Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

PERANCANGAN MESIN PENCUCI BIODIESEL DENGAN SISTEM PENYEMPROTAN AIR DALAM MINYAK Erry Ika Rhofita
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2017: SNTIKI 9
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (542.461 KB)

Abstract

Pencucian biodiesel secara langsung menentukan kuantitas dan kualitas biodiesel yang dihasilkan, sehingga diperlukan metode pencucian yang tepat. Metode pencucian penyemprotan air dalam minyak dimungkinkan mampu untuk mengurangi terjadinya permasalahan dalam proses pencucian khususnya emulsifikasi. Perancangan ini bertujuan untuk menemukan sebuah metode pencucian baru dengan mensirkulasikan dan menyemprotkan air dalam minyak yang mampu mengurangi permasalahan yang ada. Dari hasil pengujian mesin pencuci biodiesel diperoleh kecepatan aliran pencucian dan jumlah emulsi yang terbentuk bergantung pada kecepatan putar pompa. Semakin besar putaran pompa, nilai kecepatan aliran pencucian dan jumlah emeulsi yang terbentuk semakin besar. Kebutuhan energi spesifik mesin pencuci biodiesel hasil perancangan sebesar 0,209 KJ/ml jauh lebih kecil dinading dengan metode pencucian gelembung dan pengadukan. Biodiesel hasil pencucian kemudian dibandingkan karakteristiknya dengan SNI 7182:2015 tentang syarat mutu biodiesel dan telah sesuai dengan ketentuan syarat mutu biodiesel SNI.
Persepsi Komunitas Nelayan Kenjeran terhadap Kegiatan Konservasi Lingkungan Pesisir Berdasarkan Perspektif Ekoteologi Islam Erry Ika Rhofita; N Naily
Jurnal Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan (Journal of Environmental Sustainability Management) JPLB, Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Badan Kerjasama Pusat Studi Lingkungan (BKPSL) se-Indonesia bekerjasama dengan Pusat Penelitian Lingkungan Hidup IPB (PPLH-IPB)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36813/jplb.2.2.112-124

Abstract

Isu lingkungan terkait pencemaran laut terjadi di berbagai tempat berakibat pada menurunnya tingkat sosial ekonomi masyarakat. Upaya mengurangi pencemaran lingkungan dapat dilakukan melalui peningkatan pemahaman ekoteologi Islam. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei sampai Juli 2017 dengan lokasi penelitian di Pesisir Kenjeran tepatnya Kampung Nambangan-Cumpat. Pendekatan Community Based Research (CBR) diambil dalam rangka mendorong peran aktif warga dalam tata kelola lingkungan khususnya pada isu pencemaran laut. Pendekatan ini menjadi strategis karena tingkat keberagamaan komunitas yang tinggi dan juga karena Islam sendiri menawarkan konsep tersebut. Ajaran Islam Rahmatan Lil Alamin yang telah diterangkan dalam Al-Qur’an surat Al-Anbiya’ ayat 107 mengajarkan bahwa sikap menjaga dan mengelola lingkungan adalah bagian integral dari ibadah dan manifestasi keimanan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kesadaran dan pemahaman komunitas terhadap ekoteologi Islam masih tergolong rendah. Pada dasarnya ekoteologi Islam dapat dijadikan upaya untuk mencegah dan mengendalikan pencemaran lingkungan. Sikap kepedulian komunitas Kenjeran ditunjukkan dengan tingkat partisipatif aktif yang lebih dari 80% dalam beberapa kegiatan tata kelola lingkungan. Apabila kepedulian, kesadaran dan mekanisme tata kelola lingkungan komunitas Kenjeran dapat sinergis dengan semangat keberagamaannya melalui ekoteologi islam, maka potensi pesisir Kenjeran termasuk potensi ekonomi juga diharapkan turut membaik dan keberlanjutan lingkungan dapat terwujud.
Waste-to-Energy as Ultimate Solutions: Implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan Rhofita, Erry Ika
Envirous Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal Envirous
Publisher : UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/envirous.v5i2.341

