Eva Fitrianti
Prodi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, FKIP Universitas Ekasakti

Published : 19 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Tindak Tutur Direktif Berbahasa Mentawai Dalam Acara Nusa Mentawai Radio Sasaraina Fitrianti, Eva; Yefrizon, Yefrizon
Jurnal Ilmiah Langue and Parole Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Ilmiah Langue and Parole
Publisher : Fakultas Sastra Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36057/jilp.v8i1.683

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripiskan bentuk dan fungsi tindak tutur direktif dalam acara Nusa Mentawai radio Sasaraina. Sumber data adalah tuturan penyiar dan pendengar acara Nusa Mentawai radio Sasaraina. Data dikumpulkan Melalui teknik simak, teknik rekam, teknik catat, dan teknik pustaka. Validasi data dilakukan dengan triangulasi sumber dan teori. Analisis data memanfaatkan kondensasi, tampilan, dan penyimpulan data. Kajian ini menghasilkan bentuk tindak tutur direktif kelompok permintaan, kelompok pertanyaan, kelompok persyaratan, kelompok larangan, kelompok pengizinan, dan kelompok nasihat. Fungsi tindak tutur direktif yaitu fungsi kompetitif, menyenangkan, dan bertentangan. Implikasi hasil kajian ini dapat dimanfaatkan bagi anggota masyarakat secara luas untuk memilih tuturan direktif dalam berkomunikasi sesuai dengan konteks tuturan.
PENERAPAN BASE CASE METHOD DALAM PEMBELAJARAN PRAGMATIK PADA MATERI KONTEKS Fitrianti, Eva; Khairani, Zuraida
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 9 No. 4 (2024): December
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v9i4.706

Abstract

The exploration of pragmatics learning on speech context material using Case Base Method (CBM) is the topic of this research. Explorative qualitative method as a framework to analyze meaningful information about the application of CBM in speech context learning. CBM has advantages and disadvantages that cannot be avoided in the learning process. The advantages are to train students to learn contextually, think critically; solve problems, be able to integrate prior knowledge into cases, develop concepts/ideas; and develop the values of tolerance, respect for other people's opinions, and democracy. Research subjects in the form of students of the Indonesian Language and Literature Education Study Program, Unes registered in the 2024/2025 academic year participated in this study. Data collection used observation, interview, recording, and questionnaire techniques, then analyzed narratively. This study showed that students mastered the concept of context significantly, discussion activation increased, motivation and collaboration developed well, and critical thinking occurred in some students. The challenge for lecturers is to assist students who are passive and must be able to formulate topics and cases that are interesting to students.
KEMAMPUAN MENULISKAN KEMBALI ISI HIKAYAT DENGAN BANTUAN MEDIA AUDIOVISUAL SISWA KELAS X SMA NEGERI 5 PADANG Putri, Deswita Eka Putri; Khairani, Zuraida; Fitrianti, Eva
Ekasakti Educational Scientific Journal Vol. 1 No. 1 (2023): EKASAKTI EDUCATIONAL SCIENTIFIC JOURNAL (JANUARY-JUNE2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60034/eesj.v1i1.1

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pengetahuan siswa menuliskan kembali karakteristik hikayat. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsi kemampuan menuliskan kembali karakteristik hikayat dengan bantuan media audiovisual siswa kelas X SMA Negeri 5 Padang. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dan metode deskriptif. Sampel penelitian diambil sebanyak 25% dari 288 siswa yaitu 72 siswa menggunakan teknik proportional random sampling. Data dikumpulkan melalui tes unjuk kerja berupa menuliskan kembali karakteristik hikayat berbantuan media audiovisual. Data dianalisis berdasarkan langkah-langkah yang telah ditentukan sebelumnya. Hasil penelitian adalah siswa yang mampu menuliskan kemustahilan berada pada kualifikasi sempurna 44 orang (61%), nilai lebih dari cukup sebanyak 11 orang (15%), nilai kurang sekali 17 orang (24%). Siswa yang mampu menuliskan kembali kesaktian dengan kualifikasi nilai tertinggi sebanyak 21 orang (29%), nilai lebih dari cukup. sebanyak 16 orang (22%), nilai kurang sekali sebanyak 35 orang (49%). Kemampuan siswa menuliskan kembali istana sentris dengan kualifikasi nilai tertinggi sebanyak 66 orang (92%) dan nilai lebih dari cukup sebanyak 6 orang (8%).Kemampuan siswa menuliskan kembali kata arkais dengan kualifikasi nilai tertinggi sebanyak 41 orang (57%), nilai lebih dari cukup sebanyak 13 orang (18%), nilai kurang sekali sebanyak 18 orang (25%). Dengan demikian, secara keseluruhan kemampuan siswa menuliskan kembali karakteristik hikayat ada pada kualifikasi baik.
PROSES KREATIF DALAM KUMPULAN PUISI ONE BY ONE, LINE BY LINE KARYA RUSLI MARZUKI SARIA: TINJAUAN PSIKOLOGI SASTRA Hurianto, Soni; Fitrianti, Eva; Marisya, Susanti
Ekasakti Educational Scientific Journal Vol. 1 No. 1 (2023): EKASAKTI EDUCATIONAL SCIENTIFIC JOURNAL (JANUARY-JUNE2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60034/eesj.v1i1.2

