Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL PEMBELAJARAN TRAINER KIT ARDUINO BERBASIS PROJECT BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK PADA MATA PELAJARAN PEMROGRAMAN MIKROKONTROLER DAN ALGORITMA DI SMKN 1 SIDOARJO Ryan Rasidi Purwanto; L. Endah Cahya Ningrum; Fendi Achmad; Yulia Fransisca
Jurnal Pendidikan Teknik Elektro Vol. 16 No. 01 (2027): Jurnal Pendidikan Teknik Elektro (April 2027)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problems identified in this study include the limited availability of practicum media and teacher-centered learning, which results in students being less active and having difficulty understanding programming concepts in an applied manner. These limitations are found in subjects that focus on analog systems, causing students of Grade XI Audio and Video Engineering at SMKN 1 Sidoarjo to struggle to understand Microcontroller Programming and Algorithms. This study aims to develop a module and Arduino trainer kit learning media based on Project-Based Learning to improve students’ learning outcomes in the Microcontroller Programming and Algorithms course. The research employed a Research and Development (R&D) method, along with the Shapiro-Wilk test, focusing on media development and comparison between two classes. The research instruments consisted of expert validation sheets, student response questionnaires, and learning outcome tests. The data were analyzed using quantitative descriptive techniques, normality testing, t-test, and N-Gain calculation. The results showed that the validation score of the teaching module was 94%, the student worksheet was 98%, and the questionnaire was 99%, indicating that the developed module is categorized as highly valid. The practicality level reached 81%, categorized as very practical. The effectiveness test results showed an improvement in students’ learning outcomes after the implementation of the Project-Based Learning module. Based on these findings, the developed learning module is feasible and effective in improving the learning outcomes of Grade XI TAV students. Keywords: learning module, Arduino trainer kit, project based learning, learning outcomes.
Maximization Very Short-Term Forecasting of Power Photovoltaic System Using Machine Learning Based on Clearness Index Model Unit Three Kartini; L. Endah Cahya Ningrum; M. Nur Adiwana
Buletin Ilmiah Sarjana Teknik Elektro Vol. 8 No. 3 (2026): June
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/biste.v8i3.16181

Abstract

The hybrid model for very short-term photovoltaic (PV) power forecasting, covering one hour ahead with 20-minute intervals, combines the k-nearest neighbour (k-NN) and multilayer backpropagation neural network (BP-NN) methods. The uniqueness of this model lies in integrating meteorological and the clarity index. the data preprocessing stage, the k-NN method is applied, while the multilayer BP-NN is used for forecasting. The k-NN Multilayer BP-NN algorithm calculates the nearest data points using Euclidean distance, and then processes the training and testing data through the multilayer BP-NN to generate PV power predictions. The simulation dataset was divided into 70% training data and 30% testing data, with a maximum PV power output of 611 W. The error statistical indicators of machine learning using k-NN-BP-NN model RMSE 27.44 W and MSE 1.5 W. These superior results are attributed to more stable weather patterns and consistent solar radiation. The simulation validity test demonstrated that the k-NN Multilayer BP-NN algorithm achieved better accuracy compared to the k-NN decomposition method. In addition, the model offers high computational efficiency and short inference time, making it highly suitable for real-time PV power forecasting systems.
Pengembangan Website Pembelajaran Interaktif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika Kelas XI SMK Negeri 7 Surabaya Muhammad Faris Arianshah; L. Endah Cahya Ningrum; Meini Sondang Sumbawati; Ali Nur Fathoni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11429

Abstract

Pembelajaran pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika masih menghadapi berbagai kendala, seperti keterbatasan media pembelajaran yang interaktif, rendahnya keterlibatan peserta didik dalam proses pembelajaran, serta hasil belajar yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan website pembelajaran interaktif menggunakan model ADDIE serta menguji validitas, kepraktisan, dan efektivitasnya pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika kelas XI Teknik Audio Video di SMK Negeri 7 Surabaya. Subjek penelitian terdiri atas 62 peserta didik yang terbagi ke dalam kelas eksperimen dan kelas kontrol. Data dikumpulkan melalui lembar validasi, angket respons peserta didik, tes hasil belajar, jobsheet, dan lembar observasi afektif, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji Wilcoxon Signed-Rank Test, Mann-Whitney U Test, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa website pembelajaran interaktif memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan validitas media 93,6%, materi 92,7%, angket respons 95,0%, pre-test dan post-test 97,5%, serta jobsheet dan lembar observasi afektif masing-masing 92,0%. Tingkat kepraktisan mencapai 85,2% dengan kategori sangat praktis. Hasil uji Mann-Whitney U Test menunjukkan perbedaan signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol pada ranah kognitif (p=0,033) dan psikomotorik (p=0,034), sedangkan pada ranah afektif tidak ditemukan perbedaan signifikan (p=0,377). Hasil belajar kognitif juga mengalami peningkatan signifikan dengan nilai rata-rata N-Gain sebesar 71,13 (kategori tinggi). Dengan demikian, website pembelajaran interaktif yang dikembangkan dinyatakan sangat valid, sangat praktis, dan efektif dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Penerapan Rangkaian Elektronika
Pengaruh Kreativitas Terhadap Hasil Belajar Siswa Melalui LMS Berbasis Visual Spasial Abdul Hakim Afrizal; Fendi Achmad; Rina Harimurti; L. Endah Cahya Ningrum; Meini Sondang Sumbawati
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11661

Abstract

Pembelajaran pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Elektronika di SMKN 3 Surabaya masih menghadapi kendala dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik, khususnya pada materi yang memerlukan kemampuan memahami representasi visual rangkaian elektronika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan Learning Management System (LMS) berbasis visual spasial, mengetahui respons peserta didik terhadap penggunaannya, menganalisis peningkatan hasil belajar setelah implementasi LMS, serta mengkaji pengaruh kreativitas terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Research and Development (R&D) melalui model Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, penyebaran, dan pemeliharaan. Subjek penelitian terdiri atas 55 peserta didik kelas X Teknik Audio Video SMKN 3 Surabaya. Pengumpulan data dilakukan menggunakan lembar validasi ahli materi, ahli media, validasi instrumen, angket respons peserta didik, angket kreativitas, serta tes pretest dan posttest. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Kolmogorov–Smirnov, uji Wilcoxon Signed-Rank Test, uji N-Gain, uji linearitas, dan analisis regresi nonlinier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa LMS berbasis visual spasial memperoleh kategori sangat valid berdasarkan penilaian ahli. Respons peserta didik terhadap penggunaan LMS memperoleh persentase sebesar 74,4% dengan kategori setuju. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai pretest dan posttest (p < 0,001), sedangkan nilai rata-rata N-Gain sebesar 13,45% berada pada kategori rendah. Analisis regresi nonlinier menunjukkan bahwa kreativitas memberikan kontribusi yang relatif kecil terhadap hasil belajar. Dengan demikian, LMS berbasis visual spasial dinyatakan layak digunakan sebagai media pembelajaran dan mampu meningkatkan hasil belajar peserta didik meskipun peningkatannya masih berada pada kategori rendah.