Abstract

Pengelolaan limbah padat perkotaan menjadi prioritas penting untuk mengurangi dampak lingkungan dan isu penipisan sumber daya alam. Daur ulan municipal solid waste (MSW) adalah langkah awal untuk mentransformasi konsep pengelolaan linier menjadi valorisasi dan berkelanjutan. Studi ini bertujuan untuk menganalisis potensi manfaat MSW sebagai bahan baku untuk memproduksi energi dalam bentuk listrik dan/atau panas. Banyak daerah di Indonesia telah menerapkan teknologi konversi waste-to-energy (WtE) melalui metode biokimia (yaitu pencernaan anaerobik dan fermentasi) dan termokimia (yaitu insinerasi, gasifikasi, dan pirolisis), meskipun belum tersebar secara merata. Namun, potensi MSW yang tidak terkelola di Indonesia dapat menghasilkan sekitar 65 ribu GWh listrik pada tahun 2050, yang dievaluasi secara termokimia, dengan asumsi bahwa jumlah MSW yang tidak terkelola adalah 35% dan efisiensi gasifikasi dan insinerasi masing-masing adalah 18 dan 23%. Dengan demikian, program WtE telah berkontribusi terhadap implementasi pembangunan berkelanjutan secara langsung sesuai dengan tujuan SDGs No 12 dan secara tidak langsung sesuai dengan SDGs No 7, 11,13, dan 14, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.
Pemanfaatan Limbah Jerami Padi Di Desa Garon Kecamatan Balerejo, Kabupaten Madiun Rhofita, Erry Ika; Chana AW, Liliek
Jurnal Inovasi Hasil Pengabdian Masyarakat (JIPEMAS) Vol 2 No 2 (2019)
Publisher : University of Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/jipemas.v2i2.2915

Abstract

Greenhouse gas emissions are an environmental issue that has an impact on climate change and global warming. One of the cause is the burning of rice straw after harvest in the field. The existence of majelis taklim is not only religious facilities, and it’s as a way to community empowerment. QS. As-Sad 27 and QS Al-Anbiya 16 explains that everything created by Allah SWT with all aims and benefits. Generally, rice straw is perception as a waste, but if it utilised with science and technology will be able to improve the use of value and economic value. 82,19% and 79,45% of the members of majlis taklim have perception that utilizing of rice straw can improve their income and part of the sustainable environmental management. And 94,25% of the members of majelis taklim did not utilise rice straw and burned it in the field. They did not have skills and knowledge to utilise of the rice straw. Furthermore, training and education must be conducted regularly.
Utilization of Biopori as a Composting Media and Management of Rainwater Flooding in the As Sakinah Mosque Area, Mulyorejo Village, Sukun District, Malang City Artiyani, Anis; Ashari, Mochammad Ibrahim; Sudiasa, I Nyoman; Roostrianawaty, Nenny; Rhofita, Erry Ika; Wadu, Evelyn Darmawulan Djami; Yoseph, Cindy Sandrina; Wijaya, Ida Bagus Prama; Gabriel, Marchello; Sa’diyah, Maia Hana
Indonesian Journal of Advanced Social Works Vol. 2 No. 6 (2023): December 2023
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/darma.v2i6.7887

Abstract

Biopori is a simple technology that can do a lot. This can be used as water absorption, reducing waterlogging, as a composting container, and of course fertilizing the soil. This program is run through a learning by doing system that uses material modules as teaching media. Based on the existing conditions, the counseling technique was carried out by gathering several local residents and providing direct practical explanations on how to install biopores and explaining the advantages of biopores as a means of storing water absorption as well as a composting medium for organic waste. The aim of this service is to master the technique of making biopores and prove the benefits of biopores in being able to overcome puddles while storing water reserves in the soil and can also be used as a composter for organic waste which can later be used as compost. So that the inconvenience of passing residents, especially those going to the mosque for worship, because there is standing water in the paving area of the mosque and reducing the volume of residents' waste, especially organic waste, can be resolved.
Kajian Pemanfaatan Limbah Jerami Padi di Bagian Hulu Rhofita, Erry Ika
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 1 No. 2 (2016): March
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v1i2.118

Abstract

Jerami padi di Indonesia belum termanfaatkan secara optimal sebagai bahan baku maupun bahan pengganti dalam proses produksi barang. Umumnya jerami padi yang dihasilkan dari panen hanya dibakar diareal persawahan dengan tujuan mampu meningkatkan sifat fisik dan kimia tanah serta menekan biaya pengangkutan dan transportasi dalam pembuangannya. Pemanfaatan jerami padi dapat mencakup bagian hulu maupun hilir. Dibagian hulu jerami padi banyak dimanfaatkan untuk keperluan di bidang pertanian dan peternakan. Dibidang pertanian jerami padi dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam pembuatan pupuk organik dan mulsa tanam. Sedangkan dalam bidang peternakan jerami padi dimanfaatkan sebagai sumber pakan ternak yang kaya nutrisi. Melalui pemanfaatan jerami padi di bagian hulu diharapkan mampu menerapkan prinsip manajemen lingkungan 3R (reduce, reuse, dan recyle) dan berbasis zero waste
Al-Qur’an dan Aplikasi Teknologi Mikrohidro di Indonesia Rhofita, Erry Ika
Al-Ard: Jurnal Teknik Lingkungan Vol. 2 No. 1 (2016): September
Publisher : Department of Environmental engineering, Faculty of Science and Technology, Islamic State University Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/alard.v2i1.130

