Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

ANALISIS KESALAHAN MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA IKIP BUDI UTOMO MALANG BERDASARKAN GENDER DALAM MENYELESAIKAN HIMPUNAN patricia, firda alfiana
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): Apotema: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu diciptakan dengan pola pikir dan pemahaman yang berbeda terhadap suatu permasalahan. Diantaranya adalah permasalahan mengenai himpunan. Dengan beragam simbol dan operasi tentu akan menimbulkan kesalahan yang berbeda ketika menyelesaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan mahasiswa putra dan mahasiswi putri dalam menyelesaikan permasalahan himpunan. Dari 6 subjek penelitian, didapatkan 3 subjek penelitian yang melakukan kesalahan. Dua diantaranya dilakukan oleh mahasiswa putra yang melakukan kesalahan prosedural, konseptual dan teknis. Sedangkan satu mahasiswi putri melakukan kesalahan kesalahan prosedural dan konseptual. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan gender pada jurusan Pendidikan Matematika di IKIP Budi Utomo Malang tidak mempengaruhi kesalahan dalam menyelesaikan permasalahan himpunan.
Analisis Kesalahan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Matematika Ikip Budi Utomo Malang Berdasarkan Gender Dalam Menyelesaikan Himpunan patricia, firda alfiana
APOTEMA : Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 3 No 2 (2017): Apotema: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika
Publisher : Penerbit STKIP PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Setiap individu diciptakan dengan pola pikir dan pemahaman yang berbeda terhadap suatu permasalahan. Diantaranya adalah permasalahan mengenai himpunan. Dengan beragam simbol dan operasi tentu akan menimbulkan kesalahan yang berbeda ketika menyelesaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesalahan mahasiswa putra dan mahasiswi putri dalam menyelesaikan permasalahan himpunan. Dari 6 subjek penelitian, didapatkan 3 subjek penelitian yang melakukan kesalahan. Dua diantaranya dilakukan oleh mahasiswa putra yang melakukan kesalahan prosedural, konseptual dan teknis. Sedangkan satu mahasiswi putri melakukan kesalahan kesalahan prosedural dan konseptual. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perbedaan gender pada jurusan Pendidikan Matematika di IKIP Budi Utomo Malang tidak mempengaruhi kesalahan dalam menyelesaikan permasalahan himpunan.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWOSTRAY (TSTS) Anugraini, Asri Putri; Patricia, Firda Alfiana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol 17, No 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS). Penelitian ini menggunakan Penelitian dengan Tindakan Kelas . Responden penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedungpedaringan  yang terdiri dari 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.Peningkatan nilai rata-rata siswa dikegiatan tes prasiklus yaitu (53,13) sehingga masuk dalam kategori “Kurang”, siswa yang mencapai KKM sebanyak 5 siswa, hasil rata-rata tes siklus I yaitu (57,42) masuk ke dalam kategori “Kurang”, siswa yang mencapai nilai standar ketuntasan sebanyak 10 siswa, tes siklus II menunjukkan (63,92) masuk ke dalam kategori “Cukup” siswa yang mencapai nilai standar ketuntasan sebanyak 17 siswa, pada tes siklus III yaitu (66,78) yang juga sudah masuk ke dalam kategori “Cukup”, terdapat kenaikan dalam hasil belajar yang tuntas 22 siswa  Yang lebih diutamakan dalam kegiatan pembelajaran adalah proses perubahan yang terjadi pada suasana belajar dan pemahaman terhadap materi siswa di kelas, kerjasama antar siswa dan guru terutama yang menyangkut: sikap, motivasi belajar, dan interaksi siswa di kelas. Selama proses tindakan sampai dengan tiga siklus mengalami perubahan dari segi suasana belajar menjadi semakin aktif, siswa mengurangi tindakan-tindakan tidak disiplin, hasil dari ketiga siklus yang sudah dilaksanakan mengalami peningkatan hal ini siswa bisa melakukan perubahan hasil belajar jika model yang digunakan sesuai.
PENINGKATAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWOSTRAY (TSTS) Anugraini, Asri Putri; Patricia, Firda Alfiana
SIGMA: JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA Vol. 17 No. 1: Juni 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/sigma.v17i1.17926

