Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

DATA-DRIVEN DECISION MAKING DALAM PEMBELAJARAN: SEBUAH TINJAUAN SISTEMATIS TENTANG PERAN, TANTANGAN, DAN PRAKTIK GURU Luthfi Yacob; Adam Pinaria; Yunita Septiani; Ahmad Subagyo; Rabiatul Adawiyah
TEACHING : Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/teaching.v6i3.13561

Abstract

ABSTRACT Digital transformation in education has significantly increased the availability of school data; however, its use to support teachers' instructional decision-making remains limited. This study aims to analyze the role of Data-Driven Decision Making (DDDM) at the classroom level, identify major barriers to its implementation, and formulate effective teaching practices for meaningful data utilization. A Systematic Literature Review (SLR) was conducted following the PRISMA 2020 guidelines. The review process included identification, screening, eligibility assessment, quality appraisal using the Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) 2018, and thematic synthesis of 13 primary studies published between 2021 and 2025 from both international and national databases. The findings reveal three major barriers to effective DDDM implementation: limited instructional data literacy among teachers, cultural resistance reflected in deficit thinking, and the dominance of a compliance-oriented school culture. Conversely, successful implementation is supported by decision-driven data collection, the institutionalization of collaborative data teams within Professional Learning Communities, and the establishment of psychological safety by school leaders to encourage reflective data use. The study concludes that successful DDDM implementation depends primarily on strengthening human capacity and transforming organizational culture rather than relying solely on technological advancement. These findings provide important implications for improving Data-Based Planning (Perencanaan Berbasis Data/PBD) policies in Indonesia by strengthening teachers' data literacy, fostering collaborative learning cultures, and creating supportive school environments for evidence-based decision making. ABSTRAK Transformasi digital di bidang pendidikan menghasilkan ketersediaan data yang semakin melimpah di sekolah, namun pemanfaatannya sebagai dasar pengambilan keputusan instruksional oleh guru masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Data-Driven Decision Making (DDDM) pada tingkat kelas, mengidentifikasi berbagai hambatan implementasinya, serta merumuskan praktik guru yang efektif dalam memanfaatkan data untuk meningkatkan kualitas pembelajaran. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan mengacu pada pedoman PRISMA 2020. Proses penelitian meliputi identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, penilaian kualitas menggunakan Mixed Methods Appraisal Tool (MMAT) 2018, serta sintesis tematik terhadap 13 artikel primer yang diterbitkan pada periode 2021–2025 dari basis data internasional dan nasional. Hasil kajian menunjukkan bahwa implementasi DDDM di tingkat kelas masih menghadapi tiga hambatan utama, yaitu rendahnya literasi data instruksional guru, resistensi budaya berupa bias kognitif (deficit thinking), serta dominasi budaya kepatuhan administratif (compliance culture). Sebaliknya, praktik yang terbukti efektif meliputi penerapan pengumpulan data berbasis keputusan (decision-driven data collection), penguatan kolaborasi melalui tim data dalam Komunitas Belajar, dan penciptaan keamanan psikologis oleh pimpinan sekolah untuk mendorong penggunaan data secara reflektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberhasilan implementasi DDDM lebih ditentukan oleh peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan transformasi budaya organisasi dibandingkan oleh ketersediaan teknologi semata. Temuan ini memberikan implikasi penting bagi penguatan kebijakan Perencanaan Berbasis Data (PBD) di Indonesia melalui peningkatan literasi data guru, pengembangan budaya kolaboratif, dan penciptaan lingkungan sekolah yang mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti.
Implementasi Kepemimpinan Demokratis Melalui Mekanisme Syura dalam Keputusan Strategis di Pesantren Modern Nizam Al-Mulk Islamic Boarding School Agus Syarif; Renei Indriaty; Wahyu Indria Sri Darmasari; Ahmad Subagyo; Rabiatul Adawiyah
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 5: Agustus 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i5.20207

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan kepemimpinan demokratis berbasis syura dalam pengambilan keputusan strategis di pesantren modern, untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan musyawarah, serta telaah dokumen kelembagaan di Pesantren Modern Nizam Al-Mulk Islamic Boarding School, yang kemudian dianalisis secara tematik melalui kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, syura menjadi mekanisme utama yang berhasil menghubungkan nilai keislaman dengan prinsip kepemimpinan demokratis. Kedua, pelibatan asatidz dan staf manajerial terbukti memperkuat kualitas keputusan strategis, terutama dalam aspek pengembangan kurikulum, pengelolaan sarana, dan penyusunan program kelembagaan. Ketiga, meskipun proses partisipatif ini terbukti meningkatkan komitmen pelaksana, model ini memunculkan tantangan nyata berupa waktu koordinasi yang menjadi lebih panjang serta dinamika perbedaan pandangan antar-staf. Implikasi dari penelitian ini menegaskan bahwa kepemimpinan demokratis di pesantren modern tidak boleh sekadar dipahami sebagai adopsi teori manajemen Barat, melainkan harus diimplementasikan sebagai pelembagaan nilai syura yang kontekstual dalam manajemen pendidikan Islam demi keberlanjutan otoritas dan efektivitas lembaga.
Dialektika Kekuasaan, Ilmu, dan Peradaban: Peran Khalifah dalam Formulasi Sistem Pendidikan Islam pada Masa Dinasti Abbasiyah Mufidatunnisah; Busahdiar; Rabiatul Adawiyah
Arus Jurnal Pendidikan Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajup.v6i2.3065