Abstract

Agama Islam mengajarkan kepada ummatnya selalu menjaga kelestarian alam yang diterangkan dalam beberapa ayat dalam Al-Qur’an. Salah satu cara untuk menjaga kelestarian alam melalui aplikasi teknologi mikrohidro sebagai energi alternatif terbarukan (renewable energy) yang ramah lingkungan sesuai dengan ajaran Islam. Konsep dasar dalam aplikasi teknologi mikrohidro adalah debit air dalam bentuk aliran sungai dan ketinggian (head) secara terperinci dituliskan dalam QS. Ar-Ra’d ayat 17 jauh sebelum turbin ditemukan. Di dalam Al-Qur’an juga telah dijelaskan beberapa ayat yang dapat dijadikan pedoman dalam penerapan mikro hidro sesuai dengan konsep persamaan mikro hidro seperti; daya mekanis mikrohidro, ketinggian air, debit air, dan gravitasi. Makalah ini membahas konsep dasar penerapam mikrohidro yang dibuktikan dan berpedoman pada Al-Qur’an. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Al-Qur’an akan selalu menjadi pedoman utama ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), serta petunjuk dan motivasi bagi semua umat manusia dalam setiap aspek kehidupan.
Produksi dan Karakteristik Briket Limbah Ampas Kopi dan Tempurung Kelapa sebagai Energi Alternatif Terbarukan Afifah, Fefi Nur; Rhofita, Erry Ika; Auvaria, Shinfi Wazna
TURBO [Tulisan Riset Berbasis Online] Vol 14, No 2 (2025): TURBO: Jurnal Program Studi Teknik Mesin
Publisher : Universitas Muhammadiyah Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/trb.v14i2.4331

Abstract

Meningkatnya kebutuhan energi dan isu lingkungan penyebab perubahan iklim, mendorong minat untuk memanfaatkan limbah perkebunan seperti ampas kopi dan tempurung kelapa sebagai briket. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak perbandingan komposisi ampas kopi dan tempurung kelapa (25:75%, 50:50%, dan 75:25%) dan adalah jumlah molases sebagai perekat (5 dan 10%). Evaluasi eksperimental tersebut difokuskan pada karakteristik proksimat briket seperti kadar air, kadar abu, kadar zat volatil, dan kadar karbon tetap, serta nilai kalor briket yang telah diproduksi. Hasilnya menunjukkan bahwa briket dengan komposisi 25% arang kopi dan 75% tempurung kelapa dengan perekat 5% menghasilkan nilai kalor tertinggi 30.02 MJ/kg; dan secara tidak langsung berpengaruh terhadap kadar karbon briket. Sebaliknya, nilai kadar air, kadar abu, dan kadar zat volatil tertinggi pada komposisi bahan yang sama teapi menggunakan 10% perekat yaitu sebesar 2.74%, 4.68% dan 59.05%, secara berturut-turut. Temuan ini menyoroti kualitas briket secara signifikan dipengaruhi oleh jumlah perekat tertentu. Dengan demikian, studi ini menunjukkan potensi briket limbah biomassa sebagai sumber energi yang layak dan berkelanjutan, menawarkan manfaat ekonomi dan lingkungan melalui pemanfaatan yang efektif untuk mengurangi emisi karbon.
PENGARUH KOMPOSISI LIMBAH SABUT KELAPA DAN KOTORAN SAPI TERHADAP KARAKTERISTIK BRIKET SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF Muhammad Fithroni Ramadhani; Sarita Oktorina; Erry Ika Rhofita
Scientific Journal of Mechanical Engineering Kinematika Vol 10 No 2 (2025): SJME Kinematika Desember 2025
Publisher : Mechanical Engineering Department, Faculty of Engineering, Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/sjmekinematika.v10i2.774

Abstract

Biomass residue plays an essential role in rural communities due to its abundance, affordability, and renewable nature. This study examined the influence of cow dung (KS) and coconut husk (SK) composition and particle size on briquette properties, including density, moisture, ash content, and calorific value. Briquettes were produced using three compositions (80KS20SK, 70KS30SK, and 50KS50SK) and two particle sizes (40 and 80 mesh) under a densification pressure of 10 MPa. The 70KS30SK briquette with 80 mesh particles showed the highest density (≈312.38 kg/m³) and the lowest moisture content (≈1.98%). Smaller particle size improved bonding and reduced pore formation, enhancing density. Meanwhile, the 50KS50SK mixture produced briquettes with higher calorific value (13.05–14.36 MJ/kg) and lower ash content (17.16–21.59%) than other samples, indicating that composition affects energy content and residue formation. However, the calorific value and ash content did not meet the SNI 1683:2021 standards. Overall, the results highlight the potential of cow dung–coconut husk briquettes as a sustainable waste-to-energy option for rural applications.