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meneliti bagaimana upaya meningkatkan hasil belajar matematika siswa kelas IV dengan model pembelajaran kooperatif tipe two stay two stray (TSTS). Penelitian ini menggunakan Penelitian dengan Tindakan Kelas . Responden penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Negeri 2 Kedungpedaringan  yang terdiri dari 28 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kooperatif tipe Two Stay Two Stray dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV.Peningkatan nilai rata-rata siswa dikegiatan tes prasiklus yaitu (53,13) sehingga masuk dalam kategori “Kurang”, siswa yang mencapai KKM sebanyak 5 siswa, hasil rata-rata tes siklus I yaitu (57,42) masuk ke dalam kategori “Kurang”, siswa yang mencapai nilai standar ketuntasan sebanyak 10 siswa, tes siklus II menunjukkan (63,92) masuk ke dalam kategori “Cukup” siswa yang mencapai nilai standar ketuntasan sebanyak 17 siswa, pada tes siklus III yaitu (66,78) yang juga sudah masuk ke dalam kategori “Cukup”, terdapat kenaikan dalam hasil belajar yang tuntas 22 siswa  Yang lebih diutamakan dalam kegiatan pembelajaran adalah proses perubahan yang terjadi pada suasana belajar dan pemahaman terhadap materi siswa di kelas, kerjasama antar siswa dan guru terutama yang menyangkut: sikap, motivasi belajar, dan interaksi siswa di kelas. Selama proses tindakan sampai dengan tiga siklus mengalami perubahan dari segi suasana belajar menjadi semakin aktif, siswa mengurangi tindakan-tindakan tidak disiplin, hasil dari ketiga siklus yang sudah dilaksanakan mengalami peningkatan hal ini siswa bisa melakukan perubahan hasil belajar jika model yang digunakan sesuai.
Pemanfaatan Pojok Literasi Sekolah dalam Gerakan Literasi Sekolah Dasar Negeri 3 Bandungrejo Sunuyeko, Nurcholis; Dian Fitri Argarini; Patricia, Firda Alfiana; Wafa, Muhammad Ali; Lailahtus S, Vivi Nur
ABDIKAN: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sains dan Teknologi Vol. 1 No. 2 (2022): Mei 2022
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (396.044 KB) | DOI: 10.55123/abdikan.v1i2.274

Abstract

The point in this community service activity (PKM) is to improve the quality of literacy through the Literacy Movement. This activity was carried out at SDN 3 Bandungrejo during September to December 2021. The targets of service include teachers, students, and parents/guardians. The method used is the use of the literacy corner in assisting the Literacy Movement. The service program is structured based on the problems found during the observation process. The absence of libraries as literacy facilities encourages the development of the School Literacy Corner program to improve the quality of literacy, especially the numeracy literacy of students. In addition, it was found that two students in fourth grade and one student in third grade were not fluent in reading. In maintaining the sustainability of the program, this service involves several parties, namely teachers, parents, and the literacy driving community. The existence of collaboration between parties makes this activity successful and sustainable in improving student literacy
Kerangka Matematis Dinamis dalam Analisis Keseimbangan Pasar Beras di Indonesia: Pendekatan Fungsi Linear Permintaan–Penawaran dan Stabilitas Sistem Patricia, Firda Alfiana; Prasetyo, Novi Eko
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 2 (2026): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 2 Tahun 2026
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i2.4955

