Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Strategi Program CHSE Agrowisata Tlogo Tuntang Menggunakan Metode POST Kristiansen, Herman Novry
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 25 No. 1 (2023): Juni (2023)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v25i1.4858

Abstract

Pariwisata Indonesia yang terdampak oleh pandemi Covid-19 menyebabkan minat kunjungan wisatawan ke daya tarik wisata ataupun hotel menjadi berkurang. Alasan utama adalah masalah kesehatan. Tingkat kepercayaan wisatawan terhadap pengelola usaha jasa pariwisata semakin menurun karena perasaan khawatir akan jaminan keamanan khususnya masalah kesehatan. Penelitian ini membahas tentang analisis penerapan Cleanliness, Health, Safety, Dan Environment Sustainability (CHSE) yang telah dilakukan oleh Agrowisata Tlogo Tuntang dan pengaruh yang diberikan terhadap kunjungan wisatawan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui penerapan CHSE telah memberikan jaminan kenyamanan terhadap tamu yang datang berkunjung, sehingga dapat meningkatkan tingkat kunjungan ke Agrowisata Tlogo Tuntang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kuantitatif. Data diperoleh dari wisatawan yang berkunjung sebagai responden
PENINGKATAN PELAYANAN PEGAWAI GLAMPING KEMA MERBABU KABUPATEN BOYOLALI MELALUI PELATIHAN PENAMPILAN DIRI (PERSONAL GROOMING) Imanina, Almas Nabili; Paninggiran, Herman Novry Kristiansen; Jannah, Desika Nur
Jurnal Abdi Insani Vol 11 No 2 (2024): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v11i2.1506

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini mencerminkan kolaborasi dengan Glamping Kema Merbabu sebagai mitra dalam proyek pengabdian kepada masyarakat. Fokus utama kegiatan adalah pengembangan karakter dan penampilan diri bagi pegawai Kema Merbabu. Dalam kerangka kemitraan dengan Glamping Kema Merbabu, masalah utama terkait kurangnya pelatihan berpenampilan diri dan karakter dari Kema Merbabu sehingga para pegawai belum merasa penting untuk menjaga penampilan diri. Pegawai Kema Merbabu dalam level manajerial juga perlu pemahaman mengenai keseragaman atribut dan ciri khas yang perlu dikembangkan agar pelayanan dari Kema Merbabu dapat dikenang positif oleh wisatawan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan kepemahaman pentingnya penampilan diri dalam industry jasa terutama perhotelan dan pariwisata karena akan menghasilkan kesan pertama yang baik. Metode ini melibatkan tahap perencanaan pelatihan langsung menggunakan metode ceeramah, peragaan langsung dan diskusi. Sebelum pelatihan peserta diberikan kuesioner pre test untuk menilai kepemahaman masing-masing individu mengenai topik terkait. Setelah pelatihan, peserta diberi kuesioner post test agar menilai sejauh mana kepemahaman yang didapatkan setelah mengikuti pelatihan agar mampu bersinergi dengan tujuan pengabdian yaitu meningkatkan profesionalisme pegawai Kema Merbabu sekaligus citra dan kualitas pelayanan Glamping Kema Merbabu. Kegiatan Kegiatan pengabdian diikuti 21 peserta yang terdiri atas 18 level operasional dan 3 level manajerial. Bertempat di Kema Merbabu, pengabdian berjalan dengan lancar dan efektif karena para peserta antusias saat melakukan peragaan dan terlihat dari hasil pre post test. Setelah kegiatan pengabdian dengan tema penampilan diri, diharapkan kedepannya Kema Merbabu menerapkan apa yang telah dipelajari selama pelatihan. Pelatihan-pelatihan lainnya terkait peningkatkan citra yang baik dalam hal pelayanan industri jasa juga diperlukan agar Kema Merbabu memiliki ciri khas dan identitasnya yang membedakan dari glamping lainnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN SERVICE QUALITY SEBAGAI BEKAL KOMPETENSI DI DUNIA INDUSTRI PADA SMKN 6 SEMARANG Kristiansen, Herman Novry; Heptanti, Urania; Indriyawati, Henny; Hartanu, Devira Aprillia
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i2.7184

