Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir aljabar siswa laki-laki dan perempuan dalam menyelesaikan masalah open-ended. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan eksploratif yang dilakukan di kelas X SMA Negeri 2 Pasuruan, tahun ajaran 2023/2024. Subjek penelitian ini terdiri dari satu subjek laki-laki dan satu subjek perempuan. Data penelitian diperoleh dari hasil tes dan wawancara yang digunakan untuk memperoleh data kualititatif tentang kemampuan berpikir aljabar dalam menyelesaikan masalah open-ended. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) indikator generalisasi dan abstraksi, subjek laki-laki dan perempuan dapat menuliskan apa yang diketahui dan ditanyakan dalam soal serta dapat menyusun model matematikanya meskipun terdapat salah satu subjek laki-laki yang kurang teliti. (2) indikator berpikir analitis dan dinamis, subjek laki-laki dan perempuan dapat menentukan metode untuk menyelesaikan masalah open-ended yang diberikan dengan menggunakan metode campuran, serta subjek dapat menemukan nilai dari variabel yang belum diketahui. (3) indikator pemodelan, subjek laki-laki dan perempuan dapat menentukan metode untuk menemukan sisa variabel yang belum diketahui nilainya, sehingga subjek menemukan nilai-nilai variabel sebagai persyaratan menjawab indikator selanjutnya. (4) indikator pengorganisasian, subjek laki-laki dan perempuan dapat menentukan dan menyimpulkan hasil akhir. Namun pada bagian ini subjek laki-laki menggunakan metode yang belum tepat sehingga hasil akhirnya salah, sedangkan metode yang digunakan subjek perempuan sudah tepat. Dapat disimpulkan bahwa subjek perempuan lebih unggul dalam menghasilkan ide dari pada subjek laki-laki. Dalam hal ini terdapat perbedaan kemampuan antara subjek laki-laki dan subjek perempuan dalam memecahkan masalah, hal tersebut dipengaruhi oleh gender.