Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Media Informasi

Persepsi Perempuan Mengenai Persalinan (Studi Deskriptif Mengenai Pandangan Perempuan pada Persalinan, dan Kekhawatirannya) Bayu Irianti; Setiya Hartiningtiyaswati
Media Informasi Vol. 18 No. 1 (2022): MEDIA INFORMASI
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.019 KB) | DOI: 10.37160/bmi.v18i1.4

Abstract

Persalinan merupakan proses fisiologis yang dialami oleh setiap perempuan di akhir masa kehamilannya. Selama proses persalinan berlangsung banyak ketidaknyamana yang dialami oleh seorang perempuan yang mengakibatkan timbulnya kecemasan dan menyebabkan perbedaan persepsi perempuan terhadap persalinan. Nyeri serta luka persalinan menyebabkan perempuan merasa takut untuk bersalin secara normal yang menyebabkan kejadian section secarea meningkat 5-15% di dunia, dan angka section di Indonesia pada tahun 2013 tercatat 9,8 % pada persalinan normal. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan gambaran mengenai persepsi perempuan pada persalinan dan kekhawatiran yang dimiliki pada masa persalinan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif untuk melihat frekwensi kekhawatiran dan persepsi perempuan pada persalinan. Data diolah menggunakan distribusi frekwensi dan disajikan dalam data persentase.hasil penelitian didapatkan bahwa responden melingkupi perempuan dengan rentang usia 20-35 tahun (89.72%), dengan tingkat pendidikan lebih dari setengahnya perguruan tinggi (66.83%), dan hampir setengahnya tidak bekerja (45.76). status ekonomi responden sebagian besar berpenghasilan 2.5 juta-10 juta dengan suku terbanyak adalah jawa dan sunda. Sebagian besar responden (77.36%) telah menikah dan sebagian besar pernah mengalami proses persalinan (88.70%). Dari 122 responden yang belum pernah mengalami persalinan, 85,25% memiliki kecemasan terhadap persalinan, 66.39% memiliki rasa takut terhadap persalinan dan 78,69% merasa khawatir menghadapi persalinan. Data deskriptif pada penelitian ini dapat menjadi data dasar asuhan yang dapat dilakukan oleh bidan terkait pemberian informasi, KIE maupun asuhan persalinan, sehingga dapat menurunkan kecemasan pada persalinan dan meningkatkan kepercayaan diri perempuan dalam menghadapi proses persalinan
Integrasi Layanan Laktasi terhadap Kepuasan dan Keberhasilan Ibu Menyusui di Puskesmas Wilayah Surabaya (PILOT STUDI) Tika, Zummatul Atika; Jamila, Fidatul; Ula, Zumrotul; Hartiningtiyaswati, Setiya
Media Informasi Vol. 20 No. 2 (2024): November
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37160/mijournal.v20i2.564

Abstract

ASI (Air Susu Ibu) adalah susu yang diproduksi oleh ibu untuk bayi nya, dan merupakan sumber makanan (gizi) utama bagi bayi yang belum bisa mencerna makanan padat. Manajemen laktasi adalah usaha yang dilakukan untuk membantu kepuasan dan keberhasilan seorang ibu dalam memberikan ASI kepada bayinya.Tujuan penelitian ini adalah adanya kepuasan dan keberhasilan ibu menyusui dalam memberikan ASI kepada bayinya melalui integrasi manajemen layanan laktasi yang sudah diberikan oleh tenaga kesehatan untuk membantu ibu bisa melaksanakan kewajiban dalam memebrikan ASIĀ  dan bayi agar mendapatkan hak nya untuk mendapatkan ASI Ekslusif minimal selama 6 bulan pertama. Metode penelitian ini yaitu dengan pre-experimental dengan desain penelitian one shot case studi yaitu peneliti akan melakukan satu kali pengamatan setelah pemberian perlakukan (posttest) pada responden yang berada pada kelompok eksperimen. Hasil penelitian ini yaitu sebagian besar responden mendapatkan kepuasan menyusui yaitu sebesar 24 responden (96%) dan hanya 1 responden yang tidak puas dalam menyusui (4%), dan sebagian besar responden berhasil dalam menyusui yaitu 19 responden (76%) dan sebagian kecil yang belum berhasil meyusui yaitu 6 responden (24%). Kesimpulan dalam penelitian ini yaitu sebagian besar responden mendapatkan kepuasan dan keberhasilan dalam menyusui dan hanya sebagian kecil responden yang tidak puas dan tidak berhasil dalam menyusui, hal ini karena di pengaruhi oleh beberapa faktor yaitu usia, paritas, pendidikan dan pekerjaan ibu.