Abstract

Beras merupakan komoditas pangan utama di Indonesia sehingga dinamika pasarnya sangat penting bagi ketahanan pangan dan stabilitas harga. Penelitian ini bertujuan mengembangkan kerangka matematis dinamis untuk menganalisis keseimbangan pasar beras melalui integrasi fungsi permintaan–penawaran linear dengan mekanisme penyesuaian harga. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan memperluas model keseimbangan statis menjadi sistem dinamis berbasis persamaan diferensial, dengan parameter yang diestimasi menggunakan data time series sekunder melalui regresi linear. Hasil penelitian menunjukkan harga keseimbangan sebesar Rp13.640/kg dan jumlah keseimbangan sebesar 23,63 juta ton yang konsisten dengan kondisi empiris. Analisis stabilitas membuktikan bahwa keseimbangan bersifat stabil asimtotik, sehingga harga akan konvergen menuju titik keseimbangan dari berbagai kondisi awal. Permintaan beras bersifat inelastis, yang menunjukkan rendahnya respons konsumsi terhadap perubahan harga. Analisis kesejahteraan menunjukkan bahwa keseimbangan memaksimalkan surplus total sehingga memenuhi efisiensi Pareto. Analisis komparatif juga menunjukkan bahwa guncangan pada sisi penawaran, khususnya akibat variasi produksi dan faktor iklim, berpengaruh signifikan terhadap dinamika harga. Penelitian ini menawarkan kerangka terpadu antara model statis dan dinamis yang meningkatkan kekuatan analisis pasar pangan. Temuan ini menegaskan pentingnya kebijakan stabilisasi pasokan untuk menjaga stabilitas harga beras di Indonesia.
ANALISIS BERPIKIR KREATIF SISWA DALAM MENYELESAIKAN SOAL PYTHAGORAS MELALUI MODEL JUCAMA Kole, Paulus Koba; Patricia, Firda Alfiana
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creative thinking in classroom learning needs to be optimized so that students have more skills in dealing with and solving problems that arise, especially those related to mathematics. The purpose of this study was to describe the ability of students to think creatively when solving pythagorean theorems in learning with the learning model of Submission and Problem Solving (JUCAMA). This research method is qualitative research. The subjects of this study were 6 eighth grade students of SMP Negeri 2 Laboya Barat, which consisted of 2 students with high mathematics abilities, 2 students with moderate mathematics abilities, and 2 students with low math abilities. Data taken through tests, interviews and documentation. Then the data is analyzed and described. Analysis of creative thinking tests refers to three indicators of creative thinking namely fluency, flexibility, and novelty. The results showed that students who have high math skills can fulfill three indicators of creative thinking based on Siswono theory because they can show fluency, flexibility, and renewal. Students with mathematical abilities are able to fulfill two indicators and cannot fulfill happiness. Meanwhile, students with low mathematical abilities do not fulfill three indicators based on Siswono theory because they are not fluent, not flexible and not renewable in solving the problem.
ANALISIS KESULITAN BERPIKIR VISUAL DALAM MEMAHAMI KONSEP PADA MATERI HIMPUNAN Milla, Meriana Loru; Patricia, Firda Alfiana; Sari, Raras Kartika
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol. 1 No. 1 (2018): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mathematics is a lesson that is always a reference to intelligence and completeness of the process of student education anytime and anywhere. The research aims to analyze the difficulties in the seventh grade students of SMP 4 Wewewa Timur in understanding the concept of mathematical material, namely set. This research is included in the type of descriptive qualitative research. The research subjects were six students. Instruments in the process of collecting data are interview guidelines and question test sheets. This study uses data collection techniques including test methods, interview methods, and documentation. The results of the research process found that the difficulty of class VII students of SMP Negeri 4 Timur in solving questions in the set material as follows: 1) difficulty using the concept; 2) difficulties in carrying out basic mathematical operations and addition and subtraction operations; 3) difficulty understanding the problem of the story and determining the things needed to solve the problem. Student difficulties are caused by several factors, namely 1) internal factors, causes of difficulties that originate from within the student itself; and 2) external factors, student difficulties caused and originating from outside the student. Based on the results of the interview test the factors that influence students and become the cause of student learning difficulties are: 1) low capacity or intelligence of students; 2) not confident, 3)mathematics learning disabilities; 4) learning disability and 5) the influence of the environment around students.
DESKRIPSI KESALAHAN MAHASISWA DALAM MENGGAMBAR TITIK KOORDINAT PADA DIMENSI DUA DAN DIMENSI TIGA Patricia, Firda Alfiana
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol. 4 No. 1 (2021): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to describe the errors found in students when drawing coordinates in the two and three dimensions in the Analytical Geometry course. The research subjects were 20 students of the Mathematics Education study program at IKIP Budi Utomo Malang Class 2019A consisting of 14 women and six men whose determination was made using simple random sampling. Fifteen students who made mistakes and five students who were correct in drawing the coordinates in the second dimension, while in drawing the coordinates in the third dimension, 12 students made mistakes and eight students who were correct. Based on data analysis using discourse analysis, the errors found were process skills errors, including not using grid paper so that the distance between points is not the same, coordinate points are not named, coordinate points are not written, numbers on the coordinate axes are not written. and mistakenly drew the correct coordinate axes.
PENGARUH STRATEGI BERHITUNG (DIFFERENT STRATEGIES) PADA OPERASI BILANGAN BULAT TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA Anugraini, Asri Putri; Patricia, Firda Alfiana
Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika Vol. 5 No. 2 (2023): Prismatika: Jurnal Pendidikan dan Riset Matematika
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to show the effect of counting tactics that will occur when students study student mathematics. The method used in this study used a quasi-experimental method with a research design of Two Group Randomized Subject Posttest Only. Research activities at SD 4 Panggungrejo Kepanjen were carried out from 16 August to 5 October 2022 for second-grade students at SD 4 Panggungrejo Kepanjen. The sample used was 17 students in 2A grade as the experimental class and 20 students in 2B grade as the control group. The research instrument used was a learning achievement test. The research instrument used was a learning achievement test. The data analysis technique in this study used the t-test to test the proposed hypothesis. The results obtained were counted as much as 0.606 and then consulted using a significance level of 0.05 and 35 degrees of freedom obtained a ttable value of 1.6897. The value of tcount < ttable (0.606 <1.6897) then H0 is accepted, as a result there will be no disparity that will occur in students' mathematics learning between classes taught with arithmetic strategies compared to students with techniques using traditional algorithms. In conclusion, there is no effect of learning the art of arithmetic management on students' mathematics learning outcomes.