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh, bahwa kumpulan puisi One by One, Line by Line karya Rusli Marzuki Saria ini mendapat penghargaan SEA Write Award dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada tahun 2017. Kumpulan puisi One by One, Line by Line karya Rusli Marzuki Saria ini memudahkan pembaca asing dalam memahaminya, karena dalam kumpulan puisi One by One, Line by Line karya Rusli Marzuki Saria ini mempunyai dua bahasa, yaitu bahasa Indonesia dan bahasa Inggris. Selain itu, tahap-tahap dan kondisi kejiwaan penyair perlu diketahui oleh penikmat sastra maupun masyarakat umum, agar penikmat sastra maupun masyarakat umum lebih mudah dalam memahami puisi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tahap-tahap dan kondisi kejiwaan penyair dalam penciptaan kumpulan puisi One by One, Line by Line karya Rusli Marzuki Saria. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Instrumen utama penelitian ini adalah peneliti sendiri. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak, teknik catat, teknik rekam, dan teknik pustaka. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, penyajian data, dan menyimpulkan atau verifikasi. Hasil dari penelitian ini, diperoleh bahwa kumpulan puisi One by One, Line by Line merupakan pengalaman pribadi dari penyair Rusli Marzuki Saria. Kumpulan puisi One by One, Line by Line memiliki struktur batin. Bagian dari struktur batin puisi ada tiga, yaitu tema, nada, dan amanat. Dalam kumpulan puisi One by One, Line by Line karya Rusli Marzuki Saria ini ada bermacam-macam tema dan dalam kumpulan puisi One by One, Line by Line karya Rusli Marzuki Saria ini mempunyai berbagai nada, serta dalam kumpulan puisi One by One, Line by Line karya Rusli Marzuki Saria ini banyak mengandung amanat. Selain itu, Rusli Marzuki Saria memiliki kepribadian kreatif seperti: (a) imajinatif, (b) berprakarsa, berinisiatif (dapat memulai sesuatu sendiri), (c) mempunyai minat yang luas, keterbukaan terhadap rangsangan yang baru, (d) mandiri, berpikiran luas (bebas) dalam berpikir, (e) rasa ingin tahu yang kuat, (f) jiwa kepetualangan, (g) penuh (gairah) semangat, energik, (h) percaya diri, (i) bersedia mengambil resiko, dan (j) berani dalam berkeyakinan. Selain itu, proses kreatif dalam penciptaan kumpulan puisi One by One, Line by Line karya Rusli Marzuki Saria mengalami empat tahap psikologis dalam proses kreatif penciptaan puisi, yaitu; preparasi, inkubasi, iluminasi, dan evaluasi/verifikasi.
PENGGUNAAN GAYA BAHASA DALAM NOVEL GERHANA KARYA AA NAVIS Saroro, Eron Musei; Fitrianti, Eva; Yefrizon
Ekasakti Educational Scientific Journal Vol. 1 No. 1 (2023): EKASAKTI EDUCATIONAL SCIENTIFIC JOURNAL (JANUARY-JUNE2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60034/eesj.v1i1.4

