Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Strategi Inovasi Pengembangan BUMDes Nanjung Desa Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya Arifah Rosmajudi; Beni Hartanto; Nidia Rismania Dewi
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 7 No. 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) didirikan sebagai perwujudan dalam meningkatkan perekonomian masyarakat desa, sebagai wadah untuk segala bentuk usaha masyarakat dan sarana untuk mengelola berbagai potensi yang dimiliki oleh suatu desa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan BUMDes di Desa Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan tujuan untuk mengetahui secara mendalam faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangan BUMDes di Desa Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya. Informan dalam penelitian ini merupakan pengurus BUMDes, tokoh masyarakat dan masyarakat yang secara langsung mengetahui dan terlibat baik secara langsung maupun tidak langsung terhadap kegiatan BUMDes Nanjung Desa Gunungtanjung. Teknik analisis data dilakukan melalui reduksi data, display data, verifikasi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian dalam pengembangan BUMDes yang dimiliki oleh Desa Gunungtanjung Kabupaten Tasikmalaya perlu melakukan analisis secara mendalam terhadap potensi yang dimilikinya, baik sumberdaya alam, sumber daya manusia sebagai pengelola maupun dari aspek nilai keuntungan yang akan diperoleh, sehingga modal yang dikeluarkan dalam pengembangan BUMDes tidak menjadi sia-sia dikarenakan kurangnya perencanaan dan ketepatan usaha yang akan dibangun.
Pengaruh Persepsi Harga terhadap Kepuasan Konsumen: Studi Pada RM Saung Sambel Hejo Al-Amin Ai Sela Marselina; Beni Hartanto; Acep Hilman
Jurnal Administrasi Bisnis Vol. 6 No. 1 (2026): Mei 2026
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/jab.v6i1.12668

Abstract

Perkembangan bisnis kuliner tradisional berkembang pesat di Kota Tasikmalaya seiring meningkatnya ekspektasi konsumen. Rumah makan, sebagai penyedia jasa makanan, dituntut untuk terus mempertahankan kepuasan konsumennya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh signifikan persepsi harga terhadap kepuasan konsumen pada Rumah Makan Saung Sambel Hejo Al-Amin Tasikmalaya, melalui pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif kausal. Penentuan jumlah sampel dilakukan menggunakan rumus slovin sehingga diperoleh 100 responden, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi studi kepustakaan, observasi, wawancara, dan kuesioner dengan 16 item pernyataan berskala likert 1-5. Analisis data menggunakan Method of Successive Interval (MSI), regresi linear sederhana, dan uji t. Hasil penelitian menunjukkan persepsi harga berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan konsumen, dibuktikan dengan persamaan Y = 6,256 + 0,755X dan nilai t-hitung 9,548 > t tabel 1,664 (sig. 0,000 < 0,05). Adapun besaran pengaruh persepsi harga terhadap kepuasan konsumen adalah sebesar 48,2%, sedangkan 51,8% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian ini. Koefisien regresi sebesar 0,755 menunjukkan bahwa setiap peningkatan satu unit persepsi harga akan meningkatkan kepuasan konsumen sebesar 0,755, yang mengindikasikan hubungan positif antara kedua variabel. Dengan demikian, semakin baik persepsi konsumen terhadap harga, semakin tinggi tingkat kepuasan yang dirasakan.
Pengaruh Komunikasi Internal terhadap Kinerja Pegawai ASN di Sekretariat DPRD Kota Tasikmalaya Andri Sa'idan; Agus Fatah Hidayat; Beni Hartanto
Jurnal Ilmu Administrasi Negara Vol. 23 No. 1 (2026): Juni: Jurnal Ilmu Administrasi Negara
Publisher : Universitas Mbojo Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59050/jian.v23i1.569

Abstract

Komunikasi internal merupakan faktor penting dalam meningkatkan kinerja pegawai dalam suatu organisasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besaran pengaruh komunikasi internal terhadap kinerja pegawai ASN di Sekretariat DPRD Kota Tasikmalaya. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif kausal. Populasi penelitian berjumlah 40 pegawai ASN dengan menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, studi kepustakaan, dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi internal berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai ASN dengan nilai signifikansi sebesar 0,000. Nilai koefisien determinasi sebesar 67,7% menunjukkan bahwa komunikasi internal memberikan kontribusi yang cukup besar terhadap kinerja pegawai, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin baik komunikasi internal dalam organisasi, maka semakin tinggi pula kinerja pegawai ASN di Sekretariat DPRD Kota Tasikmalaya
PENGARUH KEMAMPUAN KERJA DAN LINGKUNGAN KERJA TERHADAP EFEKTIVITAS PELAYANAN KESEHATAN DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DAERAH PUSKESMAS KARANGNUNGGAL KABUPATEN TASIKMALAYA Anwar Nasihin; Basuki Rahmat; Ivan Dicksan; Beni Hartanto
Public Sphere: Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum Vol 5, No 2 (2026): JPS (Jurnal Sosial Politik, Pemerintahan dan Hukum)
Publisher : CV Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jps.v5i2.2833

Abstract

This research aims to analyze the influence of employee work ability and the work environment on the effectiveness of healthcare services at the UPTD Puskesmas Karangnunggal, Tasikmalaya Regency. The primary challenges underlying this study include low interpretation of clinical protocols, interpersonal communication barriers, and inadequate information technology infrastructure. The research employs a quantitative method, involving community health center (Puskesmas) employees as respondents. Data were collected to measure the contribution of variables, both partially and simultaneously, toward achieving service effectiveness within the institution. The results indicate that employee work ability is categorized as "fairly good," particularly regarding the understanding of work instructions, although technical dexterity still requires improvement. The work environment also contributes positively through accommodative leadership, despite weak internal collaboration. Statistical analysis demonstrates a very strong relationship between work ability and the work environment. Overall, both factors exert a substantial and significant influence on the effectiveness of healthcare services. In conclusion, enhancing service effectiveness requires the integration of employee capacity development and comprehensive organizational climate improvements to achieve excellent healthcare services. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kemampuan kerja pegawai dan lingkungan kerja terhadap efektivitas pelayanan kesehatan di UPTD Puskesmas Karangnunggal, Kabupaten Tasikmalaya. Tantangan utama yang melatarbelakangi kajian ini meliputi rendahnya kemampuan interpretasi protokol klinis, hambatan komunikasi antarpribadi, serta infrastruktur teknologi informasi yang belum memadai. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan pegawai puskesmas sebagai responden. Data dikumpulkan untuk mengukur kontribusi variabel secara parsial maupun simultan terhadap pencapaian efektivitas pelayanan di institusi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kerja pegawai berada pada kategori cukup baik, terutama pada pemahaman instruksi kerja, meski ketangkasan teknis masih perlu ditingkatkan. Lingkungan kerja turut memberikan kontribusi positif melalui kepemimpinan yang akomodatif, meskipun kolaborasi internal masih lemah. Analisis statistik membuktikan adanya hubungan yang sangat kuat antara kemampuan kerja dan lingkungan kerja. Secara keseluruhan, kedua faktor tersebut memberikan pengaruh yang sangat besar dan signifikan terhadap efektivitas pelayanan kesehatan. Kesimpulannya, peningkatan efektivitas layanan memerlukan integrasi antara pengembangan kapasitas pegawai dan perbaikan iklim organisasi secara menyeluruh demi mewujudkan pelayanan kesehatan prima.