Abstract

Pengabdian ini dilatarbelakangi oleh permintaan salah satu guru SMKN 6 Semarang, agar siswa di SMKN 6 Semarang ini dibekali pengetahuan melalui pelatihan sebelum bekerja di industry hospitality khususnya mengenai service quality yang terdiri dari faktor Reliability, Assurance, Tangible, Empathy dan Responsivenes.Tujuan: Tujuan dilakukannya pelatihan ini adalah menambah pengetahuan dan wawasan dalam memberikan pelayanan kepada tamu sehingga siswa siap kerja di industri hospitality sesuai kompetensi yang diharapkan. Dengan bekal pengetahuan tentang service quality di industry hospitality para siswa diharapkan memperoleh wawasan dan pengetahuan tentang pelayanan prima yang nantinya akan dipergunakan pada saat mereka bekerja melayani tamu.Metode: Metode yang dilaksanakan dalam kegiatan ini adalah metode ceramah. Masing-masing siswa mengikuti dengan antusias selama pelatihan berlangsung. Kegiatan dilaksanakan dalam 1 (satu) hari dengan durasi Peningkatan kemampuan adalah 4 (empat) jam, terdiri dari : 30 menit perkenalan, 30 menit untuk persiapan buku check list kebutuhan Service Quality, 180 menit praktek dan keseluruhan penyusunan kebutuhan Service Quality.Hasil: Hasil dari pengabdian ini adalah rata-rata seluruh peserta pelatihan memberikan tanggapan positif tentang kegiatan pelatihan pengetahuan dan praktek Reliability, Assurance, Tangible, Empathy, Responsivenes serta memperkenalkan teknologi informasi untuk mendukung service quality sehingga pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini dinyatakan berhasil mencapai tujuan dan target sesuai yang telah ditetapkan.Manfaat/Kontribusi: Manfaat pengabdian ini adalah siswa-siswi SMKN 6 Semarang diberi rangkaian kegiatan untuk mendapatkan pengetahuan tentang Service Quality dalam berbagai bidang sehingga mereka akan terbiasa menghadapi masalah yang terjadi pada saat mereka berada di dunia industri khususnya industri perhotelan.  Kata Kunci:  Industri hospitality, Service Quality, kompetensi
Peningkatan Pemahaman Teknik Pemanduan Wisata Pada Siswa SMK Negeri 2 Semarang Wibowo, Muchammad Satrio; Paninggiran, Herman Novry Kristiansen; Jannah, Desika Nur; Imanina, Almas Nabili; Nurfitrianti, Riza Dewi; Aminati, Evita
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Makardhi Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat MAKARDHI
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Politeknik Pariwisata Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52352/makardhi.v5i2.2178

Abstract

A tour guide is someone who provides information related to the destinations visited. A guide must continuously improve their knowledge, skills, and attitudes in carrying out their duties. Producing highly dedicated guides can be done through stages. One way is through Vocational High Schools (SMK) with a major in tourism. SMK Negeri 2 Semarang is one of the schools that has a Tourism Service Business Expertise Program (ULP). One of its concentrations is tour guiding. A program is needed to improve students' understanding of tour guiding techniques. This community service activity is one option for providing training for students. The goal is to improve students' understanding and skills in tour guiding techniques. The method used is a lecture by the community service team and direct practice by participants. The level of understanding was measured using a Likert scale calculation through a pre-test and post-test. The pre-test results showed a percentage index value of 77.71% - 83.43%, and the post-test ranged from 88.57% - 90.29%. There was an increase in the participants' understanding scores. Improving understanding is crucial for mastering a material. Understanding the material is essential in the learning process so that participants can practice correctly. This will ensure the desired results and reduce errors.
Analisis Faktor Pengembangan Wisata Religi Masjid Agung Jawa Tengah Sebagai Destinasi Budaya Sejarah Dan Keagamaan Ahmad Rizki Ashari; Herman Novry Kristiansen Paninggiran
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 9, No 1
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v9i1.11393

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pengembangan wisata religi Masjid Agung Jawa Tengah sebagai destinasi budaya, sejarah, dan keagamaan. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksplanatori. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner terhadap wisatawan menggunakan teknik accidental sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 97 responden. Variabel independen dalam penelitian ini meliputi daya tarik wisata, fasilitas, aktivitas, aksesibilitas, dan layanan pendukung, sedangkan variabel dependen adalah kepuasan wisatawan sebagai indikator pengembangan destinasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda setelah melalui uji validitas, reliabilitas, dan asumsi klasik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komponen pariwisata secara simultan berpengaruh terhadap kepuasan wisatawan, meskipun tingkat pengaruh masing-masing variabel berbeda. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan destinasi secara terpadu untuk meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan dan keberlanjutan pengembangan wisata religi. Implikasi penelitian ini dapat menjadi dasar bagi pemerintah dan pengelola dalam merumuskan strategi pengembangan wisata yang lebih efektif dan berkelanjutan.
STRATEGI PENGEMBANGAN DESA WISATA NONGKOSAWIT BERBASIS ANALISIS MSP+DM Muchammad Satrio Wibowo; Herman Novry Kristiansen Paninggiran; Faisal Yusuf; Aditya Gunawan
Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah Vol 20, No 2 (2026): Kepariwisataan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47256/kji.v20i2.720