Abstract

Novel Gerhana karya AA Navis mempunyai gaya bahasa yang lugas, serta pencitraan yang terdapat dalam novel Gerhana yang mudah diekspresikan dan diinterpretasikan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan jenis gaya bahasa yang digunakan dalam novel Gerhana karya AA Navis serta mendeskripsikan fungsi gaya bahasa yang digunakan dalam novel Gerhana karya AA Navis. Metode penelitian ini adalah kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan beberapa gaya bahasa dalam novel AA Navis. Gaya bahasa tersebut yaitu, gaya bahasa perbandingan meliputi: perumpamaan, personifikasi, pleonasme dan tautologi, metafora, dan koreksi atau epanortosis. Gaya bahasa pertentangan meliputi: ironi, hiperbola, dan paronomasia, klimaks. Gaya bahasa pertautan meliputi: eponim, dan gradasi. Gaya bahasa perulangan meliputi: kiasmus, dan simploke. Fungsi gaya bahasa dalam novel Gerhana adalah untuk menggambarkan suatu peristiwa dan perasaan manusia, menggambarkan penderitaan, menggambarkan keadaan, menggambarkan sifat manusia, menyindir suatu hal, memuji suatu hal, memberikan pesan moral, dan menekankan suatu hal.
KATA SAPAAN BAHASA MENTAWAI DIALEK SIMATALU KECAMATAN SIBERUT BARAT KABUPATEN KEPULAUAN MENTAWAI Siribere, Leni Susanti; Khairani, Zuraida; Fitrianti, Eva
Ekasakti Educational Scientific Journal Vol. 1 No. 1 (2023): EKASAKTI EDUCATIONAL SCIENTIFIC JOURNAL (JANUARY-JUNE2023)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Ekasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60034/eesj.v1i1.5

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sering terjadi kesalahan dalam memilih kata sapaan bagi . Hal ini disebabkan oleh pemahaman yang rendah terhadap jenis kata sapaan dan tujuan penggunaannya. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kata sapaan kekerabatan dan nonkekerabatan dalam bahasa Mentawai dialek Simatalu yang digunakan oleh Masyarakat Desa Simatalu Kecamatan Siberut Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik catat, teknik pustaka. Teknik analasisi data yang digunakan adalah menerjemahkan transkripsi, memilah-milah, mengklarifikasikan, menginterpretasi, menganalisis. Hasil penelitian, Sistem Sapaan kekerbatan adalah kata sapaan yang digunakan untuk menyapa seseorang yang termasuk dalam hubungan keluarga, sedangkan nonkekrabatan, kata sapaan umun merupakan kata sapaan yang sifatnya tidak resmi dalam hubungan kekerabatan maupun di luar kekerabatan yang dikaitkan dengan kedudukan seseorang baik dalam adat, agama, maupun jabatan yang tidak resmi. Penggunaan kata sapaan kekerabatan dan nonkekerabatan sampai sekarang masih digunakan oleh masyarakat di Desa Simatalu, Masyarakat Simatalu menganut sistem kekerabatan patrilineal, yaitu sistem kekerabatan berdasarkan garis keturunan ayah. Sistem patrilineal ini menunjukkan bahwa setiap anak mewarisi garis keturunan ayah. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penggunaan kata sapaan kekerabatan dan nonkekerabatan di Desa Simatalu Kecanmatan Siberut Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai sampai sekarang masih digunakan dalam komunikasi sehari-hari.
Penggunaan media audiovisual dalam pembelajaran menulis teks berita siswa SMP Negeri 1 Siberut Utara Eva Fitrianti; Novi Fitriani
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 13 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v13i1.4927

Abstract

The low proficiency in writing news texts among junior high school students is often attributed to the lack of engaging and contextual learning media. This study aims to describe the news writing skills of eighth-grade students at SMP Negeri 1 Siberut Utara after being taught using audiovisual media. Employing a quantitative approach with a descriptive method, the study involved 50 students selected through random sampling. The research instrument was a news writing test administered after the learning intervention. Data analysis involved reading and reviewing students’ texts, scoring, calculating percentage scores, classifying writing abilities based on a scale of 10, and drawing conclusions. The findings show that the students' average score in writing news texts was 78, indicating a "good" level of proficiency. Specifically, the average score for structuring news texts was 74, for organizing content 86, and for editing 73.33. These results demonstrate that audiovisual media effectively support the development of students’ news writing skills by presenting concrete, engaging, and easily comprehensible content. Thus, audiovisual media can serve as an innovative instructional strategy to enhance students' literacy, particularly in writing factual and structured news texts.
Phonological acquisition in children aged 2;2 (psycholinguistic study) Eva Fitrianti; Yefrizon Yefrizon
Jurnal Komunitas Bahasa Vol 13 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Universitas Asahan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36294/jkb.v13i1.4928

