard and Operability Study (HAZOP), Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), Zero Accident, Tool Box Meeting, Konstruksi Gedung.