Beny Hamdani
Universitas Islam Zainul Hasan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPROVING THE STUDENTS’ READING COMPREHENSION THROUGH THE SSS (START WITH SIMPLE STORIES) METHOD IN EXTENSIVE READING ACTIVITTY Zainuddin; Beny Hamdani; Avinda Mega Deviana
Teaching English as Foreign Language, Literature and Linguistics Vol. 2 No. 1 (2022): TEFLICS
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris,, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Hasyim Asy'ari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.2 KB) | DOI: 10.33752/teflics.v2i1.2649

Abstract

Makalah ini menyajikan gagasan penerapan membaca ekstensif Metode SSS untuk meningkatkan pemahaman siswa berprestasi rendah di sekolah. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas 1 SMA di Probolinggo. Dua kelas dari mereka ditugaskan sebagai kontrol dan kelompok eksperimen. Kelompok kontrol diajar membaca pemahaman dengan cara konvensional, sedangkan kelompok eksperimen diajar membaca dengan metode membaca ekstensif Metode SSS. Setelah perlakuan kedua kelompok diberikan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan dalam pencapaian pemahaman membaca siswa. Para siswa di kelompok eksperimen secara signifikan memperoleh skor lebih tinggi daripada yang di kelompok kontrol. Kesimpulan dari temuan penelitian adalah bahwa siswa berprestasi rendah tahun pertama SMAI NURUS SALAFIYAH Probolinggo yang diajar dengan membaca ekstensif METODE SSS memiliki kemampuan pemahaman membaca yang lebih baik daripada siswa yang diajar membaca dengan cara konvensional. Secara umum, memaparkan siswa pada kegiatan membaca ekstensif METODE SSS dapat secara efektif meningkatkan prestasi pemahaman membaca mereka.
Tindak Tutur Performatif dalam Sumpah Politik: Sebuah Investigasi Lintas Bahasa Nur Lailiyah; Beny Hamdani; Ahmad Khoironi Arianto
Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Madah
Publisher : Balai Bahasa Provinsi Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31503/madah.v15i2.848

Abstract

Penelitian ini mengkaji tindak tutur performatif dalam sumpah jabatan dari perspektif lintas bahasa. Tujuan utama penelitian adalah untuk menganalisis struktur linguistik, fungsi pragmatis, dan implikasi sosio-kultural dari sumpah jabatan di berbagai konteks budaya dan bahasa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis wacana kritis. Penelitian ini meneliti korpus sumpah jabatan dari lima negara dengan latar belakang budaya dan linguistik yang berbeda. Data dikumpulkan melalui studi dokumen resmi dan rekaman video sumpah jabatan pejabat tinggi negara. Hasil penelitian menunjukkan adanya pola universal dalam struktur performatif sumpah jabatan, namun dengan variasi linguistik dan kultural yang signifikan. Dalam penelitian ini ditemukan bahwa pilihan kata, struktur gramatikal, dan elemen paralinguistik dalam sumpah jabatan tidak hanya berfungsi sebagai formalitas hukum, tetapi juga sebagai alat legitimasi kekuasaan dan konstruksi identitas nasional. Penelitian ini memberikan kontribusi pada pemahaman yang lebih mendalam tentang interseksi bahasa, kekuasaan, dan budaya dalam ranah politik, serta menyoroti pentingnya perspektif lintas bahasa dalam studi tindak tutur performatif.
The Function of Reduplication in Conveying Multifaceted Meanings within Madurese Vocabulary: A Sociolinguistic and Cross-Linguistic Analysis of Its Interaction with Other Linguistic Components Jaftiyatur Rohaniyah; Rini Listyowati; Ina Daril Hanna; Linta Wafdan Hidayah; Beny Hamdani
Tell : Teaching of English Language and Literature Journal Vol 13 No 1 (2025): April
Publisher : English Department FKIP Universitas Muhammadiyah Surabaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/tell.v13i1.24505

Abstract

: The phenomenon of reduplication in the Madurese language is essential for enriching vocabulary and facilitating nuanced communication. This research explores the sociolinguistic and cross-linguistic aspects of reduplication in Madurese, emphasizing its diverse meanings and its interplay with other linguistic components. Our analysis seeks to reveal the ways in which reduplication influences cultural and social interactions among speakers of Madurese. Employing a qualitative methodology, data was collected through observations and interviews with native speakers. A comparative sociolinguistic approach was utilized to examine reduplication in Madurese in relation to analogous patterns in Javanese and Indonesian, underscoring the impact of contextual, cultural, and linguistic factors on meaning. The results demonstrate that reduplication in Madurese fulfills various functions, including the expression of plurality, intensity, and emotional nuances. Reduplicated nouns typically denote plurality, whereas adjectives indicate intensification, showcasing functions that differ from those in Javanese and Indonesian. This research enhances our comprehension of the multifaceted role of reduplication in Madurese, illustrating its contribution to linguistic identity and cultural representation. These results highlight the significance of studying reduplication to grasp the processes of meaning-making within sociolinguistic frameworks.