Abstract

This article aims to analyze the dialectical relationship between political power, the development of knowledge, and the formulation of the Islamic educational system during the Abbasid Dynasty. Using a historical-qualitative library research approach, this study examines the strategic role of the Abbasid caliphs, particularly Harun al-Rashid and Al-Ma'mun, in fostering the Islamic intellectual tradition through educational policies, the establishment of the Bayt al-Hikmah (House of Wisdom), support for the translation movement, the development of madrasahs, and the establishment of higher education institutions. The findings reveal that the advancement of education during the Abbasid era resulted from the synergy between political vision, institutional support, openness to foreign knowledge, and the integration of religious sciences with rational sciences. The Abbasid educational system successfully laid the foundation for a scientific civilization that profoundly influenced the global development of Islamic education and contributed significantly to the intellectual awakening of the Western world.
Manajemen Pendidikan Karakter Melalui Pembelajaran Gamifikasi Disertai Media Video untuk Meningkatkan Pengetahuan Sejarah Peradaban Islam Siswa Rabiatul Adawiyah; Lukmanul Hakim; Asep Abdurrohman; Nur Shafiyyah Muthmainnah
Borneo Journal of Islamic Education Vol. 4 No. 2 (2024): Borneo Journal of Islamic Education 4 (2), November 2024
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjie.v4i2.9162

Abstract

Abstract This research was motivated by the suboptimal implementation of learning related to the History of Islamic Civilization. In fact, this learning approach has the potential to educate students' character. The implementation of history learning is expected to improve by using appropriate learning methods. This study recommends the use of gamification learning accompanied by video media. The objectives of this study are 1) to analyze students' knowledge of the history of Islamic civilization before and after receiving gamification learning with video media, and 2) to evaluate the effect of gamification learning and video media on students' knowledge of Islamic civilization. This quantitative experimental research was designed with a non-equivalent control group design with one class each in the control and experimental classes. Both received pre-tests and post-tests. The experimental class received gamification learning with video media, while the control class followed the learning usually applied by the teacher. Data collection techniques were tests, interviews and observations. The main data were in the form of test results which were analyzed to test the hypothesis with the Independent Sample T-Test. The results of the analysis stated that students' knowledge of the History of Islamic Civilization increased significantly with the implementation of gamification learning with video media compared to conventional learning with direct provision of materials by the teacher. Keywords: Gamification Learning, Video Media, Knowledge of Islamic Cultural History Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pelaksanaan pembelajaran terkait Sejarah Peradaban Islam. Padahal, pendekatan pembelajaran tersebut berpotensi untuk mendidik karakter siswa. Pelaksanaan pembelajaran sejarah diharapkan dapat ditingkatkan dengan menggunakan metode pembelajaran yang tepat. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan pembelajaran gamifikasi disertai media video. Tujuan penelitian ini adalah 1) menganalisis pengetahuan siswa tentang sejarah peradaban Islam sebelum dan sesudah menerima pembelajaran gamifikasi dengan media video, dan 2) mengevaluasi pengaruh pembelajaran gamifikasi dan media video terhadap pengetahuan siswa tentang peradaban Islam. Penelitian kuantitatif eksperimen ini berdesain non-equivalent control group design dengan kelas kontrol dan eksperimen masing-masing satu kelas Keduanya mendapatkan pre-test dan post-test. Kelas eksperimen menerima pembelajaran gamifikasi dengan media video, sedangkan kelas kontrol mengikuti pembelajaran yang biasa diterapkan oleh guru. Teknik pengumpulan data adalah tes, wawancara dan observasi. Data utama berupa hasil tes yang dianalisis untuk menguji hipotesis dengan Independent Sample T-Test. Hasil analisis menyatakan bahwa pengetahuan siswa tentang Sejarah Peradaban Islam meningkat secara signifikan dengan implementasi pembelajaran gamifikasi dengan media video dibandingkan dengan pembelajaran konvensional dengan pemberian materi secara langsung oleh guru. Kata Kunci: Pembelajaran Gamifikasi; Video; Pengetahuan Sejarah Kebudayaan Islam