Abstract

AbstractNongkosawit Tourism Village, a tourism village in Semarang City, is undergoing slow development. Development planning is crucial to its progress, which should be based on the current conditions, community needs, and tourism demands. The initial condition of the village serves as the basis for preparing development plans to ensure that the process aligns with expectations. A research study was conducted to determine the criteria for the village's initial position using the MSP + DM elements: Marketability, Sustainability, Participation, and Disaster Mitigation. This descriptive qualitative research employed observation and interviews as data collection methods. The findings indicate that Nongkosawit Tourism Village falls into the category of growing tourism villages, with an average total value of 3.6. The marketability element received an average score of 3.5, sustainability received 3.7, participation received 4.7, and disaster mitigation received 2.5. These assessments can serve as a reference for the preparation of the village's development plan, facilitating its transformation into an independent tourist village with positive impacts on the community.Keywords: Tourism Village; Tourism Development; MSP+DM; Strategic Planning; Sustainable TourismAbstrakSalah satu desa wisata yang ada di Kota Semarang yaitu Desa Wisata Nongkosawit. Desa wisata tersebut dinilai memiliki perkembangan yang lambat. Perencanaan pengembangan sangat perlu dilakukan untuk kemajuannya. Perencanaan pengembangan Desa Wisata Nongkosawit sebaiknya disesuaikan dengan kondisi sekarang, kebutuhan masyarakat, dan wisatawan. Kondisi awal Desa Wisata Nongkosawit menjadi dasar penyusunan perencanaan pengembangan. Hal tersebut menjadi penting agar proses tersebut dapat berjalan sesuai dengan apa yang diharapkan. karena destinasi ini dinilai lambat perkembangannya. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui nilai kriteria posisi awal Desa Wisata Nongkosawit menggunakan unsur MSP+DM (Marketibility/Pemasaran, Sustainibility/Keberlanjutan, Parcitipatory/Partisipatif, Disaster Mitigation/Mitigasi Bencana). Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kualiatatif. Metode pengambilan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu Desa Wisata Nongkosawit masuk dalam kategori desa wisata tumbuh dengan nilai total rata-rata 3,6. Unsur marketibility mendapat nilai rata-rata 3,5. Unsur sustainability mendapat nilai rata-rata 3,7. Unsur participatory mendapat nilai rata-rata 4,7. Unsur disaster mitigation mendapat nilai rata-rata 2,5. Penilaian ini bisa menjadi dasar acuan dalam penyusunan perencanaan pengembangan Desa Wisata Nongkosawit. Sehingga desa wisata ini dapat berkembang menjadi desa wisata mandiri dan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat lokal.Kata Kunci: Desa Wisata; Pengembangan Pariwisata; MSP+DM; Perencanaan Strategis; Pariwisata Berkelanjutan
PENINGKATAN KETERAMPILAN KOMUNIKASI DAN MOTIVASI EFEKTIF UNTUK MENINGKATKAN PELAYANAN DI DAIRYLAND ON THE VALLEY, KABUPATEN SEMARANG Herman Novry Kristiansen Paninggiran; Almas Nabili Imanina; Faisal Yusuf
Jurnal DIMASTIK Vol. 3 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v3i2.12403

Abstract

Kemampuan sebuah organisasi dalam mencapai tujuannya sangat ditentukan oleh tinggi rendahnya motivasi kerja pegawainya. Dengan melibatkan pelatihan yang berfokus pada pengembangan keterampilan komunikasi dan teknik motivasi, Dairyland dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan produktif. Program pelatihan yang mengajarkan keterampilan komunikasi, manajemen stres, dan teknik motivasi dapat membantu staf untuk lebih memahami peran mereka, meningkatkan rasa tanggung jawab, dan pada akhirnya, meningkatkan kepuasan pengunjung. Dengan mengintegrasikan prinsip-prinsip kepemimpinan dinamis dan motivasi yang efektif, Dairy Land On The Valley Bawen tidak hanya dapat menghadapi tantangan saat ini tetapi juga meraih keunggulan kompetitif yang berkelanjutan di pasar. Dikarenakan tingkat turn over yang tinggi, baiknya pihak manajemen melakukan pelatihan secara berkala agar menumbuhkan loyalitas dan kekeluargaan yang dapat menjaga kualitas dari pelayanan di Cimory Bawen