Abstract

Language acquisition in early childhood is a natural and systematic process that reflects a child's cognitive and linguistic development. This study aims to describe the phonological acquisition of Indonesian vowel sounds by a 2-year-2-month-old child, focusing on the production of the five primary vowels /a/, /i/, /u/, /e/, and /o/ in initial, medial, and final word positions. Employing a qualitative descriptive method, data were collected through observation and note-taking of spontaneous utterances in natural communication contexts. The findings reveal that the child had successfully acquired all five vowel phonemes, with dominant mastery of /a/, /i/, and /u/. The phonological acquisition process was characterized by simplification strategies, including omission, substitution, and assimilation. These strategies indicate that the child adapted to articulatory limitations by restructuring complex phonemes into simpler ones. The consistent use of vowel sounds demonstrates a universal pattern of phonological development influenced by both internal (physiological maturity) and external (linguistic environment) factors. This study contributes to psycholinguistic research and offers practical insight for educators and parents in supporting early language development and identifying potential language delays.
AKTIVASI TEKNOLOGI DIGITAL KBBI VI DALAM MENGANALISIS DIKSI, RAGAM BAHASA DAN MAKNA LAGU ASMALIBRASI Maulidiah, Rina Hayati; Fitrianti, Eva
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5241

Abstract

Abstract: This study aims to describe the activation of digital technology from the Big Indonesian Dictionary (KBBI) VI edition in analyzing the diction in the song Asmalibrasi. The use of this digital dictionary is considered important as a source of information in searching for word meanings according to the Indonesian dictionary online. Then the researcher is also interested in knowing the meaning of the song, as well as what language variations are found in the song. The researcher's interest in this song began with the song's title which is considered unique, with its unusual choice of words but has an element of beauty. This makes the researcher interested in finding out what the words of the song title mean and several other word choices so that they can find the intended meaning. Based on the analysis, it is known that the meaning of the song is telling about a relationship that has found a point of similarity "frequency" or compatibility of all aspects sought to continue a relationship to a serious level. Lowering the ego of each partner is a solution so that a relationship can run smoothly. Meanwhile, the language variations found in the song are a variety of languages, Javanese, and Sanskrit. Keyword: diction and language variety, digital technology, meaning of the asmalibrasi song Abstrak: Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan aktivasi teknologi digital Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) edisi VI dalam menganalisis diksi pada lagu Asmalibrasi. Penggunaan kamus digital ini dianggp penting sebagai salah satu sumber informasi dalam mencari arti kata sesuai dengan kamus Bahasa Indonesia secara online. Kemudian peneliti juga tertarik untuk mengetahui makna lagu, serta ragam Bahasa apa saja yang terdapat pada lagu tersebut. Ketertarikan peneliti pada lagu ini berawal dari judul lagu tersebut yang dianggap unik, dengan pemilihan kata-kata yang tidak biasa namun memiliki unsur keindahan. Hal ini yang menjadi ketertarikan peneliti untuk mencari tahu apa arti kata dari judul lagu tersebut serta beberapa pilihan kata lainnya sehingga dapat menemukan makna yang ingin disampaikan. Berdasarkan analisis diketahui bahwa makna lagu tersebut yaitu menceritakan tentang sebuah hubungan yang telah menemukan titik persamaan "frekuensi" atau kecocokan dari segala aspek yang dicari untuk melanjutkan sebuah hubungan ke jenjang yang serius. Penurunan ego dari tiap pasangan menjadi solusi agar sebuah hubungan bisa berjalan dengan lancer. Sedangkan ragam Bahasa yang ditemukan dalam lagu tersebut adalah ragam Bahasa, Jawa, Melayu, dan Sansekerta.Kata Kunci: diksi dan ragam bahasa, makna lagu asmalibrasi, teknologi digital.